Tren

Turnamen SEACA Hasilkan Atlet eSports Kelas Dunia

feedme.id seaca
Dibaca 155

Pihak Unipin berharap keberadaan SEACA bisa menjadi ajang untuk menghasilkan atlet eSports Indonesia yang siap bersaing di Asian Games nanti lho, Feedies. Asia Tenggara sendiri ternyata merupakan kawasan yang memiliki pertumbuhan eSports lebih cepat dibandingkan kawasan lainnya di dunia.

FeedMe.id, Jakarta – Turnamen eSports Southeast Asia Cyber Arena alias SEACA resmi berakhir pada 21 Oktober lalu. Berlangsung di Mall Taman Anggrek, Jakarta, turnamen yang digelar sejak tanggal 17 Oktober ini sukses menarik perhatian penggemar games di Jakarta dan sekitarnya. Pihak panitia mengklaim ada ribuan remaja dan orang dewasa yang menyaksikan perhelatan ini.

Baca juga: Free Fire Hadirkan Karakter Baru di Update Bulan Oktober

Wajar aja sih sebenarnya, Feedies. Soalnya, turnamen SEACA seenggaknya melibatkan kurang lebih 230 atlet eSports, baik dari dalam maupun luar negeri ini bertarung memperebutkan hadiah senilai 1,4 miliar rupiah.

SEACA sendiri mempertandingkan game-game populer, seperti Mobile Legends, Arena of Valor (AOV), PlayerUnknown’s Battleground (PUBG), Point Blank dan DOTA 2. Beberapa atlet eSports dari kawasan ASEAN seperti Malaysia, Phililpines, Thailand dan Vietnam juga turut berpartisipasi dalam event ini.

Besarnya perhatian penggiat eSports dalam turnamen ini sesuai dengan analisa lembaga riset asal Belanda Newzoo, yang menyebutkan Indonesia termasuk salah satu di antara enam negara (Thailand, Vietnam, Singapura, Malaysia dan Vietnam) besar yang memiliki lebih dari 98 peren penggiat eSports di kawasan ini. Asia Tenggara sendiri merupakan kawasan yang memiliki pertumbuhan eSports lebih cepat dibandingkan kawasan lainnya di dunia.

Baca juga: AOV Update Lagi, Hadirkan Mode Battle of Clones

“Melalui SEACA kami ingin menjadikan Indonesia sebagai penghubung sekaligus pusat eSports di kawasan SEA (Southeast Asia). UniPin melalui UniPin eSports memiliki misi ingin mempromosikan serta mengedukasi eSports sebagai gaya hidup sehat. SEACA adalah salah bentuk edukasi yang kami lakukan,” uajr CEO UNipin Ashadi Ang.

Ang juga menyebutkan bahwa pihaknya ingin para atlet eSports memiliki gaya hidup yang sehat dan disiplin serta memiliki jam istirahat yang teratur.

“Bahkan, kami fasilitasi mereka untuk berkompetisi secara professional melalui SEACA dan kami juga berikan hadiah,” kata dia menambahkan.

Lebih lanjut lagi, Ang berharap ada dukungan pemerintah terhadap perkembangan eSports di tanah air. Ia juga ingin SEACA bisa menjadi event tahunan dan menjangkau wilayah yang lebih luas.

Baca juga: Kamu Gak Bisa Peluk Cewek Berhijab di Game Spider-Man

“Sehingga dapat menghasilkan atlet-atlet eSports berkualitas dunia dari seluruh penjuru tanah air. Bangga dong kalau atlet terbaik di SEACA bisa ikut Asian Games dan dapat medali emas,” tutur Ang.

Di acara SEACA ini, turut menghadirkan kompetisi World Electronic Sports Games (WESG) dengan total hadiah sebesar US$ 5,5 juta , dimana pemenangnya akan dikirim untuk bertanding mewakili Indonesia di kancah Internasional yang grand final-nya akan diselenggarakan di China.

 

 

Most Popular

To Top