Viral

Soal Perubahan Iklim, Penganut Teori Bumi Datar Ada Benarnya

Angela Wahyudi | 20 September 2018 - 10:25
Soal Perubahan Iklim, Penganut Teori Bumi Datar Ada Benarnya
Gak semua yang dikatakan oleh para penganut Bumi datar itu salah, Feedies. Salah satu pandangannya ternyata ada yang masih masuk akal, nih. Mau tahu bagian yang mana? Yuk, simak di bawah sini!
FeedMe.id, Jakarta ? Banyaknya paham-paham gak masuk akal yang dicetuskan oleh para penganut Bumi datar semakin membuat banyak orang mulai geram akan keeksistensian mereka. Sebab, gak sedikit dari mereka yang berupaya untuk membuktikan planet yang kita tinggali ini memang datar dengan di luar logika. Meski begitu, ada juga yang bisa diambil dari pandangan penganut teori konspirasi ini, Feedies. Hal itu adalah soal perubahan iklim yang disebut oleh komunitas penganut Bumi datar tengah menjangkit Planet Biru. Saat ditanya melalui Twitter oleh akun @NotACelebirty, soal pendapatnya mengenai perubahan iklim, akun @FlatEarthOrg lantas menjawab, pihaknya mengakui hal tersebut emang sedang terjadi. Mereka berkicau,
"Tentunya (kami percaya). Tidak ada ruginya untuk mempertanyakan sesuatu yang sudah memiliki begitu banyak bukti, dan sesuatu yang mengancam kita secara langsung sebagai suatu spesies."  
Adapun perubahan iklim yang dimaksud, yakni masalah kekeringan, cuaca ekstrem, hingga rusaknya alam seperti karang Great Barrie Reef di Australia yang memutih. Penyebabnya sendiri gak lain adalah kita sebagai makhluk hidup yang menetap di Bumi. Hal ini pun diakui oleh President Flat Earth Society, Daniel Shelton. Beberapa waktu lalu, dia bilang dirinya mengakui sains yang membuktikan bahwa manusia berdampak pada perubahan iklim. Namun dikutip dari Live Science, mantan direktur komunikasi Gedung Putih, Anthony Scaramucci menolak kalau manusia disebut sebagai dalang dari perubahn iklim.    

Hiburan

Antiklimaks Morrissey di Jakarta [REVIEW]

Fahmi Anky | 14 October 2016 - 10:30
Antiklimaks Morrissey di Jakarta [REVIEW]
Penyanyi asal Manchester, Morrissey baru aja menggelar konser kedua di Jakarta, 12 Oktober 2016. Meskipun lokasi pertunjukkan becek karena habis diguyur hujan malam sebelumnya, hal tersebut gak mematahkan semangat penggemar Moz yang udah menunggu sejak jam 17.00 WIB. Banyak penggemar yang membawakan bunga anggrek kesukaan pelantun ?The More You Ignore Me, The Closer I Get.? Penonton juga udah rela gak membawa kamera, gopro dan selfie sticks demi kelancaran acara. Namun, gak sedikit penonton yang kecewa dengan penampilan kedua Moz di Jakarta. Hmmm.....apa yang bikin penonton kecewa Feedies? Yuk simak ulasan konser Morrissey.
FeedMe.id, Jakarta ? Konser kedua Morrissey di Jakarta banyak yang bilang anti-klimaks. Pada konser pertama di Jakarta, Moz begitu apik membawakan lagu-lagu andalannya. Penonton juga merasa sangat terhibur dengan aksi panggung khas Steven Patrick Morrissey. Penonton tampaknya udah hafal dengan segala peraturan yang diinginkan oleh penyanyi asal Manchester ini. Di area sebelum venue tampak hanya beberapa booth, salah satu yang ramai dikunjungi yaitu official merchandise Morrissey. Area GBK Sports Complex Senayan (Ex-Golf Driving Range) udah dipadati penonton sejak sore. Walauupun lokasinya becek akibat hujan yang mengguyur Jakarta sejak malam sebelumnya, hal itu gak bikin antusiasme penggemar pelantun ?Alma Matters? surut. Bahkan penggemar udah menunggu di lokasi pertunjukkan sejak jam 17.00 WIB. Penggemar bersabar untuk menunggu pintu VIP dan Reguler dibuka. Tepat jam 18.00 WIB, pintu VIP dan Reguler dibuka. Penggemar ternyata bisa menunggu giliran untuk masuk dengan sangat tertib. Banyak pula penggemar membawa bunga anggrek kesukaan Morrissey.

Konser Bebas Daging, Kamera, Rokok dan Makanan

[caption id="attachment_12711" align="aligncenter" width="735"]feedme-id-morrissey_6 Foto: FeedMe.id/KiosPLAY[/caption] Seperti konser sebelumnya, mantan pentolan The Smiths punya riders yang bikin repot penggemar. Penggemar yang nonton konsernya gak diperbolehkan merokok di area konser, makan apalagi memakan daging, bawa minum ke venue dan yang paling berat dilarang membawa kamera. Bahkan membawa gopro dan selfie sticks sekalipun gak boleh lho. Alhasil penonton cuma bisa jeprat-jepret pakai kamera ponsel. Sejujurnya, hal ini cukup mengganggu penonton lainnya. Untungnya penggemar Moz bukan cabe-cabean yang hobi ngerekam idola tampil dari awal hingga akhir pertunjukkan. Hanya fotografer tertentu yang boleh mengambil gambar menggunakan kamera profesional.  

Moz Menyapa Penggemar dengan Gaya Khas

[caption id="attachment_12712" align="aligncenter" width="735"]feedme-id-morrissey_7 Foto: FeedMe.id/kiosPLAY[/caption] Sebelum memulai konser, seperti biasa, penonton disuguhkan video montage selama 30 menit. Kemudian ia muncul ke atas panggung dan disambut teriakan meriah oleh penonton. Moz naik ke atas panggung tepat pukul 20.05 WIB. Ia mengenakan kemeja khas ala Morrissey dengan dibiarkan terbuka tiga kancing. Ia menyapa penggemar dengan bilang, ?My Heart....my heart...my heart Jakartaaa...? Sapaannya membuat penonton semakin bersemangat. Moz membuka penampilannya dengan menyanyikan lagu ?Suedehead? yang diambil dari album lawas Viva Hate dirilis tahun 1988. Penonton pun ikut menyanyikan lagu bergenre ?80s alternative. Lagu kedua ia menyanyikan lagu yang paling dihafal oleh seluruh penggemar Moz yaitu ?Alma Matters.? Penonton di GBK Sports Complex Senayan tampak gak peduli dengan kondisi becek lapangan. Penonton menyanyikan lagu yang diambil dari album Maladjusted tersebut. Pada pertengahan lagu ?Alma Matters? ia bilang kepada seluruh penonton ?oh nice...very nice...c?mon? Ucapannya bukannya tanpa alasan Feedies, soalnya seluruh penonton yang hadir ikut bernyanyi bersamanya. Pada lagu ketiga ia masih membawakan lagu lawas ?Everyday Is Like Sunday? yang diambil dari album Viva Hate yang dirilis tahun 1988. Tampaknya Moz udah paham betul bikin penonton jadi semakin ?panas? untuk menikmati tiap lagu-lagu yang dibawakan. Penonton dibuat kurang puas dengan penampilan Morrissey. Kanapa ya Feedies?

Moz (Sedikit) Mengajak Nostalgia

[caption id="attachment_12710" align="aligncenter" width="736"]feedme-id-morrissey_12 Foto: FeedMe.id/kiosPLAY[/caption] Penampilan Moz di konser kedua Jakarta tanggal 12 Oktober, membuat penonton bernostalgia, setidaknya untuk sebagian penonton yang gak sempat menyaksikan konser pertama kali di Jakarta tanggal 10 Mei 2012 di Tennis Indoor Senayan. Ia membawakan 19 lagu, 2 lagu diantaranya lagu dari band lawasnya, The Smith ?How Soon Is Now? dan ?Meat Is Murder.? Selebihnya ia membawakan lagu-lagu yang berasal dari album terakhir yang dirilis tahun 2014 World Peace Is None Of Your Business. Beberapa lagu andalan seperti ?Alma Matters,? ?Everyday Is Like Sunday? dan ?First Of The Gang To Die.? Lagu-lagu yang dibawakan oleh penyanyi berusia 57 tahun ini gak jauh berbeda dengan konser pertamanya di Jakarta tahun 2012. Hanya saja, lagu favorit penonton seperti ?All You Need Is Me? dan ?The More You Ignore Me, The Closer I Get? gak dibawakan. Padahal, kalau saja Moz membawakan lagu itu, penonton bakal merasakan atmosfer penampilan yang sedikit berbeda.  

Ending yang Bikin Kecewa

[caption id="attachment_12708" align="aligncenter" width="736"]feedme-id-morrissey_16 Foto: FeedMe.id/kiosPLAY[/caption] Biasanya penampilan akhir sebuah konser ditutup dengan penuh kejutan atau nomor tambahan alias encore. Tapi, pada konser kedua Moz di Jakarta, ia sama sekali gak membuat penonton berkesan. Eh berkesan deh, tapi malah bikin sedikit kecewa. Penyanyi asal Manchester, Inggris menutup penampilannya dengan membawakan lagu ?Meat Is Murder.? Sebelum benar-benar meninggalkan panggung, Moz menunjukkan pesan ke layar. Layar itu menampilkan video tentang pembunuhan hewan-hewan seperti sapi, ayam, dan lain-lain. Layar video yang berdurasi kurang lebih lima menit ditutup dengan pesan ?Apa alasanmu sekarang? Daging adalah pembunuhan.? Lalu video itu mati dan Moz juga gak kembali ke atas panggung.
Agak menyesal dengan ending tanpa encore. Semacam antiklimaks gitu deh. Ditambah dia gak nanyi lagu ?The More You Ignore Me, The Closer I Get,? ujar Febriyanto, mahasiswa ITB yang datang dari Bandung untuk menyaksikan penyanyi idolanya.
Hal serupa juga dirasakan oleh beberapa penonton yang berdiri di samping Feedy. Ia terus berteriak, ?We want more...we want more,? namun, Moz benar-benar menghilang dan lampu panggung mati. Bahkan, beberapa panitia tampak sibuk menurunkan drum set. Yap! Ini merupakan penampilan yang sedikit berbeda. Berbeda dengan penampilan konser pertama yang jauh lebih enerjik dan penuh semangat. Bahkan pada konser pertama ia sempat membawakan lagu dari The Smiths berjudul ?Still Ill? sebagai encore.   Kamu juga nonton Morrissey? Puas gak Feedies? Coba bagikan pendapat kamu ke Feedy ya...

Hiburan

Generasi 90an Berduka, Paman Dolit Meninggal Dunia

Angela Wahyudi | 2 jam yang lalu
Generasi 90an Berduka, Paman Dolit Meninggal Dunia

Buat kamu yang berasal dari era-90an, pasti gak asing lagi dengan tokoh televisi yang suka menghibur anak-anak sambil bernyanyi dan memberikan nasihat, dengan tampilan nyentrik pada wajahnya ini. Sayangnya, kita harus kehilangan sosok tersebut nih, Feedies. Sebab, dia baru aja meninggal dunia. 

FeedMe.id, Jakarta – Dunia hiburan Tanah Air kembali kehilangan tokoh penghibur pada era 90-an. Dia adalah Moch Syafi Saleh alias karakter Paman Dolit. Dia dikabarkan meninggal dunia pada hari ini, Minggu 20 Januari 2019 siang, di Jakarta. Kabar meninggalnya Paman Dolit ini sempat diumumkan oleh Armand Maulana, vokalis band Gigi, lewat postingannya di Facebook pribadinya.

"Innalillahi wa innailahi rajiun. Berita duka. Telah berpulang ke rahmatullah, rekan kerja sahabat kakak dan saudara kita Moh Syafi Saleh atau Mas Memed, hari ini sekitar pukul 12.00 wib. Jenazah akan di shalatkan di RSPP, jakarta selatan dan akan di semayamkan di Sisingamangaraja no 27-29 Jakarta Selatan," tulis Armand Maulana dalam pengumuman meninggalnya sosok di balik Paman Dolit, Minggu.

Sang mantan manajer, Dhani Widjanarko juga membenarkan kabar duka tersebut. Namun, Dhani gak memberikan informasi soal letak kos Paman Dolit tersebut.

"Saya bersama dia di Doctor Dolittle Lab. Dari tahun 1982 dan mendirikan Paman Dolit... Dia freelancer, tapi ya statusnya lebih seperti sahabat yang selalu banyak memberikan masukan kreatif yang aneh-aneh," kata mantan manajer sambil mengenang.

Paman Dolit sempat populer sebagai karakter yang menemani anak-anak era 1990-an. Sosoknya khas dengan hidung besar, kumis, kacamata, topi dan syal.

Orang di balik kostum Paman Dolit sempat menjadi misteri dan pertanyaan publik selama bertahun-tahun. Bahkan, Paman Dolit sempat jadi julukan umum bagi orang yang mengenakan kacamata, kumis, dan hidung besar.

Selamat jalan, Paman Dolit!

 

Subscribe to our newsletter

Connect with us

Event

Jakarta Sneaker Day 2019 Siap Digelar, Banjir Giveaway!

Bagus Prasetiyo | 2 jam yang lalu
Jakarta Sneaker Day 2019 Siap Digelar, Banjir Giveaway!

Ada kabar gembira buat kamu yang demen sneaker nih, Feedies. Tahun ini, Jakarta Sneaker Day (JSD) kembali digelar. Bukan cuma jadi ajang pameran doang, JSD tahun ini juga ada banya giveaway!

FeedMe.id, Jakarta - Jakarta Sneaker Day (JSD) 2019 siap digelar nih, Feedies. Tahun 2019 menjadi ketiga kalinya gelaran ini dilakukan. Asal kamu tahu, JSD merupakan perayaan atas kebangkitan dari budaya sneaker di Indonesia yang menggeliat beberapa tahun terakhir.

"Bakal ada banyak program baru di JSD 2019. Salah satunya CSR kami, yaitu Sneakers for Everyone," uajr Event Director JSD 2019 Andrey Noelfry, saat Feedy temui dalam konferensi pers di Jakarta pada Jumat, 18 Januari 2019.

Andrey menuturkan, rangkaian bencana yang terjadi selama beberapa bulan terakhir membuat JSD ingin juga berkntribusi. "Lewat program ini nantinya kamu bisa menyumbangkan sneaker kamu untuk mereka yang kurang beruntung," ucap Andrey.

Bukan cuma mereka yang terkena bencana aja, Feedies. Kamu juga bisa banget mendapat sneaker cuma-cuma. Pasalnya, akan ada giveaway alias bagi-bagi gratis. Sejumlah sneaer yang akan dibagikan, antara lain Air Max 97/1 Sean Wotherspoon, Nike Air Fear of God SA Black, Off White x Nike Blazer Hallows Eve. Bahkan, ada 1 Unit Honda CBR250RR Black Freedom dan 2 Unit Honda PCX 150 juga lho, Feedies.

Sebagai salah satu event sneaker terkeren, JSD 2019 akan memperkenalkan sejumlah sneaker eksklusif. Beberapa di antaranya adalah Puma Hot Wheels, Puma RS x Toys, Vans Era x Dpe Dapper x JSD Special Edition, dan Puma Cell Endura x Blends.

Tunggu apa lagi, Feedies? Jakarta Sneaker Day 2019 akan berlangsung pada 7-9 Februari 2019 di The Hall Senayan City, Jakarta. Tiket masuk per harinya Rp 80 ribu.

 

Hiburan

Ada Mobil Legendaris Ecto-1 di Teaser Trailer Ghostbusters 3

Abyan Naufal | 2 jam yang lalu
Ada Mobil Legendaris Ecto-1 di Teaser Trailer Ghostbusters 3

Buat kamu-kamu yang suka banget sama film lawas soal pemburu hantu, Ghostbusters, siap-siap bernostalgia ya. Sebab, sekuel ketiga film ini bakalan digarap dalam waktu dekat. Biar nggak penasaranbanget, coba deh cek teaser trailer-nya di bawah ini.

FeedMe.id, Jakarta – Video cuplikan sekuel ketiga Ghostbusters baru aja dirilis. Ghostbusters 3 ini akan mengambil latar di dunia yang sama seperti di dua seri sebelumnya. Itu artinya para penggemar pembasmi hantu di zaman lawas bakal bisa bernostalgia sekaligus menyaksikan petualangan baru mereka.

Dalam teaser berdurasi kurang dari satu menit tersebut menampilkan suatu kondisi di saat malam gelap dengan angin bertiup kencang sambil mengarah ke sebuah Gudang tua. Di Gudang itulah terdapat sinar menyala dan sebuah tirai yang perlahan terbuka berisi mobil tua ikonis Ghostbusters, Ecto-1.

Suasana dan tone yang ditampilkan dalam video tersebut pun seakan bikin kita gak sabar buat menyaksikan film bernuansa horor dengan balutan komedi terbaru ini. Jason Reitman yang merupakan anak dari sutradara Ivan Reitman, selaku sutradara dua sekuel sebelumnya kini tengah bersiap-siap untuk memulai proses produksinya.

Kabarnya, film ini akan menceritakan generasi baru penerus para pemburu hantu. Sayangnya, belum ada informasi lebih lanjut mengenai para pemain yang akan tampil di filmnya. Ghostbusters 3 rencananya bakal dirilis pada 2020 mendatang.

Gimana, penasaran dengan film lengkapnya? Tunggu tahun depan ya, Feedies.

Viral

Seram, Ini Makhluk yang Dimangsa Paus Purba Sebelum Mati

Abyan Naufal | 2 jam yang lalu
Seram, Ini Makhluk yang Dimangsa Paus Purba Sebelum Mati

Makhluk zaman purba memang mengerikan banget, Feedies. Namun, spesies ikan yang hidup pada zaman purba satu ini dikenal sebagai predator paling mengerikan di laut. Kengeriannya bisa kamu rasakan dari makanan terakhirnya berikut ini.

FeedMe.id, Jakarta – Nenek moyang paus dikenal sebagai makhluk mengerikan yang berada di lautan pada jutaan tahun lalu. Memiliki nama Basilosaurus yang berarti raja kadal, spesies ini punya tubuh yang berliku-liku seperti ular.

Dilansir dari The Independent via Geeq, belum lama ini proses penggalian di Mesir telah mengungkap makanan terakhir yang disantap oleh sang predator lautan tersebut. Gigi bergerigi dari Basilosaurus menunjukkan bahwa ia merupakan hewan buas yang juga memangsa jenis paus lainnya.

Saat ahli paleontologi menemukan spesimen sepanjang 15 meter pada 2010, mereka menemukan tulang rusuk dan tulang belakang paus purba ini tampak gak berujung dan diselingi dengan tulang-tulang lainnya.

Selain itu, juga ditemukan tulang ikan lain di dekat sisa-sisa hewan ini. Kerangka tersebut diketahui milik spesies paus kuno lain yang bernama Dorudon atrox. Tulangnya terkumpul di dalam rongga tubuh Basilosaurus.

Dari penemuan tersebut dapat disimpulkan bahwa Dorudon atrox adalah mangsanya. Hal ini juga didukung oleh tanda gigitan yang ditemukan pada tulang mereka. Dokter Manja Voss, selaku pemimpin penelitian dari Natural History Museum Berlin, mengatakan bahwa penemuan ini merupakan bukti Basilosaurus adalah predator tertinggi yang memakan mangsanya secara langsung.

Dalam studi yang dimuat dalam jurnal PLOS INE,. Voss dan tim mengungkapkan bahwa nenek moyang paus ini kemungkinan mirip dengan paus orca atau pembunuh yang masih ada hingga saat ini.

Hiburan

Ikut #10YearsChallenge, Wajah Kendall Jenner Bikin Shock!

Angela Wahyudi | 2 jam yang lalu
Ikut #10YearsChallenge, Wajah Kendall Jenner Bikin Shock!

Secantik-cantiknya Kendall Jenner, nyatanya dia juga pernah lho mengalami fase jerawatan parah di wajah. Asal kamu tahu, dia juga manusia biasa, Feedies. Lewat #10YearChallenge, begini wajah berjerawatnya!

FeedMe.id, Jakarta – Memiliki profesi sebagai model, Kendall Jenner dituntut harus selalu sempurna dalam setiap kesempatan. Nah, tapi jangan lupa bahwa dirinya juga wanita biasa yang bisa berjerawat juga.

Kalau ngomongin soal jerawat, kakak dari Kylie Jenner ini selalu terbuka soal perjuangannya melawan jerawat. Ingat dong sama penampilannya waktu berjalan di red carpet pada acara Golden Globes tahun lalu? Publik dikejutkan dengan wajahnya yang berjerawat namun tetap percaya diri.

Lewat #10YearsChallenge yang viral itu, Kendall memutuskan untuk membagikan sepuluh tahun perjuangannya melawan jerawat di Instagram Stories miliknya. Dengan memposting foto masa kecilnya waktu berumur 13 tahun, dia menulis, "I was 13 and ran home crying every day because people would stare at my skin."

Dirinya juga melanjutkan dengan mengunggah foto no-makeup selfie, untuk menunjukkan kulitnya yang sekarang udah bersih.

Ngomong-ngomong, Kendall juga terpilih jadi wajah baru dari Proactiv, sebuah brand acne skincare populer di Amerika.

Tuh, kamu jangan minder ya, Feedies, kalau jerawatan, soalnya Kendall Jenner pun masih suka jerwatan tapi tetap percaya diri tuh!

TOP