Viral

Jokowi: Kondisi Perekonomian Dunia Seperti ‘Avengers: Infinity War’

feedme.id-jokowi thanos
Dibaca 161

Kondisi perekonomian dunia saat seperti dalam film Avengers: Infinity War, begitu kata Presiden Jokowi dalam World Economic Forum on ASEAN di Hanoi, Rabu, 12 September 2018. Apa maksudnya?

FeedMe.id, Jakarta – Avengers: Infinity War merupakan film garapan Marvel Studios. Film ini berkisah soal nasib seluruh semesta yang sedang di ujung tanduk. Pasalnya, Thanos sang penguasa Titan berencana memusnahkan sebagian populasi semesta.

Thanos berpendapat, kepadatan penduduk semesta berbanding terbalik dengan sumber daya yang tersedia. Makanya, ia memilih melakukan genosida acak dan menghilangkan separuh populasi semesta.

Rencana Thanos ini pun menyebabkan perang gak berujung. Adu hantam pun terjadi antara Thanos dan Black Order (anak buahnya) dengan Avengers (pahlawan Bumi) dan Guardians of The Galaxy (pahlawan antariksa) pun gak bisa dihindari.

feedme-id-avengers-infinity-war-cover

Kalau kamu mengira sosok Thanos dan Infinity War itu fiksi, kamu salah, Feedies. Sebab, menurut Presiden Joko Widodo, Thanos dan peperangan tanpa batas itu nyata dan sedang kita alami. Hal ini disampaikan Jokowi, sapaan akrab Joko Widodo, dalam World Economic Forum on ASEAN di Hanoi, Rabu, 12 September 2018.

Bekas Gubernur DKI Jakarta itu menyebut, saat ini kondisi perekonomian dunia mirip film Avengers: Infnity War. Dia juga menyinggung soal Thanos. Lebih lengkapnya, Jokowi berujar,

“Kondisi perekonomian dunia saat ini digambarkan seperti dalam film Avengers: Infinity War. Perang yang tak terbatas. Sosok bernama Thanos mengancam memusnahkan setengah populasi bumi, karena ia percaya sumber daya planet bumi terbatas.”

Namun menruut Jokowi, Thanos keliru. Sebab, kenyataannya sumber daya untuk manusia itu gak terbatas. Perkembangan teknologi, misalnya, telah menghasilkan peningkatan efisiensi, memberi kita kemampuan untuk memperbanyak sumber daya kita lebih dari sebelumnya.

41658113_999734763548706_4340121575673036800_n

Ekonomi kita sekarang, kata Jokowi, lebih ringan dalam hal berat dan volume fisik. Dalam 12 tahun terakhir, total berat dan volume televisi, kamera, pemutar musik, buku, surat kabar, dan majalah telah tergantikan oleh ringannya ponsel pintar dan tablet.

Jokowi pun memberi contoh lain. Dalam teknologi, pembangkit listrik berbahan bakar batu bara yang besar dan berat, udah mulai diganti oleh panel surya yang tipis dan ringan. Ia juga berpesan, udah saatnya peningkatan ekonomi didorong bukan lagi dari sumber daya alam, melainkan sumber daya manusia yang gak terbatas.

 

Most Popular

To Top