Film

Ternyata, Ada Fakta Tersembunyi di Film The Lion King

Angela Wahyudi | 01 December 2018 - 11:24
Ternyata, Ada Fakta Tersembunyi di Film The Lion King
Masih ingat dengan film The Lion King? Tahun 2019 mendatang, film tentang para hewan itu bakalan di-remake dengan kualitas yang jauh lebih nyata. Namun, sebelum kamu menonton hasil jadinya, Feedy akan bahas dulu beberapa fakta yang belum kamu ketahui di dalam film The Lion King.
FeedMe.id, Jakarta ? Salah satu film kartun yang lagi jadi perbincangan hangat selain SpongeBob adalah Lion King nih, Feedies. Setelah trailer filmnya muncul, secara mengejutkan langsung jadi trending di mana-mana. Gimana enggak? Dengan adanya film ini jadi bikin memori masa kecil keulang lagi, Feedies. Kisah dramatis perjuangan seekor singa bernama Simba menemukan jati diri sebagai sosok pemimpin layaknya sang ayah, Mufasa, menjadi cerita yang selalu terkunci di ingatan. Namun di balik kisah Simba yang bikin kangen masa kecil, ternyata ada berbagai fakta tersembunyi yang mungkin belum banyak diketahui para penonton setia Disney soal film The Lion King.

Erangan Asli

Biar terdengar asli, pengisi suara Simba muda, Jonathan Taylor Thomas, ternyata benar dipukul tanpa rekayasa lho, Feedies Aktor yang udah lama gak terdengar kabarnya ini harus dipukuli dengan ringan di bagian belakang untuk bisa mendapatkan erangan Simba waktu meluncur di bawah tulang punggung gajah dalam adegan makam gajah.

Nama Karakter 

Nala dan Simba (Foto via IMDB) Mungkin menurut kamu beberapa nama karakter di film ini memang terdengar dibuat-buat. Namun siapa sangka, nama-nama karakter ini diambil dari bahasa Swahili, lho. Simba berarti singa atau prajurit yang berani, kemudian Rafiki sang penasehat berarti sahabat. Pumbaa berarti bodoh, malas, atau ceroboh, lalu Sarabi dapat diartikan sebagai sebuah ilusi atau khayalan.

Terselip Sebuah Simbol 

Kalo kalian ingat, di sebuah adegan film, Simba, Timon dan Pumba berbaring di rumput dan membahas bintang. Kemudian tiba-tiba Simba jatuh dan bikin debu beterbangan. Nah, kalo kamu perhatikan secara saksama, ada huruf SFX (special effects) yang terselip di butiran debu terbang tersebut, lho.

Opening

Tadinya, film animasi ini direncanakan dibuka dengan adegan penuh dialog. Hanya aja, hal ini langsung berubah waktu sang produser dan animator mendengar komposisi musik Hans Zimmer berjudul Circle of Life. Mereka terkesan banget dan langsung menjadikan lagu ini sebagai adegan pembuka di film The Lion King yang sampai sekarang lekat di telinga dan mata.

Asal Mula Judul 

feedme.id-the lion king Awalnya, film The Lion King mau dikasih judul diberikan judul King of the Jungle, Feedies. Kemudian akhirnya pihak Disney mengubah judulnya karena mereka sadar bahwa singa gak hidup di hutan. Disney akhirnya mencari judul lain dan yang paling tepat adalah The Lion King.

Hiburan

Tujuh Fakta Tersembunyi Tentang Joe Taslim di Film Star Trek

Fahmi Anky | 21 July 2016 - 14:51
Tujuh Fakta Tersembunyi Tentang Joe Taslim di Film Star Trek
Joe Taslim makin bersinar nih di Holywood. Setelah memerankan Jah pada film ?Fast & Furious 6? garapan sutradara Justin Lin, kini Joe Taslim kembali bermain dalam film Star Trek: Beyond. Film yang sudah rilis di Indonesia ini, sangat dinantikan kehadirannya. Tapi, ada fakta yang tersembunyi tentang Joe Taslim selama bergabung dengan proses syuting hingga film ini siap tayang. Misalnya, dia ternyata bikin banyak orang takut disana. Kenapa?
FeedMe.id, Jakarta?Pemutaran gala premiere ?Star Trek: Beyond? di Indonesia, pada 18 Juli 2016 dihadiri banyak seleb termasuk Joe Taslim yang menjadi incaran rekan-rekan media. Film garapan sutradara Justin Lin menghadirkan sejumlah aktor dan aktris hollywood teratas seperti Simon Pegg, Idris Elba, Sofia Boutella, Zoe Saldana, Chris Pine, Zachary Quinto, Karl Urban dan pemeran pedukung lainnya. Sebelum menghadiri world premiere yang bakal digelar di San Diego, Amerika Serikat, Joe sempat menceritakan pengalamannya selama menjalankan proses syuting film tersebut. Feedy merangkum tujuh fakta unik tentang Joe Taslim di Film Star Trek: Beyond:  

Dandan Lima Jam

Feedme.id-JoeTasliManasPerannya sebagai karakter alien jahat bernama Manas, membuat Joe Taslim dirubah tampilannya. Bahkan dirinya rela tiba di lokasi syuting jam 2 pagi lho. Joe berada jam 2 pagi di lokasi syuting dan duduk bersebelahan dengan Idris Elba. Demi mendapatkan hasil make up yang sesuai dengan karakternya sebagai alien, dibutuhkan waktu 5 jam setiap harinya. Make up yang dipakai dari bahan prostetik dikerjakan oleh Joel Harlow. Joe Harlow merupakan pemenang Oscar untuk special effect. Make up yang dikerjakan benar-benar dicetak bukan kayak topeng yang dipasang gitu aja, Feedies. Ada proses live cast di mana muka aktor tampan tersebut ditutup prostetik, dikasih silikon dan dicetak untuk mendapatkan desain yang pas dengan wajahnya Hal yang disukai oleh Joe, meskipun menunggu lama untuk pengerjaan make up dan kostum. Joe merasa sangat puas dengan hasilnya, dirinya menceritakan ketika karakter Manas bergerak atau tersenyum, semuanya mengikuti. Jadi hasilnya natural dan terlihat nyata.  

Kursus Akting di Margie Harber Studio

Feedme.id-MargieHarberStudio Setelah bermain di film Fast & Furious 6, Joe tidak ingin berpuas diri. Dirinya tidak ingin karir Hollywood-nya hanya berhenti pada satu film saja. Pemeran Jah (Fast & Furious 6) mengaku kalau dirinya sempat mengikuti kursus akting di Margie Harber Studio, Los Angeles. Margie Harber Studio berhasil menghasilkan pesohor Hollywood ternama seperti Halle Berry, Sophia Bush, Colin Egglesfield, Heather Loclear, Tom Anrnold, dan masih banyak lagi deh Feedues. Joe mengikuti kursus akting kurang lebih dua bulan. Setelah selesai kursus akting, Joe dipanggil untuk bermain film Star Trek: Beyond. Sang manajer, Buci menjelaskan bahwa Star Trek: Beyond merupakan film pertama sesudah mengikuti kursus akting.

Justin Lin Jatuh Cinta dengan (akting) Joe Taslim

Fast and Furious 6 Setelah menjalani kursus akting di Margie Harber Studio, Los Angeles, selama dua bulan. Joe Taslim mengaku dihubungi oleh sutradara, Justin Lin. Lin mengungkapkan keinginannya untuk segera bertemu. (Cieee.... kangen tuh) Maksudnya kangen untuk ajak main film bareng lagi, Feedies. Alhasil keesokan harinya, Joe, Lin dan beberapa orang-orang dari Paramount Pictures bertemu. Dalam pertemuan tersebut, mereka mengatakan kepada Joe bahwa sedang mencari pemeran yang cocok untuk karakter bernama Manas yang dingin. Gak lama kemudian Joe melakukan audisi. Audisi yang dijalaninya membuahkan hasil baik, dia dianggap cocok untuk memainkan karakter Manas. Star Trek: Beyond bukan kolaborasi pertama Joe Taslim dengan Justin Lin. Sebelumnya mereka pernah bekerjasama di Fast & Furious 6. Joe juga berkomentar, ?Kebanyakan memang kalau sutradara sudah cocok dengan satu pemain film, sang pemain akan diajak terus,? ujar dia. Wah bisa aja nih abang Joe.

Ditakuti Para Pemain Star Trek

Feedme.id-PemainStarTrek_023488600 Tau gak sih Feedies, bintang The Raid ini dihormati banget oleh aktor-aktor Hollywood di sana. Bahkan, para pemain Star Trek gak berani mengajak Joe bercanda. Menurut pengakuan aktor tampan tersebut, di Hollywood akting sangat dihargai luar biasa. Saat di lokasi misalnya, setiap aktor pasti mempersiapkan diri untuk perannya masing-masing. Bahkan ketika Joe duduk pun gak ada yang berani mengajak bercanda. Joe harus mengubah mimik untuk peran sebagai Manas. Apalagi perannya butuh ekspresi wajah seram. Jadi gak bisa ketawa-ketiwi apalagi sampai nanya,?Eh harus gimana ya? Mau ngapain ya??

Klaustrofobia

Feedme.id-EarlyDeath_266499482 Joe baru sadar kalau dirinya memiliki rasa takut terhadap tempat sempit atau Klaustrofobia pada saat syuting ?Star Trek: Beyond?. Selama ini dirinya tidak menyadari jika memiliki ketakutan tertentu. Atlet judo tersebut menjelaskan saat syuting berperan sebagai Manas, dia harus mengenakan kostum yang terbuat dari bahan prostetik yang sangat rapat dan sempit sesuai dengan postur tubuhnya yang atletis. Pada minggu pertama mengenakan kostum tersebut Joe mengaku susah bernapas. Soalnya, pada kostum tersebut hanya terdapat dua lubang agar udara masuk. Bahkan dirinya sempat takut pas pakai kostum. Namun, selama syuting aktor laga tersebut bersyukur dapat melawan rasa takut dan berakting dengan baik. Hal tersebut dilakukannya karena ia mendapat masukan dari Idris Elba dan Simon Pegg yang tidak bosan memberikan masukan disetiap adegan demi adegan tanpa terkesan menggurui.  

Diminta Membisu

Feedme.id-JoeTaslim Joe Taslim (pernah) gak berani ngomong soal film Star Trek: Beyond sebelum premiere film tersebut dilakukan di UK. Menurut Joe, sikap diamnya dilakukan untuk menghormati kontrak dan menjaga profesionalisme soal kerjaan. Perlu ditiru nih Feedies!

Ajak Keluarga Ke Lokasi Syuting

[caption id="attachment_6624" align="aligncenter" width="506"]Feedme.id-JoeTaslimFamily Foto: Instagram @joe_taslim[/caption] Pada saat menjalani syuting Star Trek: Beyond di Vancouver, Kanada. Joe mengajak istri dan ketiga anaknya terbang ke sana. Selama dua pekan pertama syuting di sana, istri dan anak-anaknya jalan-jalan sekaligus berlibur. Pada saat mengajak ketiga anaknya ke lokasi syuting, mereka sedang libur sekolah lebaran tahun 2015 lalu. Hal tersebut dilakukannya, agar anak-anaknya dapat mengetahui seperti apa pekerjaan bapaknya. Namun, aktror laga tersebut tetap merahasiakan film dan karakternya kepada ketiga anaknya. Takutnya kalau nanti anaknya membocorkan perannya kepada teman-teman sekolahnya, dirinya dapat dicoret dari daftar pemain. Namanya juga anak-anak ya, Feedies, kepolosan mereka terkadang bikin gemes pengen cubit-cubit lucu gitu. Trekker, kamu udah nonton Star Trek: Beyond?

Gaya

Meski Sempat Hits, tapi 5 Ponsel Ini Masuk Kategori Terburuk

Angela Wahyudi | 2 jam yang lalu
Meski Sempat Hits, tapi 5 Ponsel Ini Masuk Kategori Terburuk

Perkembangan ponsel sangatlah cepat dalam dua dekade terakhir. Namun di balik perkembangannya ini, ternyata banyak kegagalan-kegagalannya lho, Feedies. Inilah daftar ponsel yang gagal, mulai dari segi desain sampai fiturnya.

FeedMe.id, Jakarta - Perkembangan ponsel dari zaman ke zaman semakin canggih. Dimulai dengan ukuran-ukuran ponsel yang besar dan berat, kemudian beralih ke smartphone yang punya segudang fitur yang dapat menunjang aktivitas manusia dan bahkan menjadi kebutuhan utama manusia.

Namun di balik keberhasilan semua ponsel dan smartphone yang pernah kamu temui, deretan gadget ini harus mengalami kegagalan dan parahnya harus ditarik dari pasaran. 

Blackberry Storm

Diluncurkan setahun setelah Apple merilis iPhone pertamanya, ternyata smartpone ini gagal total untuk jadi lawan yang diperhitungkan oleh perusahaan Apple. Ini karena masalah yang terdapat pada touchscreen-nya 'ribet' yang malah menjadi nilai jual Blackberry Storm. Buat sekadar membuka aplikasi aja, pengguna harus menekan keras-keras layarnya. Kebayang nggak, gimana kalau buat ngetik?

Udah gitu, Blackberry Storm nggak dilengkapi dengan WiFi pula. Padahal ini adalah smartphone, tapi gak ada WiFi. Kan lucu.

Galaxy Note 7

Siapa yang bisa melupakan bagimana mencekamnya suasana para pengguna smartphone pada September 2016 ketika Galaxy Note 7 baru aja dirilis? Smartphone yang digadang-gadang menjadi yang terbaik dan tercanggih malah meledak di mana-mana. Bahkan, sampai melukai beberapa penggunanya juga.

Akhirnya, investigasi dilakukan dan ditemukanlah cacat pada baterainya yang membuat Galaxy Note 7 meledak. Samsung pun akhirnya menarik semua unit Galaxy Note 7, dan menggantinya dengan Galaxy S7 yang udah hadir duluan di pasar pada awal tahun 2016 yang lalu.

Nokia N-Gage

Nah, ponsel satu ini eksis banget di zamannya. Namun sayang, ponsel ini jadi salah satu daftar ponsel terburuk. Gimana enggak, penempatan tombol yang gak nyaman, terus letak speaker dan mikrofon yang aneh bikin ponsel ini cocok masuk ke dalam daftar ponsel terburuk. Belum lagi, kalau pengguna mau mengganti kaset game kudu membuka baterainya dulu. Dan yang parah, ternyata banyak game yang justru mengecewakan.

Nokia 7280

Walaupun berhasil memenangkan berbagai penghargaan, tapi ponsel yang dicap sebagai fashion-phone ini bisa dibilang sebuah kegagalan dari Nokia untuk berinovasi. Bukannya apa-apa, bentuknya yang mungil bak lisptik ini malah membuatnya gak mempunyai keyboard! Mungkin perusahaan mencoba untuk menghadirkan kembali gregetnya para pengguna pager zaman dulu. Sayangnya, bentuknya yang terlalu kecil ini jadi bikin ponsel ini gak punya keyboard. 

Motorola Flipout

Smartphone yang menggunakan sistem operasi Android 2.1 Eclair tanpa adanya update official yang keluar dari Motorola ini mungkin bisa memenangkan penghargaan smartphone dengan desain terburuk yang pernah ada. 

Ponsel yang menghadirkan kombinasi layar sentuh dan keyboard fisik mungkin udah biasa, contohnya Blackberry Keyone. Namun, Motorola datang dengan inovasi yang buruk, menggabungkan antara layar sentuh 2,2 inci dan keyboard yang gak mengadaptasi desain candybar membuat smartphone ini keliatan kecil banget. Ditambah cara memunculkan keyboard fisik yang aneh banget dan layar yang nggak terlalu responsif memperburuk nilai Motorola Flipout.

 

Subscribe to our newsletter

Connect with us

Hiburan

Begini Bentuk Penghormatan Marvel kepada Para Korban Thanos

Angela Wahyudi | 2 jam yang lalu
Begini Bentuk Penghormatan Marvel kepada Para Korban Thanos

Menuju Avengers: End Game, Marvel Studios baru aja meluncurkan video penghormatan untuk para superhero yang tumbang di Infinity.

FeedMe.id, Jakarta – Marvel Studios baru aja merilis cuplikan dalam rangka menuju Avengers: Endgame nih, Feedies. Seperti yang udah Feedy infokan sebelumnya, Endgame akan jadi babak terakhir film Marvel Cinematic Universe yang akan bernama The Infinity Saga.

Dilansir dari Geektyrant, video ini dinamakan Honor karena menampilkan beberapa karakter superhero yang menjadi korban jentikkan jari Thanos. Dalam video juga dijelaskan bahwa para Avengers yang tersisa akan melakukan apapun untuk mengembalikan mereka dan mencegah sang penguasa Titan mendapatkan Infinity Stones.

Film puncak Marvel Cinematic Universe ini akan dibintangi oleh Chris Evans (Captain America), Robert Downey Jr. (Iron Man), Chris Hemsworth (Thor), Mark Ruffalo (Hulk), Scarlett Johansson (Black Widow), Jeremy Renner (Hawkeye), Paul Rudd (Ant-Man), Don Cheadle (War Machine), Brie Larson (Captain Marvel), dan Josh Brolin (Thanos).

Selain itu, juga ada Danai Gurira (Okoye), Bradley Cooper (Rocket Raccoon), dan Karen Gillan (Nebula) sebagai pemeran pendukungnya. Avengers: Endgame akan dirilis pada 26 April 2019 di Amerika Serikat.

 

Viral

Gak Melulu Berantem, Deretan Foto Anjing dan Kucing ini Menyentuh Banget

Abyan Naufal | 2 jam yang lalu
Gak Melulu Berantem, Deretan Foto Anjing dan Kucing ini Menyentuh Banget

Perbedaan ras dan jenis rupanya nggak selalu bikin anjing dan kucing berantem lho, Feedies. Deretan foto ini buktinya. Meskipun mereka berbeda jenis, mereka tetap saling menyayangi. 

FeedMe.id, Jakarta – Banyak yang bilang bahwa kucing dan anjing adalah hewan yang gak bisa akur. Kerjaannya berantem terus kalau ketemu. Sampai-sampai banyak film yang menceritakan hal ini kayak kartun Tom & Jerry.

Padahal dua hewan berbulu dengan empat kaki ini nggak melulu berantem lho, Feedies. Banyak momen-momen kedekatan mereka yang sering tertangkap. Misalnya deretan momen yang Feedy lansir dari Brightside berikut ini.

Kucing ini mungkin lagi berusaha menghibur temennya yang lagi sedih.

 

Agak songong sih, tapi tetap akur, kok.

 

Anjing ini menghangatkan si kucing. So sweet, ya.

 

Dua pasangan ini juga nggak kalah romantis, lho.

 

Pelukan hangat buat kamu yang tersayang.

 

Anak-anak ini gemas banget ya. Saling pelukan waktu tidur.

 

Sesama sahabat memang harus saling ngasih semangat ya, Feedies.

 

Dengan keterbatasan yang ada, mereka berdua saling menjaga satu sama lain.

Jadi, perbedaan ras dan jenis aja nggak menghalangi anjing dan kucing buat saling menyayangi, kenapa kamu harus berantem hanyak karena sedikit perbedaan, Feedies?

Hiburan

Terungkap, Ini Nih Peran Baru Keanu Reeves di Toy Story 4

Angela Wahyudi | 2 jam yang lalu
Terungkap, Ini Nih Peran Baru Keanu Reeves di Toy Story 4

Para pengisi suara dalam film Toy Story 4 mulai terkuak. Salah satunya adalah Keanu Reeves yang baru-baru ini ketahuan mengisi salah satu karakter dalam film yang trailer-nya baru aja dirilis beberapa hari yang lalu.

FeedMe.id, Jakarta – Sejak masa pembuatan film Toy Story 4, nama Keanu Reeves disebut-sebut bakalan ada dalam proyek film anak-anak ini. Namun, saat itu belum diketahui peran apakah yang dimainkan aktor asal Kanada ini.

Nah, sejak trailer Toy Story 4 dirilis pada 19 Maret lalu, akhirnya peran Keanu Reeves terbongkar nih, Feedies. Aktor 54 tahun ini diketahui memiliki peran mengisi suara karakter mainan yang bernama Duke Caboom.

Karakter berseragam putih-putih dengan detail merah ini, disebutkan sebagai mainan yang sering melakukan tindakan berbahaya. Duke Caboom juga merupakan teman Bo Peep (Annie Potts).

Dilansir dari People, Sang aktor mengatakan perihal karakternya dalam film Toy Story 4 tersebut, “Ia adalah stuntman terbaik di Kanada!" kata Keanu Reeves.

Menurut Reeves, Duke Caboom punya peran penting dalam petualangan yang dihadapi Woody dan Bo Peep.

"Mereka menggunakan keahliannya sebagai pengendara motor yang berani, tapi mereka memintanya untuk menghadapi rasa takutnya atas kegagalan. Dia harus menghadapi rasa takutnya demi membantu mewujudkan tujuan yang lebih mulia," ujarnya.

Selain tokoh Duke Caboom, ada sejumlah karakter baru yang diperkenalkan dalam Toy Story 4. Yang paling menonjol adalah Forky, mainan yang dibuat oleh Bonnie dari spork, alias alat makan gabungan garpu-sendok.

Namun, Forky merasa dirinya gak ditakdirkan sebagai mainan, melainkan sebagai alat makan. Forky melarikan diri, dan dikejar oleh Woody. Karakter suara Woody sendiri diisi oleh Tom Hanks.

Toy Story 4 bakalan dirilis pada 21 Juni 2019 mendatang di Amerika Serikat. Belum ada informasi soal tanggal penayangan film ini di Indonesia.

 

Gaya

Reality Clash, Game Tembak-tembakan Gabungan Pokemon dan Call of Duty

Abyan Naufal | 2 jam yang lalu
Reality Clash, Game Tembak-tembakan Gabungan Pokemon dan Call of Duty

Dengan kemajuan era game di smartphone yang makin canggih, game berbasis augmented reality (AR) kayak Pokemon Go makin banyak. Salah satu game AR terbaru adalah Reality Clash yang kelihatan kayak gabungan Pokemon Go dan Call of Duty.

FeedMe.id, Jakarta – Pada perhelatan Game Developers Conference 2019 di San Fransisco, California, Amerika Serikat, dirilis sebuah game yang memanfaatkan teknologi augmented reality (AR) berjudul Reality Clash. Game ini sendiri jika diibaratkan sebuah game yang udah pernah dirilis, ini kayak penggabungan antara game Pokemon Go dengan Call of Duty.

Dilansir dari Gamezebo, Reality Clash sendiri adalah location-based yang artinya pemain harus berjalan betulan untuk memainkan game ini, seperti di Pokemon Go. Yang berbeda adalah, maps yang ada di game ini berbentuk 3D, bahkan pemain bisa mengukur tinggi sebuah gedung yang ada di dunia nyata lewat game ini.

Para pemain diharuskan menjelajahi berbagai lokasi di dunia nyata untuk mengumpulkan sumber daya yang bisa digunakan untuk membuat sebuah senjata dan meng-upgrade-nya. Kalau pemain udah mempunyai senjata yang layak, pemain bisa mengajak pemain lainnya untuk berduel untuk mendapatkan uang di dalam game.

Nantinya, ketika pemain mengajak pemain lainnya untuk bertarung dan dia menerima tantangannya, game ini akan men-generate arena pertarungan lewat layar smartphone. Pemain harus berpindah tempat untuk mengejar atau menghindar dengan badannya sendiri. Semacam main Call of Duty, tapi di dunia nyata, kan?

Sayangnya game ini belum rilis di playstore Indonesia, Feedies. Jadi sabar dulu aja, ya.

Hiburan

Kaget Lihat Parkiran Motor Jakarta, Calum Scott: Gila

Angela Wahyudi | 2 jam yang lalu
Kaget Lihat Parkiran Motor Jakarta, Calum Scott: Gila

Tercatat, ada 18 juta kendaraan bermotor masuk ke Jakarta setiap harinya. Jadi gak heran, kalau di parkiran lebih banyak kendaraan beroda dua ini daripada roda empat. Hal inilah yang bikin Calum Scott kaget.

FeedMe.id, Jakarta – Penyanyi asal Inggris, Calum Scott baru aja mengunjungi Indonesia buat tampil di sebuah acara penghargaan yang digelar satu televisi swasta pada Rabu, 20 Maret 2019.

Ini bukan kunjungan pertama yang dilakukan pria 30 tahun ini ke Indonesia atau Jakarta lho, Feedies. Pada Desember tahun lalu, pelantun "You Are The Reason"  bahkan sempat mengadakan konser di Tanah Air.

Saat kunjungannya kali ini, ada satu hal tentang Indonesia yang masih membuat Calum Scott terheran-heran. Hal itu adalah parkiran sepeda motor di Jakarta.

Lewat Instagram Stories miliknya, Scott mengunggah sebuah video yang memperlihatkan sebuah parkiran motor dengan jumlah yang cukup banyak dan padat. Dalam video singkat ini, Calum Scott bahkan menyelipkan kata "mad" yang berarti "gila".

Scott pun kemudian bertanya dari balik kamera dengan menanyakan, "Berapa banyak motor yang ada?"

Gak lama, seorang perempuan yang saat itu sedang bersamanya menjawab, "Aku enggak tahu, mungkin ribuan."

 

Santai

Cara Ilmuwan Mencegah Cokelat yang Diprediksi Punah 30 Tahun Lagi

Abyan Naufal | 2 jam yang lalu
Cara Ilmuwan Mencegah Cokelat yang Diprediksi Punah 30 Tahun Lagi

Duh gimana nih, makanan paling manis dan enak di dunia, cokelat, diprediksi bakalan pundah beberapa puluh tahun ke depan. Untungnya ilmuwan tahu cara mengatasinya. Langsung aja simak di bawah ini.

FeedMe.id, Jakarta – Sebagai makanan yang populer pasti kamu nggak berpikir kalau coklat bakalan punah. Namun, gimana jadinya kalau dalam beberapa puluh tahun ke depan cokelat benar-benar punah dan kamu nggak bisa merasakan manisnya lagi?

Menurut ilmuwan di Natipnal Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), kakao (buah coklat) dan tumbuhan lainnya bisa aja punah 30 tahun ke depan karena sulit dibudidayakan. Ini karena permasalahan pemanasan global yang makin buruk.

Karena hal ini, sebuah perusahaan cokelat dari Amerika, Mars, berkolaborasi dengan Universitas California buat menyelematkan masa depan tanaman kakao. Mereka coba menyelamatkan kakao dengan mengembangkan teknologi CRISPR.

CRISPR adalah Clusters of Regularly Interspaced Short Palindromic Repeats. Metode ini memakai rekayasa genetik buat menyesuaikan daya tumbuh kembang tanaman kakao dengan lingkungannya. Pengembangan ini udah dilakukan di sejumlah perkebunan cokelat, khususnya Afrika Barat.

Meskipun udah ada cara yang bisa dipakai, para ilmuwan juga masih mencari alternatif lain biar kakao nggak punah. Jadi, kita masih bisa nikmatin coklat sampai bertahun-tahun lamanya, deh.

TOP