Viral

Mau Ngelamar Pacar, Cowok Ini Siapkan 6 Cincin

Harith Jobs | 14 December 2018 - 17:00
Mau Ngelamar Pacar, Cowok Ini Siapkan 6 Cincin

Biasanya sih kalo orang lamaran itu pasti bakal nyiapin satu cincin untuk diberikan ke si cewek. Namun, karena satu dan lain hal, model asal Amerika ini malah nyiapin enam cincin! Nggak tahu ukuran jari ceweknya apa gimana, nih?

FeedMe.id, Jakarta – Proses lamaran, baik ala Barat yang “tinggal nanya” maupun ala Indonesia yang bawa rombongan keluarga, selalu akan jadi momen spesial dalam hidup seseorang. Itulah kenapa pasangan yang bersangkutan, terutama si cowok, bakal mempersiapkan momen ini sebaik mungkin.

Hal itu jugalah yang dilakukan oleh Dennis Brown II, seorang model asal Amerika, saat akan melamar pacarnya. Bedanya, dia nggak cuma nyiapin satu cincin, melainkan enam. Nggak cuma itu, keenam cincin tersebut memiliki bentuk dan ukuran yang berbeda-beda lho, Feedies. Nggak berhenti di sana, dia juga menyewa event organizer, fotografer profesional, hingga florist untuk membuat momen ini sangat spesial.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Dennis Brown II (@d.xperience) on

Seakan semua itu belum cukup, dia juga mencurahkan perasaannya dalam bentuk tulisan di sebuah banner setinggi orang. Kamu lihat ada semacam papan putih di belakang mereka? Nah, itu dia banner-nya.

“Hari ini, aku senang bisa membuatmu tersenyum di hari yang spesial ini. Nggak ada hadiah lain yang aku rasa bisa diberikan untukmu,” demikian bunyi kalimat pembuka di banner tersebut.

Proses lamaran yang jadi viral ini pun akhirnya membuat akun Instagram milik Dennis dibanjiri oleh netizen. Rata-rata memuji aksi romantis yang ia lakukan, tapi ada juga yang mempertanyakan nasib kelima cincin lainnya yang nggak dipilih oleh sang pacar.

Viral

5 Makanan Favorit BJ Habibie Ini Mungkin Pernah Kamu Makan

Chrystina Yohana Limas | 2 jam yang lalu
5 Makanan Favorit BJ Habibie Ini Mungkin Pernah Kamu Makan

Rabu malam (11/09/2019) pukul 18:03 WIB, Indonesia kembali kehilangan salah satu putra bangsa terbaik. Presiden RI ke-3 BJ Habibie atau yang sekarang akrab disapa Eyang Habibie menghembuskan napas terakhir setelah dirawat sejak 02 September 2019 di RSPAD Gatot Subroto karena penurunan fungsi organ tubuh. Semasa hidupnya, alm Eyang Habibie yang dikenal jenius ini punya makanan favorit yang mungkin pernah kamu makan.

FeedMe.id, Jakarta - Dari ikan sampai masakan padang, ini nih makanan favorit Eyang Habibie. Bahkan kabarnya di rumah makan padang, beliau sampai menghabiskan 18 potong ayam goreng lho, Feedies. Intip yuk makanan favorit Eyang Habibie, sst Feedy nggak nanggung kalau ngiler yah:

Ikan – Pallu Mara

Habibie kecil dikenal jenius dan cerdas, tidak heran karena sejak kecil eyang suka sekali makan ikan. Mulai dari ikan bakar, goreng, sup ikan, pokoknya berbagai olahan ikan doyan banget, Feedies. Sampai-sampai saat belajar di Jerman, Eyang Habibie selalu mencari menu ikan.

 Ini akibat pengaruh ayahnya yang asli Gorontalo pada selera makan Eyang Habibie. Sebagai orang Sulawesi, ikan adalah menu wajib yang harus selalu ada di meja makan, bahkan Ibu Ainun rela belajar secara khusus membuat menu sup ikan favorit Eyang Habibie.

Nah salah satu sup ikan khas Sulawesi Selatan asal daerah Eyang Habibie adalah Pallu Mara. Ini adalah menu sup ikan dari ikan kakap merah yang dibumbui kuah kunyit yang kental. Begitu disantap, kuahnya segar dan bumbu kunyitnya meresap hingga ke dalam duri ikan.

Barongko

Camilan favorit yang jadi makanan favorit eyang sejak kecil nih, Feedies. Terbuat dari pisang kepok yang telah dihaluskan, dicampur dengan adonan santan, telur, gula dan dibungkus dengan daun pisang lalu dikukus. Barongko ini dulu sering disajikan sebagai hidangan penutup para Raja Bugis. Camilan yang memadukan rasa manis dari pisang dan gurih dari santan.

Camilan favorit Eyang Habibie ini juga sering disajikan saat acara adat, seperti sunatan, akikah, pernikahan, atau syukuran. Tapi sekarang kalau kamu berkunjung ke Makassar, camilan favorit ini mudah ditemukan di sepanjang Jalan Lasindrang.

Bahkan sebagian hotel di Makassar juga menyediakan Barongko sebagai menu sarapan. Camilan favorit Eyang Habibie ini juga sudah ditetapkan sebagai salah satu warisan budaya tak benda Indonesia, Feedies. Sudah pernah makan, Feedies?

Buras

Selain barongko, makanan favorit Eyang Habibie lainnya adalah buras. Buras adalah kuliner khas Makassar yang mirip lontong atau ketupat. Bedanya hanya bentuknya lebih pipih dan rasanya yang gurih karena dimasak dengan santan. Biasanya buras menjadi pelengkap makanan lain khas Makassar seperti Pallu Basa, Sop Konro, Coto Makassar, dan opor ayam. Rasanya yang gurih dan dibungkus dengan daun pisang membuat lidah bergoyang dan menambah nafsu makan nih, Feedies.

Putu Cangkir

Eyang memang penyuka rasa manis nih, Feedies. Selain barongko yang jadi favorit camilan sejak kecil, putu cangkir juga menjadi favorit lho. Camilan yang terbuat dari campuran tepung beras, gula merah, dan ketan yang ditumbuk. Dinamai putu cangkir karena bentuknya yang seperti sebuah cangkir yang terbalik. Siapa nih Feedies yang juga suka putu cangkir atau pernah makan kuliner manis favorit Eyang Habibie?

Masakan Padang

Eyang Habibie ternyata sama seperti kebanyakan orang Indonesia yang menyukai masakan padang. Bahkan eyang punya rumah makan padang favorit yakni Rumah Makan Sari Bundo di dekat kantor Sekretariat Negara RI, Jakarta Pusat. Rumah makan ini menjadi saksi kebersamaan Eyang Habibie dan Ibu Ainun saat masih menjabat sebagai presiden dan ibu presiden.

Salah satu menu favorit eyang di rumah makan padang ini adalah ayam goreng dan jus terung Belanda yang dicampur sirsak. Saking Sukanya Eyang Habibie sampai makan 18 potong paha ayam goreng yang disajikan hangat-hangat.

Dikutip dari Kompas Travel, menurut Rizal yang sudah bekerja selama 15 tahun di Rumah Makan Sari Bundo Juanda Jakarta, Eyang Habibie kalau makan di Sari Bundo sering diminta menghitung berapa potong yang disantap Eyang Habibie. Pria asli Padang itu juga menceritakan Eyang Habibie sangat lahap menghabiskan 18 potong paha ayam goreng yang disajikan hangat-hangat.

“Kalau Bapak (BJ Habibie) Sukanya ayam goreng, bagian paha kalau dulu sebelum sakit, ayam goreng bisa 18 potong, bagian paha dihabiskan sendiri. Nasinya sedikit, memang bapak paling suka ayam goreng itu dan paling suka bagian paha. Ayamnya kalau pas panas-panasnya langsung lahap makannya bapak. Biasanya sehabis makan, saya disuruh hitung berapa habisnya ayam yang dimakan sama bapak. Saya jawab 18 sampai saya acungi jempol. Dan Bapak tertawa,” kenang Rizal.

Sebagai menu pendamping, Eyang Habibie memilih sambel pete saat melahap ayam goreng yang menjadi favoritnya di Rumah Makan Padang Sari Bundo, “Kalau makan ayam goreng biasanya pakai sambel pete. Sama pete-petenya dimakan. Gulai otak dimakan, ayam gulai itu juga dimakan. Tapi yang paling disuka ya itu ayam goreng,” jelas Rizal lagi. Bahkan selain jus terung Belanda yang dicampur sirsak, Eyang juga suka sekali minum jus alpukat lho, Feedies, “Minumnya jus alpukat, dan juga jus sari buah sirsak,” tambah Rizal lagi.

Saking Sukanya Eyang Habibie dengan ayam goreng, eyang sering meminta dibungkuskan dan dibawa pulang. Pria penemu teori Faktor Habibie ini juga sering mengajak anak-cucunya menikmati masakan padang di Rumah Makan Sari Bundo.

Nah, itulah lima makanan favorit Eyang Habibie semasa hidupnya. Kira-kira yang mana yang sudah pernah kamu makan, Feedies dan mana yang jadi favorit kalian? Share yuk di komen.

Subscribe to our newsletter

Connect with us

Event

COSRX Academy : Belajar Perawatan Kulit, Gratis Liburan ke Korea

Chrystina Yohana Limas | 2 jam yang lalu
COSRX Academy : Belajar Perawatan Kulit, Gratis Liburan ke Korea

Jeju, Nami, Seoul, Busan semakin jadi buruan traveler dunia terutama traveler Indonesia. Ngaku deh Feedies pasti salah satunya. Siapa yang nggak mau menyambangi negara para oppa dan eoni Korea yang super ganteng dan super cantik? Apalagi kalau dikasih gratis, nggak nolak pastinya kan, Feedies. Buat kamu yang kebelet mau ke Korea menyapa para oppa atau eoni, nih Feedy punya infonya

FeedMe.id, Jakarta – Untuk kamu baik cowok dan cewek yang peduli dengan kulitnya, kamu bisa belajar perawatan kulit di sekolah online COSRX, dan berkesempatan liburan ke Korea. Simak info liputan lengkap peluncuran COSRX Academy di Brood en Boter, Kemang :

Alasan Peluncuran COSRX Academy

COSRX, brand produk perawatan kulit asal Korea  Selatan yang sudah berdiri sejak 2014 dan sudah resmi hadir sejak 2018 ini secara konsisten telah mengeluarkan produk yang aman bagi kulit dengan menggunakan bahan alami sebagai bahan utamanya.

Banyaknya pengguna COSRX yang bertanya mengenai perawatan kulit dan produk COSRX melalui DM Instagram akun @cosrx_indonesia, akhirnya pihak COSRX Indonesia memutuskan untuk membuat semacam microsite pembelajaran yakni COSRX Academy mengenai perawatan kulit, serta berbagai jawaban yang umum ditanyakan mengenai berbagai kandungan di dalam produk COSRX, seperti yang disampaikan oleh Cindy Halim selaku Brand Manager COSRX Indonesia.

“Banyak sekali orang yang bertanya ke kita bukan hanya tentang harga, tapi justru pertanyaan-pertanyaan yang lebih sulit dan advanced, seperti ‘Kak, apakah produk yang mengandung retinol dan vitamin C boleh dipakai bersamaan?’ Pertanyaan-pertanyaan itu tidak hanya satu atau dua. Oleh karena itu, kami merasa perlu adanya platform untuk mengedukasi tidak hanya pengguna COSRX tapi semua orang yang ingin belajar tentang perawatan kulit boleh ikutan. Makan kami hadirkanlah COSRX Academy ini,” jelas Cindy Halim kepada media saat peluncuran COSRX Academy di Brood en Boter, Kemang (28/08/2019).

Apa Itu COSRX Academy dan Cara Ikutan

Hadir dalam bentuk microsite, Feedies bisa langsung daftar dengan mudah di laman site cosrxacademy.soco.id, cowok atau cewek nggak masalah. Saat mendaftar, kamu hanya perlu memiliki SOCO ID terlebih dulu, jika belum kamu cukup mendaftar diri di soco.id.

Kalau kamu sudah memiliki SOCO ID, sudah bisa langsung ikut belajar di COSRX Academy dengan cara menekan tombol “ENROLL NOW” dan menjawab pertanyaan singkat dari COSRX. Setelah itu, kamu tinggal membuka halaman course, di mana kamu dapat menemukan berbagai macam artikel yang membahas secara mendalam tentang perawatan kulit dan tentunya tentang COSRX sendiri.

Academy ini berlangsung selama tiga bulan dengan tema dan level yang berbeda-beda tiap bulan. Dan ssst nggak cuma belajar, akan ada test nya juga di tiap levelnya, Feedies. Tiga levelnya itu adalah basic, intermediate, dan advanced.

Di level basic kamu akan belajar hal-hal dasar yang wajib Feedies ketahui tentang perawatan kulit. Di level intermediate, Feedies akan belajar lebih dalam seputar penggunaan dan perawatan kulit, misalnya produk A cocoknya sama jenis kulit apa, lalu kalau produk perawatan kulit A gimana cara pakainya, dll. Sedangkan di level advanced, kamu akan belajar mengenai eksfoliasi kimia seperti AHA, BHA, PHA, sampai bahan-bahan perawatan kulit yang masih belum kamu mengerti. Jadi kamu nggak lagi bingung kalau ada produk yang mengandung AHA, DHA, BHA, PHA, dan sejenisnya, Feedies.

Ada Ujian, Graduation, dan Liburan Gratis ke Korea

Layaknya sekolah, COSRX Academy juga ada Final Exam COSRX Academy lho. Nah, supaya nantinya kamu siap mengikuti ujian akhir, di tiap levelnya kamu bisa mengikuti test-test latihan yang soal-soalnya dibuat berdasarkan artikel yang telah kamu pelajari di tiap levelnya. Biar nggak bosan dan bisa dapat hadiah liburan gratis ke Korea, kamu bisa bahkan wajib nih menyelesaikan misi yang diberikan secara berkala tiap bulannya.

Setiap bulannya akan dipilih tiga pemenang dari tiap misinya, dan submisi terbaik akan mendapatkan hadiah gratis dari COSRX. Setelah tiga bulan seluruh peserta telah mengikuti semua materi pembelajaran, menjalankan misi, test latihan, hingga ujian akhir, COSRX Academy akan mengadakan upacara kelulusan atau Graduation. Di upacara kelulusan atau Graduation nanti akan dupilih 15 murid terbaik yang akan mendapatkan hadiah berupa Gradution Trip ke Korea – kampung halamannya COSRX nih Feedies – bersama COSRX tentunya.

Jadi, tunggu apa lagi yuk buruan ikutan COSRX Academy, karena sudah ada sekitar lebih dari 2000 peserta yang mendaftar hanya dalam waktu lima hari sejak pendaftarannya resmi dibuka yakni 23 Agustus 2019, Feedies. Ssst, kamu nggak akan dipungut bayaran apapun alias FREE untuk ikutan COSRX Academy ini. Udah gratis, berkesempaatan trip gratis ke Korea pula, kapan lagi kan Feedies. Info selengkapnya, cek aja ke akun Instagram @cosrx_indonesia.

Event

8 Hal Menarik dari Event BFF Run by Sociolla di Bandung

Chrystina Yohana Limas | 2 jam yang lalu
8 Hal Menarik dari Event BFF Run by Sociolla di Bandung

Lari ditemani Kunto Aji dan Randy Martin, peserta lari terniat, sampai maskeran massal di halaman Gedung Sate, dan diskon belanja menarik hingga 35%. Simak liputan lengkapnya di artikel ini

FeedMe.id, Jakarta – Event BFF Run 5K yang diadakan di Gedung Sate, Bandung Minggu, 25/08/2019 menyedot peserta hingga lebih dari 3000. Nggak hanya cewek-cewek lho yang ikutan tapi cowok-cowok pun ikutan biarpun harus semua ornament lintasan lari bertema pinky. Simak yuk lima hal menarik di event BFF Run 5K by Sociolla yang bekerjasama dengan Beauty Jurnal dan SoCo dan mengajak IndoRunners dan brand-brand terkenal lainnya :

Peserta Lebih dari 5000

Pertama kali diadakan di Indonesia, ajang lari 5K yang mengusung tema Beauty, Fit, and Fabolous ini menyedot peserta hingga 5000 orang. Peserta sudah berkumpul sejak subuh sebelum acara lari dimulai (05.30). Walau panitia mengatakan berkumpul sejak pukul 05.00 WIB, namun peserta sudah memadati Gedung Sate sejak pukul 04:30 WIB, Feedies. Antusias banget yah mereka. Beberapa peserta ada juga yang mengikuti Pound Fit dan juga sudah memadati halaman Gedung Sate sejak subuh. Waduh untung nggak saingan sama ayam berkokok yah, Feedies.

Terniat Banget Pesertanya

Bangun subuh dan lari di tengah hawa Bandung yang dinginnya menusuk tulang aja udah perjuangan banget tuh buat Feedy yang juga ikutan lari. Tapi para peserta ini, astaga niat banget lho dandan dan bikin costum serba pink yang match banget. Bahkan ada yang make-up ala-ala kucing gitu atau nempelin bendera merah putih di pipi. Nggak heran beberapa dari mereka terpilih sebagai pemenang dan dapet hadiah jutaan rupiah plus supply produk kecantikan/kesehatan setahun penuh.

FYI, event ini nggak ada juara 1,2,3 seperti event lari pada umumnya. Tapi yang juara dilihat dari seberapa niatnya ikutan event ini. Bebas mulai dari terniat pakai costum serba pink atau sesuai tema, sampai gaya paling kocak selama lari atau dandanan anti mainstream.

Ornamen Serba Pink dan Petugas Lalin

Di sepanjang lintasan lari ada banyak petugas lalin yang membantu peserta agar tidak nyasar dan menyemangati peserta yang mulai lelah. Nggak hanya itu, ornamen serba pink juga mewarnai sepanjang lintasan seperti traffic cone base, obstacle hop tire challenge, hingga gate start dan finish.

Peserta Menumpuk di Obstacle Kedua

Setelah menyelesaikan obstacle pertama yaitu hop tire, peserta harus melewati obstacle kedua yakni Climb and Slide. Dan terjadilah penumpukan yang mengantri melewati obstacle kedua. Lumayan sulit bagi peserta yang tidak pernah ikut wall climbing, beberapa ada yang merosot ke bawah. Feedy memutuskan untuk skip karena tidak yakin mampu melewatinya dan tidak sanggup melihat antrian panjang.

Maskeran Massal, Ada Cowok Juga

Seperti sudah dikatakan event BFF Run ini tidak hanya menyehatkan tubuh dengan lari namun juga memperhatikan kecantikan. Sociolla tahu banget nih habis lari pasti wajah kusam dan nggak segar, jadi perlu di touch up. Oleh karena itu digelarlah maskeran massal menggunakan masker wajah berbentuk sheet mask yang praktis tinggal pasang setelah wajah dibersihkan dengan toner pembersih wajah.

Selama acara maskeran massal, peserta bisa duduk di bean bag sofa yang nyaman banget, bisa sambil rebahan. Ssst ada cowok juga yang ikutan lho. Cowok juga pengen terlihat bersih dan bercahaya, Feedies setuju dong? Muka jadi cerah dan bersih lagi deh sehabis maskeran dengan sheet mask.

Dihibur Kunto Aji, Randy Martin, Maxime Boutier, Diskoria

Nggak hanya maskeran massal, peserta juga dihibur dengan penampilan Kunto Aji. Aji menyanyikan lagu barunya, Rehat yang ada di album Mantra Mantra. Aji bilang lagu ini dipersembahkan untuk kita semua yang sering overthinker atau terlalu berpikir berlebihan terhadap seseorang atau sesuatu, kabarnya sih Kunto Aji juga pernah mengalaminya.

Selain Kunto Aji, Randy Martin, Maxime Boutier, dan Diskoria juga turut meramaikan event BFF Run 5K by Sociolla di halaman Gedung Sate, Bandung. Randy dan Maxime membuat penggemar histeris saat melihat mereka menyerahkan hadiah kepada Best Fab Female. Maxime terlihat akrab dengan beberapa penggemarnya dan mengajak ke backstage kalau ingin foto bareng, hehehe.

Diskoria menjadi pamungkas acara yang berakhir pukul 12.00 WIB. Peserta dan pengunjung yang hadir dihibur dan diajak bergoyang dengan lagu-lagu beat hasil racikan mereka berdua. Diskoria Selekta yang terdiri dari Fadli dan Merdi membawakan lagu-lagu disko 90-an.

Food Truck dan PhotoBooth

Puas dihibur oleh Kunto Aji, Diskoria Selekta, dan Sociofellas serta Beauty Influencer yang ikut meramaikan acara, peserta dimanjakan dengan arena photobooth dan food truck. Feedy dan beberapa peserta asyik mengabadikan moment seru di beberapa booth seperti booth dari brand kosmetik wajah Wardah, brand kesehatan genital wanita, Andalan, hingga booth Aqua berupa ayunan yang terbuat dari botol Aqua dan sejumlah photobooth berbentuk gate finish berwarna pink dan podium dengan piala berwarna emas. Peserta bisa bergaya seru, cantik, dan unik baik sendiri, bareng teman bahkan pacar.

Perut peserta juga dimanjakan lho dengan makanan, cemilan, hingga minuman yang enak-enak. Mulai dari cumi bakar, pempek, nasi ayam geprek, sampai ramen, onigiri, dan nasi dengan berbagai lauk dalam mangkuk. Milo dan Kopi ABC juga ikut meramaikan event BFF Run. Peserta bisa minum Milo gratis sepuasnya, atau beli kopi hot/ice dengan harga 3000 dan 5000 saja.

Di beberap stand food, pembayaran bisa menggunakan Go-Pay yang juga ikut meramaikan acara, Feedies. Peserta bisa mengisi saldo Go-Pay dengan EDC atau tunai. Yang lebih enak lagi, setelah isi saldo berkesempatan mendapatkan cashback.

Feedy sendiri mencoba cumi bakar rasa blackpepper dan nasi bowl cumi hitam sambal goang plus es thai tea. Bisa kalap kalau kamu bawa uang banyak karena makanan dan minuman yang dijajakan enak-enak. Untung Feedy hanya bawa uang tunai sedikit, namun saldo Go-Pay cukup terkuras sih, hehehe karena ini nih

Belanja Diskon Hingga 35%

Puas makan, saatnya belanja produk kecantikan dan kesehatan nih. Ada banyak pilihannya, mulai dari Wardah, stand Sociolla, SNP masker, Ariul Mask Korea, Nivea, Andalan Feminine Care, Senka, Avoskin, Emina, Kotex, Joylab, Brunbrun Paris (lipstick), ElsheSkin, sampai produk Slim Fit, Sunpride, dan Inaco Feedies.

Seru kan, Feedies? Nah itulah hal menarik dan keseruan di event BFF Run 5K by Sociolla, BeautyJurnal, SoCo hari Minggu, 25/08/2019 kemarin di Gedung Sate, Bandung, Feedies. Kabarnya sih akan diadakan lagi tahun depan nih, Feedies. Pantengin aja infonya di website mereka, Feedies atau langganan newsletter biar kamu dapet info paling pertama.

Santai

PermataBank Mengajarkan Hidup Lebih Bahagia dengan Mempelajari Sikap Ini

Chrystina Yohana Limas | 2 jam yang lalu
PermataBank Mengajarkan Hidup Lebih Bahagia dengan Mempelajari Sikap Ini

Mikirin apa kata orang, ngikutin apa kata orang, sampai mau posting di medsos aja musti bikin filter sana sini atau pusing bikin caption sampe satu jam lebih hanya demi menghindari hujatan netizen yang maha benar. Duileh mau sampai kapan Feedies kayak gitu? Hidup nggak Bahagia dong, padahal kamu bisa lebih bahagia bahkan layak bahagia.

FeedMe.id, Jakarta – Kalau kamu mau lebih bahagia coba terapkan sikap ini deh. Sikap yang belakangan ini tuh lagi jadi pembicaraan banyak orang, yaitu mindfulness. Sikap inilah yang menjadi tema tahunan Wealth Wisdom 2019 dari PermataBank yakni Mindfully Wealthy.

Apa sih Itu Mindfulness?

Mindfulness sendiri adalah sikap dengan penuh kesadaran akan apa yang kita lakukan saat ini. Bukan mengawang ke masa lalu atau masa depan. Jadi berfokus dengan apa yang kita lakukan saat ini dan melakukan yang terbaik untuk hasil terbaik di masa depan. Kalau menurut psikolog, Susan Peacock “Mindfulness adalah momen kesadaran saat di mana kita berlatih membawa perhatian penuh untuk apa pun yang kita lakukan pada saat itu.”

Sikap Ini Bisa Dipelajari

Salah satunya adalah lewat kelas-kelas yang dihadirkan dalam tema tahunan PermataBank, Wealth Wisdom 2019 : Mindfully Wealthy in 21st Century. PermataBank menghadirkan tema yang sedikit berbeda dengan tahun lalu karena menurut data dari riset yang dilakukan di tiga kota besar di Indonesia kalau hampir 70% orang menggunakan smartphone pada saat makan bersama keluarga.

Hayo ngaku deh apakah kamu termasuk yang 70% yang masih sering pegang smartphone bahkan saat sedang makan dengan keluarga, sahabat atau bahkan sama pacar? Data lainnya nih juga menyebutkan kalau sebanyak 62% masyarakat Indonesia memiliki kebiasaan menggunakan media sosial tau medsos setidaknya 4 jam dalam sehari.

Nah pengggunaan ini selain membantu penyebaran informasi secara massif juga menimbulkan tren FOMO (Fear of Missing Out), karena terbukti 2 dari 3 orang sebisa mungkin melakukan aktivitas yang sedang kekinian, dan hal ini secara tidak langsung menimbulkan ketakutan ketinggalan sesuatu yang sedang tren di masanya. Istilahnya buat millennial zaman now itu nggak gaul, dan ketinggalan zaman kalau nggak nyobain atau ngikutin yang lagi tren sekarang

“Di era percepatan seperti saat ini, pengelolaan kekayaan yang tepat harus disajikan dalam cara yang semakin relevan bagi masyarakat masa kini. Sesuai dengan tema yang diangkat dalam acara Wealth Wisdom tahun ini, PermataBank membahas mindfull secara menyeluruh dari berbagai aspek serta industri dengan menghadirkan berbagai tokoh inspirasional dan berkompeten di bidangnya. Hal ini merupakan salah satu wujud kepedulian dari PermataBank terhadap isu terkini dan membuat Wealth Wisdom menjadi wadah edukasi yang menginspirasi kekayaan dan kebahagiaan lintas generasi,” kata Djumariyah Tenteram – Retail Banking Director PermataBank.

Ada Ernest Prakasa, Dion Wiyoko, sampai Nadya Hutagalung

Acara Wealth Wisdom 2019 : Mindfully Wealthy in 21st Century di Ballroom Hotel The Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta Selatan ini menghadirkan kelas-kelas yang komprehensif dan edukatif untuk menyampaikan beragam pesan yang berkaitan dengan sikap mindful dan tentunya diharapkan sikap ini dapat meningkatkan kekayaan hidup yang sesungguhnya. Ada lebih dari 39 sesi kelas inspiratif, 7 workshop, music performance dan movie screening dengan lebih dari 70 pembicara ternama. Beberapa pembicara ini di antaranya ada Nadya Hutagalung, Dion Wiyoko, Ernest Prakasa, Reza Gunawan, Axton Salim, dan James Prananto. Mereka memaparkan berbagai isu-isu penting dan terkini yang sering dihadapi oleh millennial zaman now, Feedies.

Makna Kekayaan Diukur dari Ini Lho

Nah kaya itu Feedies kalau dari seminar yang Feedy pelajari di acara PermataBank ini nggak melulu ngomongin soal uang. Dengan kata lain kalau mau bahagia dan kaya sesungguhnya bukan diukur dari berapa banyak uang yang kamu punya atau brand pakaian, parfum, mobil yang kamu miliki.

PermataBank mengajarkan Feedy dan peserta yang hadir dalam setiap kelas agar benar-benar bijak menyikapi semua hal yang terjadi di era percepatan sekarang. Jangan sampai deh setiap perkembangan itu disikapi dengan sikap dan reaksi yang berlebihan karena hal itu akan mengganggu kesehatan mental dan fisik kita, dan akhirnya membuat makna dari kekayaan yang dimiliki lama-lama memudar.

Melihat kondisi ini, PermataBank mengukur dan memaknai kekayaan menjadi enam pilar yaitu : relationship, social giving, health, money, spirituality, dan experience. Enam pilar inilah yang membuat PermataBank percaya bahwa ada faktor lain yang perlu dijaga selain materi dalam memaknai kekayaan yang sesungguhnya.

Kelas-kelas yang dihadirkan dibuat secara menarik dengan gaya dan pembahasan inspiratif dari masing-masing pembicara. Selain kelas-kelas yang fun, PermataBank juag menghadirkan 3 ekshibisi yaitu Mindful Universe #Shopalogic, Mindful home #JanganDitunda, dan Mindful Investing #InvestAsyik yang tentunya akan memberikan pengalaman baru dalam menikmati sebuah konferensi yang diadakan institusi keuangan.

Nah ada juga kegiatan menarik lain selain kelas dan ekshibisi, Feedies yaitu kegiatan Creator’s Auction yaitu CreatorFest 2019 #BicaraUang yang hasilnya akan diberikan sepenuhnya untuk program pendidikan dari CSR PermataBank yaitu PermataHati bekerjasama dengan Nara Kreatif. Baca liputan lengkapnya CreatorFest 2019 #BicaraUang yang diadakan bersamaan dengan Weatlh Wisdom di tempat yang sama.

Santai

Kesalahan Terbesar dalam Finansial yang Ernest Prakasa Pernah Lakukan

Chrystina Yohana Limas | 2 jam yang lalu
Kesalahan Terbesar dalam Finansial yang Ernest Prakasa Pernah Lakukan

Siapa yang nggak kenal Ernest Prakasa, komika yang terkenal setelah meraih peringkat ketiga dalam acara Stand-Up Comedy Indonesia pada 2011 dan sekarang terjun menjadi pemain film, produser film, dan youtuber. Ditemui di acara PermataBank Wealth Wisdom 2019: Investing in Digital Transformation Era, Ernest mengakui pernah melakukan kesalahan finansial terbesar.

FeedMe.id, Jakarta – Ernest yang kita tahu adalah orang yang juga cukup kritis sebagai comedian tanah air dan kelihatannya well prepared pun ternyata sama kayak kita, Feedies. Suami dari Meira yang sedang merampungkan film berjudul Imperfect, adaptasi dari buku yang juga ditulis oleh istrinya ini mengatakan kalau kesalahan terbesarnya dalam finansial adalah

Buru-buru Beli Mata Uang Tanpa Berpikir

Ketika ditanya oleh peserta dalam kelasnya di acara Weatlh Wisdom 2019: Investing in Digital Transformation Era, Ernest sempat kebingungan menjawab kesalahan finansial terbesar dalam hidupnya. Namun setelah berpikir lama, Ernest akhirnya mengatakan kalau dia pernah membeli mata uang poundsterling dalam jumlah banyak setelah pulang liburan dari London dengan keluarganya karena jatuh cinta dan ingin balik lagi ke London.

“Kurang lebih 2 tahun yang lalu gue liburan ke London sama istri dan anak gue. Dan, obviously gue bilang ke diri sendiri kalau kayak gini bakal balik lagi nih (ke London). Suatu hari saya dapet project yang lumayan besar, gue pikir ah invest, beli poundsterling and then break sheet. Dari yang waktu itu beli kurang lebih sekitar 13,5 sampe 19 ribu sekarang udah 17 ribu. Ini kesalahan investasi terbesar antara bodoh atau terlalu lugu. Kurang konsultasi kayaknya, hahaha maap gue gak ada kesalahan yang lebih dramatis lagi,” ujar Ernest diselingi dengan gaya becandanya yang kocak dan menghibur peserta yang hadir saat itu.

Wah ternyata Ernest pun pernah memiliki kesalahan terbesar dalam finansial yah, Feedies. Kalau kamu nih millennial zaman now kira-kira apa sih kesalahan finansial terbesar kalian? Share di kolom komen ya

Event

Permata Gelar Pameran #BicaraUang Melalui CreatorFest2019

Chrystina Yohana Limas | 2 jam yang lalu
Permata Gelar Pameran #BicaraUang Melalui CreatorFest2019

Bertempat di Ballroom The Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta Selatan, selama dua hari, sebanyak 27 kreator muda dan inovatif karyanya dipamerkan dalam bentuk fotografi, ilustrasi, dan film pendek. Dari 27 karya yang dipamerkan, ada tiga karya yang menarik perhatian Feedy yakni ilustrasi Medusa, film pendek berjudul Undian, serta karya fotografi berjudul Setan Kredit.

FeedMe.id, Jakarta - #BicaraUang nggak melulu hanya lewat teks atau tulisan berupa tips-tips keuangan. Namun lewat visual seperti ilustrasi, film pendek, dan fotografi pun bisa. Seperti pada pameran #BicaraUang CreatorFest 2019 yang telah digelar tiga kali sejak 2017 oleh PermataBank. Simak hasil kreatif 27 kreator muda lewat artikel di bawah ini :

Sebelum Dipamerkan, Masuk Camp Dulu

27 kreator ini telah melewati tahapan seleksi yaitu CreatorHunt di mana mereka mengirimkan karyanya yang dimulai sejak tanggal 31 Maret s/d 31 Mei 2019. Setelah lolos, mereka mengikuti serangkaian kegiatan dalam CreatorCamp pada tanggal 24 Juni s/d 31 Juli 2019. Nah, di camp inilah mereka dibekali berbagai ilmu yang bermanfaat sesuai dengan bidang dan kategori masing-masing mulai dari fotografi, film/video pendek, dan ilustrasi oleh para mentor berpengalaman seperti Muklay, Yandi Laurens, Goen Rock, Anton Ismael, dan mentor lainnya.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by CreatorFest (@creatorfest.id) on

“Rangkaiannya gini, bulan Maret kita bikin sayembara untuk para kreator untuk submit karyanya dalam bidang film, ilustrasi, foto tapi temanya #BicaraUang yang ada di sekitar mereka. Ada ribuan karya yang di submit, tapi hanya 27 karya yang kita pilih. 27 kreator inilah yang kita undang ke Jakarta, 98% berasal dari daerah seperti Sumatera, Palu, Jember, hingga pelosok-pelosok di Indonesia. Lalu kita adakan kelas, yang pertama kelas ilustrasi selama lima hari di Jakarta Creative Hub, lanjut lagi kelas film pendek di mana para kreator diajarkan bagaimana bikin story, teknisnya seperti apa sampai alat-alat syuting pun kita bawa ke camp. Jadi para kreator ini bisa belajar cara pegang kamera juga. Nah yang terakhir kelas fotografi selama hari dengan Anton Ismael. Beres dari situ sebulan kita kasih kesempatan mereka bikin karya, puncaknya ya pameran ini,” ujar Mochammad Azwin Irawan, Marketing Communication PermataBank.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by CreatorFest (@creatorfest.id) on

Setelah melalui serangkaian workshop di CreatorCamp, 27 kreator muda ini mengikuti tahap akhir yakni karyanya dipamerkan melalui pameran #CreatorFest pada tanggal 14 s/d 15 Agustus 2019 yang bertepatan dengan ajang tahunan terbesar PermataBank, Wealth Wisdom 2019 : Mindfully Wealthy in 21st Century.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by CreatorFest (@creatorfest.id) on

“Kami bangga dapat konsisten menginisiasi CreatorFest dalam memfasilitasi generasi millennial menuangkan permasalahan finansial dengan cara mereka sendiri. Di tahun ini kami juga memperluas kategori bidang kreatif menjadi tiga: Fotografi, Videografi, dan yang terbaru, Ilustasi. Sejak dibuka pada tanggal 31 Maret 2019, masuk ribuan pendaftar dan kami telah menyaring 27 kreator untuk dapat memamerkan hasil karyanya di acara tahunan terbesar PermataBank Wealth Wisdom 2019, kami sangat mengapresiasi antusiasme yang tinggi dari generasi muda di Indonesia,” kata Glenn Ranti, Head of Marketing Communication PermataBank menjelaskan acara CreatorFest 2019 di Ballroom The Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta Selatan.

Dari Medusa sampai Setan Kredit

Karya dari para 27 kreator ini keren dan bisa menggali yang ada di sekitar mereka bahkan kadang ide dari sesuatu yang nyeleneh. Seperti salah satu karya ilustrasi berjudul Medusa karya Catur Agung Pribadi. Medusa sendiri adalah dewi dari salah satu mitologi Yunani yang dikutuk oleh Athena karena tergoda hal buruk dunia.

Dewi inilah yang menginspirasi desainer dan illustrator dari Surabaya kelahiran Bangkalan ini. Menurut Catur, di era sekarang manusia seringkali mudah tergoda tren terbaru seperti akses belanja yang dipermudah, iklan cashback, hingga promo-promo yang sukses merampok uang di rekening yang pada akhirnya menimbulkan penyesalan seumur hidup seperti dewi Medusa.

Begitu juga dengan karya fotografi berjudul Setan Kredit oleh Antonius Dian. Terinspirasi dari fenomena tukang kredit keliling yang sebenarnya di satu sisi merupakan solusi permasalahan keuangan rumah tangga (dalam sektor perekonomian kelas bawah) yang menyediakan kebutuhan dengan sistem cicilan riangan. Tapi harus diingat bahawa terkadang ada barang yang sebenarnya dapat dibeli dengan harga normal tapi berhubung beli di tukang kredit harganya bisa berkali-kali lipat lebih mahal.

Karya ini mengintepretasikan sosok setan kredit sebagai sosok pemberi solusi tapi sekaligus menghantui ibu-ibu karena barang yang seharusnya murah jadi sangat mahal karena sistem tersebut. Rasanya menurut Anton yang lahir dan besar di Yogyakarta ini seperti melakukan perjanjian dengan setan, enak yang membawa sengsara. Gimana nggak sengsara, Feedies kalau misalnya uang lagi seret terus kamu ditagih-tagih tunggakan utang mirip kayak dikejar-kejar setan kan.

Nah satu lagi karya dari film pendek yang menarik perhatian Feedy yakni Undian, karya dari Muthia Zahra Feriani, bercerita tentang Fian berusia 10 tahun, anak baru di sekolahnya yang ingin memiliki teman tapi tidak ada satupun yang ingin berteman dengannya. Apesnya Fian justru dijahili teman sekolahnya bernama Hari yang memberikannya kotoran burung ke tangannya.

Saat Fian sedang mencuci tangan, ada seorang anak perempuan bernama Risa yang memberikan tissue, karena terkesima Fian lantas mengejar Risa. Sayang, belum sempat kenalan anak perempuan itu sudah diajak naik mobil mewah oleh teman sekolah lainnya bernama Reno.

Di sinilah cerita kocak itu dimulai, ketika Reno melempar botol minuman ke jalan, Fian memungutnya dan melihat pengumuman ‘Undian’ berhadiah mobil. Fian pun bertekad ikut undian dengan mengumpulkan tutup botol agar dapat memenangkan hadiah mobil dan berteman dengan Risa.

Endingnya kocak, dan sangat mendidik di mana sebuah pertemanan itu harus tulus dan tidak perlu sampai harus punya barang mewah. Nggak heran sih kalu karya ini dipilih jadi karya terbaik oleh juri-juri CreatorFest 2019.

Lelang Amal yang Bermanfaat

Selain pameran, di acara CreatorFest tahun ini diselenggarakan lelang amal dari karya kreator terpilih, di mana seluruh hasil penjualan merchandise, dan lelang pakaian kolaborasi dengan berbagai brand lokal sepenuhnya akan disumbangkan untuk pendidikan anak di Indonesia tepatnya ke SD di Dusun Situhang Desa Puradesa. Acara lelang amal ini sebagai bagian dari inisiatif PermataHati, program CSR yang direalisasikan melalui mitra strategis CSR PermataBank, Nara Kreatif. Dari sekian acara lelang amal, menurut Feedy ini adalah lelang amal yang unik secara tidak langsung yah dan berdampak positif untuk para kreator di Indonesia juga.

Nah untuk Feedies yang merasa kreatif dan punya passion nih di bidang film, ilustrasi atau fotografi siap-siap saja tahun depan CreatorFest akan diadakan kembali. Jadi untuk kamu yang kemarin belum sempat ikutan atau udah ikutan tapi nggak lolos, coba lagi yah tahun depan.

Viral

5 Fakta Menarik Seputar Demo Hong Kong

Chrystina Yohana Limas | 2 jam yang lalu
5 Fakta Menarik Seputar Demo Hong Kong

Bukan hanya mobil ambulans membelah lautan demonstran di Hong Kong yang menarik untuk disimak, Feedies. Sejumlah fakta menarik seputar demo Hong Kong yang berhasil Feedy kumpulkan ini juga patut disimak, mulai dari demo pakai aplikasi Pokemon Go sampai ada yang belajar di tengah demo lho.

FeedMe.id, Jakarta – Demo yang dilakukan oleh sejumlah masyarakat Hong Kong yang meminta ditariknya kembali UU Ekstradisi dan menuntut mundur pemimpin Hong Kong, Carrie Lam, sudah memasuki minggu ke-9 dan saat ini semakin meluas dan memanas. Hingga Senin, 12/08/2019 malam sejumlah demonstran bahkan sudah menduduki bandara internasional Hong Kong yang mengakibatkan lebih dari 200 jadwal penerbangan terpaksa dibatalkan, termasuk tim renang Indonesia. Kok bisa? Nah simak yuk fakta menarik seputar demo Hong Kong di bawah ini :

Tim Renang Indonesia Terjebak Demo

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Renang Indonesia (@pbprsi) on

Dikutip dari Liputan6, sebanyak 47 orang, termasuk atlet renang nasional, I Gede Siman Sudartawa dan Gagarin Nathaniel Yus, serta Felix Sutanto, pelatih tim renang Indonesia terpaksa batal terbang dan terjebak dalam lautan demonstran yang menduduki bandara sejak Senin, 12/08/2019. Sedianya mereka akan pulang ke Indonesia pada hari Senin kemarin malam pukul 19.00 WIB setelah mengikuti kejuaraan renang Hong Kong terbuka.

Melalui sambungan telepon, pada hari Selasa, 13/08/2019, Sekretaris Jenderal PRSI DKI Jakarta, P. Turmudzi mengatakan atlet sudah tertahan sejak kemarin malam, yang akhirnya membuat tim renang Indonesia terpaksa bermalam di Hong Kong dibantu oleh KJRI Hong Kong untuk mencari penginapan.

“Kemarin itu, jam tiga sore, para pendemo sampai masuk bandara. Alhasil, kami pun batal terbang. Saat ini kami sudah berada di bandara lagi. Namun kami juga takut tertahan lagi karena info yang dirangkum dari media lokal bakal ada demo lagi,” ujar Turmudzi.

Update info terakhir, Selasa (13/08/2019) sore akan diterbangkan dari Hong Kong. Namun, Turmudzi dan tim renang Indonesia harap-harap cemas kalau demonya seperti kemarin malam bisa kemungkinan batal terbang.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Renang Indonesia (@pbprsi) on

“Ya, kalau demonya seperti kemarin, para pendemo masuk ke bandara, bisa-bisa kami batal terbang lagi. Karena kami baru bisa check in jam 3 sore. Ini kami seperti harap-harap cemas. Kemarin, para atlet renang tenang-tenang saja. Malah, kami berada di tengah-tengah pendemo,” lanjut Turmudzi menjelaskan.

Belajar di Tengah Aksi Demo

Demonstran ini bukan saja dilakukan oleh mahasiswa atau yang sudah bekerja, Feedies. Tapi beberapa di antaranya adalah siswa SMA. Dikutip dari Channel News Asia, salah satu pendemo bernama Charlotte Au, siswa berusia 16 tahun mengatakan aksi demo damai menduduki bandara ini sekaligus ingin memberi tahu penumpang pesawat yang datang apa yang terjadi di Hong Kong.

“Kami ingin memberi tahu para penumpang pesawat yang datang apa yang terjadi di Hong Kong. Jadi kami menyiapkan selebaran ini untuk menunjukkan lima tuntutan utama. Kami berharap untuk memberi tahu kepada kebenaran yang ada dan mendapatkan dukungan mereka,” ujar Charlotte Au.

Walaupun sibuk mengikuti aksi demo damai di sejumlah titik penting di Hong Kong, namun Charlotte dan beberapa temannya yang ikut demo justru tetap belajar untuk ujian akhir lho, Feedies. Hmm, bukti bahwa aksi demo di Hong Kong tidak membuat demonstran melupakan tugas utama mereka.

Buang Sampah Pada Tempatnya

Ini nih yang menarik pada aksi demo di Hong Kong yang sudah berlangsung lebih dari dua bulan ini. Para demonstran tertib membuang sampah pada tempatnya sesuai dengan jenis sampah. Jadi di sejumlah titik ruas jalan Hong Kong ada empat kotak sampah dengan warna biru, coklat, kuning, hijau, dan semua kotaknya aman dari sejumlah tangan kotor yang hendak merusak. Nah gini nih patut dicontoh, Feedies walau demo tapi kebersihan tetap dijaga. Kamu juga setuju kan, Feedies?

Jurnalis Dijaga oleh Demonstran

Biasanya yang rentan terkena dampak ketika demo adalah para jurnalis yang bertugas melaporkan kejadian saat demo. Tidak jarang ada juga jurnalis yang dipersekusi saat sedang melaporkan jalannya demo. Namun yang menarik di aksi demo damai Hong Kong ini adalah jurnalis yang tidak terlindungi alat keselamatan justru diberi perlengkapan oleh para demonstran Hong Kong. Para demonstran ini menyadari bahwa jurnalis hanya bertugas dan aksi mereka adalah aksi damai kecuali memang ada penyusup yang sengaja membuat kericuhan di tengah pendemo.

Atur Demo dengan Aplikasi

Source Image :South China Morning Post

Demo bukan berarti ricuh apalagi sampai tidak diatur. Nah, inilah yang dilakukan oleh demonstran Hong Kong. Sejak hari pertama aksi demo berlangsung, para pendemo ini sudah bermain kucing-kucingan dengan petugas sehingga setiap harinya mereka selalu mengeluarkan ide-ide baru bagaimana agar menghindar dari serangan pasukan pengamanan. Salah satu ide itu adalah cara mengumpulkan massa dengan aplikasi.

Pada awal mereka turun ke jalan, Telegram dipilih menjadi aplikasi utama untuk menyebarkan informasi. Selain itu demonstran juga menggunakan aplikasi Tinder untuk pengorganisasian massa. Biasanya info yang disebar tentang lokasi pasukan pengamanan saat itu, situassi garis depan di beberapa titik aksi, serta lokasi mendapatkan alat-alat bantuan seperti masker dan air minum.

Menariknya, para pendemo ini juga mengunduh aplikasi Pokemon Go. Tentu Feedies masih ingat dong ya dengan aplikasi yang satu ini dan gimana hebohnya para gamers yang mengumpulkan karakter Pokemon, bahkan game ini pun dijadikan film. Eniwei, para pendemo ini mengunduh ada tujuannya, Feedies, yakni agar mengecoh petugas pengamanan.

Sejumlah pendemo menyebar pamfelt online tentang acara berburu Pokemon di titik-titik tertentu yang tentunya bukanlah lokasi berburu Pokemon yang sesungguhnya namun lokasi yang ditentukan untuk demo. Dikutip dari BBC, salah satu pendemo mengaku kalau mengatakan akan pergi ke tempat demo yang tidak berizin akan berisiko ditahan oleh petugas pengamanan. 

“Jika kami mengatakan akan pergi ke tempat demo yang tidak berizin, itu akan menjadi bukti kuat bagi polisi untuk menahan kami,” ujar KK, salah seorang demonstran yang namanya enggan diungkapkan.

Terkadang mereka juga membuat grup membaca Alkitab atau tur sejarah untuk mengumpulkan massa, bahkan fitur AirDrop milik Apple juga turut digunakan untuk membagikan detail aksi. Tak hanya aplikasi bahkan massa juga memiliki forum khusus yaitu Lihkg. Forum ini berfungsi untuk membagi tugas-tugas demonstran secara spesifik.

Nah itu dia sejumlah fakta menarik seputar demo Hong Kong. So, untuk Feedies yang berencana ke Hong Kong tahun ini sebaiknya dipikirkan ulang yah karena situasinya belum kondusif walau aksi demonya damai. Bagi Feedies yang saat ini berada di Hong Kong stay safe dan jangan lupa unduh aplikasi Safe Travel plus simpan nomor whatsapp KJRI Hong Kong. Hindari juga berpakaian warna hitam, putih, merah, biru, dan jangan bawa payung warna kuning karena warna-warna ini disinyalir berkaitan dengan aksi demo Hong Kong.

TOP