Hiburan

3 Film Animasi Ghibli Paling Populer yang Harus Kamu Tonton

Abyan Naufal | 15 January 2019 - 14:00
3 Film Animasi Ghibli Paling Populer yang Harus Kamu Tonton

Ghibli adalah salah satu studio animasi paling populer di Jepang. Studio ini udah menelurkan banyak film animasi yang keren banget. Dari sekian banyak film animasi populer itu, tiga di bawah ini harus kamu tonton.

FeedMe.id, JakartaNggak bisa dipungkiri lagi, Ghibli adalah salah satu studio populer banget di Jepang sana. Studio yang berdiri dari tahun 1985 ini udah menghasilkan banyak banget film animasi yang melekat di hati banyak orang. Nah, buat kamu yang belum pernah nonton film produksi dari studio Ghibli, nih Feedy kasih rekomendasi film animasi dari Ghibli yang populer dan harus kamu tonton.

Grave of the Fireflies (1988)

Kalau kamu mau nonton film besutan Ghibli, film satu ini wajib banget kamu tonton. Namun, buat nonton film ini kamu harus siap-siap banyak tisu ya, Feedies. Soalnya, film ini sedih banget. Film ini bercerita tentang kehidupan kakak adik yang harus bertahan hidup di masa perang sehabis ledakan bom Kobe.

Spirited Away (2001)

Film yang keluar pada 2001 ini bercerita tentang sebuah keluarga yang lagi pindah rumah dan tiba-tiba masuk ke petualangan aneh, nyeremin dan menakjubkan. Setiap adegan di film ini bisa bikin kamu ternganga dengan munculnya monster, penyihir, arwah sampai makhluk aneh lainnya.

My Neighbor Totoro (1988)

Salah satu film animasi studio Ghibli yang paling terkenal dan wajib ditonton adalah film My Neighbor Totoro yang rilis tahun 1988. Film ini menceritakan sorang cewek dan adiknya yang ketemu roh penjaga hutan lucu berbentuk kayak kelinci raksasa. Nonton film ini bikin kamu bakalan happy dan terhibur. Cocok banget deh jadi tontonan keluarga.

Jadi, dari tiga film di atas yang mana yang udah pernah kamu tonton, Feedies?

Hiburan

Lampaui Batman vs Superman, Aquaman Jadi Film DCEU Tersukses

Abyan Naufal | 08 January 2019 - 21:00
Lampaui Batman vs Superman, Aquaman Jadi Film DCEU Tersukses

Sehabis melampau kesuksesan dua superhero Marvel, Guardians of the Galaxy dan Thor: Ragnarok, Aquaman akhirnya resmi ngelewatin film Batman vs Superman: Dawn of Justice dan sekaligus dinobatin sebagai film tersukses di DC.

FeedMe.id, Jakarta – Meskipun mendapatkan kritik yang beragam dari berbagai pihak, James Wan membuktikan bahwa dirinya mampu menggarap film superhero bahkan sukses besar. Film yang dirilis pada Desember 2018 lalu ini memang gak sukses-sukses amat ketika minggu pembukaan di pasar domestik, tetapi sebaliknya film ini sukses besar di pasar internasional.

Sebelumnya, Aquaman berhasil meraup keuntungan mencapai 866 juta dolar AS melewati Thor: Ragnarok dengan angka 854 juta dolar AS dan Guardians of the Galaxy Vol. 2 garapan James Gunn yang menghasilkan 863 juta rupiah. Kini film yang dibintang Jason Momoa tersebut berhasil melewati pencapaian Batman v Superman: Dawn of Justice dan dinobatkan sebagai film tersukses DCEU.

Seperti yang dilansir dari BoxOfficeMojo, Aquaman berhasil mendapatkan keuntungan dari penjualan tiket mencapai 940 juta dolar AS, melewati film-film DC lainnya seperti Justice League (657 juta dolar AS), Suicide Squad (746 juta dolar AS), Wonder Woman (821 juta dolar AS), dan Batman v Superman: Dawn of Justice yang meraup keuntungan mencapai 873 juta dolar AS. Setelah menjadi film tersukses film DCEU, sepertinya Aquaman berpeluang melewati pencapaian Batman: The Dark Knight karya Christopher Nolan mengingat masih ada beberapa waktu hingga Aquaman ditarik dari bioskop.

Pencapaian Aquaman ini berkat larisnya film di pasar internasional, terutama di Cina. Aquaman telah meraup keuntungan mencapai 279 juta dolar AS dari negara tirai bambu ini bahkan melewati keuntungannya di pasar domestik yang hanya mendapatkan 259 juta dolar AS. Kesuksesannya di pasar internasional ini membuat Aquaman menjadi film superhero tersukses kedua di pasar internasional setelah Avengers: Infinity War.

Dengan masih diputarnya Aquaman sekarang, kira-kira Aquaman bisa ngelewatin pencapaian Batman: The Dark Knight nggak ya, Feedies?

Hiburan

Ini yang Terjadi kalau Kamu Nonton Film Interaktif

Abyan Naufal | 07 January 2019 - 08:00
Ini yang Terjadi kalau Kamu Nonton Film Interaktif

Kayak main game, film interaktif bikin kamu bisa nentuin alur dan akhir dari cerita film. Kedengerannya seru sih. Padahal ada hal gak serunya juga. Makanya sebelum nonton film interaktif, coba kamu simak hal apa aja yang bisa terjadi saat dan setelah nonton di bawah ini, Feedies.

FeedMe.id, JakartaNggak cuma buku dan game aja yang bisa interaktif dang ngasih banyak pilihan akhir cerita, sekarang film pun bisa interaktif, Feedies. Itu artinya kamu yang menentukan jalan cerita sang tokoh. Persis kayak film Black Mirror: Bandersnatch yang baru aja tayang di Netflix.

Namun buat kamu yang pertama kali nyoba nonton film interaktif kayak di Netflix, kamu harus memerhatikan beberapa hal yang bakalan terjadi. Ini supaya biar kamu nggak kesal sendiri. Jadi sebelum nonton, coba simak apa yang terjadi kalau nonton film interaktif.

Diajak Mikir

Nonton film biasa juga pasti bikin mikir, sih. Mikirin alur cerita sebenarnya. Namun, kalau nonton film interaktif bisa bikin kamu lebih mikir lagi, Feedies. Habisnya di film interaktif kamu harus memilih keputusan dari tokoh utama. Dijamin deh bikin keputusan lebih mikir daripada nonton film biasa. Namun, masih lebih susah nentuin pilihan waktu pasangan kamu bilang “terserah”, sih.

Gak Bisa Maju dan Mundur Sesuka Hati

Kalau kamu sering nonton film di Netfix, kamu udah tahu dong di aplikasi ini kamu bisa maju mundurin film yang kamu tonton sesuka hati. Nah, tapi hal ini gak berlaku buat film interaktif, Feedies. Kamu gak bisa maju mundur sesuka hati. Semuanya udah lempeng aja, gitu. Jadi kalau kamu penasaran sama endingnya ya harus sabar. Dan, jangan sampai ketinggalan bagian cerita, karena gak bisa mundur.

Dibikin Kecewa

Karena dari awal kamu udah nentuin keputusan dari tokoh utama, kamu pasti punya ekspetasi tertentu kepadanya. Namun, ternyata akhir ceritanya jauh banget dari ekspetasi kamu. Hal ini jelas bakalan bikin kamu kecewa dan kesal abis. Jadi kalau kamu berniat nonton film interaktif, tolong kamu hilangkan dulu harapan yang berlebih dari setiap keputusan kamu ya. Biar kalau kecewa gak kesal-kesal banget.

Penasaran

Karena punya banyak pilihan akhir cerita, kamu bakalan terus-terusan dibikin penasaran sama film interaktif. Alhasil kamu akan terus nonton ulang film ini sampai kamu puas. Untungnya kalau di Netflix sih kamu nggak harus ngulang dari awal, Feedies. Kamu bisa mengulang dari checkpoin tertentu. Ya, tetap aja sih, hal ini bikin durasi film jadi lebih panjang lagi.

Gak Bisa Spoiler

Buat kamu yang suka sombong setiap habis nonton film dan selalu ngasih spoiler ke temen-temen kamu, kamu akan kecewa dengan film interaktif. Karena kamu nggak bisa ngasih spoiler, Feedies. Gimana mau ngasih spoiler. Orang akhir ceritanya kan beda-beda. Tergantung pilihan kamu di sepanjang jalannya film.

Jadi, sekarang udah siap nonton film interaktif, Feedies?

Hiburan

Bukan Bandersnatch, Ini Film Interaktif Pertama di Dunia

Abyan Naufal | 06 January 2019 - 17:00
Bukan Bandersnatch, Ini Film Interaktif Pertama di Dunia

Kalau kamu mengira film Black Mirror: Bandersnatch adalah film interaktif pertama di dunia, kamu salah, Feedies. Bandersnatch mungkin memang film interaktif pertama dari Netflix. Namun, film interaktif pertama di dunia adalah punya film asal Ceko. Penasaran film apa? Simak di bawah ini.

FeedMe.id, Jakarta – Layanan TV streaming, Netflix, baru aja ngerilis film interaktif pertama mereka di bulan Desember 2018 lalu. Hal ini merupakan terobosan baru dan bikin banyak orang kagum. Gak dikit yang mengira film berjudul Black Mirror: Bandersnatch ini adalah film interaktif pertama di dunia.

Padahal kenyataannya, film ini bukan yang pertama di dunia lho, Feedies. Bahkan film interaktif sebenarnya bukan hal yang asing lagi di dunia perfilman. Udah banyak film interaktif lain sebelum Bandersnatch. Salah satunya adalah Late Shift yang hadir di perangkat Apple beberapa tahun lalu.

Sedangkan film interaktif pertama ternyata udah ada dari tahun 60-an, lho. Dikutip dari berbagai sumber, film interaktif pertama di dunia adalah sebuah film black comedy dari Ceko yang berjudul Kinoautomat.

Film ini pertama kali rilis tahun 1967. Disutradarai oleh sutradara Ceko, Radúz ?in?era, Kinoautomat pertama kali tayang di Expo67, Montreal, Kanada. Film yang menceritakan tentang seorang pria yang tinggal di sebuah rumah ini menggunakan dua buah tombol berwarna hijau dan merah buat menentukan alur interaktifnya. Dua tombol ini udah disediakan di setiap kursi tempat film diputar.

Meskipun interaktif dan kamu bisa menentukan keputusan sang tokoh utama, akhir dari film ini tetaplah satu, Feedies. Jadi nggak banyak kayak film interaktif pada saat ini.

Hiburan

Kamu Bisa Ikutan Jadi “Cameo” di Film Bandersnatch

Abyan Naufal | 06 January 2019 - 15:00
Kamu Bisa Ikutan Jadi “Cameo” di Film Bandersnatch

Layanan TV streaming dari Amerika Serikat, Netflix, memberikan terobosan baru dengan menghadirkan sebuah film interaktif. Alur dan akhir cerita di film ini semuanya ditentukan oleh kamu yang menonton. Lucunya, film berjudul Black Mirror: Bandersnatch ini juga bakalan ngajak kamu jadi salah satu “cameo”-nya lho, Feedies.

FeedMe.id, Jakarta – Netflix baru aja merilis film yang keren banget di bulan Desember lalu, Feedies. Film lepas pertama dari serial Black Mirror ini berjudul Black Mirror: Bandersnatch. Lalu apa yang bikin film ini jadi keren?

Film ini jadi keren karena ini adalah film interaktif pertama yang dirilis oleh Netflix. Dengan jenis film interaktif kayak begini, waktu nonton film kamu akan dikasih banyak pilihan di layar Netflix kamu. Pilihan ini akan menentukan arah jalan cerita dari film. Kabarnya ada lima akhir yang berbeda di film.

Lucunya adalah, di salah satu pilihan film ini bakalan menjadikan kamu sebagai “cameo”. Jadi nggak cuma sekadar nentuin pilihan si tokoh utama, kamu juga bakalan ngobrol sama tokoh utama. Tuh, seru banget kan?

Bandersnatch bercerita tentang seorang programer muda bernama Stefan (Fionn Whitehead), yang jadi gila gara-gara bikin game komputer interaktif-nya sendiri. Film ini ditulis oleh Charlie Brooker dan disutradarai David Slade. Sedangkan aktor yang bermain di antaranya ada Craig Parkinson dan Will Poulter.

Hiburan

3 Film Disney Jadul yang Dirilis Ulang Tahun Ini

Abyan Naufal | 06 January 2019 - 13:00
3 Film Disney Jadul yang Dirilis Ulang Tahun Ini

Tahun ini akan ada tiga film remake Disney yang akan tayang, Feedies. Ketiganya merupakan remake dari film klasik mereka yang udah lebih dulu sukses. Film apa aja ya? Langsung simak di bawah ini.

FeedMe.id, Jakarta – Me-remake atau membuat ulang sebuah film jaman dulu alias jadul bukanlah hal yang aneh lagi di dunia perfilman. Banyak judul-judul film di jaman sekarang yang merupakan hasil garapan ulang judul film klasik.

Itu juga yang dilakukan Disney tahun ini. Di tahun 2019 ini, mereka bakalan merilis tiga film remake dari film klasik mereka yang cukup sukses. Film apa aja yang akan dirilis? Langsung simak artikel ini baik-baik ya, Feedies.

Lion King

November tahun lalu kamu pasti udah dihebohkan dengan munculnya trailer film Lion King versi live-action. Nah, film ini merupakan film remake dari versi Lion King yang sukses di era 90-an. Rencananya film yang menceritakan tentang Simba ini bakalan rilis pada pertengahan tahun 2019 ini, Feedies.

Aladdin

Sebelum Lion King beredar, rencananya Disney akan lebih dulu merilis film live-action berjudul Aladdin. Film ini merupakan film remake dari versi animasinya yang juga tayang di era 90-an. Film yang menceritakan tentang Aladdin, lampu ajaib dan Jin ini kabarnya akan tayang pada bulan Mei tahun ini.

Dumbo

Jauh sebelum kesuksesan dua film yang Feedy sebut di atas, Dumbo udah terlebih dulu menuai sukses, Feedies. Nah, Disney akan mencoba mengulang kesuksesannya dengan merilis film remake Dumbo yang akan tayang bulan Maret tahun ini. Film ini menceritakan seekor gajah sirkus kecil yang punya telinga lebar banget sampai-sampai bikin dia bisa terbang.

Jadi, film mana nih yang paling kamu tunggu kedatangannya, Feedies? Kalau Feedy sih nungguin semuanya.

Hiburan

Sukses di Sinetron, Judul-judul Ini Diangkat Jadi Film

Abyan Naufal | 04 January 2019 - 18:00
Sukses di Sinetron, Judul-judul Ini Diangkat Jadi Film

Banyak film Indonesia zaman sekarang ini yang diangkat dari sinetron populer zaman dulu. Contohnya adalah film Keluarga Cemara yang baru aja rilis. Selain Keluarga Cemara, film-film di bawah ini juga diangkat dari sinetron lho, Feedies.

FeedMe.id, Jakarta – Belakangan ini perfilman Indonesia lagi bagus-bagusnya, Feedies. Banyak film baru muncul beberapa tahun belakangan ini. Dari banyaknya film yang muncul ini ternyata ada lho beberapa yang diangkat dari sinetron populer Indonesia. Film apa aja? Langsung cek di bawah ini ya!

Si Doel the Movie

Setelah lama gak muncul, akhirnya kelanjutan ceria si Doel berlanjut lewat film layar lebarnya berjudul Si Doel the Movie. Film layar lebar ini masih diperanin sama Rano Karno dan kawan-kawan dan tayang tahun 2018 kemarin.

Wiro Sableng

Pendekar asli Indonesia ini sempat tenar sebagai serial televisi di Indonesia pada tahun 90-an. Setelah lama gak tayang, Wiro Sableng akhirnya balik lagi lewat film layar lebar dengan judul Wiro Sableng Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212.

Preman Pensiun

Sinetron Preman Pensiun emang belum lama ini tayang di televisi. Namun, serial populer ini udah ditayangkan lewat layar lebar lho, Feedies. Masih dibintangi Eppy Kusnandar, film ini tayang awal 2019.

Keluarga Cemara

Yang terbaru tayang adalah film keluarga Cemara. Film ini diangkat dari drama keluarga yang populer pada jaman dulu. Menceritakan tentang perjuangan sebuah keluarga, film ini dibintangi sama Ringgo Agus Rahman dan Nirina Zubir.

Buat yang udah nonton, menurut kamu bagusan veris sinetronnya atau filmnya, Feedies?

Hiburan

Satu Sekolah sama Cinta dan Rangga, Ini Fakta Film Milly & Mamet

Abyan Naufal | 04 January 2019 - 14:00
Satu Sekolah sama Cinta dan Rangga, Ini Fakta Film Milly & Mamet

Satu lagi film Indonesia yang harus kamu tonton di awal tahun ini, Feedies. Film ini adalah film komedi cinta garapan Ernest Prakasa, Milly & Mamet. Kabarnya film ini masih satu dunia sama cerita Cinta dan Rangga, lho. Penasaran? Baca faktanya berikut ini.

FeedMe.id, Jakarta – Komedian sekaligus sutradara kenamaan Ernest Prakasa kembali membawa film baru di akhir tahun 2018 menjelang tahun 2019. Seperti biasa, film yang dibawa oleh Ernest adalah film bergenre komedi dan juga cinta. Nah, film yang kali ini ia bawa adalah film Milly & Mamet. Sebelum kamu menonton film Milly & Mamet, bahwa harus tahu kalau ternyata ada fakta-fakta seru dari film ini yang jarang diketahui orang. 

Naskah Ditulis Ernest dan Istri

Selain jadi sutradara di film ini, Ernest Prakasa juga berperan dalam penulisan naskah film ini, Feedies. Namun, cowok yang juga nyutradarain film Cek Toko Sebelah ini nggak sendirian dalam menulis naskahnya. Ia menggandeng sang istri, Meira Anastasia buat terlibat dalam pembuatan naskahnya.

Bertabur Bintang

Di film komedi Ernest Prakasa ini, banyak banget bintang-bintang Indonesia yang ikut bermain, Feedies. Contohnya kayak Dennis Adiswara yang berperan sebagai Mamet dan Sissy Priscillia sebagai Milly. Di samping dua pemeran utama itu, ada juga Jullie Estelle, Yoshi Sudarso, Eva Celia dan yang lainnya.

Isyana Bermain Peran kocak

Penyanyi muda ini begitu anggun saat tampil di atas panggung. Namun, kabarnya ia jadi kocak banget saat bermain di film Milly & Mamet. Ya, meskipun gak dapet banyak scene. Namun, banyak lho yang penasaran nonton film ini karena ada Isyana Sarasvati.

Masih Satu Universe AADC

Buat kamu penggemar Ada Apa Dengan Cinta, kamu harus tahu kalau film Milly & Mamet ini ternyata masih satu universe alias satu lingkup cerita sama cerita Cinta dan Rangga lho, Feedies. Ini karena Milly & Mamet satu sekolah sama Rangga dan Cinta.

Oh iya, satu lagi, Feedies, kabarnya Dennis Adhiswara sampai ikutan kursus masak lho buat meranin tokoh Mamet ini. Soalnya, dalam cerita Mamet memang kerja jadi chef.

Hiburan

Sebelum Nonton, Simak Dulu Fakta Film Keluarga Cemara 2019

Abyan Naufal | 04 January 2019 - 10:00
Sebelum Nonton, Simak Dulu Fakta Film Keluarga Cemara 2019

Setelah diumumkan tahun lalu, akhirnya film drama keluarga berjudul Keluarga Cemara hadir di bioskop-bioskop Indonesia. Nah, sebelum menonton film ini, ada baiknya kamu baca dulu fakta-faktanya di bawah ini, Feedies.

FeedMe.id, Jakarta – Sinetron legendaris Indonesia yang berjudul Keluarga Cemara akhirnya diangkat ke layar lebar dengan judul yang sama. Film ini udah tayang di awal Januari lho, Feedies. Film ini dijamin bisa bikin kamu bernostalgia. Namun, sebelum nonton film Keluarga Cemara, ada baiknya kamu baca dulu fakta-faktanya di bawah ini.

Abah dan Emak diperanin Artis Berpengalaman

Di film Keluarga Cemara terbaru ini, sejumlah artis berpengalaman ikut bermain di dalamnya lho, Feedies. Contohnya tokoh Abah dan Emak yang diperanin sama aktor Ringgo Agus Rahman dan aktris Nirina Zubir. Selain itu, ada aktor dan aktris pendukung lain yang juga berpengalaman kayak Asri Welas, Maudy Koesnaedy, dan lainnya.

Ada Member Jkt48 Ikutan Main

Ada yang menarik dari deretan pemeran di film Keluarga Cemara, Feedies. Hal ini karena ada member grup idol Jkt48 yang ikutan bermain di sini. Yup, tokoh Euis dalam film ini diperanin sama Zara Jkt48. Sedangkan Ara diperankan Widuri.

Gak Ada Peran Agil

Sinetron Keluarga Cemara zaman dulu dikenal dengan keluarga Abah yang terdiri dari Abah, Emak, Euis, Ara dan Agil. Namun, ternyata sampai film Keluarga Cemara ini tayang, gak ada karakter Agil. Kamu akan dapat jawaban di mana Agil saat kamu udah nonton filmnya.

Masih Diisi Soundtrack yang Fenomenal

Selain cerita drama keluarga yang kental. Salah satu hal yang paling melekat dari Keluarga Cemara adalah lagu soundtrack-nya, Feedies. Nah, di versi film-nya ini, soundtrack yang dibawakan tetep soundtrack fenomenalnya yang berjudul “Harta Berharga”. Namun di versi film, lagu ini dinyanyikan oleh Bunga Citra Lestari.

Hiburan

Sambut Tahun Baru, Joko Anwar Umumkan Proyek Film Terbarunya

Abyan Naufal | 03 January 2019 - 15:00
Sambut Tahun Baru, Joko Anwar Umumkan Proyek Film Terbarunya

Setelah lama gak merilis film, sutradara kenamaan Joko Anwar akhirnya ngumumin proyek film terbarunya di media sosial. Apakah judul film terbarunya? Apakah serem kayak film sebelumnya, Pengabdi Setan? Langsung cek di bawah ini ya, Feedies.

FeedMe.id, Jakarta – Salah satu sutradara kenamaan Indonesia, Joko Anwar, menutup tahun baru dengan mengumumkan proyek film horor terbarunya. Pengumuman ini ia unggah lewat media sosialnya dengan sebuah gambar berupa tulisan “Perempuan Tanah Jahanam (Impetigore)”.

Tulisan gambar tersebut berwarna merah darah dengan latar yang hitam. Dalam unggahan itu, Joko Anwar juga nambahin caption "A new horror thriller. 2019."

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Joko Anwar (@jokoanwar) on

Impetigore sendiri memang proyek kerja sama terbaru Joko Anwar dengan BASE Entertainment, ivanhoe Pictures, CJ Entertainment dan RAPI Films. Namun, kayaknya film ini masih lama tayangnya, Feedies. Pasalnya, proses syuting baru akan dilakukan di Jakarta dan Kudus pada Februari atau Maret tahun 2019 ini.

Impetigore bercerita tentang seorang perempuan kota yang pulang ke desa tempat lahrinya. Tanpa ia sadari, ternyata warga desa di sana udah bertahun-tahun nyariin dia karena pengen ngilangin sebuah kutukan.

Selain proyek film horror ini, di tahun 2019 Joko Anwar juga lagi nyiapin film terbarunya yang diangkat dari komik superhero Indonesia berjudul Gundala. Gundala kabarnya akan dirilis tahun 2019 juga.

Duh, jadi gak sabar ya, Feedies, buat nonton karya-karya dari Joko Anwar.

Hiburan

Kita Dibohongin, Adegan Film Home Alone Ini Palsu Belaka

Angela Wahyudi | 28 December 2018 - 15:00
Kita Dibohongin, Adegan Film Home Alone Ini Palsu Belaka

Home Alone adalah salah satu film liburan terbaik yang selalu ditayangkan di televisi tiap liburan tiba. Namun, sayangnya salah satu adegan ikonis di film tersebut ternyata palsu. Memang benar, masa kecil kita penuh dengan kebohongan, Feedies.

FeedMe.id, Jakarta - Dirilis pada 1990, Home Alone merupakan salah satu film yang gak bisa dipisahkan dari masa kecil generasi 90an. Film yang meraup keuntungan sekitar 467 juta dolar AS saat tayang ini gak pernah absen dari televisi menjelang liburan. Dari keseluruhan adegan, terdapat salah satu adegan yang menampilkan Kevin McCallister yang diperankan oleh Macaulay Culkin menjadi penguasa rumah setelah mengetahui dirinya ditinggal sendirian oleh keluarganya.

Di sekuens ini, Kevin terlihat menyaksikan sebuah film gangster yang berjudul Angels With Filthy Souls yang punya satu kalimat ikonis, yaitu “Keep the changes, ya filthy animals,”. Kalo kamu pengen menyaksikan film tersebut, kamu gak akan menemukannya di IndoXXI, Torrent, atau toko VCD lokal, atau di Netflix, gak di mana pun. Sebab, film tersebut adalah palsu alias fiktif

Dilansir dari Comicbook, Angels With Filthy Souls merupakan potongan film fiktif yang dibuat untuk Home Alone dan sekuel dari Home Alone. Film ini merupakan parodi dari film Angels With Dirty Faces yang tayang 1938 dibintangi oleh James Cagney. Rahasia ini terungkap setelah aktor dan sutradara Hollywood Seth Rogen mengunggah cuitan di akun Twitter pribadinya.

Fakta ini membuat geger netizen yang ternyata banyak yang gak mengetahui hal tersebut. Bahkan, salah satu aktor Hollywood kelas atas kayak Chris Evans gak mengetahuinya. Berikut reaksi-reaksi warganet yang gak mengetahui bahwa Angels With Filthy Souls ternyata adalah film fiktif.

Chris Evans sampe Kaget

Rodnet Rothman Ikut Kaget

Dibohongi Seumur Hidup

Hiburan

5 Film Hollywood Paling Banyak Ditonton di Indonesia Tahun 2018

Abyan Naufal | 27 December 2018 - 12:00
5 Film Hollywood Paling Banyak Ditonton di Indonesia Tahun 2018

Banyak banget film Hollywood yang masuk ke Indonesia di tahun 2018 ini. Dari sekian film yang masuk, kira-kira film apa aja ya yang paling laris di Indonesia? Langsung aja cek daftarnya di bawah ini, Feedies.

FeedMe.id, JakartaNggak cuma film Indonesia aja, tahun 2018 ini film Hollywood juga banyak masuk ke Indonesia. Dari sekian banyak film Hollywood yang masuk ke Indonesia itu, sebagian besar dari mereka berhasil bawa pulang banyak keuntungan karena laris ditonton. Dilansir dari CNNIndonesia, berikut ini lima film Hollywood yang paling laris di Indonesia.

Mission: Impossible – Fallout

Film yang dibintangi Tom Cruise ini berada di urutan ke-5. Rupanya banyak penonton di Indonesia yang masih suka dengan aksi agen rahasia ini. Selama masa penayangannya di Indonesia, film ini berhasil dapat keuntungan US$ 10.950.422 atau setara Rp 159,3 miliar.

Aquaman

Aquaman memang baru tayang Desember ini. Namun, film superhero DC ini ternyata bisa langsung menghasilkan US$ 5,3 juta atau sekitar Rp 77 miliar. Di pekan kedua penayangannya ini, pendapatan film yang dibintangi Jason Momoa ini udah mendapatkan US$ 11,7 atau sama kayak Rp 170,2 miliar. Angka ini tentu masih bisa bertambah mengingat Aquaman masih tayang sampai sekarang.

Black Panther

Black Panther masuk jadi film paling laris ke-3 di atas Aquaman. Film superhero Marvel ini berhasil bawa pulang US$ 12.448.743 atau sama kayak Rp 181,1 miliar dari Indonesia. Nggak heran kalau film ini laris besar di Indonesia. Soalnya, setelah penayangannya berhenti aja, masih banyak orang yang kena demam Wakanda.

Jurassic World: Fallen Kingdom

Kelanjutan film klasik tentang dinosaurus yang bangkit lagi ini rupanya juga menuai sukses luar biasa di Indonesia. Film ini berhasil bawa pulang US$ 13.950.645 atau sama kayak Rp 203 miliar dari Indonesia.

Avengers: Infinity War

Di urutan pertama film Hollywood yang paling laris di Indonesia tahun 2018 adalah film superhero Marvel, Avengers: Infinity War. Bahkan film ini nggak cuma laris di Indonesia tapi di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri, Avengers: Infinity War berhasil meraup untung sebanyak US$ 25.288.929 atau setara Rp 368 miliar.

Jadi, dari lima film Hollywood paling laris di atas, adakah yang belum sempat kamu tonton, Feedies?

Hiburan

Sadar Gak Sih Kalo Aktris Senior Ini Jadi Cameo di Film Aquaman?

Angela Wahyudi | 25 December 2018 - 16:00
Sadar Gak Sih Kalo Aktris Senior Ini Jadi Cameo di Film Aquaman?

Artikel ini mengandung sedikit spoiler Aquaman. Jadi kalo kamu belom nonton dan gak mau keganggu spoiler, mending skip dulu, Feedies.

FeedMe.id, Jakarta – Kalo kamu akrab dengan film-film musikal, harusnya sih gak asing dengan film The Sound of Music yang dirilis tahun 1965 silam. Film tersebut mengisahkan seorang suster yang bekerja sebagai pengurus anak di rumah petinggi tentara.

Dibintangi oleh Julie Andrews dan Christopher Plummer, The Sound of Music sukses merebut penghargaan bergengsi, Feedies. Sebut aja Film Terbaik dan Sutradara Terbaik (Robert Wise) di Oscar 1966 serta Aktris Musikal atau Komedi Terbaik untuk Julie Andrews di ajang Golden Globe.

Nah, ngomongin Julie Andrews, aktris legendaris tersebut baru-baru ini kembali ke layar lebar, lho. Namun, bukan sebagai perawat anak lagi, melainkan sebagai monster penjaga trisula Raja Atlan. Yup, dia hadir di film Aquamansebagai pengisi suara Karathen.

Dilansir dari CBR, suara Karathen aslinya bukan diisi oleh Julie Andrews. Namun, seiring dengan berjalannya produksi, penulis naskah David Leslie Johnson-McGoldrick bersama James Wan terus menggodok konsep suara Karathen dalam film. Hingga di satu titik, Wan mengeluarkan ide yang unik. Ia berujar,

“Kau tahu? Monster-monster ini selalu diisi suaranya oleh pria. Selalu suara pria yang dalam dan menggelegar. Kali ini aku ingin suara perempuan. Kita tak pernah melihat ini sebelumnya. Jadi, ayo kita bikin Karathen dengan suara perempuan yang kuat.”

Karathen kabarnya jadi salah satu faktor penting lho dalam kisah Aquaman yang merebut tahta Atlantis dari tangan sang adik, Orm Marius alias Ocean Master. Penasaran? Cus! Nonton langsung ya di bisokop.

 

Hiburan

Johnny Depp Gak Muncul Dalam Film Pirates of The Caribbean Reboot, Kenapa?

Angela Wahyudi | 25 December 2018 - 14:00
Johnny Depp Gak Muncul Dalam Film Pirates of The Caribbean Reboot, Kenapa?

Film live-action pertama Disney yaitu Pirates if the Caribbean dipastikan akan punya film reboot, tetapi sayangnya sang aktor Johnny Depp gak muncul alias gak ikut di bawa ke film tersebut. Apa alasannya ya, Feedies?

FeedMe.id, Jakarta - Pirates of the Caribbean merupakan salah satu franchise film yang berhasil meraih kesuksesan. Film pertamanya yang berjudul Pirates of the Caribbean: The Curse of the Black Pearl tayang pada 2003 dan secara mengejutkan sukses besar, baik dari aspek keuntungan maupun kritik. Kesuksesan ini jelas gak bisa lepas dari peran Johnny Depp sebagai Jack Sparrow.

Namun sayangnya, semakin ke sini, seri Pirates of the Caribbean berbanding terbalik terbalik dengan film pertamanya. Sejak film kedua dan seterusnya, Pirates of the Caribbean mengalami kemunduran hingga mendapat kritik negatif dari berbagai pihak. Puncaknya pada film terakhir Pirates of the Caribbean: Dead Men Tell No Tales yang dianggap sangat mengecewakan hingga akhirnya rumah tikus tersebut memutuskan untuk melakukan reboot franchise Pirates of the Caribbean.

Sayangnya, Disney juga memastikan bahwa Johnny Depp gak diajak di proyek reboot Pirates of the Caribbean. Seperti yang dikutip dari Screenrant, Chief dari divisi film live-action Disney Sean Balley mengungkapkan, Pirates of the Caribbean reboot yang naskahnya akan ditulis oleh penulis Deadpool, Rhett Reese dan Paul Wernick, gak akan melibatkan karakter Johnny Depp lagi.

“Kami ingin membawa energi dan semangat yang baru. Saya suka film (bajak laut), tetapi bagian paling menarik mengapa Paul dan Rhett bergabung, kami ingin memberikan usaha yang lebih ekstra. Ini alasannya mengapa tugas ini saya berikan ke mereka,’ ujar Sean.

Bagi yang mengikuti rekam jejak karier Johnny Depp, seharusnya berita ini udah gak mengejutkan. Pasalnya, kehidupan aktor ini terus dipenuhi oleh skandal-skandal dalam beberapa tahun terakhir. Mulai dari kekerasan rumah tangga hingga dugaan menyerang manajer lokasi film City of Lies.

Harus diakui, daya tarik Johnny Depp di industri Hollywood udah mulai meredup sebelum skandal yang menghampiri dirinya yang justru mempercepat redupnya karier Johnny Depp. Dengan tetap membawa Johnny Depp ke proyek Pirates of the Caribbean reboot tentu akan merusak prospek komersial franchise tersebut di kemudian hari.

Sepertinya memang udah saatnya Jack Sparrow berhenti berlayar, Feedies.

 

Film

Apa Sih Bedanya Film Reboot dengan Remake?

Bagus Prasetiyo | 24 December 2018 - 13:00
Apa Sih Bedanya Film Reboot dengan Remake?

Tahun depan akan penuh dengan film-film live action yang di-remake atau dibuat ulang, seperti Lion King dan Aladdin. Ada juga film-film yang di-reboot, kayak Hellboy dan Child’s Play. Lalu apa yang membedakan antara film remake dan reboot? Temukan jawabannya di bawah ini, Feedies.

FeedMe.id, Jakarta - Ada banyak istilah di dunia film, seperti sekuel, prekuel, live-action, hingga trilogi. Ada juga istilah film remake dan film reboot yang kebanyakan penonton menyamakan kedua istilah tersebut supaya gak ribet. Padahal kalo dipelajari, istilah remake dan reboot memiliki arti yang cukup berbeda lho, Feedies.

Kalau mengacu pada penjelasan di Quora, sebagaimana Feedy kutip via GeeQ.id, film remake merupakan film dibuat berdasarkan film aslinya, mulai dari jalan cerita hingga karakternya. Industri film Hollywood biasanya melakukan remake untuk film-film yang dulunya pernah merajai box office.

Tujuannya jelas, untuk mendapatkan keuntungan dengan menghadirkan nostalgia dari film tersebut. Sebut aja Lion King dan Aladdin yang tahun depan akan tayang. Dua film tersebut merupakan film animasi yang populer di era 1990an. Gak heran kalo Disney membawa kembali dua film tersebut dengan gaya live-action.

Sama dengan remake, reboot menciptakan ulang film yang sebelumnya pernah tayang. Namun, yang membedakan dengan remake adalah reboot menciptakan ulang sebuah film, tetapi dengan alur cerita yang baru, entah karena film sebelumnya gagal atau ingin menghadirkan nuansa yang baru. Salah satu contoh film reboot adalah The Amazing Spider-Man yang diperankan oleh Andrew Garfield merupakan reboot dari Spider-Man yang diperankan Tobey Maguire.

Praktik reboot dan remake udah menjadi hal yang umum di industri film Hollywood. Dengan iming-iming ingin menghadirkan kembali kesuksesan sebuah film dengan grafis yang jauh lebih baik, Studio film terus meraup keuntungan dari menghadirkan momen nostalgia tersebut. Memang gak dilarang, tapi udah seharusnya industri film Hollywood tetap menciptakan film-film yang baru agar penonton bisa move on.

Film

Tenang, Will Smith Bakal Jadi Biru Kok di Film Aladdin

Harith Jobs | 22 December 2018 - 16:00
Tenang, Will Smith Bakal Jadi Biru Kok di Film Aladdin

Kamu termasuk yang marah-marah karena melihat penampilan perdana Genie versi Will SMith yang bakal muncul di Aladdin? Kalau iya, tahan dulu amarahmu, Feedies. Soalnya, ada penjelasan kenapa Genie belum biru di penampakan perdananya.

FeedMe.id, Jakarta – Disney akhirnya merilis penampakan perdana karakter-karakter dalam film adaptasi live action Aladdin. Sebut aja Putri Jasmine, Jafar, Genie, dan tentu aja Aladdin sendiri. Dari keempat karakter tersebut, Genie yang diperankan oleh Will Smith jadi sorotan tersendiri, Feedies. Kenapa? Karena dia nggak ada mirip-miripnya dengan Genie versi animasi!

Harus diakui, sang jin lampu ajaib emang nggak terlihat mengesankan dalam penampakan perdananya. Sosok itu bener-bener cuma Will Smith menggunakan pakaian Timur Tengah, plus jenggot dan rambut kuncir. Para fans Aladdin versi animasi pun langsung melontarkan kekecewaan mereka di media sosial.

Namun, usut punya usut, ternyata wujud Genie yang ditampilkan di majalah EW tersebut hanyalah sementara, Feedies. Disney dan Will Smith sendiri sebenarnya udah mengonfirmasi bahwa Genie bakal muncul dalam wujud CGI di dalam filmnya nanti.

“Versi final dari wujud Genie yang diperankan oleh Will Smith belum selesai,” kata pihak Disney menjelaskan dalam artikel dalam majalah tersebut.

Itulah kenapa yang dipamerkan saat ini masih Genie dalam wujud manusianya. Jadi jangan ngomel-ngomel dulu saat melihat penampilan Will Smith sekarang, ya.

Di sisi lain, Guy Ritchie selaku sutradara film ini juga menyebutkan kepribadian Genie versi live action ini bakal sedikit berbeda dengan Genie versi animasi yang diperankan oleh Robin Williams. Meski kepribadiannya agak beda, mereka memastikan wujudnya akan tetap mirip dengan versi animasi. Dengan kata lain, Will Smith bakal jadi biru dan berasap, kok.

Hiburan

Ada Cameo Bintang Film Veteran di Aquaman

Harith Jobs | 22 December 2018 - 14:00
Ada Cameo Bintang Film Veteran di Aquaman

Artikel ini mengandung sedikit spoiler Aquaman. Jadi kalau kamu belom nonton dan nggak mau keganggu spoiler, mending skip dulu, Feedies.

FeedMe.id, Jakarta – Kamu akrab dengan film-film musikal? Kalau iya, harusnya kamu nggak asing dengan film The Sound of Music yang dirilis tahun 1965 silam. Film tersebut mengisahkan seorang suster yang bekerja sebagai pengurus anak di rumah petinggi tentara.

Dibintangi oleh Julie Andrews dan Christopher Plummer, The Sound of Music sukses merebut penghargaan bergengsi, Feedies. Sebut aja Film Terbaik dan Sutradara Terbaik (Robert Wise) di Oscar 1966 serta Aktris Musikal atau Komedi Terbaik untuk Julie Andrews di ajang Golden Globe.

Nah, omong-omong soal Julie Andrews, aktris legendaris tersebut baru-baru ini kembali ke layar lebar, lho! Namun, bukan sebagai perawat anak lagi, melainkan sebagai monster penjaga trisula Raja Atlan. Yup, dia hadir di Aquaman arahan James Wan sebagai pengisi suara Karathen.

Dilansir dari CBR, suara Karathen aslinya bukan diisi oleh Julie Andrews. Namun, seiring dengan berjalannya produksi, penulis naskah David Leslie Johnson-McGoldrick bersama James Wan terus menggodok konsep suara Karathen dalam film. Hingga di satu titik, Wan mengeluarkan ide yang unik.

“Kau tahu? Monster-monster ini selalu diisi suaranya oleh pria. Selalu suara pria yang dalam dan menggelegar. Kali ini aku ingin suara perempuan. Kita tak pernah melihat ini sebelumnya. Jadi, ayo kita bikin Karathen dengan suara perempuan yang kuat,” ujar Wan kala itu.

Karathen sendiri jadi salah satu faktor penting dalam kisah Aquaman merebut tahta Atlantis dari tangan sang adik, Orm Marius alias Ocean Master.

Hiburan

3 Film Marvel yang Dipastikan Punya Sekuel

Harith Jobs | 20 December 2018 - 14:00
3 Film Marvel yang Dipastikan Punya Sekuel

Satu hal yang ditunggu-tunggu jika sebuah film memiliki akhir cerita yang menggantung: Apakah film ini akan punya sekuel? Nah, buat kamu penggemar Marvel, tenang aja. Inilah film-film Marvel yang baru aja dipastikan akan kembali dalam waktu dekat.

FeedMe.id, Jakarta - Hingga detik ini, Marvel Studios telah merilis 20 film layar lebar. Film-film tersebut terdiri dari enam film di fase satu MCU (Marvel Cinematics Universe), enam film fase dua, dan delapan film di fase tiga. Untuk 2019 mendatang, Marvel Studios akan menayangkan tiga film, di antaranya Captain Marvel, Avengers: Endgame, dan Spider-Man: Far From Home. Lantas, film Marvel apa lagi yang akan hadir setelah 2019?

Jika mengacu pada pola yang sama, baik Marvel Studios atau Sony Pictures yang memegang lisensi karakter-karakter Marvel sepertinya akan menghadirkan sejumlah film spin-off dan sekuel dari film-film sebelumnya. Untuk film sekuel, terdapat tiga film Marvel yang baru aja dipastikan akan memiliki sekuel. Apa aja?

Venom

 

Film ini merupakan besutan Sony Pictures yang pertama kali tayang Oktober 2018. Post-credit scene Venom memberi petunjuk bahwa film yang digarap oleh Ruben Fleischer ini akan memiliki sekuel. Petunjuk ini diperkuat dengan pernyataan penulis naskahnya Jeff Pinker.

“Saya gak bisa bilang apa-apa tetapi hal ini (sekuel Venom) akan segera tiba,” ujar Jeff Pinker.

Diprediksi Venom 2 akan tayang pada 2020. Lalu siapa yang akan menjadi villain di Venom 2? Kalau merujuk post-credit scene di atas, kemungkinan besar adalah Carnage.

Doctor Strange 2

Setelah dua tahun terlunta-lunta tanpa kabar yang jelas, Marvel akhirnya memastikan sang Sorcerer Supreme akan memiliki sekuel. Scott Derickson, sutradara Doctor Strange, akan kembali untuk menggarap Doctor Strange 2. Naskahnya diharapkan rampung pada 2019 sehingga produksi akan dimulai pada 2020, dan  Benedict Cumberbatch akan kembali memerankan dokter gaib tersebut.

Spider-Man: Into the Spider-Verse

Baru aja tayang pekan ini, film Spider-Man animasi besutan Sony Pictures udah dipastikan memiliki sekuel. Nggak cuma itu, film yang menghadirkan banyak versi Spider-Man ini juga dipastikan memiliki spin-off lho, Feedies! Joaquim Dos Santos, sutradara dari Avatar: The Last Airbender dipercaya menggarap sekuelnya, sementara David Callahan (The Expendables dan Wonder Woman 1994) ditunjuk sebagai penulis naskah.

Hiburan

5 Film Indonesia Paling Laku di 2018

Abyan Naufal | 19 December 2018 - 17:00
5 Film Indonesia Paling Laku di 2018

Banyak film Indonesia yang rilis di tahun 2018 ini. Dari sekian banyak film ini, kira-kira film apa aja ya yang paling banyak ditonton? Langsung cek aja 5 besar film Indonesia yang paling banyak ditonton di 2018 dalam #KaleidoskopFeedy berikut ini.

FeedMe.id, Jakarta – Di tahun 2018 ini, sineas Indonesia juga merilis film-film keren yang tayang di bioskop. Dari sekian banyak film asli Indonesia yang tayang ini, ada yang sukses dengan membludaknya penonton, ada juga yang sepi peminat.

Lalu, kira-kira di tahun 2018 ini film Indonesia yang mana ya yang paling banyak ditonton di tahun 2018 ini? Dilansir dari filmindonesia.or.id, berikut ini lima film paling banyak ditonton di tahun 2018.

Asih

Film bergenre horor ini berada di urutan kelima dengan jumlah penonton sebanyak 1.714.798 penonton selama masa penayangannya. Film yang dibintangi oleh Shaarefa Daanish, Citra Kirana, Darius Sinathrya dan Alex Abbad ini merupakan film yang diangkat dari novel milih Risa Saraswati.

Si Doel the Movie

Kisah cinta Doel, Sarah dan Zaenab yang dulu cuma ada di layar kaca berlanjut ke layar lebar lewat film Si Doel the Movie. Film yang tayang di Indonesia sejak Agustus 2018 ini berada di urutan ke-4 film paling banyak ditonton dengan 1.757.653 penonton.

Danur 2: Maddah

Risa Saraswati patut berbangga di tahun 2018 ini. Pasalnya setelah Asih, film Danur 2: Maddah yang juga diangkat dari novelnya masuk lima besar film paling banyak ditonton di tahun 2018. Film yang dibintangi oleh Prilly Latuconsina ini berada di urutan ke-3 daftar ini dengan 2.572.672 penonton.

Suzzanna: Bernapas Dalam Kubur

Baru aja dirilis November 2018 ini, film bergenre horor Suzzanna: Bernapas Dalam Kubur berhasil merangsek naik ke urutan 2 daftar film paling banyak ditonton di 2018. Film yang dibintangi Luna Maya sebagai Suzzana ini mendapatkan 3.337.961 penonton dalam masa penayangannya.

Dilan 1990

Setelah menjadi urutan pertama dalam daftar film yang palig banyak dicari di Google Indonesia tahun 2018. Dilan 1990 juga berhasil bertengger di urutan pertama film Indonesia paling banyak ditonton dengan 6.315.664 penonton.

Jadi, dari daftar di atas film mana nih yang udah kamu tonton?

Hiburan

Film-film Paling Banyak Dicari di Google Indonesia Tahun 2018, Ada Dilan

Abyan Naufal | 19 December 2018 - 10:00
Film-film Paling Banyak Dicari di Google Indonesia Tahun 2018, Ada Dilan

Sebelum pergi ke bioskop, biasanya orang nyari review sebuah film di internet. Nah, untuk dapetin review ini kamu pasti nyari judul filmnya di Google deh. Kira-kira film apa aja ya yang paling banyak dicari di Google tahun 2018 ini?

FeedMe.id, Jakarta – Sebelum pergi nonton film ke bioskop, biasanya orang-orang pengen baca atau tahu review-nya terlebih dulu. Untuk itu mereka pun buka Google dan mencari segala informasi tentang film itu.

Di akhir tahun 2018 ini, Google pun membuat daftar film yang paling banyak dicari di Google Indonesia tahun 2018. Kira-kira film apa aja yang paling banyak dicari? Simak daftarnya di bawah ini.

Black Panther

Wakanda Forever! Siapa yang nggak tahu kalimat ini? Kalimat ini sempat menghebohkan hari-hari kita di saat Black Panther lagi booming. Nah, ternyata Black Panther berada di urutan ke-5 dari daftar film yang paling banyak dicari di Google Indonesia tahun 2018 lho, Feedies.

The Nun

Di urutan ke-4 daftar ini ada film yang masih bagian dari The Conjuring universe. Film berjudul The Nun yang dirilis September lalu ternyata juga bikin heboh dan banyak dicari orang di Indonesia. Apakah kamu salah satunya?

Fantastic Beast

Film kedua Fantastic Beast yang berjudul Fantastic Beast: The Crimes of Grindelwald juga rilis tahun 2018 ini. Film yang masih ada di semestanya Harry Potter ini berada di urutan ke-3 daftar ini. Selain karena banyak yang cari review-nya, Feedy yakin banyak yang nyari film ini karena ada makhluk mitologi Indonesia bernama Nagini yang dimasukkan JK Rowling di dalam ceritanya.

Avengers: Infinity War

Avengers: Infinity War adalah salah satu film superhero yang paling banyak diomongin di tahun 2018. Nggak heran akhirnya film yang identik dengan sosok Thanos ini berada di urutan ke-2 dari daftar film yang paling banyak dicari di Google Indonesia 2018.

Dilan 1990

Satu-satunya film Indonesia yang paling banyak dicari di Google tahun ini justru berada di urutan pertama dari daftar ini, Feedies. Adalah Dilan 1990 yang diperankan oleh Iqbal dan Vanesa yang berada di urutan pertama ini.

Jadi, dari lima film yang paling banyak dicari ini, mana yang udah pernah kamu tonton, Feedies?

Hiburan

Deretan Film Terbaik di 2018 Versi FeedMe

Harith Jobs | 16 December 2018 - 16:00
Deretan Film Terbaik di 2018 Versi FeedMe

Mulai dari One Cut of the Dead hingga Aruna dan Lidahnya, inilah deretan film trbaik di tahun 2018 versi FeedMe.id. Adakah film favoritmu di dalamnya? Simak #RekomendasiFeedy berikut ini.

FeedMe.id, Jakarta – Tanpa terasa tahun 2018 udah mau abis nih, Feedies. Itu artinya udah waktunya kita nge-review ada apa aja sih di tahun ini. Kali ini, Feedy mau ngebahas sederetan film terbaik yang hadir selama 2018 ini. Oh iya, film-film yang masuk dalam daftar ini adalah film-film yang dirilis di Indonesia sepanjang tahun 2018 ya, Feedies. Yuk langsung cek di bawah ini!

Black Panther

Nggak bisa dipungkiri, Black Panther yang disutradarai oleh Ryan Coggler adalah salah satu film fenomenal di tahun ini. Film ini nggak cuma sukses dikemas dengan cantik, tapi juga menjadi sebuah fenomena budaya yang dirayakan oleh orang-orang keturunan Afrika di seluruh dunia. Dipenuhi dengan referensi berbagai kebudayaan di benua Afrika, film ini jadi sebuah sarana bagi keturunan Afrika di seluruh dunia untuk mengenal budaya daerah asal mereka.

A Quiet Place

Di ranah horor, Feedy menilai A Quiet Place pantas untuk masuk daftar ini. Berbeda dengan film horor lainnya yang “berisik”, John Krasinski selaku sutradara memilih untuk membangun suasana mencekam dengan keheningan yang panjang. Film ini juga jadi semacam memperkenalkan bahasa isyarat kepada publik dan bahkan merekrut Regan Abbot, seorang aktris tunarungu. Dua hal tersebut dinilai sangat penting bagi komunitas difabel di seluruh dunia.

Avengers: Infinity War

Bagian pertama dari akhir kisah yang dibangun sejak 10 tahun lalu. Infinity War jadi kali pertama kita melihat (hampir) seluruh superhero Marvel Cinematic Universe dalam satu layar. Nggak cuma dipenuhi oleh cast kelas satu, kisah yang diangkat pun nggak receh. Feedy yakin sebagian besar dari kamu pasti bersimpati dan mungkin setuju dengan idealisme Thanos, ya kan?

One Cut of the Dead

Film Jepang rilisan 2017 yang baru ditayangkan di Indonesia pada awal bulan Desember ini bener-bener super unik dan keren abis. Jangan tertipu dengan judulnya, film bertema zombie dan filmmaking ini sebenernya adalah film komedi yang epik, Feedies. FYI, film ini dibuat setelah sang sutradara, Shinichiro Ueda, mengikuti workshop pembuatan film di Enbu Seminar. Bermodalkan 3 juta yen, film ini sukses meraup pendapatan senilai 3 milyar yen!

Aruna dan Lidahnya

Jangan kira Feedy nggak bakal masukin film Indonesia di daftar ini. Aruna dan Lidahnya yang dibintangi oleh Dian Sastro, Nicholas Saputra, Hannah Al Rashid, dan Oka Antara ini menurut Feedy adalah film yang sangat natural. Konflik antar karakter yang dibahas nggak neko-neko dan bisa banget kita temui dalam keseharian. Oh, dan tentu aja jangan lupakan kemunculan makanan-makanan yang sukses bikin penonton laper selama nonton.

Sebelum Iblis Menjemput

Jika tahun lalu ada Pengabdi Setan, kini giliran Sebelum Iblis Menjemput yang sukses meneror penonton Indonesia. Film ini nggak cuma bermodal jumpscare, tapi juga memiliki alur cerita yang jelas. Timo Tjahjanto juga seperti biasa lebih memilih untuk menampilkan adegan slasher yang penuh darah alih-alih ngagetin penontonnya. Namun, hal tersebut justru sukses membangun suasana mencekam sejak awal film.

A Star is Born

Bagi penggemar film drama dan Lady Gaga, nggak mungkin ngelewatin film yang satu ini. Dalam A Star is Born, kamu berkesempatan melihat Lady Gaga sebagai “gadis normal”, jauh berbeda dengan image yang selalu ia tampilkan di panggung. Chemistry antara Bradley Cooper dan Lady Gaga juga sangat terasa, membuat kisah drama dalam film ini jadi “terasa”. Cooper juga banyak dipuji atas kemampuannya menyutradarai film yang dirilis pada bulan Oktober lalu ini.

Shoplifter

Film yang ditayangkan dalam rangkaian Pekan Sinema Jepang 2018 ini berkisah tentang keluarga pengutil yang memutuskan untuk memungut seorang gadis terlantar. Shoplifter berfokus pada drama keluarga dan (lagi-lagi) masalah kehidupan yang sangat mungkin kita temui di dunia nyata. Disutradarai oleh Hirokazu Koreeda, Shoplifter disebut-sebut sebagai film drama terbaik di tahun ini.

Spider-Man: Into the Spider-Verse

 

Film arahan Bob Persichetti, Peter Ramsey, dan Rodney Rothman ini sukses mendapatkan skor 98 persen di Rotten Tomatoes dan udah disebut sebagai film animasi dan film Spider-Man terbaik sepanjang masa. Animasi dalam film ini emang nggak main-main, Feedies. Kita benar-benar seperti melihat halaman komik yang hidup. Kemunculan para Spider-Men dengan karakterisasi yang tepat juga jadi alasan kenapa film ini disebut-sebut sebagai film Spider-Man terbaik sepanjang masa.

Deadpool 2

Deadpool 2 adalah bentuk nyata film sekuel yang jauh lebih bagus dari film pertamanya. Deadpool 2 nggak lagi cuma ngejual adegan gore, tapi benar-benar ada sebuah cerita yang pantas untuk diikuti. Seperti yang dikatakan oleh Deadpool sendiri di dalam film tersebut, Deadpool 2 adalah sebuah film keluarga alih-alih film (anti)hero. Semua karakter utama dalam film ini benar-benar bisa mengambil hati penonton. Feedy bahkan berani bilang penampilan Josh Brolin sebagai Cable dalam film ini jauh lebih bagus daripada aksinya sebagai Thanos di Infinity War.

Hiburan

Sutradara Ini Tolak Pegang Film Black Widow, Alasannya?

Harith Jobs | 15 December 2018 - 14:00
Sutradara Ini Tolak Pegang Film Black Widow, Alasannya?

Tawaran untuk menyutradarai film Marvel Cinematic Universe mungkin hanya bisa muncul sekali seumur hidup. Namun, sutradara ini dengan tegas menolaknya. Kenapa ya?

FeedMe.id, Jakarta – Beberapa bulan yang lalu, Marvel mengonfirmasi film solo Black Widow akan disutradarai oleh Cate Shortland. Shortland akan menjadi sutradara perempuan pertama yang memegang film Marvel Cinematic Universe.

Seperti yang udah Feedy beritakan sebelumnya, Marvel Studios ternyata menyeleksi lebih dari 60 sutradara perempuan untuk menukangi film solo Natasha Romanoff tersebut. Nah, baru-baru ini diketahui bahwa sutradara asal Argentina, Lucrecia Martel, adalah salah satu sosok yang pernah didekati Marvel, Feedies. Namun, kedua belah pihak memutuskan untuk nggak melanjutkan diskusi lebih jauh setelah pertemuan pertamanya.

“Saya diajak bertemu oleh Marvel. Dalam pertemuan tersebut, mereka mengatakan kalau mereka membutuhkan sutradara perempuan karena mereka perlu seseorang yang ingin mengembangkan karakter yang diperankan Scarlett Johansson,” ujar Martel dilansir dari The Daily Pioneer.

Sayangnya, ada satu usulan dari Marvel yang membuat Martel kehilangan minat menukangi film tersebut. Jadi, pihak Marvel ternyata bilang Martel nggak perlu khawatir dengan adegan action, karena action akan dipegang oleh tim dari Marvel sendiri.

“Perusahaan itu tertarik buat merekrut sutradara perempuan, tapi mereka masih berpikir bahwa adegan action hanya bisa dibikin oleh sutradara pria,” ucap Martel lagi.

Dalam kesempatan tersebut, Martel ternyata juga menyoroti beberapa hal yang ia anggap sebagai kekurangan film-film MCU.

“Salah satu hal yang saya tanya pertama adalah bisakah mereka mengubah special effect-nya? Soalnya terlalu banyak sinar laser di sana. Saya rasa itu jelek banget. Soundtrack film Marvel juga terbilang jelek. Anda mungkin nggak setuju dengan saya, tapi saya sulit untuk menikmati film Marvel,” kata sang sutradara.

Wah-wah, pernyataan yang cukup menusuk nih, Feedies. Kamu setuju nggak sama pendapat dia?

Hiburan

Deretan Film Superhero yang akan Bertarung di Oscar

Harith Jobs | 12 December 2018 - 15:00
Deretan Film Superhero yang akan Bertarung di Oscar

Ajang piala Oscar siap digelar tahun depan. Film-film Hollywood dari berbagai genre, termasuk superhero pun berlomba-lomba untuk bisa jadi meraih penghargaan film paling bergengsi. Berikut deretan film superhero yang bakal bersaing di Oscar.

FeedMe.id, Jakarta – Jelang digelarnya Academy Award atau Piala Oscar tahun depan, beberapa film superhero kini tengah diseleksi untuk bersaing menjadi film bergengsi tahun ini, Feedies. Marvel Studios sebagai rumah produksi yang memproduksi franchise film supehero terbesar pun udah mendaftarkan film-film andalannya di ajang Oscar ini.

Dilansir dari Variety, dalam kategori efek visual terbaik kini telah mengumpulkan 20 film untuk disaring lagi. Film-film tersebut mencakup film superhero yang dirilis sejak akhir 2017 hingga 2018.

Adapun beberapa film superhero yang masuk dalam daftar tersebut adalah Ant-Man and the Wasp, Aquaman, Avengers: Infinity War, dan Black Panther. Film-film ini bakal bersaing dengan deretan film dari genre lain, di antaranya Fantastic Beasts: The Crimes of Grindelwald dan The Nutcracker and the Four Realms.

Academy sebagai penyelenggara ajang penghargaan bergengsi ini akan menentukan film-film yang dianggap memenuhi syarat untuk diseleksi lebih lanjut. Akhir Desember ini, panita akan memilih 10 film terpilih yang lolos ke nominasi voting. Academy Awards ke-91 akan digelar pada 22 Januari 2019 mendatang.

Hiburan

Siap-siap, Film Resident Evil Terbaru Segera Dibuat

Abyan Naufal | 11 December 2018 - 19:00
Siap-siap, Film Resident Evil Terbaru Segera Dibuat

Meskipun film terakhirnya berjudul Resident Evil: The Final Chapter, rupanya film zombie yang diangkat dari video game ini masih akan berlanjut lho, Feedies. Film terbarunya ini kabarnya akan mulai syuting di 2019.

FeedMe.id, Jakarta – Buat para gamer ataupun pecinta film berbau zombie pasti tahu banget sama film yang dibintangi Milla Jovovich ini. Film yang diangkat dari serial game berjudul sama itu kabarnya bakalan digarap seri terbarunya lho, Feedies. Dikutip dari CNN, meskipun di film terakhir udah menyematkan kata “final”, rupanya franchise film ini masih bertahan dan akan dibuat versi barunya lagi.

Disebutkan, Johannes Roberts dari film 47 Meters Down bakalan menulis dan menyutradarai film Resident Evil terbaru yang belum dipastikan judulnya ini. Selain judulnya, nama-nama aktor dan aktris yang bakalan main juga masih dalam proses pematangan. Meskipun begitu, syuting udah dijadwalkan mulai di tahun 2019 besok.

Buat kamu penggemar film Resident Evil, kamu pasti tahu film ini udah pernah dibuat sebanyak enam kali. Mulai dari Resident Evil di tahun 2002, Resident Evil: Apocalypse di tahun 2004, Resident Evil: Extinction di tahun 2007, Resident Evil: Afterlife di tahun 2010, Resident Evil: Retribution di tahun 2012 dan Resident Evil: The Final Chapter di tahun 2016.

Ya, udah kita tunggu aja kabar terbaru dari film zombie ini ya, Feedies. Menurut kamu, Milla Jovovich bakal main jadi pemeran utama lagi gak ya?

Hiburan

Hii, Ada Easter Egg Conjuring di Film Aquaman

Harith Jobs | 09 December 2018 - 11:00
Hii, Ada Easter Egg Conjuring di Film Aquaman

Udah jadi rahasia umum bahwa ada sutradara yang memasukkan reference atas karya-karyanya terdahulu di film yang paling baru. James Wan termasuk sutradara yang demen melakukan hal tersebut, dan dia udah nyiapin satu easter egg dari salah satu karya tersuksesnya dalam film Aquaman lho, Feedies. Film yang mana ya kira-kira yang jadi easter egg?

FeedMe.id, Jakarta – Jauh sebelum menyutradarai Aquaman, James Wan lebih terkenal sebagai sutradara film-film horor. The Conjuring, SAW, dan Annabelle adalah beberapa hasil karyanya. Itulah kenapa ia kemudian memutuskan untuk iseng masukin easter egg dari karya terdahulunya dalam Aquaman.

Yes, kamu nggak salah baca, Feedies. Di Aquaman nanti bakal ada easter egg yang merujuk pada film The Conjuring. Nggak tanggung-tanggung, easter egg-nya adalah boneka Annabelle sendiri!

Dilansir dari CBR, boneka mengerikan itu muncul saat Arthur dan Mera bertemu dengan Vulko, pejabat Atlantis, di sebuah kapal yang karam di dasar laut. Kamu bisa melihatnya teronggok di dasar laut, beberapa saat sebelum dua tokoh utama tersebut memasuki kapal. Coba deh nanti cek sendiri pas filmnya udah rilis.

“Jangan-jangan Patrick Wilson adalah Ed Warren yang nyamar jadi Orm?” canda Wan saat ditanya mengenai easter egg tersebut oleh Cinema Blend.

Patrick Wilson memang berperan sebagai Ed Warren, sang pembasmi hantu, dalam film The Conjuring. Dalam film itu jugalah Annabelle pertama kali muncul di layar lebar. Nggak tanggung-tanggung, boneka serem ini langsung ngetop dan dibikinin film spin-off sendiri.

Wilson kini berperan sebagai adik tiri Aquaman, Orm Marius, sang Raja Atlantis yang berniat menyerang dunia daratan. Bakal menarik dilihat bagaimana konflik antara Orm dan Aquaman disajikan dalam Aquaman nanti.

Dibintangi oleh Jason Momoa, Amber Heard, Patrick Wilson, dan Willem Dafoe, Aquaman akan rilis di Indonesia tanggal 12 Desember 2018.

 

 

Hiburan

James Wan Mau Sutradarai Film Batman Versi Horor

Harith Jobs | 08 December 2018 - 10:00
James Wan Mau Sutradarai Film Batman Versi Horor

Ketika kita ngomongin James Wan, pasti yang kebayang langsung sederetan film horor yang mengerikan. Kini setelah ia berkecimpung di dunia superhero, ia pun bercita-cita bikin film Batman dengan nuansa horor! Kira-kira jadinya bakal kayak gimana ya?

FeedMe.id, Jakarta – Sebelum dipercaya untuk menukangi film Aquaman, sutradara James Wan memang lebih terkenal sebagai sutradara film horor. Seri film SAW, Insidious, dan The Conjuring adalah beberapa film horor hasil karyanya.

Dengan track record seperti itu, nggak heran kalau sang sutradara mengatakan ia berminat untuk menyutradarai film Batman tapi versi horor. Hal tersebut ia sampaikan dalam wawancara dengan Heroic Hollywood saat tengah mempromosikan Aquaman.

“Aku kepikiran untuk menyutradarai Batman, tapi versi horornya. Tentu itu hanya cita-cita saya, tapi saya rasa dia emang udah agak horor dari awal. Saya rasa Batman versi horor bakal keren banget,” ujar Wan.

Sebuah pernyataan yang kurang lebih tepat, mengingat kerjaan Batman sehari-hari adalah menebar teror bagi penjahat-penjahat di Kota Gotham. Menurut Batman, semua kriminal itu pasti percaya takhayul dan cara paling efektif menghadapi orang seperti itu adalah dengan menakut-nakutinya.

Di sisi lain, musuh-musuh Batman pun sebenarnya udah mendukung banget buat membuat film Batman versi horor. Misalnya aja, Scarecrow, dia bisa membuat seisi kota berhalusinasi dengan fear toxin buatannya seperti yang udah ditampilkan dalam Batman Begins. Scene itu sebenarnya bisa banget dibikin lebih horor lagi.

Aksi Joker juga bisa banget dibuat dalam nuansa horor slasher ala SAW. Apakah kamu tahu kalau badut mengerikan ini pernah ngulitin orang hidup-hidup di komik?

Hiburan

Ryan Reynolds Bakalan Bikin Film Horor

Abyan Naufal | 07 December 2018 - 14:00
Ryan Reynolds Bakalan Bikin Film Horor

Dikenal sebagai aktor Deadpool, Ryan Reynolds sejatinya juga merupakan produser film anti-hero itu. Baru-baru ini beredar kabar bahwa pria yang baru aja berperan sebagai Pikachu ini juga bakal ngegarap proyek film baru yang bergenre horor.

FeedMe.id, Jakarta – Ryan Reynolds selama ini dikenal lewat aksinya sebagai Deadpool di film Deadpool dan Deadpool 2. Selain berperan jadi aktor, ia juga berperan sebagai produser pada film anti-hero ini.

Nah, baru-baru ini Ryan Reynolds punya proyek film baru lho, Feedies. Lewat perusahaannya Maximum Effort bareng Twentieth Century Fox, New Regency dan Vertigo Entertaintment, Ryan bakalan garap sebuah proyek film horor supernatural.

Bertajuk The Patient Who Nearly Drove Me Out of Medicine, cerita ini sebenarnya diangkat dari novel berjudul sama yang ditulis Jasper DeWitt. Novel ini bercerita tentang seorang dokter muda idealis yang berusaha mecahin sebuah misteri dan nyembuhin seorang pasien yang paling susah ditangani. Namun, sampai sekarang belum ditetapkan siapa aja pemain dan kru yang bakal garap film ini.

Selain proyel film horor supernatural itu, Ryan juga diketahui menandatangin persetujuan proyek-proyek film berjudul Clue, Free Guy, dan Komedi Stoned Alone pada awal tahun ini. Banyak juga ya, Feedies. Kita sebagai penggemar tinggal tunggu aja hasil karya dari proyek-proyek Ryan Reynolds ini.

Hiburan

Produser Terminator di Balik Film Indonesia Foxtrot Six

Abyan Naufal | 07 December 2018 - 10:00
Produser Terminator di Balik Film Indonesia Foxtrot Six

Film aksi Indonesia emang udah diakui dunia. Hal ini terbukti dari film aksi terbaru Indonesia, Foxtrot Six, yang digarap oleh beberapa sineas berpengalaman dari Hollywood. Siapa saja sineas Hollywood yang ikut menggarap film ini?

FeedMe.id, Jakarta – Film aksi Indonesia rupanya mulai dikenal dan dipandang dunia. Buktinya, udah banyak film aksi Indonesia yang dikagumi dunia, kayak The Raid dan yang terbaru The Night Comes for Us.

Salah satu film aksi dari Indonesia yang patut ditunggu adalah Foxtrot Six. Film aksi yang berlatar Indonesia di masa mendatang ini dibintangi oleh Oka Antara, Chicco Jerikho, Arifin Putra, Verdi Sulaeman, Mike Lewis, Rio Dewanto dan juga Julie Estelle.

Yang keren dari film ini adalah, film ini digarap dengan kualitas Hollywood lho, Feedies. Hal ini bisa kamu lihat dari beberapa kru yang merupakan nama lama di perfilman Hollywood. Nama-nama itu, di antaranya adalah Andrew Juano yang menangani VFX The Walking Dead dan Produser kenamaan, Mario Kassar.

Nama terakhir yang Feedy sebut adalah produser film aksi yang begitu terkenal di seluruh dunia. Film-film terkenalnya antara lain ada Rambo dan Terminator. Dengan kerja sama antara Hollywood dan Indonesia ini diharapkan Foxtrot Six jadi salah satu film aksi yang patut kamu tunggu.

Film ini rencananya bakal dirilis pada Februari 2019 nanti. Masih sabar kan buat menunggunya?

Hiburan

Brie Larson Ungkap Beda Captain Marvel dengan Film MCU Lainnya

Harith Jobs | 07 December 2018 - 08:00
Brie Larson Ungkap Beda Captain Marvel dengan Film MCU Lainnya

Sang aktris mengklaim pengalaman aktingnya di film-film drama akan menjadi pembeda Captain Marvel dengan film MCU yang lain. Maksudnya gimana ya kira-kira? Yuk, simak pernyataan sang Captain Marvel di bawah sini, Feedies!

FeedMe.id, Jakarta – Siapa nih yang udah nggak sabar banget buat nonton Captain Marvel? Film yang dibintangi oleh Brie Larson ini emang lagi hype banget, apalagi trailer keduanya baru aja dirilis pekan ini. Film ini juga bakal jadi film bersejarah bagi Marvel Cinematic Universe lho, Feedies. Pasalnya, Captain Marvel adalah film solo pertama yang berfokus pada karakter superhero perempuan di jagat sinema Marvel. Namun selain itu, kira-kira apalagi ya yang bikin film ini bakal beda dengan film MCU sebelumnya?

Dilansir dari Screen Rant, Brie Larson menjanjikan Captain Marvel bakal membawa beban emosional yang besar dan hal itu akan membedakannya dengan film MCU yang lain. Aktris pemenang Oscar ini mengaku sangat terkesan dengan cara tim produksi meramu berbagai unsur seperti drama, komedi, dan action dalam film ini.

“Ketika ada adegan lucu, itu lucu beneran. Saat ada adegan yang penuh unsur emosional, itu juga beneran. Aku bisa membawa pengalaman akting di peran-peran dramatis ke dalam film ini. Aku sangat bangga dengan hal tersebut karena kurasa itu bakal jadi salah satu unsur pembeda dengan film yang lain,” ujar Larson.

Larson sendiri sebelumnya emang lebih dikenal sebagai aktris film drama. Short Term 12 dan Room jadi bukti bagaimana ia bisa menampilkan adegan yang sarat emosi. Penampilannya dalam  Room bahkan sukses mengantarkan dirinya pada penghargaan Aktris Terbaik di Oscar.

Captain Marvel akan dirilis di Amerika pada 8 Maret 2018.

Film

Ternyata, Ada Fakta Tersembunyi di Film The Lion King

Angela Wahyudi | 01 December 2018 - 11:24
Ternyata, Ada Fakta Tersembunyi di Film The Lion King
Masih ingat dengan film The Lion King? Tahun 2019 mendatang, film tentang para hewan itu bakalan di-remake dengan kualitas yang jauh lebih nyata. Namun, sebelum kamu menonton hasil jadinya, Feedy akan bahas dulu beberapa fakta yang belum kamu ketahui di dalam film The Lion King.
FeedMe.id, Jakarta ? Salah satu film kartun yang lagi jadi perbincangan hangat selain SpongeBob adalah Lion King nih, Feedies. Setelah trailer filmnya muncul, secara mengejutkan langsung jadi trending di mana-mana. Gimana enggak? Dengan adanya film ini jadi bikin memori masa kecil keulang lagi, Feedies. Kisah dramatis perjuangan seekor singa bernama Simba menemukan jati diri sebagai sosok pemimpin layaknya sang ayah, Mufasa, menjadi cerita yang selalu terkunci di ingatan. Namun di balik kisah Simba yang bikin kangen masa kecil, ternyata ada berbagai fakta tersembunyi yang mungkin belum banyak diketahui para penonton setia Disney soal film The Lion King.

Erangan Asli

Biar terdengar asli, pengisi suara Simba muda, Jonathan Taylor Thomas, ternyata benar dipukul tanpa rekayasa lho, Feedies Aktor yang udah lama gak terdengar kabarnya ini harus dipukuli dengan ringan di bagian belakang untuk bisa mendapatkan erangan Simba waktu meluncur di bawah tulang punggung gajah dalam adegan makam gajah.

Nama Karakter 

Nala dan Simba (Foto via IMDB) Mungkin menurut kamu beberapa nama karakter di film ini memang terdengar dibuat-buat. Namun siapa sangka, nama-nama karakter ini diambil dari bahasa Swahili, lho. Simba berarti singa atau prajurit yang berani, kemudian Rafiki sang penasehat berarti sahabat. Pumbaa berarti bodoh, malas, atau ceroboh, lalu Sarabi dapat diartikan sebagai sebuah ilusi atau khayalan.

Terselip Sebuah Simbol 

Kalo kalian ingat, di sebuah adegan film, Simba, Timon dan Pumba berbaring di rumput dan membahas bintang. Kemudian tiba-tiba Simba jatuh dan bikin debu beterbangan. Nah, kalo kamu perhatikan secara saksama, ada huruf SFX (special effects) yang terselip di butiran debu terbang tersebut, lho.

Opening

Tadinya, film animasi ini direncanakan dibuka dengan adegan penuh dialog. Hanya aja, hal ini langsung berubah waktu sang produser dan animator mendengar komposisi musik Hans Zimmer berjudul Circle of Life. Mereka terkesan banget dan langsung menjadikan lagu ini sebagai adegan pembuka di film The Lion King yang sampai sekarang lekat di telinga dan mata.

Asal Mula Judul 

feedme.id-the lion king Awalnya, film The Lion King mau dikasih judul diberikan judul King of the Jungle, Feedies. Kemudian akhirnya pihak Disney mengubah judulnya karena mereka sadar bahwa singa gak hidup di hutan. Disney akhirnya mencari judul lain dan yang paling tepat adalah The Lion King.

Film

5 Film yang Wajib Kamu Tonton di Akhir Tahun

Harith Jobs | 30 November 2018 - 18:39
5 Film yang Wajib Kamu Tonton di Akhir Tahun
Akhir tahun segera tiba, liburan akhir tahun pun siap menyambut. Kira-kira ada film keren apa ya di bulan terakhir 2018 ini? Simak ulasan Feedy di bawah ini ya, Feedies.
FeedMe.id, Jakarta - Bertepatan dengan musim libur panjang, studio film kerap kali merilis film-film terbaiknya di bulan Desember. Dari film bertema animasi, horor, hingga aksi, berikut lima rekomendasi film dari Feedy yang wajib ditonton di bulan Desember ini.

Tusuk Jelangkung di Lubang Buaya (6 Desember)

https://youtu.be/F3MjF_Z1xhE
 Suka film horor? Ada film Tusuk Jelangkung yang akan tayang 6 Desember mendatang film ini akan mengisahkan tentang YouTuber bernama Sisi (Nina Cozo) yang kontennya berisi hal-hal mistis. Ia rela melakukan hal apa pun untuk mendapatkan konten terbaiknya. Untuk yang penggemar film horor, film ini sayang banget untuk dilewatkan.

Spider-Man: Into the Verse (12 Desember)

https://youtu.be/tg52up16eq0
 Bosan dengan film Spider-Man versi live action? Film animasi Spider-Man ini cocok untuk kamu tonton. Mengisahkan tentang seorang remaja bernama Miles Morales yang dilatih oleh Peter Parker untuk menjadi Spider-Man. Sekadar info tambahan, berdasarkan ulasan awal yang udah menonton, film ini udah dianggap film terbaik Spider-Man.

Bumblebee (19 Desember)

https://youtu.be/lcwmDAYt22k
Gak perlu takut film ini akan sejelek film Transformers lainnya yang disutradarai oleh Michael Bay, karena film ini merupakan film spin-off Transformers yang berfokus pada kisah karakter Bumblebee yang mendapatkan misi khusus dari Optimus Prime. Di film ini, Bumbleebee yang merupakan sebuah mobil Volkswagen akan menjalankan rencana tersebut dibantu oleh seorang remaja cewek bernama Charlie.

Aquaman (19 Desember)

https://youtu.be/2wcj6SrX4zw
Mungkin ini adalah film superhero yang ditunggu-tunggu oleh penggemar DC. Salah satu jagoan dari Justice League ini akan tayang bersamaan dengan Bumblebee pada 19 Desember mendatang. Berdasakan ulasan yang beredar sih, film yang dibintangi oleh Jason Momoa ini mendapatkan komentar yang positif. Semoga aja bisa mengikuti pencapaian sesama timnya, Wonder Woman.

Milly dan Mamet (20 Desember)

https://youtu.be/zDbWeQP7N6w
Kalo kamu penggemat berat AADC (Ada Apa Dengan Cinta) pasti gak asing degan dua karakter ini. Karakter Milly & Mamet yang cukup populer  akhirnya punya film spin-off sendiri nih, Feedies. Film ini akan menceritakan kisah pahit dan manis rumah tangga Milly dan Mamet setelah menikah. Catat jadwalnya, film ini tayang 20 Desember 2018.

Film

Robin Hood Jadi Film Tergagal di 2018?

Harith Jobs | 27 November 2018 - 00:12
Robin Hood Jadi Film Tergagal di 2018?
Meski dirilis di waktu yang strategis, Robin Hood ternyata gagal mendulang sukses. Gagalnya pun udah mencapai level yang menyedihkan banget, Feedies.
FeedMe.id, Jakarta ? Sang pemanah ulung dari Hutan Sherwood akhirnya kembali ke bioskop. Ini merupakan kali kedua Robin Hood diadaptasi ke layar lebar dalam 10 tahun terakhir. Dibintangi oleh Taron Egerton dan Jamie Foxx, Robin Hood dirilis tepat saat musim liburan Thanksgiving. Lionsgate jelas berharap film ini bisa untung besar dengan rilis di tanggal yang strategis ini. Sayangnya, harapan tinggal harapan. Alih-alih sukses besar, Robin Hood justru menjadi kandidat kuat film dengan jumlah pemasukan terburuk di tahun 2018. Pasalnya, di akhir pekan pertamanya film ini hanya berhasil meraup US$ 14 juta (sekitar Rp200 miliar). Padahal, sekali lagi, film ini dirilis pada musim liburan. Nasibnya di luar negeri pun nggak terlalu bagus, hanya sanggup meraih US$ 8,8 juta dalam jangka waktu yang sama. Total, film ini berhasil meraih sekitar US $22,8 juta dari seluruh dunia. Meski total biaya produksi Robin Hood kabarnya  nggak sampai US$ 100 juta, film ini udah diprediksi nggak akan bisa mendapatkan untung, meski udah nggak memperhitungkan biaya marketing dan distribusi. Benar-benar suram, Feedies. Robin Hood jelas bukan satu-satunya film gagal di tahun 2018 ini. Sebelumnya udah ada Solo: A Star Wars Story di bulan Mei dan The Predator di bulan September yang gagal memenuhi ekspektasi. Namun, kedua film tersebut masih bisa mendapatkan uang setara dengan biaya produksi mereka di pekan pertama. Robin Hood sendiri nggak cuma gagal secara finansial, tapi juga dipandang gagal secara kualitas oleh para kritikus film. Hingga artikel ini ditulis, Robin Hood memiliki skor 13 persen di Rotten Tomatoes dan 5,3 di IMDB.

Hiburan

Tom Felton Ogah Nonton Film Harry Potter Dua Kali

Harith Jobs | 26 November 2018 - 12:00
Tom Felton Ogah Nonton Film Harry Potter Dua Kali
Pemeran tokoh antagonis dari franchise Harry Potter ini kukuh menolak nonton filmnya sendiri lebih dari satu kali. Kira-kira apa ya alasannya?
FeedMe.id, Jakarta ? Harry Potter bisa dibilang adalah franchise paling ngetop di seluruh dunia pada era 2000an. Seluruh buku dan filmnya selalu ditunggu-tunggu oleh para penggemarnya di seluruh dunia. Beberapa dari kamu bahkan pernah membaca atau menonton film Harry Potter lebih dari dua kali. Kamu begitu juga nggak, Feedies? Uniknya, Tom Felton yang berperan sebagai Draco Malfoy memutuskan untuk nggak menonton Harry Potter lebih dari satu kali. Dan, alasannya ternyata menyentuh banget, Feedies. ?Aku selalu nonton film Potter saat penayangan perdana, tapi selain itu nggak pernah. Aku punya impian ingin menontonnya bersama kedua anakku nanti, di saat aku udah lebih tua,? ujar Felton dalam wawancara dengan People Magazine. Dalam wawancara tersebut, Felton juga membantah rumor yang menyebutkan dia dan pemeran Harry Potter lainnya musuhan dan nggak kontak-kontakan lagi. Ia dengan tegas mengatakan bahwa rumor tersebut adalah kebohongan besar. ?Semua baik-baik aja. Beberapa bulan lalu aku bertemu dengan Daniel Radcliffe di Broadway, kabarnya baik. Lalu belum lama ini aku juga abis bertemu dengan Emma Watson dan jalan bareng di pantai,? ujarnya lagi. Tom Felton sendiri saat ini tengah sibuk membintangi serial YouTube yang berjudul Origin. Dalam serial ini, ia bereuni dengan bintang Potter lainnya, Natalia Tena yang berperan sebagai Nymphadora Tonks. Origin bisa kamu tonton di YouTube Premium.

Film

Review Suzzanna: Film Horor yang Bikin Ketawa

Bagus Prasetiyo | 24 November 2018 - 14:17
Review Suzzanna: Film Horor yang Bikin Ketawa
Ratu Horor Indonesia, Suzanna, kembali lagi dalam Suzzanna: Bernapas dalam Kubur. Film ini bisa jadi nostalgia bagi kamu penyuka Suzanna. Namun sayangnya, nostalgia yang dibawa setengah-setengah. Alih-alih seram, film ini malah lucu. Simak #ReviewFeedy berikut ini.
FeedMe.id, Jakarta - Nggak heran rasanya kalau Suzanna diberi gelar Ratu Horor Indonesia. Pasalnya, pemilik nama lengkap Suzanna Martha Frederika ini menghabiskan masa hidupnya dengan bermain film horor. Kini, legenda horor Indonesia tersebut ?dibangkitkan? kembali lewat film Suzzanna: Bernapas dalam Kubur. Artis peran Luna Maya dipercaya memerankan tokoh Suzanna. Oh iya, sekadar untuk kamu ketahui, ada perubahan nama Suzanna saat Luna Maya memainkannya, yakni penambahan huruf ?z?, menjadi Suzzanna, entah apa alasannya. Untuk selanjutnya, Feedy akan memakai ?Suzanna? untuk merujuk almarhumah Suzanna, dan ?Suzzanna? untuk merujuk pada peran yang dimainkan Luna Maya. Kembali soal film Bernapas dalam Kubur, Anggy Umbara selaku sutradara tampaknya ingin membawa kembali sosok Sang Ratu Horor Indonesia. Sayangnya, nostalgia yang dibawa Anggy terkesan setrengah-setengah. Bahkan, alih-alih bikin ngeri, Suzzanna malah memancing tawa. Apa sebabnya?

Riasan, Properti, dan Plot Hole

feedme.id-suzzanna 1 Kenaiatan Sunil Soraya selaku produser terlihat jelas dari topeng yang dipakai Luna Maya. Kalau kamu pernah nonton Mission Impossible, pasti kamu nggak asing dengan adegan memakai topeng berwajah orang lain untuk menyamar. Nah, topeng inilah yang dipakai Luna untuk memerankan Suzzanna. Jadi, ini bukan semata-mata riasan dan tahi lalat aja ya, Feedies. Rencana ini berjalan mulus di trailer film. Banyak warganet terpukau dengan kemiripan Luna Maya dengan almarhumah Suzanna. Namun, kemulusan ini ternoda saat di film. Pada beberapa adegan, kepalsuan wajah terlihat, utamanya di bagian hidung. Luna terlihat memakai topeng. Namun, hal lucu nggak berhenti di situ aja, Feedies. Hal kurang masuk akal lainnya datang dari asal usul Suzzanna jadi sundelbolong. Kalau menilik cerita jadulnya, Suzanna memang kerap sundelbolong, tapi itu ada alasannya. Dalam film Malam Satu Suro, misalnya, Suzanna dari awal memang diceritakan udah jadi sundelbolong, lalu kepalanya ditancapkan paku oleh seorang dukun dan diangkat anak olehnya. Kemudian pada suatu hari, datang orang jahat yanng melepaskan paku di kepala Suzanna sehingga dia kembali menjadi sundelbolong lagi. suzana 6 Sementara di film Malam Jumat Kliwon, Suzanna dikisahkan menjadi istri pertama yang tengah hamil. Istri muda suami Suzanna nggak suka dengan kehadiran Suzanna dan mengirimkan santet. Kehamilan Suzanna kemudian pindah dari perut ke punggung, dan punggungnya meledak. Inilah yang bikin Suzanna jadi sundelbolong. Sedangkan dalam Bernapas dalam Kubur, Suzzanna diceritakan kedatangan perampok. Salah seorang perampok nggak sengaja menusuk Suzzanna dengan batang kayu. Batang ikut menusuk perut Suzzanna yang tengah hamil dan menembus sampai punggung. Suzzanna kemudian menjadi sundelbolong. Namun anehnya, yang bolong hanya punggung. Bukankah ditusuknya dari perut? Eits, masih belum kelar, Feedies. Yuk, cek berikutnya untuk alasan kenapa film ini kurang seram dan malah lucu! Hal kocak lainnya datang dari jalan cerita. Dalam film, sejumlah warga desa dan bahkan pembantu Suzzanna pada bergunjing. Mereka bilang, Suzzanna adalah hantu yang menakuti warga. Anehnya, nggak ada adegan Suzzanna menggoda masyarakat desa. Suzzanna memang mengganggu perampok yang membunuhnya, tapi bukan warga desa. Hal ini tentu beda dengan film jadul Suzanna yang menggoda tukang bakpao, tukang kerupuk, bahkan hansip. Lantas, dari mana warga desa tahu bahwa Suzzanna yang gangguin mereka? Kecurigaan tiga pembantu Suzzanna padahal bisa dieksplorasi lebih dalam. Misalnya, dari aktivitas Suzzanna siang hari. Seharusnya diperlihatkan bedanya Suzzanna sebelum dan setelah jadi setan, saat di rumah. Ketiga pembantunya mungkin bakal punya alasan kuat curiga kepada Suzzanna ketimbang cuma dari cerita warga desa. feedme.id-suzanna Hal kurang masuk akal lain datang dari Asri Welas, yang menjadi pembantu Suzzanna. Asri terlihat memiliki alis yang bisa dibilang cetar. Padahal, film ini mengambil latar waktu tahun 89. Di era itu, belum ada tren membikin alis, terlebih Asri adalah pembantu yang tinggal di desa. Tentu tampilan ini berbeda kalau kita bandingkan dengan Tara Basro, yang bermain di Pengabdi Setan, dengan latar waktu yang nggak jauh berbeda. Tampilan Tara tergolong natural dan sesuai zamannya. Dari sisi properti yang dipakai, ada yang terlihat kurang enak dipandang. Lukisa, di ruan tamu rumah Suzzanna terlihat kayak tempelan di bagian kepala. Kurang rapi. Dan, ini bukan cuma satu lukisan aja, Feedies, tapi beberapa.

Nggak Seram

feedme.id-suzzanna 2 Jumpscare alias adegan ngagetin lumrah ditemui di film horor. Namun, Bernapas dalam Kubur minim akan hal ini. Nggak masalah sebenarnya. Sebab, jumpscare bukan faktor penentu suasana seram di film horor. Hereditary, misalnya, nggak memiliki adegan ngagetin sama sekali. Nggak ada setan yang muncul. Namun, film ini sukses membawa aura mencekam bahkan sampai keluar bioskop. Sayangnya, hal ini gak dimiliki Suzzanna: Bernapas dalam Kubur. Minimnya jumpscare seperti sepaket juga dengan minimnya suasana mencekam. Bahkan, nggak ada misteri yang bikin penonton penasaran akan lanjutan kisahnya. Meskipun begitu, alur kisah Bernapas dalam Kubur tergolong mudah diikuti. Akting Luna Maya pun patut diacungi jempol. Perawakan dan pembawaannya mirip almarhumah Suzanna. Trio pembantu yang terdiri dari Oppie Kumis, Asri Welas, dan Ence Bagus juga sukses menghibur dan menambah warna pada film ini. Feedy memberikan skor 7,5/10 untuk film ini.  

Film

Alasan Film Shazam! Belum Rilis Trailer Baru

Harith Jobs | 19 November 2018 - 15:37
Alasan Film Shazam! Belum Rilis Trailer Baru
Biasanya sih lima bulan jelang rilis, sebuah film seenggaknya udah memiliki dua trailer atau satu trailer ditambah beberapa TV Spot. Kenapa Shazam! baru ngerilis satu trailer doang, ya?
FeedMe.id, Jakarta ? Shazam! jadi salah satu film superhero paling ditunggu tahun depan. Dijadwalkan untuk tayang pada 5 April 2019, film yang dibintangi oleh Zachary Levi ini baru mengeluarkan satu trailer yang dirilis pada Juli lalu. Padahal hanya tersisa sekitar lima bulan hingga filmnya dirilis. Usut punya usut, ternyata ada alasan tersendiri kenapa tim produksi baru merilis satu trailer hingga detik ini: pengerjaan visual effects. Hal tersebut diungkapkan oleh sutradara David Sandberg melalui akun Twitter pribadinya saat menanggapi salah satu pertanyaan dari followers sang sutradara. Followers tersebut menanyakan kapan publik akan mendapatkan trailer Shazam! yang terbaru. ?Saat sudah siap. Satu dari dua trailer. Pengerjaan visual effects butuh waktu,? tulis Sandberg. Tampaknya ia ingin menghadirkan trailer dengan visual effects yang sudah final, Feedies. Pasalnya, ia mengatakan ?trailer dengan visual effects yang nggak selesai, nggak bakal diampuni netizen.? Sebelum ini pun Sandberg juga menyebutkan bahwa kostum Shazam masih dioprek lagi untuk mendapatkan hasil terbaik di layar lebar nanti. Shazam! saat ini tengah dalam proses reshoots alias syuting ulang di Toronto, Kanada. Mengingat Aquaman akan dirilis pada bulan Desember mendatang, tampaknya film sang Raja Atlantis jadi momen bagus untuk ditempeli trailer terbaru Shazam!, ya nggak, Feedies? Rilis pada 5 April 2019, Shazam! disutradarai oleh David F. Sandberg dan dibintangi Asher Angel, Zachary Levi, Mark Strong, dan Djimon Hounsou.

Film

Unik dan Kreatif, Hollywood Bikin Film tentang Unboxing

Abyan Naufal | 19 November 2018 - 09:55
Unik dan Kreatif, Hollywood Bikin Film tentang Unboxing
Harus diakui film yang dibuat oleh Hollywood selalu punya tema yang unik. Mulai dari boneka troll sampai emoji. Semuanya ada. Yang terbaru film Hollywood mengangkat tema dari budaya internet yang beberapa tahun belakangan lagi populer, yaitu unboxing.
FeedMe.id, Jakarta - Hollywood selalu gak pernah keabisan akal untuk membuat film dari hal-hal yang gak pernah terpikirkan, sebut saja Inside Out yang mengisahkan tentang emosi manusia, Emoji yang menceritakan tentang ekspresi manusia yang diungkapkan melalui pesan singkat hingga film Buried yang sepanjang film hanya berlangsung di satu lokasi. Yang terbaru dan lebih aneh akan segera hadir, Feedies. Lahir dari produk dunia maya, Hollywood dikabarkan sedang mengembangkan film tentang unboxing. Seperti yang dilansir Comicbook via Geeq, Rumah produksi film Paramount Players yang merupakan anak perusahan dari Paramount Pictures baru menerima naskah berjudul Unboxing yang ditulis oleh Jim Hecht (Ice Age: The Meltdown) Sesuai dengan namanya, film ini akan berfokus pada tren video unboxing ketika orang-orang merekam diri mereka membuka dan membongkar sesuatu. Bener banget, Feedies. Tren unboxing yang dipopulerkan di Youtube ini akan punya film-nya sendiri. Film ini berkisah tentang Youtuber berumur 11 tahun yang mencoba membongkar brangkas ayahnya untuk kontennya. Namun, tanpa sengaja dirinya melepaskan sesosok peri penipu yang akhirnya berbuat onar di kota.

Mirip Kisah Horor

Dari premisnya, film ini mirip seperti kisah tentang kotak Pandora dan kisah horor anak-anak berjudul Goosebumps. Jadi kemungkinan besar film ini akan dikemas menjadi film bertema horor komedi. Film ini akan diproduksi oleh rumah produksi independen bernama Pocket.watch dengan menunjuk Albie Hecht sebagai produser. Tren unboxing merupakan produk internet yang populer sejak 2006. Awalnya, barang-barang yang dibuka dan dibongkar meliputi pakaian dan teknologi. Namun semakin ke sini, hal apa pun dibuka dan dibongkar, misalnya hal-hal yang berbau mistis yang berkaitan dengan satanisme. Gimana, Feedies, apakah kamu penasaran sama filmnya? Kita tunggu aja deh, ya.

Film

Review A Man Called Ahok: Ini Film Bapaknya Ahok

Harith Jobs | 16 November 2018 - 19:26
Review A Man Called Ahok: Ini Film Bapaknya Ahok
Judulnya mungkin A Man Called Ahok, tapi menurut Feedy sih fokusnya bukan ada di Ahok, melainkan bapaknya Ahok, Tjoeng Kim Nam. Kenapa begitu? Simak #ReviewFeedy selengkapnya di bawah sini.
FeedMe.id, Jakarta ? Pekan lalu, film biopik mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama resmi dirilis di seluruh Indonesia. Film ini disutradarai oleh Putrama Tuta dan dibintangi Daniel Mananta sebagai Ahok. Berbeda dengan anggapan kebanyakan orang, film ini ternyata nggak berfokus pada perjalanan karier Ahok di dunia politik. Di ending memang digambarkan bagian ia memutuskan untuk masuk ke dunia politik sebagai anggota DPR dan kemudian mencalonkan diri sebagai Bupati Belitung Timur. Namun, ya, cuma jadi penutup doang. Baca juga: Temui Ahok di Penjara, Daniel Mananta Tanyakan Hal Ini Fokus A Man Called Ahok ada di masa muda Ahok saat masih tinggal di Belitung Timur. Bagaimana ia digembleng oleh sang ayah, Kim Nam, hingga bisa menjadi sosok yang kita kenal saat ini. Latar waktunya sendiri terbagi menjadi dua, saat Ahok masih umur belasan tahun (diperankan oleh Eric Febrian) dan saat dia udah dewasa. FeedMe.id-a man called ahok Dikisahkan, keluarga Ahok adalah keluarga yang terpandang di Pulau Belitung. Selain karena Kim Nam adalah pengusaha tambang timah yang tergolong sukses, ia juga rajin membantu warga sekitar yang kesulitan finansial. Bahkan, kadang dia nggak ragu meminjam uang ke orang lain untuk membantu orang yang datang ke rumahnya. Kim Nam juga selalu mewanti-wanti anak-anaknya untuk menjadi 'orang' supaya di kemudian hari bisa terus membantu orang-orang yang membutuhkan. Ahok sendiri diminta menjadi seorang pejabat atau dokter. FeedMe.id-a man called ahok 5 Selain itu, Kim Nam pun digambarkan sebagai sosok yang tegas dan antikorupsi. Dalam salah satu adegan, Kim Nam ngajak Ahok dan adiknya untuk ikut bertemu salah satu rekanan bisnis. Di pertemuan tersebut, ketahuan kalau salah satu pegawai Kim Nam ada yang korupsi. Nggak pakai lama, rombongan ayah anak ini langsung pergi ke tambang dan memecat pegawai yang bersangkutan. Adegan lain yang menunjukkan Kim Nam sebagai sosok antikorupsi adalah saat ia menolak mentah-mentah permintaan pungli dari pejabat yang jadi 'penguasa' pertambangan di Belitung Timur, meski pada akhirnya ia menyerah pada kenyataan. Momen tersebut disaksikan oleh Ahok dan digambarkan sebagai salah satu momen penting yang memicu Ahok buat jadi pejabat di masa depan. FeedMe.id-a man called ahok 4 Bagi Feedy, Kim Nam yang diperankan oleh Denny Sumargo dan Chew Kin Wah adalah bintang utama dalam film ini. Kedua aktor tersebut sukses memerankan seorang sosok ayah yang bertekad kuat di dua latar waktu yang berbeda. Denny Sumargo sebagai Kim Nam muda di paruh pertama film benar-benar tampil menawan, Feedies. Aktingnya flawless, chemistry-nya dengan Eriska Rein (Buniarti, Ibu Ahok) dan Eric Febrian juga terasa sangat natural. Ketegasan yang ia tampilkan juga nggak terasa dibuat-buat dan berlebihan. Bermodal 5-10 menit pertama di film ini, kita langsung tahu siapa yang bikin seorang Ahok jadi sosok yang 'berbeda' di dunia politik Indonesia. FeedMe.id-a man called ahok 1 Penampilan yang menawan ini dilanjutkan oleh Chew Kin Wah di paruh kedua film, kali ini dari sudut pandang yang berbeda. Kim Nam tua memang masih tetap dermawan, bertekad kuat, dan tegas. Namun, ketegasan dan tekadnya di paruh kedua ini digambarkan membuat dirinya jadi seorang yang kolot dan anti perubahan. Dia beberapa kali berkonflik hebat dengan Ahok (udah diperankan Daniel) yang berusaha merombak cara kerja di perusahaan tambang keluarga mereka. Semua itu ditampilkan oleh Chew Kin Wah dengan sangat baik. Di beberapa adegan bahkan Feedy sampe ikutan kesel gara-gara kekolotannya. FeedMe.id-a man called ahok 3 Lalu bagaimana dengan penampilan Daniel Mananta sendiri? Menurut Feedy sih B aja, nggak jelek-jelek amat, nggak bagus-bagus amat juga. Garis muka Daniel yang cenderung ramah kayanya bikin dia berusaha keras untuk terlihat berwajah galak tiap muncul di layar. Namun selain itu, bisa dibilang Daniel cukup berhasil menyalurkan emosi seorang Ahok ke layar lebar. Baca juga: A Man Called Ahok Nggak Dibumbui Kisah Cinta Ahok-Vero Apakah film ini wajib ditonton? Menurut Feedy sih iya, terlebih buat kamu yang mungkin sebentar lagi mau menikah dan lagi nyari inspirasi bagaimana caranya jadi orang tua yang baik dan benar. Feedy memberikan skor 7,5/10 untuk film ini.  

Film

Seru, Ryan Reynolds Jadi Pikachu di Film Pokemon

Angela Wahyudi | 16 November 2018 - 14:19
Seru, Ryan Reynolds Jadi Pikachu di Film Pokemon
Bersamaan dengan peluncuran trailer perdana Toy Story, Warner Bros juga meluncurkan trailer perdana film live-action Pokemon yang menampilkan Ryan Reynolds sebagai pengisi suara Pikachu. Bagaimana keseruannya? Simak ulasan di bawah ini, Feedies.
FeedMe.id, Jakarta - Kembali ke 2016, kala itu Legendary Entertainment berencana ingin mengembangkan film live-action Pokemon yang diadaptasi dari game Detective Pikachu. Film yang disutradarai Rob Letterman (Monster vs Aliens) dengan Alex Hirsch dan Nicole Perlman sebagai penulisnya baru aja meluncurkan trailer perdananya. Dilansir dari Screenrant, trailer perdana berdurasi dua menit tersebut menampilkan Ryan Reynolds sebagai Pikachu yang berprofesi sebagai detektif. Film yang diperankan oleh Justice Smith (Jurassic World), Kathryn Newton (Blockers), dan Ken Watanabe ini akan mengeksplorasi hubungan manusia dan Pokemon yang hidup berdampingan. Baca juga: 5 Referensi Film Netflix yang Wajib Kamu Tonton feedme.id-pikachu 2019 Trailer perdana Pokemon Detective Pikachu ini juga menampilkan pokemon-pokemon lain yang tentunya gak asing lagi bagi penggemar Pokemon, misalnya Charmander, Jiggly Puff, Mr Mime, hingga pokemon favorit semua penonton Pokemon, yaitu Charizard. Dengan menggunakan CGI, wujud para Pokemon meliputi bulu-bulu hingga bagian tubuh lainnya terlihat begitu realistis. Namun, satu hal yang nantinya akan sedikit menjadi masalah dalam film ini adalah suara Ryan Reynolds sebagai Pikachu. Suaranya yang khas mengingatkan kita akan perannya sebagai Deadpool. Jadi membutuhkan sedikit waktu bagi penonton untuk menyesuaikan dengan suara Ryan Reynolds yang kerap kali berbicara kasar sebagai Deadpool, mengingat Detective Pikachu adalah film bertema family-friendly. Baca juga: Lucunya Pikachu Jadi Detektif di Live Action Pokemon Kamu bisa melihat trailer perdana Detective Pikachu di bawah ini, Feedies. Pokemon apa yang kamu harapkan muncul di film ini?

Film

Stan Lee Masih Akan Jadi Cameo di Dua Film 2018

Abyan Naufal | 16 November 2018 - 14:12
Stan Lee Masih Akan Jadi Cameo di Dua Film 2018
Sebagai legenda komik superhero, Stan Lee juga dikenal sering menjadi cameo dalam film Marvel. Bahkan film non-Marvel pun beberapa kali memasukan Stan Lee dalam filmnya. Sayangnya, Stan Lee baru saja meninggal di usia yang ke-95. Meskipun begitu, sebelum berganti tahun kamu masih bisa menyaksikan aksinya sebagai cameo di dua film ini, Feedies.
FeedMe.id, Jakarta ? Senin, 12 November 2018, Stan Lee meninggal dunia karena sakit. Stan Lee dikenal sebagai komikus, artis, penulis dan juga produser. Namun, ia lebih dikenal sebagai bapak Marvel, karena menciptakan banyak superhero Marvel. Selain itu, Stan Lee juga dikenal sebagai orang yang sering muncul sebagai cameo sebuah film. Hampir semua film Marvel selalu melibatkan Stan Lee di dalamnya. Bahkan, film dari saingan Marvel, DC pun sempat melibatkan Stan Lee sebagai cameo. Kayak di film animasi Teen Titans. Baca juga: 5 Cameo Stan Lee yang Paling Unik, Ada Animasi dan Game [embed]https://youtu.be/PUZm_CbZZG8[/embed] Dengan kepergian Stan Lee, penggemar Marvel pasti akan merindukan kemunculan kakek bernama asli Stanley Martin Lieber ini. Untungnya, sebelum tahun 2018 ditutup, kamu masih bisa menikmati kemunculan Lee meski sesaat, Feedies.

Dua Film Sebelum 2019

Stan Lee masih memiliki dua judul film yang menampilkan dirinya sebagai cameo. Kedua film itu tayang di akhir 2018 ini. Kedua film yang Feedy maksud adalah Ralph Breaks the Internet dan Spider-Man: Into the Spider-Verse. Keduanya adalah film animasi. Ralph Breaks the Internet rencananya akan tayang pada tanggal 21 November, sedangkan Spider-Man: Into the Spider-Verse akan tayang tanggal 14 Desember. Kedua film ini dipercaya akan jadi penghormatan untuk sang legenda komik superhero. Baca juga: Mengungkap Konspirasi Stan Lee di Setiap Film Marvel Kayak apa ya penampilan Stan Lee di dua film itu? Eits, sabar dulu ya, Feedies.

Film

Aquaman Dijamin Bakal Jadi Film Ramah Anak

Harith Jobs | 16 November 2018 - 14:09
Aquaman Dijamin Bakal Jadi Film Ramah Anak
Jangan takut buat ngajak adik kamu yang masih kecil buat nonton Aquaman, Feedies. Penulisnya sendiri udah ngejamin film ini bisa ditonton oleh anak-anak.
FeedMe.id, Jakarta ? Film superhero pada umumnya memang dibuat untuk dikonsumsi oleh segala umur. Namun, nggak jarang orang tua enggan ngajak anaknya buat ikutan nonton gara-gara khawatir tetap ada adegan-adegan yang nggak pantas dilihat oleh anak kecil. Nah, tampaknya hal tersebut nggak perlu dikhawatirkan buat kamu-kamu yang pengen nonton Aquaman bareng adik atau sepupu yang masih kecil. Pasalnya, penulis naskah film tersebut, David Leslie Johnson-McGoldrick, udah menjamin film yang disutradarai James Wan ini bakal ramah anak, Feedies. Bahkan, Aquaman jadi film pertama di mana ia bisa ngajak anak-anaknya nonton hasil karyanya. Baca juga: Seru, Ryan Reynolds Jadi Pikachu di Film Pokemon ?Ini kali pertama film saya bisa dilihat oleh anak-anak saya sendiri, jadi saya pengen ngajak mereka nonton,? ujar David Leslie Johnson-McGoldrick dalam wawancara dengan Variety. David menulis naskah Aquaman bersama penulis lainnya, Will Beall, dan didampingi penulis komik Aquaman, Geoff Johns. David sendiri sebelumnya udah pernah bekerja sama dengan James Wan sebelumnya dalam The Conjuring 2. ?James Wan tahu bagaimana caranya menghubungkan film dengan penonton. Dalam film horor, biasanya kamu mendukung si setannya. Tapi di The Conjuring, kamu pasti mendukung Ed dan Lorraine,? kata David. Film Aquaman sendiri akan mengadaptasi lepas kisah ?Thrones of Atlantis? yang ditulis oleh Geoff Johns di tahun 2012 lalu. Film ini merupakan kali ketiga Aquaman muncul dalam DCEU. Baca juga: 5 Referensi Film Netflix yang Wajib Kamu Tonton Dibintangi oleh Jason Momoa, Amber Heard, Willem Dafoe, Patrick Wilson, Dolph Lundgren, Yahya Abdul-Mateen II, dan Nicole Kidman, Aquaman akan tayang pada 21 Desember 2018.

Film

Mengungkap Konspirasi Stan Lee di Setiap Film Marvel

Abyan Naufal | 14 November 2018 - 11:40
Mengungkap Konspirasi Stan Lee di Setiap Film Marvel
Di setiap film Marvel, Stan Lee selalu muncul sebagai cameo. Rupanya kemunculannya itu bukan tanpa alasan lho, Feedies. Bagi para penggemar Marvel, kemunculan Lee mempunyai makna di baliknya. Mengutip dari berbagai sumber, Feedy pun makin yakin bahwa Lee memang punya misi khusus sebagai cameo film Marvel. Langsung simak ulasan Feedy di bawah ini.
FeedMe.id, Jakarta ? Kabar duka hadir dari dunia komik dan superhero Marvel. Pasalnya, sang kreator Marvel, Stan Lee, meninggal dunia pada Senin, 12 November 2018 di Rumah Sakit Cedars Sinai Medical Center, Los Angeles, Amerika Serikat. Semasa hidupnya pria bernama lengkap Stanley Martin Lieber ini dikenal sebagai penulis, komikus, dan juga produse. Nggak cuma itu, ia juga dikenal sebagai aktor, ya, meskipun aktor kecil-kecilan. Pasalnya, Stan Lee selalu mengisi peran-peran kecil alias cameo di hampir semua film superhero Marvel. Baca juga: 5 Cameo Stan Lee yang Paling Unik, Ada Animasi dan Game

Makna Tersembunyi

feedme.id-stan lee captain america Peran ini diberikan kepada Stan Lee sebagai penghormatan pada sang bapak Marvel. Namun, bagi para penggemar Marvel, hal ini bukan cuma sekedar penghormatan doang, Feedies. Bagi mereka ada makna tersembunyi di balik munculnya Stan Lee di berbagai film Marvel. Stan Lee sering disebut-sebut sebagai sosok The Watcher, sosok yang bisa berpindah ruang dan waktu dan bertugas sebagai pengawas alam semesta. Sekaligus pengawas para superhero yang melindungi semesta.

Cerita Pada Alien

[embed]https://youtu.be/MJtM6UWh2ns[/embed] Di film Guardians of The Galaxy 2, ada adegan di mana para hero melompati dimensi. Nah, waktu itu, ada satu adegan Stan Lee di sebuah planet pakai baju astronot lagi cerita sama beberapa alien. Di situ ia cerita kalau dia pernah jadi agen pengirim barang FedEx. Sebelumnya, di film Captain America: Civil War Stan Lee emang pernah jadi cameo sabagai agen FedEx yang nganterin barang ke Tony Stark dan salah nyebut namanya. [embed]https://youtu.be/PlDVl2wwkM8[/embed] Di akhir film Guardian of The Galaxy 2, Stan Lee muncul lagi setelah kredit titel. Namun di situ, para alien udah bosan dan pergi ninggalin dia meskipun Stan Lee masih punya beberapa cerita lagi. Hal ini pun menguatkan makna di balik kehadiran Stan Lee di setiap film Marvel. Ternyata dia nggak hadir secara sembarangan. Seperti kata para penggemar Marvel, Stan Lee hadir sebagai pengawas semesta dan para superhero-nya. Bahkan nggak sedikit penggemar Marvel yang menyebut, film Marvel nggak akan diproduksi lagi saat Stan Lee mengungkapkan jati dirinya kepada para superhero. Namun, sepertinya hal itu nggak mungkin terjadi, karena Stan Lee sudah menutup ceritanya di usia 95 tahun. Baca juga: Stan Lee dalam Cameo dari Masa ke Masa Selamat jalan, Stan Lee.

Film

Shun Oguri Akan Bintangi Film Godzilla vs Kong

Harith Jobs | 14 November 2018 - 10:56
Shun Oguri Akan Bintangi Film Godzilla vs Kong
Aktor ternama Negeri Sakura, Shun Oguri, akan melakukan debut di Hollywood lho, Feedies! Sayangnya, belum ada bocoran nih mengenai karakter yang dia perankan di Godzilla vs Kong ini.
FeedMe.id, Jakarta ? Pecinta film Jepang mestinya nggak terlalu asing dengan nama Shun Oguri. Aktor kelahiran tahun 1982 ini udah punya track record yang panjang di dunia akting Negeri Sakura sejak mulai berakting di tahun 90an. Nah, setelah malang melintang di berbagai film dan serial di Jepang, Shun Oguri akhirnya akan debut di Hollywood pada 2020 nanti, Feedies. Oguri dipercaya untuk berperan dalam film keempat MonsterVerse, Godzilla vs Kong, yang baru aja mulai diproduksi pekan ini. Baca juga: 5 Referensi Film Netflix yang Wajib Kamu Tonton Dalam film ini, Oguri akan bergabung dengan sederetan aktor dan aktris yang nggak kalah keren. Sebut aja Alexander Skarsgard (True Blood), Millie Bobby Brown (Stranger Things), Rebecca Hall (Iron Man 3), Elisa Gonzales (Baby Driver), dan Kyle Chandler (Super 8). Oguri sendiri memulai karirnya di dunia akting di tahun 1995, Feedies. Kala itu, Oguri yang baru berusia 13 tahun membintangi sebuah serial berjudul Hachidai Shogun Yoshimune. Sejak saat itu, dia terus meniti kariernya hingga saat ini. Dia seenggaknya udah membintangi lebih dari 100 judul serial televisi, film, dan pertunjukan teater. Beberapa serial televisi dan film yang pernah ia bintangi antara lain Great Teacher Onizuka, Hana Yori Dango, Crows Zero, dan Lupin the Third. Dia juga memulai debutnya sebagai sutradara pada tahun 2010 dalam film berjudul Surely Someday. Godzilla vs Kong merupakan film keempat dalam MonsterVerse buatan Legendary. Film pertama adalah Godzilla (2014), dilanjutkan dengan Kong: Skull Island (2017). Lalu di tahun 2019 nanti, akan tayang Godzilla: King of the Monsters yang dibintangi oleh Vera Farmiga, Sally Hawkins, Bradley Whitford, dan Millie Bobby Brown. Baca juga: Aruna & Lidahnya Masuk 9 Nominasi Piala Citra 2018 Godzilla: King of the Monsters akan tayang pada 31 Mei 2019, sementara Godzilla vs Kong tayang pada 20 Mei 2020.

Santai

Lucu Banget! Rumah Film Kartun Ini Ada di Dunia Nyata

Angela Wahyudi | 13 November 2018 - 14:58
Lucu Banget! Rumah Film Kartun Ini Ada di Dunia Nyata
Untuk membuat penontonnya yang kebanyakan anak kecil berimajinasi, film kartun dan serial animasi kerap menampilkan desain rumah yang unik bagi tokoh utamanya. Beberapa contohnya adalah rumah nanas milik Spongebob atau rumah yang terbuat dari batu milik Flintstones.
FeedMe.id, Jakarta - Desainnya yang unik dan gak masuk akal bikin kita berpikir apa ada rumah di dunia nyata dengan desain yang sama? Namun percaya atau enggak, ada beberapa bangunan atau rumah di film kartun dan serial animasi yang ternyata bisa kamu temui di dunia nyata nih, Feedies. Menariknya, beberapa di antaranya memiliki kesamaan dari segi desain hingga warna dengan rumah yang ada di film kartun. Dilansir dari Brightside, berikut lima rumah film kartun yang ternyata ada di dunia nyata. Baca juga: Ternyata, 11.11 adalah Hari Kemerdekaan Jomblo

The Simpsons

feedme.id-the simpsons Untuk yang mengikuti serial The Simpsons pasti ingat keluarga kecil ini punya rumah dua lantai yang dilengkapi dengan garasi. Rumah berwarna merah ini terletak di Nevada dengan luas 2200 meter persegi. Perusahaan konstruksi bernama Kaufman dan Broad homebuilder ini lah yang membawa rumah The Simpsons ke dunia nyata. Gak cuma desain eksteriornya doang, desain interior dari rumah ini pun mirip dengan rumah di serial televisi The Simpsons.

Up

feedme.id-uo Dalam film Up diceritakan bahwa Carl Fredericksen hidup sendiri di rumahnya yang dikelilingi oleh bangunan-bangunan pencakar langit. Alih-alih menerima uang dari pengembang konstruksi, Carl memutuskan untuk tetap tinggal di rumah tersebut dan terbang menggunakan jutaan balon helium yang terikat di balon. Kisah dalam film Up ini ternyata berdasarkan kisah nyata lho, Feedies. Adalah Edith Macefield pemilik sebuah rumah di Seattle yang menolak 1 juta dolar AS dari pengembang konstruksi untuk menyerahkan rumahnya. Pembangunan pun tetap berjalan, membuat rumah Edith satu-satunya rumah yang bertahan di daerah tersebut di antara gedung-gedung bertingkat. Namun sayang, pada akhirnya rumah tersebut hancur juga.

Spongebob

feedme.id-rumah spongebob Gak cuma Spongebob yang tinggal di dalam rumah nanas, kamu juga bisa tinggal di rumah nanas yang berlokasi di Dominika kok, Feedies. Rumah nanas yang dibangun berdasarkan rumah nanas Spongebob merupakan villa milik Nickelodeon and Nick Resort Puntacana. Berlokasi di Punta Cana, Republik Dominika, rumah nanas ini punya desain interior dan eksterior yang begitu mirip dengan rumah nanas asli milik Spongebob.

Hobbit-hole

feedme.id-rumah hobbit Feedy asumsikan kamu semua pasti pernah menonton Lord of the Rings. Meskipun bukan film kartun atau serial animasi, rumah Hobbit dalam film Lord of the Rings salah satu rumah dengan desain yang unik. Rumah yang kecil tetapi nyaman tersebut ternyata punya replikanya di dunia nyata lho, Feedies. Replika Shire, julukan untuk tempat tempat tinggal Hobbit ternyata berada di Matamata, sebuah daerah yang jaraknya dua jam dari kota Auckland, New Zealand. Sejumlah rumah yang dilengkapi dengan pintu berbentuk bulat tersebut merupakan milik keluarga Alexander yang saat ini dijadikan tempat wisata bernama Hobbiton. Ada yang udah pernah ke sini, Feedies?

Flintstones

feedme.id-rumah flinstones feedme.id-isi rumah flinstones Kalo ditanya, pasti gak ada yang mau tinggal di rumah yang terbuat dari batu milik Flintstones. Namun, kalo rumah yang mirip dengan rumah Flintstones di dunia nyata ini, pasti gak ada yang nolak deh, Feedies. Dibangun di tanah berukuran 2500 meter persegi, rumah yang dibangun bukit Malibu tersebut merupakan villa untuk penyiar televisi dan radio Dick Clark. Berbanding terbalik dengan rumah di serial animasinya yang kuno karena menggunakan latar pra-sejarah, villa ini dilengkapi dengan perabotan-perabotan mewah yang dipadukan dengan desain interior yang begitu mirip dengan rumah Flinstones di serial, termasuk desain lantai, langit-langit, hingga jendela. Baca juga: Nggak Kayak di Dongeng, Ini Fakta Kancil Sebenarnya Ada yang mau tinggal di salah satu rumah ini, Feedies?  

Film

5 Referensi Film Netflix yang Wajib Kamu Tonton

Angela Wahyudi | 13 November 2018 - 11:01
5 Referensi Film Netflix yang Wajib Kamu Tonton
Selain menawarkan film-film kelas blockbuster dengan kualitas gambar yang terbaik, Netflix juga punya serial televisi original yang ngebuat penggunanya betah menonton hingga berpuluh-puluh episode. Gak heran kalo Netflix jadi salah satu layanan streaming tersukses hingga saat ini
FeedMe.id, Jakarta - Serial original Netflix merupakan salah satu alasan kenapa banyak orang yang rela mengeluarkan uangnya untuk berlangganan. Selain menarik, kontennya yang terdiri dari beragam tema dikemas sangat unik sehingga berbeda dengan serial-serial televisi lainnya. Dari horor hingga sci-fi, berikut lima serial televisi Netflix yang wajib kamu tonton, Feedies. Baca juga: Aruna & Lidahnya Masuk 9 Nominasi Piala Citra 2018

The Haunting of Hill House

Diadaptasi dari novel dengan judul yang sama karya Shirley Jackson, serial ini hanya membutuhkan satu season doang untuk jadi pembicaraan orang-orang. Alur ceritanya sangat sederhana, menceritakan tentang keluarga Crain yang pindah ke rumah berhantu pada 1992. Sebuah peristiwa menghampiri keluarga tersebut hingga kabur. Namun 26 tahun kemudian, dua bersaudara Crain kembali ke rumah tersebut untuk mengungkap fakta di masa lalu.

Atypical

Serial ini menceritakan kisah seorang remaja cowok berumur 18 tahun pengidap autisme. Serial yang dibalut dengan humor ini sempat mendapat kritikan dari berbagai pihak karena gagal menggambarkan seorang pengidap autisme. Namun, nyatanya serial ini udah berjalan hingga season ketiga lho, Feedies.

Daredevil

Penggemar Marvel pasti udah gak asing lagi dengan superhero ini. Daredevil yang udah berjalan hingga season ketiga ini merupakan salah satu serial yang masuk daftar rekomendasi serial televisi. Serial ini merupakan adaptasi komik Marvel yang menceritakan kisah seorang pengacara buta bernama Matt Murdock yang setiap malamnya berubah menjadi superhero.

Black Mirror

Diciptakan oleh Charlie Brooker, Black Mirror mengeksplorasi tentang kehidupan bermasyarakat terhadap efek dari teknologi yang berkembang. Serial dengan tema sci-fi ini menerima kritik positif dari penonton dan kritikus karena dianggap berhasil memberi gambaran umat manusia di masa depan. Penasaran kisahnya gimana? Langsung nonton aja.

Narcos

Rasa-rasanya sayang kalo serial ini gak masuk sebagai serial Netflix yang direkomendasikan untuk ditonton. Serial bertema drama kriminal yang akan memulai season 4 ini mengisahkan tentang bandar narkoba di Amerika Selatan, salah satunya raja kokain asal Medellin, yaitu Pablo Escobar. Baca juga: Nussa dan Rara: Animasi Indonesia Kelas Dunia Adakah serial yang disebutkan di atas udah kamu tonton, Feedies?  

Film

Captain Marvel Jadi Film MCU Fase 3 yang Beda Sendiri

Angela Wahyudi | 11 November 2018 - 16:44
Captain Marvel Jadi Film MCU Fase 3 yang Beda Sendiri
Sejak dipastikan akan memiliki film sendiri, Captain Marvel dinyatakan akan menggunakan latar waktu tahun 1990an. Namun, baru-baru ini Disney mengumumkan bahwa film Captain Marvel akan berlangsung di tahun 1995.
FeedMe.id, Jakarta - Fase tiga Marvel Cinematics Universe punya latar waktu yang berbeda, Guardians of the Galaxy berlangsung pada 2014, Black Panther dan Spider-Man: Far From Home berlangsung setelah Captain America: Civil War. Namun, yang paling mengejutkan datang dari cerita Captain Marvel yang akan berlangsung jauh sebelum The Avengers terbentuk. Sebelumnya film tersebut dipastikan akan menggunakan latar waktu 90an hingga akhirnya Disney memastikan kapan berlangsungnya film Captain Marvel. Dilansir dari Screenrant, dalam situs Disney Japan terungkap bahwa film yang dibintangi oleh Brie Larson tersebut akan berlangsung pada 1995. Fakta ini tentu menjawab sejumlah adegan dalamtrailer perdana Captain Marvel. Trailer tersebut menampilkan satu adegan saat Carol Danvers jatuh ke Bumi lalu menghantam toko Video Blockbuster yang mengubah citranya pada 1996. Jadi, sangat gak mungkin jika Captain Marvel berlangsung di akhir tahun 90an. feedme.id-captain marvel blockbuser video Bukti lain yang memberi kesan  Captain Marvel berlangsung di tahun 1995 adalah saat Carol Danvers memukul nenek yang sebenarnya adalah soosk Skrulls yang menyamar di dalam kereta bawah tanah. Adegan tersebut menampilkan peta green line Los Angeles yang baru dibuka untuk umum sejak 1995. feedme.id-captain marvel 1995 Gak cuma mengungkapkan latar waktu Captain Marvel doang, situs Disney Jepang mendeskripsikan kisah Captain Marvel sebagai ?the birth of the Avengers? yang artinya terbentuknya  Avengers. Hal ini menjadi bukti bahwa Captain Marvel akan menjadi pemicu Nick Fury membentuk Avengers. Ini adalah strategi yang brilian mengingat Captain Marvel akan menjadi sorotan utama setelah Avengers 4 berakhir. Captain Marvel tayang 8 Maret 2019.  

Film

Musim Terakhir Game of Thrones Nyaris Jadi Film Trilogi

Harith Jobs | 03 November 2018 - 13:18
Musim Terakhir Game of Thrones Nyaris Jadi Film Trilogi
Terkenal sebagai serial milik HBO, musim terakhir Game of Thrones awalnya direncanakan untuk dirilis sebagai film trilogi lho, Feedies! Pengen tahu alasannya? Cek ulasan Feedy di bawah ini.
FeedMe.id, Jakarta ? HBO dan Game of Thrones adalah dua entitas yang nggak terpisahkan. Berkat HBO-lah kita bisa melihat petualangan fantasi yang menakjubkan dalam serial yang diadaptasi dari novel karya George R.R. Martin tersebut. Namun, kamu tahu nggak kalau musim terakhir Game of Thrones sebenarnya nggak direncanakan tayang di channel tersebut. Dilansir dari Entertainmet Weekly, David Benioff dan Dan Weiss selaku produser Game of Thrones awalnya ingin merilis Game of Thrones Season 8 di bioskop. Menurut mereka, itu adalah satu-satunya cara untuk menunjukkan kemegahan musim terakhir serial legendaris ini. Saat serial ini baru dimulai, tiap episode seenggaknya menghabiskan dana US$ 5 juta. Benioff kala itu pun menyebut HBO sangat bermurah hati untuk menyiapkan dana yang begitu besar di tiap musim. Namun, Benioff dan Weiss tahu semua itu nggak bakal cukup untuk memproduksi musim terakhir. Itulah kenapa mereka kemudian kepikiran untuk mengubah musim terakhir menjadi film trilogi, yang masing-masing filmnya berdurasi sekitar dua jam. Cara tersebut dianggap sebagai satu-satunya jalan mereka bisa mengamankan dana yang begitu besar untuk membuat musim terakhir yang berkesan bagi para fans. ?Itulah yang kami harapkan bisa terjadi. Kami bisa mengakhiri serial ini dengan kisah yang epik namun dengan tingkat familiarity dan investasi pada karakter yang biasanya mustahil dilakukan di film berdurasi dua jam,? ujar Weiss. Sayangnya usulan tersebut langsung mentah dihadapan HBO. Namun, HBO menjanjikan Benioff dan Weiss bahwa mereka akan mendapatkan dana yang dibutuhkan untuk bisa memproduksi musim terakhir Game of Thrones. By the way, ?dana yang dibutuhkan? tersebut ternyata berkisar US$ 15 juta per episode lho, Feedies! Yakin nggak mau dibikin film aja nih, HBO?  

Film

Review Tengkorak: Film Fiksi Ilmiah yang Idenya Keren

Bagus Prasetiyo | 02 November 2018 - 16:15
Review Tengkorak: Film Fiksi Ilmiah yang Idenya Keren
Pemerintah rela melakukan pemubunuhan untuk menutupi sesuatu. IMF juga rela memberi pinjaman kepada Indonesia dengan satu syarat. Kedua hal ini berhubungan dengan Bukit Tengkorak di Yogyakarta. Inilah #ReviewFeedy untuk film Tengkorak.
FeedMe.id, Jakarta ? Jangan menilai sesuatu dari sampulnya masih berlaku, salah satunya untuk film ini. Ya, Tengkorak. Kalau kamu pikir ini film setan atau film berbau seram lainnya ? termasuk mantan ? maka kamu salah, Feedies. Film ini juga bukan bunuh-bunuhan, apalagi bunuh perasaan. Tengkorak adalah film fiksi ilmiah. Film ini tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 18 Oktober 2018. Namun sayangnya, film ini minim apresiasi, makanya jumlah layar yang memutar pun gak banyak. Padahal, ide cerita filmnya tergolong oke punya, lho. Baca juga: Review A Star Is Born: Ketika Lady Gaga Tampil (Luar) Biasa

Bukit Tengkorak dan Makhluk di Dalamnya

feedme.id-tengkorak Dikisahkan, gempa bumi yang sempat mengguncang Yogyakarta pada 2006 lalu membuka sebuah tabir misteri, yakni Bukit Tengkorak. Di bukit itu ditemukan kerangka manusia yang tingginya nyaris 2 kilometer. Ya, kamu gak salah baca, Feedies, 2 kilometer! Kaum agamawan dan ilmuwan jadi bingung dibuatnya. Sejumlah penelitian pun dibuat di tempat itu. Namun ternyata, tempat itu bukan tempat biasa. Seorang gadis peneliti nyaris jadi sasaran pembunuhan oleh satuan khusus dan rahasia bentukan pemerintah Indonesia. Sebabnya, pemerintah menyembunyikan suatu fakta soal bukit ini. Untungnya, sang gadis bisa selamat. Ia diselamatkan anggota satuan yang membelot. Usut punya usut, satuan itu diperintah untuk membunuh semua peneliti di Bukit Tengkorak. Di sisi lain, Dana Moneter Internasional alias IMF (International Monetary Fund) sampai rela melunasi utang Indonesia dan bahkan mau ngasih pinjaman lagi, tapi dengan syarat. Sayaratnya, pemerintah Indonesia harus menghancurkan Bukit Tengkorak. Sontak keadaan ini bikin gaduh masyarakat, Feedies. Akhirnya pemerintah bikin polling. Sebagain besar masyarakat setuju penghancuran bukit ini. Nah, saat penghancuran inilah sebuah fakta mengejutkan terungkap. Ada makhluk lain selain manusia yang mendiami Bumi ini. Eksistensinya yang sempat disembunyikan kini terbongkar.

Bikin Bingung dan Minim Pemain Kenamaan

feedme.id-tengkorak 1 Absennya pemain kenamaan tanah air mungkin jadi alasan utama film ini sepi penonton. Padahal, ide yang dimiliki Tengkorak cukup segar lho, Feedies. Selain itu, genre yang jarang diangkat bisa jadi pemicu lain mengapa film ini kurang ramai. Memang sih, dari segi alur, film ini ngasih teka teki sepotong-demi sepotong yang bikin bingung. Baru di bagian akhir, penonton dikasih tahu apa maksudnya. Biaya produksi yang murah juga bikin film ini enggak maksimal digarap. Meskipun enggak memakai artis terkenal, tapi film ini tetap mampu memberi suguhan apik. Ini gak lepas dari Yusron Fuadi yang tampil sebagai sutradara sekaligus pemainnya. Sebagai sutradara, Yusron bisa mengarahkan pemain dengan apik. Sebagai pemain, ia mampu tampil natural. Baca juga: Selfie Sepuasnya sama Jason Momoa Si Aquaman di Sini Oh iya, satu lagi yang bikin salut, film ini merupakan karya dosen dan mahasiswa sekolah vokasi UGM lho, Feedies. Atas ide cerita yang segar, Feedy beri skor 7,5/10 untuk film ini.  

Film

Film Clueless Bakalan Dibikin Ulang, Siapa Aja Pemainnya?

Angela Wahyudi | 31 October 2018 - 13:51
Film Clueless Bakalan Dibikin Ulang, Siapa Aja Pemainnya?
Kalo biasanya kamu mendengar istilah "cinta lama bersemi kembali", sekarang gantian "film lama bersemi kembali" nih, Feedies. Adalah film berjudul Clueless yang bakal di-remake. Siapa aja pemainnya?
FeedMe.id, Jakarta - Siapa di sini yang pernah nonton film Clueless? Film Chick lit klasik yang rilis tahun 1995 itu memang punya tempat yang spesial di hati penggemarnya karena ceritanya yang relatable banget sampai sekarang. Baca juga: Mungkinkah Disney Buat Ulang Pirates of The Caribbean? Dilansir dari Deadline Exclusive, film ini bakal di-remake oleh rumah produksi Paramount lho, Feedies. Penulis Girls Trip, Tracy Oliver inilah yang akan memproduksi film ini , serta penulis GLOW, Marquita Robinson yang akan memuat naskahnya. Wah, bakal seru banget nih kayaknya! feedme.id-clueless2 Karena proses remake-nya sendiri masih ada di tahap awal, masih dikit banget detail yang bisa dibagikan ke publik, mulai dari siapa cast lengkapnya hingga jalan ceritanya bakal sama atau malah ada twist baru? Disney Channel Alumni, Dove Cameron, sudah dipastikan bakal berperan menjadi Cher Horowitz yang super iconic itu. Hmm... kira-kira Dove Cameran bisa nge-replace Alice Silverstone pas meranin Cher Horowitz gak, ya? feedme.id-clueless1 Buat kamu yang belum nonton, film Clueless ini nyeritain tentang seorang high school teenage populer bernama Cher Horowitz (Alicia Silverstone) yang melakukan makeover buat anak baru di sekolah yang awkward. Disutradarai Amy Heckerling, film ini diadaptasi dari novel karya Jane Austen, Emma. Oh iya, bukan cuma Dove Cameron aja, nama Paul Rudd, Stacey Dash dan Donal Faison dikabarkan muncul di film ini lho, Feedies.  Tanggal 25 Oktober lalu, Oliver juga nge-tweet dan mengonfirmasi berita ini,
 "Crazy excited to be producing a *new* take on one of my favorite movies of all time, #Clueless, with the hilarious and super talented @MarqRobinson writing it!!!  As. If.? 
Baca juga: Aktor Ini Sebut Serialnya Lebih Menarik dari Infinity War Wah, kira-kira bakal kayak apa ya Clueless remake ini? Kita tungguin aja ya berita selanjutnya!  

Film

Produksi Film Spin-Off Boba Fett Resmi Dihentikan

Harith Jobs | 30 October 2018 - 15:29
Produksi Film Spin-Off Boba Fett Resmi Dihentikan
Boba Fett adalah salah satu karakter villain di Star Wars yang memiliki cukup banyak penggemar. Direncanakan akan memiliki film spin-off, nyatanya film tersebut batal diproduksi. Apa alasannya ya, Feedies?
FeedMe.id, Jakarta - Star Wars punya banyak karakter villain, dari mulai Jabba The Hutt, Count Douku hingga Darth Maul, tetapi malah Boba Fett yang akan memiliki film spin-off. Bounty hunter ini pertama kali muncul di Star Wars: The Empire Strikes Back sebagai salah satu karakter pendukung. Masa lalunya sempat diceritakan di serial animasi Attack of the Clones dan Clone Wars tetapi sepertinya penggemar menginginkan karakter tersebut muncul sebagai karakter utama di film spin-off. Baca juga: 2 Film Animasi Superhero Masuk Calon Nominasi Oscar Proyek spin-off Boba Fett sempat berjalan setelah James Mangold (Logan) yang akan menjadi sutradaranya, tetapi semakin lama perkembangannya semakin gak keliatan bahkan dirumorkan batal sebelum pencapaian Solo: A Star Wars Story mengecewakan. Akibatnya, Lucasfilm harus mengevaluasi strateginya lagi dengan menahan produksi film yang berfokus pada cerita suatu karakter, salah satunya adalah Boba Fett. Dilansir dari Screenrant, Erick Weber sebagai petinggi dari Critics Choice Award mengungkapkan melalui cuitan di Twitter bahwa presiden Lucasfilm Kathleen Kennedy mengkonfirmasi film Boba Fett dibatalkan, sebagai gantinya Lucasfilm akan mengembangkan kisah Mandalorian dalam bentuk serial televisi yang disutradarai oleh Jon Favreau. Mandalorian sendiri merujuk pada bangsa yang tinggal di planet Mandalore dalam dunia Star Wars. Sementara itu, The Mandalorian akan berfokus pada karakter seorang bounty hunter yang mengikuti jejak Jango dan Boba Fett. Serial ini akan berlatar di masa antara Episode VI dan Episode VII, sebelum First Order berkuasa. Baca juga: Aktor Ini Sebut Serialnya Lebih Menarik dari Infinity War Keputusan yang diambil oleh Lucasfilm cukup masuk akal setelah Solo: A Star Wars Story gagal mencapai target keuntungan. Sementara film produksi film spin-off ditunda, Lucasfilm  bisa fokus pada Star Wars IX yang filmnya akan diluncurkan pada Desember 2019.

Film

2 Film Animasi Superhero Masuk Calon Nominasi Oscar

Harith Jobs | 26 October 2018 - 14:39
2 Film Animasi Superhero Masuk Calon Nominasi Oscar
Teen Titans Go! to The Movies dan Spider-Man: Into the Spider-Verse tanpa disangka-sangka masuk dalam daftar calon nominasi Oscar, kategori Film Animasi Terbaik. Menurut kamu bisa lolos nggak nih kedua film ini, Feedies?
FeedMe.id, Jakarta ? Jelang ajang Academy Awards ke-91 yang akan digelar pada 24 Februari 2019 mendatang, pihak panitia udah mulai menyortir film-film mana yang dianggap layak masuk calon nominasi penerima penghargaan bergengsi ini. Di kategori Film Animasi Terbaik, misalnya, udah ada 25 film yang didaftarkan sebagai calon nominasi. Dari seluruh film tersebut, ada dua judul yang nggak disangka-sangka bakal muncul: Teen Titans Go! To The Movies dari Warner Bros dan Spider-Man: Into the Spider-Verse dari Sony yang bahkan belum naik layar. Teen Titans Go! to The Movies merupakan film animasi komedi semi-parodi yang mengisahkan kelompok superhero remaja DC Comics, Teen Titans, yang terdiri dari Robin, Cyborg, Raven, Beast Boy, dan Starfire. Sementara Spider-Man: Into the Spider-Verse akan berfokus pada kisah Miles Morales sebagai Spider-Man baru dan bertualang dengan para Manusia Laba-Laba lain yang berasal dari berbagai dimensi. Spider-Man: Into the Spider-Verse akan menjadi film animasi Marvel pertama yang didaftarkan ke dalam Oscar. Sebelumnya, Marvel hanya mendaftarkan film-film live action. Di sisi lain, DC bersama Warner Bros. udah pernah mendaftarkan film animasinya, The LEGO Batman Movie, meski akhirnya nggak terpilih ke nominasi Oscar. Kedua film superhero ini akan ?bertarung? dengan film-film seperti Incredibles 2, Isle of Dogs, dan The Grinch untuk bisa lolos ke dalam nominasi Oscar 2019, Feedies. Feedy rasa sih kedua film ini nggak bakal lolos mengingat lawan-lawannya terbilang kelas berat. Di sisi lain, mudah dipahami kenapa Warner Bros dan Sony berani mendaftarkan kedua film tersebut. Mau gimana juga, saat ini adalah eranya film superhero, baik animasi maupun live action. Teen Titans Go! to The Movies sukses mendapatkan reaksi positif dari fans dan kritikus, sementara Into the Spider-Verse juga udah ditunggu-tunggu banget oleh fansnya dan kalau dinilai dari trailer-nya sih tampaknya bakal seru abis.

Film

Guillermo del Toro akan Bikin Film Stop-Motion Pinocchio

Harith Jobs | 25 October 2018 - 14:04
Guillermo del Toro akan Bikin Film Stop-Motion Pinocchio
Terkenal dengan Pacific Rim dan Hellboy, kini Guillermo del Toro akan mencoba peruntungannya di dunia animasi dengan membuat film animasi stop-motion salah satu dongeng klasik di Netflix.
FeedMe.id, Jakarta ? Sutradara terkenal Guillermo del Toro belum lama ini secara resmi mengumumkan bahwa dia akan menyutradarai film animasi panjang pertamanya, Feedies. Dilansir dari CBR, del Toro akan mengangkat kisah dongeng klasik, Pinocchio, ke layar Netflix dalam bentuk animasi stop-motion. Baca juga: Kreator Deadpool Ingin Deadpool 3 Dibikin Orang Indonesia Proyek film animasi stop-motion ini sebenarnya merupakan cita-cita lama del Toro yang terpendam, Feedies. Di tahun 2013 lalu, proyek ini tenggelam dalam development hell gara-gara gentar melihat kegagalan film animasi stop-motion berjudul Frankenweenie. Saat sibuk mempromosikan The Shape of Water tahun lalu aja, del Toro udah dengan tegas menyatakan proyek ini nggak akan dieksekusi. Itulah kenapa pengumuman soal Pinocchio ini menjadi kejutan tersendiri bagi fans sang sutradara. Pinocchio versi del Toro ini dilaporkan akan berlatar di Italia pada tahun 1930an, era di mana negara tersebut tengah dikuasai oleh diktator fasis Benito Mussolini. Del Toro akan menulis naskah film ini bersama Patrick McHale (Over the Garden Wall) dan menyutradarainya bersama Mark Gustafson (Fantastic Mr. Fox). Baca juga: Oh No! Wonder Woman 1984 Diundur ke Tahun 2020 Ini bukan kali pertama del Toro memproduksi sebuah tayangan dengan Netflix. Sebelumnya, ia udah pernah membuat serial horor berjudul Guillermo del Toro Presents 10 After Midnight dan memproduksi trilogi serial animasi berjudul Tales of Arcadia untuk layanan streaming ngetop ini.

Film

Kisah Tom and Jerry Bakal Dibikin Film Live-Action

Angela Wahyudi | 17 October 2018 - 09:23
Kisah Tom and Jerry Bakal Dibikin Film Live-Action
Hampir seluruh masa kecil kita dihiasi dengan pertengkaran lucu dari Tom dan Jerry. Kisah seekor kucing dan tikus ini gak pernah bosan untuk disaksikan semua umur. Mengobati rasa kangen, pertengkaran dua hewan ini bakal dijadikan film live-action lho, Feedies.
FeedMe.id, Jakarta ? Karakter kartun kucing dan tikus yang gak pernah akur dalam kartun Tom and Jerry bakal hadir kembali. Setelah cukup lama menghibur dalam versi animasi, dua tokoh itu bakalan difilmkan dalam versi live-action. Sineas Tim Story digembar-gemborkan bakalan mengarahkan langsung film yang diproduksi oleh Warner Bros. Tom and Jerry merupakan serangkaian cerita pendek yang dibuat oleh pionir animasi William Hanna dan Joseph Barbera. Pertama kali diperkenalkan pada 1940. Ceritanya, berfokus pada sebuah rumah tempat Tom yang diceritakan adalah kucing peliharaan yang sering mendapati seekor tikus nakal bernama Jerry dan sering mencuri makanannya. Tujuh dari cerita pendek yang pernah dirilis MGM berhasil memenangkan Piala Oscar pada rentang waktu 1943 sampai 1952. Hingga pada 1993, cerita tentang dua karakter ini diadaptasi menjadi sebuah film teatrikal yang diberi tajuk Tom and Jerry: The Movie. Dilansir dari  Hollywood Reporter, selain ?Tom and Jerry?, Warner Bros juga lagi mengembang versi live-action untuk film animasi Scooby-Doo. Sineas film Harry Potter, Chris Columbus telah didapuk sebagai produser kreatifnya. Wah, jadi gak sabar deh nunggu berita rilis film live-action-nya!

Film

5 Film Horor yang Cocok Kamu Tonton saat Halloween

Harith Jobs | 10 October 2018 - 14:51
5 Film Horor yang Cocok Kamu Tonton saat Halloween
Mulai dari Pengabdi Setan hingga The Babadook, inilah deretan film horor yang wajib kamu tonton saat Halloween, Feedies. Dijamin bakal bikin kamu ketakutan!
FeedMe.id, Jakarta ? Tanpa terasa kita udah masuk di bulan Oktober nih, Feedies. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, Oktober selalu identik dengan berbagai hal berbau horor. Hal ini tentu aja nggak lepas dari tradisi Halloween yang udah mendunia. Nah, dalam rangka menyambut Halloween tahun ini, Feedy mau memberikan beberapa judul film horor yang bisa kamu tonton di akhir bulan nanti. Apa aja filmnya? Yuk, cek di bawah sini!

Pengabdi Setan

Mari kita buka list ini dengan film horor paling ngehits di tahun 2017, Pengabdi Setan. Film karya Joko Anwar ini merupakan remake dari film dengan judul yang sama yang dirilis pada tahun 1980 silam. Pengabdi Setan berkisah tentang sebuah keluarga yang dihantui oleh hantu sang Ibu yang diperankan oleh Ayu Laksmi. Belakangan diketahui kalau sang Ibu adalah pengikut sekte pemuja setan demi bisa mendapatkan keturunan. Di akhir tahun 2017, Pengabdi Setan sukses meraih keuntungan kotor sebesar Rp 155 miliar, membuatnya menjadi film paling sukses di tahun tersebut. Berkat kesuksesan ini, Pengabdi Setan pun nggak cuma tayang di Indonesia, tapi juga Malaysia, Meksiko, Hongkong, Singapura, Jepang, Jerman, dan Amerika Serikat.

Train to Busan

Nah, kalau judul yang satu ini tentu nggak asing di telinga pecinta Korea. Dibintangi oleh Gong Yoo, film arahan Yeon Sang-ho ini berlatar di sebuah kereta yang sedang dalam perjalanan menuju Busan. Sayangnya, salah satu dari penumpang yang ada di kereta tersebut ternyata seorang zombie. Dia dengan cepat mengubah penumpang lainnya menjadi zombie. Para penumpang yang tersisa berusaha untuk bertahan hidup dan mencapai Busan, di mana pihak pemerintah udah membangun zona karantina. Film ini sukses mendapatkan uang senilai US$ 93,1 juta (sekitar Rp 1,4 triliun) dari seluruh dunia dan berhasil menjadi film Korea paling laris di Malaysia, Hongkong, dan Singapura. Di negara asalnya sendiri, Train to Busan ditonton oleh lebih dari 11 juta orang.

Ring

Ring bisa dibilang sebagai salah satu film horor paling terkenal di dunia. Dari film inilah publik dunia mengenal sosok Sadako, sang hantu perempuan berambut panjang yang muncul dari televisi. Disutradarai oleh Hideo Nakata, film ini merupakan adaptasi dari novel berjudul sama yang ditulis oleh Koji Suzuki. Kisah Ring berfokus pada seorang reporter yang berusaha memecahkan misteri videotape yang terkutuk, di mana orang yang menontonnya akan mati tujuh hari kemudian. Ring dirilis pada 31 Januari 1998 dan dengan cepat menjadi film horor dengan pemasukan tertinggi sepanjang sejarah Jepang. Di Hongkong, Ring sukses mengalahkan jumlah pemasukan salah satu film Amerika paling ngetop, The Matrix.

A Quiet Place

Di tahun 2018 ini,  A Quiet Place yang dibintangi dan disutradarai oleh John Krasinski sukses menghentak seluruh bioskop di dunia. Sesuai judulnya, A Quiet Place ini minim banget audio, para karakter dalam film tersebut pun berbicara dengan bahasa isyarat. Nggak heran, secara makhluk yang menjadi teror dalam film ini berburu melalui suara. Film ini berhasil meraup US$ 50 juta atau sekitar Rp 700 juta cuma dari pendapatan domestik di pekan pertamanya. Sementara untuk skala worldwide, film karya John Krasinski ini berhasil menembus angka US$ 213 juta atau sekitar Rp 3 triliun.

The Babadook

The Babadook merupakan film bergenre psychological horror asal Australia yang disutradarai oleh Jennifer Kent. Film ini berkisah tentang seorang janda bernama Amelia Vanek yang masih trauma atas kematian suaminya. Baca juga: Bukan James Wan, Ini Dia Sosok Sutradara The Conjuring 3 Nggak cuma itu, dia juga harus berusaha mengurus anaknya yang percaya kalau rumah tempat mereka tinggal dihantui oleh sesosok monster bernama Babadook. Belakangan, Amelia pun sadar kalau Babadook bukan sekadar khayalan sang putra. The Babadook ini terbilang unik, Feedies. Di negara asalnya sendiri, film ini terbilang jauh dari kata sukses, hanya tayang di 13 bioskop dan cuma mendapatkan keuntungan sebesar US$ 258.000 (sekitar Rp 3,9 miliar). Hal yang berbeda terjadi di mancanegara, The Babadook sukses meraup US$ 7,5 juta (Rp 113 miliar) dari seluruh dunia. Film ini juga dipuji sebagai film yang benar-benar mengandalkan suasana horor ketimbang jumpscare murahan.

Santai

Fox Akan Produksi Film Megaman Live Action

Harith Jobs | 09 October 2018 - 13:26
Fox Akan Produksi Film Megaman Live Action
Setelah Mega Man 11 rilis, fanboy Mega Man tampaknya dapat sesuatu yang lebih menggembirakan nih, Feedies. Dikabarkan, rumah produksi 20th Century Fox akan garap Film Live-Action dari Mega Man. Untuk lebih jelasnya, baca ulasan berikut ini.
Geeq.id, Jakarta ? Meski dirilis pada tahun 1987, peminat game Mega Man tampaknya masih belum surut sampai sekarang. Terbukti, dengan positifnya animo yang diberikan saat game Mega Man 11 dirilis. Menariknya, selang beberapa waktu, Capcom sebagai developer game ini mengumumkan kalau Mega Man akan segera diangkat menjadi film live action oleh 20th Century Fox.
"Film adaptasi ini akan mempertahankan dunia game Mega Man, sambil dibuat semenarik mungkin seperti film-film Hollywood,? ujar Capcom seperti yang dikutip dari Kotaku.
Perlu diketahui, untuk mensukseskan film karakter game berwarna biru ini, Fox telah menunjuk Henry Joost dan Ariel Schulman sebagai penulis dan sutradara. Sebelumnya Henry Joost dan Ariel Schulman pernah mengerjakan Paranormal Activity 3 dan 4. Image result for mega man live action Yang paling menarik dari film Mega Man ini adalah penggarapannya yang kayaknya akan mengandalkan live-action secara utuh, bukan gabungan dengan animasi ataupun CGI. Namun sampai sekarang, untuk pemeran dari Mega Man sendiri masih belum diumumkan. Dengan postur Mega Man yang terbilang cilik, hal ini bisa jadi pekerjaan rumah sendiri untuk Capcom dan Fox dalam menemukan pemeran yang cocok. Baca juga: Fans Ungkap Judul Avengers 4 yang Dibocorkan Mark Ruffalo Selain pemeran, judul dan kapan film ini dirilis pun masih menjadi rahasia Fox dan Capcom. Yang pasti, dengan portofolio yang dimiliki oleh 20th Century Fox, pastinya film live-action Mega Man ini patut dinanti-nanti, Feedies.

Film

Spoiler: Ini Arti Dua Post-Credit Scene di Film Venom

Harith Jobs | 06 October 2018 - 10:56
Spoiler: Ini Arti Dua Post-Credit Scene di Film Venom
Kalau kamu udah nonton Venom, tentu tahu dong bahwa film ini memiliki dua post-credit scene. Namun, kamu tahu nggak arti dua adegan tersebut?
FeedMe.id, Jakarta -  Film yang diperankan oleh Tom Hardy ini ditutup dengan dua post-credit scene yang terbilang sangat menarik bagi fans Marvel. Namun, buat kamu yang nggak akrab dengan dunia Spider-Man, mungkin bakal rada bingung menontonnya. Nah, di sini Feedy mau ngasih tau makna dua adegan tersebut.

Archnemesis

feedme.id carnage Di post-credit scene pertama kita bisa melihat Eddie menemui seorang tahanan berambut merah yang tampaknya ditahan di ruang khusus. Eddoe menjadi satu-satunya orang yang diizinkan untuk mewancarai tahanan tersebut. Di akhir adegan, karakter yang diperankan oleh Woody Harrelson itu menyebutkan akan ada pembantaian di hari dirinya bebas. Apa artinya? Meskipun gak disebutkan dengan gamblang secara jelas, karakter tersebut adalah Cletus Kasady. Dalam komik, Cletus adalah inang dari Carnage, symbiote yang lahir dari Venom. Adegan ini mngindikasikan Carnage akan menjadi villain utama dalam film kedua.

Spider-Man: Into The Spider-Verse

feedme.id miles morales Post-credit scene yang kedua menampilkan preview film animasi Spider-Man: Into The Verse. Alih-alih menggunakan istilah ?scene?, adegan post-credit ini lebih tepat dibilang trailer. Soalnya, durasinya termasuk gak pendek banget, Feedies. Apa artinya? Post-credit trailer ini merupakan materi promosi terbaru Sony untuk memperkenalkan film animasi Spider-Man: Into the Spider-Verse. Film ini akan berfokus pada Miles Morales, Spider-Man dari Earth-1610. Selain Miles, kamu juga akan bertemu dengan Spider-Man (Peter Parker), Spider-Gwen (Gwen Stacy), Spider-Man Noir (Peter Parker), Spider-Ham (Peter Porker), dan SP//dr yang dipiloti oleh Peni Parker.

Film

Review Venom: Ini Film Superhero, Bukan Anti-Hero

Harith Jobs | 05 October 2018 - 14:37
Review Venom: Ini Film Superhero, Bukan Anti-Hero
Meski di trailernya tertulis "The world has enough superheroes", nyatanya Venom malah menjadi film superhero pada umumnya. Nggak ada yang spesial, tapi tetap layak untuk ditonton bareng pacar.
FeedMe.id, Jakarta ? Film pertama dari Sony?s Universe of Marvel Characters, Venom, akhirnya resmi dirilis di Indonesia. Film yang berfokus pada musuh bebuyutan Spider-Man ini disutradarai oleh Ruben Fleischer dan dibintangi Tom Hardy sebagai Eddie Brock/Venom. Sejak Venom diumumkan beberapa waktu yang lalu, film ini langsung mengundang pertanyaan besar, gimana ceritanya bikin kisah origin Venom tanpa sang Manusia Laba-Laba? Sebab, dalam versi komik eksistensi Peter Parker sangat penting dalam proses lahirnya Venom. Di komik dikisahkan, karena satu dan lain hal, Eddie dan sang symbiote memiliki dendam yang begitu besar terhadap Parker. Dendam inilah yang kemudian membuat Eddie dan symbiote bisa langsung ?sehati? dan siap meneror Spider-Man kapan pun, di mana pun. Dikira-kira aja selebar apa tuh Nggak bisa dipungkiri, masalah ini kurang teratasi dengan baik dalam Venom, Feedies. Di film ini, para symbiote merupakan spesies alien yang ditemukan di sebuah komet dan berusaha dibawa pulang ke bumi oleh tim astronot dari Life Foundation. Sayangnya, saat pesawat mereka akan memasuki atmosfer bumi, salah satu symbiote berhasil menguasai pesawat tersebut dan membuatnya terjatuh di Malaysia. Baca juga: 5 Rekomendasi Film Wajib Tonton di Bulan Oktober Tim evakuasi dari Life Foundation berhasil menyelamatkan beberapa symbiote yang tersisa, sementara yang bertanggung jawab atas ?kerusuhan? ini berhasil kabur dengan hinggap di tubuh salah satu tim medis. Nggak lama setelah itu, Eddie Brock ditugaskan untuk mewawancarai Carlton Drake, pemimpin Life Foundation, terkait inovasi-inovasi yang dibuat oleh yayasan tersebut. Sayangnya, alih-alih menanyakan tentang inovasi, Eddie malah membahas soal skandal terkait uji coba terhadap manusia yang dilakukan oleh Life Foundation. Hal ini membuatnya kehilangan pekerjaan dan putus dari kekasihnya, Anne Weying. feedme.id-sisi-gelap-venom Enam bulan kemudian, Eddie dikontak oleh salah satu ilmuan Life Foundation yang ingin membeberkan segala skandal tersebut, terutama karena Life Foundation udah mulai mengujicobakan symbiote ke manusia. Sang ilmuan pun membawa Eddie ke laboratorium dan di sanalah wartawan ini tanpa sengaja menjadi inang Venom. Dari situ, things escalated quickly. Eddie dikejar-kejar pihak Life Foundation yang ingin mengambil symbiote itu kembali. Di saat yang sama, sang symbiote entah kenapa bisa dengan cepat klop dengan Eddie. Dan, hal tersebut nggak dijelaskan dalam film. Padahal, dalam scene uji coba manusia di Life Foundation, semua manusia yang dijadikan inang selalu tewas. Hal ini bisa dibilang sangat disayangkan, karena momen bonding antara Eddie dan Venom harusnya bisa sedikit diperpanjang, diperjelas lagi kenapa dua makhluk beda spesies tersebut mau bekerja sama. Penggambaran Eddie sebagai seorang wartawan sukses yang hidupnya kemudian terpuruk pun terasa kurang mengena. feedme.id - venom Seperti yang Feedy bilang di atas, origin story Venom harusnya penuh unsur dendam. Namun, nuansa dendam tersebut nggak muncul dalam film ini. Dalam hal ini, kisah Venom dalam Spider-Man 3 jauh lebih baik. Bahkan, alih-alih mengisahkan seorang anti-hero, Venom hanya menjadi film superhero pada umumnya. Satu-satunya yang membuat film ini masih memiliki unsur anti-hero adalah momen Venom menggigit putus kepala lawannya. Selain itu? Nothing. Lawan dilempar-lempar ke mana-mana, udah biasa. Ngerusuh di jalan raya, biasa juga. Namun, di sisi lain keakraban antara Eddie dan Venom itu benar-benar menghibur. Dalam beberapa scene, nggak jarang komentar-komentar Venom terhadap tingkah laku Eddie membuat para penonton tertawa. Bagaimana Eddie berusaha mengatur agar sang symbiote nggak terlalu sering berusaha mengambil alih tubuhnya juga cukup seru. Komunikasi antara kedua makhluk ini benar-benar menjadi salah satu poin menarik dalam Venom. feedme.id - venom baru Adegan action jangan ditanya, keren abis! Begitu dinamis dan lumayan brutal ? minus darah dan anggota badan yang terpotong. Adegan kejar-kejaran antara Eddie dan pihak Life Foundation juga seru banget. Nggak cuma seru, momen tersebut juga menjadi momen pertama Eddie dan Venom benar-benar bekerja sama. Final battle antar Venom dan Riot juga berlangsung dengan epik. Keputusan Sony untuk bertahan di rating PG-13 (Bimbingan Orang Tua kalau di Indonesia) alih-alih memberanikan diri ke rating R (Restricted/Dewasa) sedikit banyak berpengaruh terhadap adegan action film ini. Meski adegan aksinya rata-rata keren, rasanya ada yang kurang begitu kalau Venom beraksi tapi nggak ada adegan sadisnya. Dan balik lagi ke poin yang udah disebut di atas, vibe anti-hero sang Lethal Protector jadi hilang. Baca juga: 5 Alasan Kamu Harus Nonton Venom Sekarang Juga Overall, Venom terbilang lumayan seru dan layak untuk ditonton, Feedies. Jangan lupa, film ini punya dua post-credit scene lho, jadi jangan langsung ninggalin tempat duduk selesai nonton.

Film

Selain Bikin Hoaks, Ratna Sarumpaet Juga Jago soal Film Lho

Angela Wahyudi | 05 October 2018 - 13:55
Selain Bikin Hoaks, Ratna Sarumpaet Juga Jago soal Film Lho
Setelah digembar-gemborkan bonyok karena dikeroyok massa, ternyata Ratna Sarumpaet baru kelar operasi plastik. Bisa dibilang, mantan aktris ini sukses mendalami perannya untuk membuat hoaks di publik, Feedies. Sedikit kembali ke masa lalu, kita lihat, yuk, deretan prestasi Ratna Sarumpaet dalam dunia peran.
FeedMe.id, Jakarta ? Aktivis perempuan sekaligus ibu dari Atiqah Hasiholan, Ratna Sarumpaet, melakukan klarifikasi soal foto wajahnya yang babak belur. Ratna Sarumpaet menangis di hadapan para wartawan, diiringi oleh penyesalannya karena dia udah menebar hoaks kepada masyarakat. Gak tanggung-tanggung, bahkan beberapa rekan terdekat pun ikut terjebak hoaksnya. Sebut saja Rachel Maryam, Fadli Zon, dan Prabowo Subianto. Ratna Sarumpaet Dari aksinya membuat hoaks sampai tangisannya pada konferensi pers yang digelarnya, sebagian dari kita mungkin lupa bahwa mertua dari Rio Dewanto ini mengawali kariernya di dunia teater. Ratna pun juga sempat aktif dalam beberapa proyek drama dan film. Kiprahnya itu menyisakan beragam cerita dan fakta menarik untuk disimak. Pada 1974, Ratna Sarumpaet sempat mendirikan teater bernama Satu Merah Panggung. Dari teater itulah, dia sering menggelar drama cerita asing yang salah satunya adalah Romeo dan Juliet. Setelah itu, perempuan 69 tahun ini terlibat dalam drama yang digelarnya sebagai sutradara dan penulis. Sebut aja Rubayat Umar KhayamDara MuningMarsinah: Nyanyian dari Bawah Tanah, serta beberapa judul lain. Proyek film pendek berjudul Sebuah Percakapan membawa kiprah Ratna Sarumpaet sebagai seorang sutradara dan penulis film televisi. Ratna terlibat dalam penulisan dan sutradara dalam film semi dokumenter berjudul LuluBalada Orang-Orang Tercinta, dan Rumah untuk Mama. Baca juga: Nurrani Si ?Istri Sah? Iqbaal Curhat soal Gempa Sambil Nangis Ratna Sarumpaet juga menulis film Jamila dan Sang Presiden (2009) yang melibatkan putrinya, Atiqah Hasiholan, sebagai bintang utama. Hebatnya, Jamila dan Sang Presiden sempat diajukan ke ajang Academy Awards ke-82 kategori Film Berbahasa Asing Terbaik tahun 2010. Sayangnya, film ini gagal menuju tahap nominasi karena kalah saing. Jamila dan Sang Presiden Diketahui, Ratna menulis film ini berkat bantuan dari UNICEF karena temanya yang mengangkat perdagangan anak di Indonesia. Mengingat karya-karyanya yang apik, gak ada salahnya nih kalau Ratna fokus aja di dunia seni. Setuju gak, Feedies?

Film

Disney akan Buat Film Live Action Lilo & Stitch

Harith Jobs | 05 October 2018 - 11:06
Disney akan Buat Film Live Action Lilo & Stitch
Kangen sama keluguan Lilo dan keimutan (dan keberingasan) Stitch? Tenang aja, Disney udah berencana me-remake film animasi keluaran 2002 ini menjadi film live action, Feedies.
FeedMe.id, Jakarta ? Kamu masih ingat dengan film animasi Disney yang berjudul Lilo & Stitch? Film yang dirilis pada tahun 2002 itu berkisah tentang petualangan Lilo, seorang gadis kecil asal Hawaii, bersama ?peliharannya?, Stitch, si alien biru yang ganas tapi imut. Nah, kesuksesan film animasi tersebut 16 tahun yang lalu tampaknya menggoda Disney untuk mengadaptasi Lilo & Stitch menjadi sebuah film live action nih, Feedies. Disney Studios udah merekrut Dan Lin dan Jonathan Eirich untuk memproduseri film ini, sementara Mike Van Waes dipercaya untuk mengerjakan naskahnya. Lin dan Eirich sendiri saat ini tengah dalam proyek live action Disney lainnya, Aladdin, yang direncanakan akan rilis bulan Mei 2019 mendatang. Sementara itu, proyek ini menjadi proyek pertama Van Waes bekerja untuk Disney. Penulis naskah ini sebelumnya lebih terkenal sebagai penulis film-film horor. Kesuksesan Lilo & Stitch 16 tahun silam nggak lepas dari keunikan film jenaka ini. Berbeda dengan film Disney pada umumnya, Lilo & Stitch berlatar di dunia modern dan nggak berdasarkan legenda atau dongeng terkenal. Penulis naskah Dean DeBlois dan Chris Sanders juga sukses menggambarkan hubungan yang unik antara Lilo dan Stitch. Film live action ini kabarnya akan memadukan adegan live action dengan CG, layaknya film-film science fiction jaman now. Belum diketahui kapan film ini akan dirilis. Namun, ada kabar yang menyebutkan Lilo & Stitch versi live action ini akan dimasukkan ke layanan video streaming Disney.

Film

Film Robert Downey Jr Ini Batal Tayang di Tahun 2019

Harith Jobs | 03 October 2018 - 14:26
Film Robert Downey Jr Ini Batal Tayang di Tahun 2019
Buat kamu yang bosan dengan penampilan Robert Downey Jr sebagai Tony Stark, sebenarnya harus banget nonton The Voyage of Doctor Doolittle. Sayangnya, film ini diundur ke tahun 2020, Feedies. Simak ulasan lengkapnya di bawah sini.
FeedMe.id, Jakarta ? Robert Downey Jr mungkin jadi salah satu aktor paling terkenal di dunia saat ini. Semua itu nggak lepas berkat perannnya sebagai Tony Stark alias Iron Man dalam berbagai film Marvel Cinematic Universe. Selain menjadi Iron Man, ia juga dikenal sebagai pemeran Sherlock Holmes dalam Sherlock Holmes dan Sherlock Holmes: A Game of Shadows. Nah, di tahun 2019 mendatang sebenarnya Downey bakal muncul sebagai karakter yang nggak kalah unik, yakni Dr. John Dolittle, dalam film The Voyage of Doctor Doolittle. Sayangnya, Universal Studios selaku pembuat film ini memutuskan untuk memundurkan jadwal rilisnya dari April 2019 menjadi 17 Januari 2020, Feedies. Baca juga: 5 Rekomendasi Film Wajib Tonton di Bulan Oktober Keputusan ini kabarnya diambil karena Universal ingin menghindari persaingan yang nggak perlu dengan sederetan film superhero. Seperti yang kita tahu, Shazam! milik Warner Bros dan Hellboy yang baru akan dirilis di bulan April 2019. Captain Marvel yang dirilis pada bulan Maret 2019 pun kemungkinan besar belum akan turun layar pada saat itu. Harapannya dengan menghindari sederetan film ini, The Voyage of Doctor Doolittle bisa mendapatkan keuntungan finansial yang lebih besar. Omong-omong soal Doctor Doolittle, kamu mungkin cukup familiar dengan film dan karakter ini berkat film Dr. Doolittle (1998) yang diperankan oleh Eddy Murphy sebagai sang dokter. Namun, karakter ini sendiri sebenarnya udah ada sejak tahun 1920 dalam novel berjudul The Story of Doctor Doolittle karya Hugh Lofting. Total, Lofting menulis 13 buku Doctor Doolittle sebelum ajal menjemput di tahun 1947. Sama seperti buku dan film-film sebelumnya, The Voyage of Doctor Doolittle akan berfokus pada petualangan Dokter Doolittle, seorang dokter yang bisa berbicara dengan hewan. Selain Robert Downey Jr., film ini juga akan dibintangi oleh Tom Holland, Rami Malek, Emma Thompson, Selena Gomez, dan John Cena sebagai pengisi karakter para hewan.  

Film

5 Rekomendasi Film Wajib Tonton di Bulan Oktober

Harith Jobs | 03 October 2018 - 13:42
5 Rekomendasi Film Wajib Tonton di Bulan Oktober
Gak terasa kita udah sampe di bulan ke sepuluh di tahun 2018 nih, Feedies. Sama seperti bulan-bulan sebelumnya, kali ini Feedy dengan senang hati merekomendasikan film-film keren di bulan Oktober. Jadi, ada film apa aja di Oktober ini, Feedies?
FeedMe.id, Jakarta - Gak terasa dua bulan lagi kita bakal melangkah ke 2019 nih, Feedies. Udah banyak film yang Feedy rekomendasikan tiap bulannya, misalnya Avengers: Infinity War, Ant-Man & The Wasp, hingga film Horor super mengerikan kayak Hereditary. Gak ketinggalan juga film-film lokal, misalnya Wiro Sableng atau yang baru-baru ini tayang Aruna & Lidahnya. Lantas ada film apa aja di bulan Oktober ini ya, Feedies? Baca juga: Bintang Home Alone ?Ngemis-ngemis? Minta Tampil di Fantastic Beast 3

Venom (3 Oktober)

https://www.youtube.com/watch?v=xLCn88bfW1o Oktober dibuka dengan salah satu film yang ditunggu-tunggu penggemar Marvel. Film yang diperankan oleh Tom Hardy akan menceritakan kisah seorang jurnalis bernama Eddie Brock yang tubuhnya bersatu dengan symbiote alien, membuatnya bisa berubah menjadi sosok bernama Venom. Tiket film ini udah bisa kamu beli di bioskop-bioskop terdekat mengingat film ini akan tayang sebentar lagi, Feedies.

First Man (10 Oktober)

https://www.youtube.com/watch?v=w4GtJB5WAlQ Sutradara dari film La La Land yaitu Damien Chazelle beserta pemeran utamanya Ryan Gosling kembali bekerja sama dalam film yang menceritakan kisah Neil Armstrong saat menjelajahi Bulan. Untuk kamu yang suka nonton film sejarah, film First Man tentu layak masuk dalam daftar film yang harus ditonton di bulan ini.

3 Dara 2 (11 Oktober)

https://www.youtube.com/watch?v=Qz9Yi1ky2Ig Tentu kamu udah gak asing dengan film 3 Dara yang tayang pada 2015 silam? Tiga tahun setelah film perdananya, sekuel dari film ini akhirnya meluncur. Film yang disutradarai oleh Monty Tiwa ini akan menceritakan tentang tiga cowok yang diperankan oleh Tora Sudiro, Adipati Dolken, dan Tanta Ginting akan mencoba melakukan pekerjaan rumah layaknya seorang istri. Kira-kira bisa gak, nih?

Halloween (19 Oktober)

https://www.youtube.com/watch?v=x_-x4Dwz-rU Bertepatan di bulan Oktober ketika beberapa negara di dunia merayakan hari Halloween, salah satu film horor yang pernah populer pada medio 1970 hingga 1980 akhirnya kembali lagi dengan sang serial killer Michal Myers yang akhirnya bebas siap menebarkan ketakutan di Haddonfield. Film horor klasik ini tayang 19 Oktober 2018. Baca juga: Aruna & Lidahnya: Dian Sastro Rasa Deadpool [REVIEW]

Bohemian Rhapsody (31 Oktober)

https://www.youtube.com/watch?v=mP0VHJYFOAU Dari judulnya aja kayaknya banyak yang udah paham, deh. Judul film ini diadaptasi dari salah satu judul lagu band Queen yang paling populer, yaitu "Bohemian Rhapsody". Film ini menceritakan tentang sepak terjang band Queen di masa jayanya mereka. Film ini layak ditonton untuk kamu yang ngaku penggemar musik. Kira-kira ada film lain yang mau kamu tonton di Oktober ini gak, Feedies?  

Film

Resmi! Venom Bakal Jadi Film ?Ramah Anak?

Harith Jobs | 02 October 2018 - 15:23
Resmi! Venom Bakal Jadi Film ?Ramah Anak?
Buat kamu yang berharap bakal ada banyak adegan sadis di Venom, buang jauh-jauh harapan tersebut. Pasalnya, pihak Sony mengonfirmasi bahwa film ini bakal ramah anak, Feedies. Yuk, simak ulasan lengkapnya di sini!
FeedMe.id, Jakarta ? Di awal masa produksi sempat beredar rumor kalau Venom yang dibintangi oleh Tom Hardy akan memiliki rating R (Restricted) alias khusus dewasa, seperti Deadpool yang dibuat oleh Fox. Namun, rumor ini akhirnya terpatahkan beberapa hari sebelum film ini resmi dirilis untuk publik. Dilansir dari CBR, Venom udah dipastikan mendapat rating PG-13 atau di Indonesia lebih dikenal dengan rating Bimbingan Orang Tua (BO). Produser eksekutif film ini, Avi Arad dan Matt Tolmach, baru-baru ini mengungkapkan, mereka dari awal nggak pernah berencana untuk membuat film ini khusus dewasa. ?Saya pribadi nggak pernah mempertimbangkan untuk menembus rating R,? ujar Avi Arad. Baca juga: Venom Dipastikan Punya 2 Post-Credit Scene Menurutnya, tim produksi ingin penggambaran Venom bisa semirip mungkin dengan di komik. Ia mengaku, Venom memang identik dengan adegan kekerasan dan sadis, tapi Venom bukan cuma tentang itu, Feedies. ?Zaman sekarang dengan CGI kami bisa memperlihatkan Venom mengigit kepala orang. Tapi kami kan nggak perlu memperlihatkan kepala tersebut dikunyah pelan-pelan. Itu nggak relevan,? ujarnya lagi. Sementara itu, Matt Tolmach mengonfirmasi bahwa nggak akan ada Venom versi rating R yang akan dirilis untuk home video (DVD atau Blu-Ray) dan sebangsanya. Film yang dirilis di bioskop akan menjadi satu-satunya versi film Venom yang ada di dunia. ?Kami selalu ingin membuat film yang setia pada komiknya, setia pada karakternya, tapi di saat yang sama film ini juga aman dikonsumsi oleh anak berusia 13 tahun, 14 tahun. Itu tujuannya,? kata Tolmach. Venom akan dirilis pada 3 Oktober 2018 di Indonesia.

Film

The Nun Sukses Jadi Film Conjuring Universe Paling Laris

Harith Jobs | 02 October 2018 - 14:40
The Nun Sukses Jadi Film Conjuring Universe Paling Laris
Ternyata masih banyak orang yang demen ditakut-takutin sama Valak, Feedies. Film hantu suster ini sukses mendapatkan pemasukan lebih dari empat triliun rupiah. Yuk, simak ulasan lengkapnya di bawah sini!
FeedMe.id, Jakarta ? Keangkeran si setan Valak ternyata berhasil memukau penonton di berbagai belahan dunia. Buktinya, film The Nun arahan Corin Hardy ini telah resmi dinobatkan sebagai film terlaris dalam Conjuring Universe. Hampir satu bulan sejak dirilisnya film ini ke publik, The Nun berhasil meraup uang US$ 330 juta atau sekitar Rp 4,9 triliun dari seluruh dunia. Nilai tersebut 10 juta dolar AS lebih banyak dari The Conjuring 2 yang sebelumnya menjadi film Conjuring paling laris dengan meraup US$ 320 juta di tahun 2016 lalu. Baca juga: Marlina dan 18 Film Indonesia yang Pernah Masuk Seleksi Oscar Lebih kerennya lagi, The Nun diproduksi hanya dengan dana US$ 22 juta atau sekitar Rp 328 juta. Dengan nilai pemasukan yang begitu fantastis, film ini diprediksi akan mendapatkan keuntungan bersih seenggaknya sekitar US$ 100 juta (Rp 1,4 triliun) saat selesai tayang nanti. Pemasukan terbesar untuk film ini berasal dari pasar luar negeri, diperkirakan mencapai 67 persen dari nilai yang diterima. Kesuksesan ini tentu meningkatkan semangat Warner Bros. untuk memproduksi The Conjuring 3. Belum diketahui apakah James Wan akan kembali menyutradarai seri ini, namun produser Peter Safran udah menyebutkan kalau naskah Conjuring 3 udah mulai dikerjakan dan harapannya bisa mulai syuting di tahun 2019 mendatang.    

Film

Marlina dan 18 Film Indonesia yang Pernah Masuk Seleksi Oscar

Bagus Prasetiyo | 01 October 2018 - 10:11
Marlina dan 18 Film Indonesia yang Pernah Masuk Seleksi Oscar
Sebelum Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak, Indonesia tercatat udah mengirimkan 18 filmnya untuk bertanding dalam seleksi nominasi Piala Oscar. Film-film tersebut bersaing untuk kategori Best Foreign Language Film. Dari 18 film ini, mana yang udah pernah kamu tonton?
FeedMe.id, Jakarta - Perjuangan Marlina dalam Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak ternyata membuahkan hasil. Selain dia bisa membalaskan dendam kepada perampok yang telah berusaha menodainya, ia juga bisa melenggang masuk seleksi nominasi Piala Oscar 2019. Yeap, Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak menjadi perwakilan Indonesia dalam seleksi nominasi nominasi Best Foreign Language Film di Academy Award, Feedies. Nantinya, Marlina akan bertanding dengan film-film lain agar bisa masuk nominasi. Kamu tahu gak, sejak 1987 Indonesia memang rutin mengirimkan perwakilannya lho ke ajang bergengsi ini. Namun sayangnya, belum ada satu pun yang lolos menjadi nominasi. Nah, selain Marlina, udah ada 18 film Indonesia yang pernah bertanding untuk seleksi nominasi dalam kategori Best Foreign Language Film. Berikut daftarnya. 1987 Nagabonar 1989 Tjoet Nja' Dhien 1990 Langitku Rumahku (My Sky, My Home) 1992 BIbir Mer (Mer's Lips) 1998 Daun di Atas Bantal (Leaf on a Pillow) 1999 Sri 2002 Ca-bau-kan 2003 Biola tak Berdawai (The Stringless violin) 2005 Gie 2006 Berbagi Suami (Love for Share) 2007 Denias Senandung di Atas Awan  (Denias, Singing on the Cloud) 2009 Jamila dan Sang Presiden (Jamila and The President) 2010 Alangkah Lucunya (Negeri ini) - How Funny (This Country is) 2011 Di Bawah Lindungan Ka'bah (under the protection of Ka'bah) 2012 Sang Penari (The Dancer) 2014 Sang Kiai (Sang Kiai) 2016 Surat dari Praha (Letters from Prague) 2017 Turah (Leftovers) Dari 18 film di atas, mana aja yang udah kamu tonton, Feedies? Kira-kira peluang Marlina masuk nominasi besar gak, ya? Semoga aja Marlina bisa melenggang ke panggung Oscar di tahun 2019, ya.

Film

Lagu Rap Batak dalam Film Komedi "Pariban Idola dari Tanah Jawa"

Harith Jobs | 30 September 2018 - 12:56
Lagu Rap Batak dalam Film Komedi
Grup rap asal Pematangsiantar ini udah menyiapkan dua lagu berjudul "Pariban dan Boru Ni Raja" untuk film ini lho, Feedies. Selain itu, bukan cuma mereka yang dipercaya untuk mengisi soundtrack Pariban Idola dari Tanah Jawa. Yuk, simak info lengkapnya di bawah sini!
FeedMe.id, Jakarta ? Setelah beberapa bulan lalu film Pariban Idola dari Tanah Jawa resmi merilis poster perdananya, kini mereka memperkenalkan pengisi soundtrack film ini, Feedies. Grup musik Siantar Rap Foundation yang dipercaya menjadi pengisi original sound track untuk film komedi dengan latar budaya batak tersebut. Siantar Rap Foundation atau SRF adalah group rap yang berasal dari kota Pematangsiantar. Dibentuk pada 16 Agustus 2013, grup ini mencoba untuk memadukan unsur rap dan musik tradisional Batak, yang kemudian dituangkan ke dalam sebuah album perdana Rap Batak yang dirilis tahun 2014. Selain SRF, Stayco Media selaku produsen film ini juga menunjuk Dorman Manik untuk mengisi soundtrack Pariban Idola dari Tanah Jawa. Dorman Manik adalah solois batak yang tengah naik daun. Music Video dari lagunya yang berjudul "Holan di Angan-Angan" telah ditonton lebih dari 6 juta kali di YouTube. Awenz Manurung, salah seorang Anggota Siantar Rap Foundation menuturkan harapannya agar karya kolaborasi ini bisa diterima dengan baik oleh publik. Ia juga berharap film Pariban Idola juga bisa mempopulerkan budaya Batak di Indonesia. ?Jadi anak muda Batak bisa bangga akan kebudayaannya lewat lagu dan film yang kami kerjakan bersama. Film ini segar, mengangkat nilai-nilai budaya Batak dari keseharian anak muda,? kata Awenz. SRF sendiri udah menyiapkan dua lagu untuk dimasukkan ke dalam film ini. Kedua lagu tersebut berjudul "Pariban" dan "Boru Ni Raja". Sementara itu Dorman Manik menyumbangkan lagu "Holan di Angan-Angan serta Holan Tu Ho". Film Pariban Idola dari Tanah Jawa bercerita tentang Moan (Ganindra Bimo) sosok pemuda Batak yang sudah lama tinggal di Jakarta. Meski usianya sudah menginjak 37 tahun, tetapi belum punya pacar. Situasi ini membuat ibunya yang bermukim di Samosir pusing dan harus turun tangan. Lalu memaksa Moan untuk mudik dan menikah dengan sepupunya, Uli (Atiqah Hasiholan).

Film

Gambit Bakalan Jadi Film Komedi Seks yang Romantis

Harith Jobs | 29 September 2018 - 10:49
Gambit Bakalan Jadi Film Komedi Seks yang Romantis
Produser X-Men menyebut Gambit nantinya mengusung tema komedi romantis lho, Feedies. Menurut kamu cocok nggak nih kalau sang mutan jadi film komedi romantis?
FeedMe.id, Jakarta ? Setelah mengonfirmasi film Gambit tetap jadi diproduksi, Fox lagi-lagi memberikan kabar terbaru terkait mutan bersenjatakan kartu ini. Menurut produser seri film X-Men, Simon Kinberg, Gambit akan menjadi film "komedi seks dan romatis". ?Ketika kamu melihat Gambit, dia adalah seorang yang menarik, pemikat para wanita. Dengan sifatnya yang seperti itu, otomatis genrenya akan komedi romantis,? ujar Kinberg dalam wawancara dengan IGN. Lebih lanjut lagi, Kinberg meyakinkan fans soal film ini bakal tetap menjadi film superhero sebagaimana biasanya, Feedies. ?Komedi romantis? yang ia maksud lebih menjadi bumbu yang bakal membuat film ini jadi lebih menarik. Dengan begini, Gambit akan meneruskan tren film X-Men yang berdiri sendiri dan memiliki tema keseluruhan yang berbeda dari seri film utamanya. ?Deadpool memiliki komedi dan rating dewasa, Logan bertema western, Gambit akan menjadi film komedi romantis, dan New Mutants juga udah dipastikan akan menjadi film horor,? ujar Kinberg. Gambit awalnya direncanakan untuk tayang pada tahun 2016. Sayangnya, proyek ini menemui beberapa kendala, salah satu di antaranya adalah sutradara yang datang dan pergi. Namun, baru-baru ini Fox mengonfirmasi kalau film ini akan mulai syuting pada Februari 2019. Kinberg mengatakan, saat ini mereka masih mengolah naskah Gambit.

Gaya

Sutradara Crazy Rich Asian Bikin Film Pendek Pake iPhone XS Max

Harith Jobs | 28 September 2018 - 18:20
Sutradara Crazy Rich Asian Bikin Film Pendek Pake iPhone XS Max
Pada umumnya untuk membuat sebuah film dibutuhkan kamera profesional agar menghasilkan kualitas gambar yang baik. Namun, Jon M. Chu selaku sutradara Crazy Rich Asians malah bikin film cuma pake sebuah iPhone XS Max doang lho, Feedies.
FeedMe.id, Jakarta - Tiga iPhone terbaru besutan Apple, yaitu iPhone XS dan XS Max tampaknya udah sampai di beberapa tangan konsumen. Namun, sebelumnya sejumlah jurnalis berkesempatan untuk mencoba perangkat terbaru tersebut terlebih dahulu, seperti jurnalis Wired yang bekerja sama dengan Jon M. Chu yang filmnya baru diluncurkan beberapa waktu lalu. Dilansir dari Wired, Jon M. Chu membuat sebuah film pendek yang berjudul Somewhere hanya dengan menggunakan iPhone XS Max, tanpa menggunakan peralatan tambahan apa pun kayak lensa, pencahayaan profesional, hingga tripod, bahkan dalam proses pengeditan gambar, gak ada pengubahan apapun dalam skala besar. Ia menuturkan,
?Saya nggak menggunakan perlengkapan apapun,? ungkap Chu. ?Saya udah banyak lihat video-video yang dibuat menggunakan iPhone dan kadang mereka menggunakan lensa yang berbeda atau pencahayaan profesional. Saya nggak pakai semua itu.?
Film Somewhere menceritakan seorang penari yang sedang berlatih di dalam garasi. Film berdurasi sekitar dua menit dibuat menggunakan fitur Slo-Mo 240FPS hingga time lapse pada iPhone XS Max. Menurut sutradara asal Amerika Serikat tersebut, kemampuan kamera iPhone XS Max sangat mengagumkan, mulai dari akurasi warna, kemampuan menangkap cahaya di tempat gelap, hingga stabilitas kamera. Berkat keberhasilannya memanfaatkan fitur video iPhone XS Max, film pendek besutan Chu diunggah oleh CEO Apple Tim Cook di Twitter. Keren ya, Feedies?

Santai

Ada 4 Symbiote yang akan Muncul dalam Film Venom

Harith Jobs | 28 September 2018 - 15:35
Ada 4 Symbiote yang akan Muncul dalam Film Venom
Trailer terakhir film Venom mengungkapkan bahwa gak cuma Venom doang symbiote yang akan muncul. Ada beberapa symbiote lain yang berpotensi menjadi lawan Venom juga akan muncul nih, Feedies. Siapa aja mereka?
Feedme.id, Jakarta - Film Venom yang akan tayang 3 Oktober mendatang mengadaptasi komik seri Lethal Protector yang menceritakan tentang Eddie Brock dan Venom melawan perusahaan jahat Life Foundation. Hasil eksperimen tersebut melahirkan empat symbiote lain hasil dari benih Venom, yaitu Riot, Scream, Lasher, dan Phage. Nah, di film Venom, Riot akan menjadi lawan utama dari Venom, tetapi trailer terakhir ternyata menampilkan symbiote yang lain. Sebelum filmnya tayang, yuk, simak empat symbiote yang akan muncul di film Venom! Baca juga: Tom Hardy Ngebet Banget Venom Bisa Masuk ke MCU

Riot

Riot merupakan lawan utama Venom di film spin-off nya. Pada trailer terakhir Venom, Riot diperlihatkan mencekik Eddie Brock menggunakan inang dari Carlton Drake. Namun, pada Comic-Con dijelaskan bahwa Riot akan berpindah dari inang ke inang yang lain. Jadi, kemungkinan akan banyak versi Riot di film Venom.

Scream

Salah satu adegan di trailer terakhir Venom memperlihatkan tubuh seorang cewek diambil alih oleh symbiote yang menciptakan pisau dari lengannya dan menembakkan duri. Kemampuan ini merupakan perpaduan antara Lasher dan Phage di komik, tapi di film Venom karakter yang diperankan oleh Michelle Lee adalah Donna Diego alias Scream.

Phage

Selain Scream dan Riot, trailer terakhir Venom juga menampilkan symbiote yang lain, salah satunya adalah symbiote yang berwarna kuning. Di versi komik, Scream merupakan symbiote berwarna kuning, sedangkan Phage symbiote berwarna jingga, tetapi mengingat Scream udah diperkenalkan sebagai Donna Diego, kemungkinan besar symbiote kuning ini adalah Phage.

Toxin

Symbiote lain yang muncul di trailer Venom adalah Toxin yang memiliki warna biru bercampur emas. Dalam trailer tersebut diperlihatkan Toxin terbebas dari kandangnya. Reid Scott yang dirumorkan diperankan oleh Patrick Mulligan akan menjadi inang dari Toxin. Meskipun gak termasuk sebagai symbiote di komik Lethal Protector, Toxin dibawa sebagai pengganti dari Agony atau Lasher.  

Film

Lama Nggak Ada Kabar, Gareth Evans Rilis Film di Netflix

Abyan Naufal | 27 September 2018 - 14:03
Lama Nggak Ada Kabar, Gareth Evans Rilis Film di Netflix
Kalau kamu tanya siapa orang yang berjasa melambungkan nama Iko Uwais, Joe Taslim, dan Yayan Ruhian di dunia perfilman Internasional, jawabannya adalah Gareth Evans. Dia adalah sutradara film The Raid dan The Raid 2. Lama nggak terdengar kabarnya, akhirnya Gareth Evans merilis film baru nih, Feedies, judulnya Apostle.
FeedMe.id, Jakarta ? Lama nggak kedengaran, sutradara kenamaan asal Wales yang terkenal lewat film-film bertema laga baru aja muncul lagi dengan film terbarunya di Fantastic Fest 2018 September 2018.

Pemain Film Apostle

Feedme.id - Apostle Berbeda sama film-film khas Gareth sebelumnya yang bergenre laga, film terbarunya ini bergenre horror misteri, Feedies. Film barunya itu berjudul Apostle dan dibintangi sama bintang-bintang kenamaan di antaranya Dan Stevens, Michael Sheen, Kristine Froseth, dan lain-lainnya. Baca juga: Fox Beri Kode Kembali Garap Film Solo Gambit Film ini bercerita tentang seorang laki-laki misterius yang ngelakuin perjalanan ke sebuah pulau terpencil demi mencari adik perempuannya yang hilang. Diketahui adiknya itu diculik sama sekelompok pemuja suatu kepercayaan dan mereka minta tebusan buat adiknya itu.

Jadwal Tayang

View this post on Instagram

Honoured and excited to be able to screen and attend @sitgesfestival in October! #apostle @netflix @xyzfilms

A post shared by Gareth Evans (@ghuwevans) on

Nah, buat kamu yang penasaran sama film terbaru Gareth Evans ini, kamu bisa tonton filmnya di Netflix mulai 12 Oktober 2018. Hal ini karena film Apostle adalah salah satu film Netflix Original, Feedies. Sebelumnya Gareth Evans mulai dikenal publik Indonesia karena menggarap film aksi yang go international beberapa tahun lalu, The Raid dan The Raid 2. Sebelum menggarap film itu, Gareth juga menggarap film Merantau yang mulai melambungkan nama Iko Uwais di dunia perfilman. [embed]https://youtu.be/J1JdWOqc9Q8[/embed] Jadi, kamu semua pada penasaran sama film terbaru Gareth Evans nggak nih, Feedies?

Film

The Night Comes for Us, Film Netflix Pertama dari Indonesia

Abyan Naufal | 26 September 2018 - 17:27
The Night Comes for Us, Film Netflix Pertama dari Indonesia
Berita membanggakan datang lagi dari perfilman Indonesia. Pasalnya, Timo Tjahjanto berhasil membuat publik Amerika Serikat kagum dengan film laga terbarunya yang berjudul The Night Comes for Us. Nggak cuma itu, film yang dibintangi Joe Taslim dan iko Uwais ini juga menjadi film Netflix Original pertama dari Indonesia.
FeedMe.id, Jakarta ? Setelah lama nggak main dalam satu film, Joe Taslim dan Iko Uwais dipertemukan lagi dalam sebuah film laga berjudul The Night Comes For Us. Hebatnya lagi, lewat film ini dua aktor laga kebanggan Indonesia itu berhasil mengulang kembali prestasi The Raid yang mengantarkan mereka ke perfilman Internasional. Kenapa Feedy bisa bilang begitu, karena film The Night Comes for Us berhasil disambut dengan meriah oleh para penikmat film di Amerika Serikat sana, Feedies. Nggak cuma penikmat film biasa, para kritikus film pun mengapresiasi dan mengagumi film garapan sutradara Timo Tjahjanto itu.

Tayang Perdana di Texas

the night comes for us Film laga ini memang berkesempatan tayang perdana ke publik tanggal 23 September 2018 pada Fantastic Fest, festival bergengsi untuk film laga, yang diselenggarakan di Texas, Amerika Serikat. Tentu nggak sembarang film bisa tayang pada festival ini, Feedies. The Night Comes for Us garapan Timo pun membuktikan mereka layak tampil di festival Internasional itu. The Night Comes for Us dibintangi oleh Joe Taslim, Iko Uwais, Julie Estelle, Sunny Pang, Hannah Al Rashid dan banyak lagi lainnya. Cerita di film ini bermula dari Ito (Joe Taslim) yang  merupakan mantan anggota gangster yang berusaha lari dari kejaran kelompok lamanya. Nggak cuma menyelamatkan diri sendiri, Ito juga harus ngelindungi seorang gadis kecil.

Netflix Original Pertama dari Indonesia

Hal mengangumkan lainnya adalah, Timo membeberkan bahwa film ini menjadi film Netflix Original pertama dari Indonesia. Yup, hak siar film ini telah dibeli oleh TV streaming berbayar dari Amerika Serikat itu, Feedies. Rencananya, film ini bisa kamu nikmati di Netflix mulai 19 Oktober 2018. Untuk jadwal tayang di bioskop sendiri, Feedy belum mendapatkan info kapan akan mulai beredar. Ya, kita tunggu aja ya semoga film ini bisa tayang di bioskop Indonesia juga. Jadi, yang nggak punya Netflix masih bisa nonton aksi Joe Taslim, deh.