Gaya

Cara Tahu Facebook Kamu Pernah Kena Hack atau Enggak

Harith Jobs | 17 October 2018 - 15:05
Cara Tahu Facebook Kamu Pernah Kena Hack atau Enggak
September lalu sejumlah kelompok peretas menggunakan celah di Facebook untuk mengetahui informasi pribadi penggunanya. Apakah kamu termasuk salah satu dari pengguna yang informasinya diakses? Begini cara mengetahuinya, Feedies.
FeedMe.id, Jakarta - Sebanyak 29 juta informasi pribadi pengguna Facebook diakses oleh sekelompok peretas. Facebook mengklaim informasi pribadi yang diretas meliputi username, info kontak, informasi pribadi kayak agama, lokasi, dan masih banyak lagi. Namun bagaimana cara mengetahui apakah Facebook kamu termasuk ke dalam 29 juta akun yang diakses oleh peretas? Dilansir dari The Verge, sebagai bentuk tindakan pemulihan, Facebook baru aja menawarkan cara bagaimana mengetahui akun penggunanya diakses hingga informasi apa saja yang diakses oleh peretas. Untuk kamu yang pengen ngecek, bisa langsung kunjungi menu Facebook?s Help Center. Akan muncul informasi yang menjelaskan apakah akun kamu diretas atau enggak. Jika iya, Facebook akan memberitahukan informasi pribadi apa yang telah diakses. Dari 29 juta pengguna, nama, alamat e-mail, nomor telepon 15 juta pengguna terungkap oleh peretas tersebut, sementara 14 juta pengguna lainnya, informasi pribadi yang diakses meliputi jenis kelamin, agama, lokasi, informasi perangkat yang digunakan, hingga halaman yang disukai. Meskipun diakses, sekelompok peretas tersebut gak mengunggah apa pun di profil akun yang berhasil diretas. Facebook menyebutkan penggunanya gak perlu melakukan hal apa pun untuk saat ini, mengingat bukan kata sandi yang dicuri tetapi semacam token akses yang memungkin sekelompok hacker tersebut masuk ke akun Facebook tanpa mengetahui kata sandi. Pihak Facebook udah me-reset ulang token tersebut pada bulan lalu sehingga membuat penggunanya log out secara tiba-tiba saat mengakses Facebook. Baca juga: Mau Akun Facebok Kamu Aman? Perhatikan 4 Aturan Ini Guy Rosen laku VP Product Management di Facebook mengatakan hingga saat ini pihak Facebook belum menemukan bukti apa pun yang mengacu ke penggunaan secara masal data yang telah diakses oleh peretas. Facebook dengan FBI sednag melakukan upaya investigasi dan hingga hasil investigasi tersebut terungkap, Facebook belum memiliki informasi lain terkait kasus peretasan tersebut. Jadi, apakah akun Facebook kamu salah satu yang diretas, Feedies?

Gaya

Penting! Fitur Facebook yang Berguna Saat Terjadi Bencana Alam

Harith Jobs | 05 October 2018 - 11:44
Penting! Fitur Facebook yang Berguna Saat Terjadi Bencana Alam
Indonesia kembali diguncang gempa bumi. Kali ini, Palu dan Donggala diguncang gempa bumi berkekuatan 7,4 SR. Di tengah bencana tersebut, satu hal yang cuma ada di pikiran keluarga korban: bagaimana kondisi korban paska bencana usai?
FeedMe.id, Jakarta - Pasca berakhirnya gempa bumi berkekuatan 7,4 SR yang menghantam Palu dan Donggala, tentu banyak teman dan keluarga yang mengkhawatirkan kondisi sanak saudaranya di lokasi terjadinya gempa. Berangkat dari masalah ini, Facebook menciptakan fitur yang sangat berguna jika di suatu wilayah terjadi bencana alam. Fitur tersebut bernama Safety Check yang berguna sebagai pusat informasi. Fitur ini memungkinkan kamu untuk memberitahu bahwa dirimu selamat ke pengguna lain di Facebook. Fitur ini juga bisa digunakan untuk mengecek keadaan orang lain pasca bencana alam terjadi lho, Feedies. Fitur ini akan menampilkan daftar pengguna selamat yang berada di lokasi bencana. Pengguna Facebook bisa menandai dirinya aman dan kemudian akan muncul teks berwarna hijau "Marked himself safe" yang artinya pengguna tersebut selamat, tapi jika kabar dari pengguna belum tersedia, akan muncul keterangan "Not marked safe yet" yang artinya belum ditandai selamat. Namun, yang menjadi kendala dengan fitur Safety Check adalah dibutuhkan koneksi internet untuk terhubung ke Facebook, sementara jika terjadi bencana alam, kayak gempa bumi atau tsunami di suatu daerah, biasanya jaringan komunikasi terputus hingga waktu yang belum bisa ditentukan. Meskipun begitu, gak ada salahnya mencoba fitur Safety Check ini untuk mengecek kondisi sanak saudara yang tertimpa bencana ya, Feedies.

Viral

Miliki Nama Anus, Pria Ini Dilarang Berkampanye oleh Facebook

Angela Wahyudi | 28 September 2018 - 12:39
Miliki Nama Anus, Pria Ini Dilarang Berkampanye oleh Facebook
Sejatinya, nama adalah doa untuk setiap orang. Sayangnya, banyak yang salah paham dengan nama tiap orang. Seperti nama dari calon dewan perwakilan daerah Belgia yang dilarang berkampanye oleh Facebook ini nih, Feedies.
FeedMe.id, Jakarta ? Peraturan adalah peraturan. Dengan banyaknya masalah yang terjadi di media sosial, pihak Facebook berusaha seketat mungkin untuk menghindari adanya masalah. Seperti yang dirasakan oleh calon dewan perwakilan daerah Belgia dilarang berkampanye di Facebook karena menggunakan nama Anus yang gak sesuai dengan peraturan Facebook. Dia adalah Luc Anus yang mencalonkan diri sebagai kandidat dewan di Lobbes di wilayah Wallonia, Belgia. Pria 26 tahun ini gak menyangka dirinya dilarang menggunakan nama aslinya di Facebook karena melanggar peraturan Facebook. feedme.id-anus Berniat untuk membagikan ide kampanyenya di lama Facebook, kandidat Partai Sosialis ini malah dianggap vulgar dan gak sesuai dengan pedoman komunitas karena menggunakan nama belakangnya tersebut. Dilansir dari Sputniknews, Luc Anus mengatakan, "Facebook hanya tidak menerima nama saya," kata Luc Anus. Karena masalah ini, Luc berencana untuk mengubah nama keluarganya menjadi "Anu" di Facebook supaya bisa tetap melanjutkan kampanye nya secara online. Di sisi lain, Anus udah banyak menerima dukungan. Sementara beberapa pengguna Facebook bilang bahwa Luc harus bangga dengan namanya yang menjadi kontroversi tersebut. Dilansir dari Mirror.co.uk, registrasi sipil Belgia mengungkap data baru bahwa terdapat 49 orang dengan nama Anus sebagai nama belakang mereka dan mereka semua tinggal di wilayah Wallonia yang berbahasa Prancis di Belgia. Walaupun namanya harus dijadikan lelucon, Luc dengan santai mengabaikan semua ejekan, mengatakan bahwa dia bisa menangani menghadapi berbagai tanggapan.

Gaya

Atasi Kecanduan Media Sosial, Facebook Perkenalkan Fitur Baru

Harith Jobs | 28 June 2018 - 16:04
Atasi Kecanduan Media Sosial, Facebook Perkenalkan Fitur Baru
Demi mengatasi kecanduan media sosial yang udah banyak terjadi di masyarakat, Facebook baru-baru ini membuat sebuah fitur baru, Feedies! Fitur baru ini disebutkan bisa menghitung seberapa lama kamu ngabisin waktu di media sosial tersebut.
FeedMe.id, Jakarta ? Dilansir dari Independent, fitur terbaru nan canggih ini masih dalam tahap percobaan di platform Android. Dengan fitur ini, pengguna nantinya jadi bisa ngecek berapa lama waktu yang mereka habiskan per hari buat scrolling di Facebook. Nggak berhenti di situ, Facebok juga memasukkan fungsi time limit yang bisa digunakan para pengguna untuk membatasi waktu mereka di Facebook. ?Kami selalu berusaha untuk memastikan para pengguna menggunakan waktunya sebaik mungkin di media sosial ini,? ujar juru bicara dari Facebook. Fitur ini nantinya juga memungkinkan kamu buat mematikan beberapa notifikasi yang nggak penting macem new post dan direct messages. Ini bukan pertama kalinya Facebook berusaha ?memerangi? kecanduan media sosial. Sebelumnya, mereka udah mencoba menerapkan fitur serupa di Instagram yang disebut dengan fitur Manage Your Time. Kecanduan media sosial emang jadi salah satu ?penyakit mental? terbaru yang muncul di masyarakat jaman now. Dilansir dari Lifewire, peneliti dari Universitas Chicago menemukan kalau dorongan buat ngebuka media sosial ternyata lebih gede dibanding dorongan buat ngerokok atau minum minuman keras. Sementara para peneliti dari Harvard menemukan kalau pamer di media sosial seperti Facebook dan Instagram memiliki efek yang sama pada otak seperti habis makan makanan enak. Facebook bukan perusahaan pertama yang berusaha mengontrol gejala kecanduan media sosial di jaman now. Apple melalui iOS 12 juga memperkenalkan fitur serupa dengan nama Screen Time. ?Dalam iOS 12, kami menawarkan informasi yang detail dan alat yang bisa membantu para pengguna untuk memahami dan mengontrol waktu yang mereka habiskan bersama aplikasi dan website. (Juga termasuk) seberapa sering mereka memegang iPhone atau iPad sepanjang hari,? ujar Craig Federighi, Vice President of Software Engineering dari Apple. Feedies sendiri perlu fitur macem fitur terbaru Facebook dan Screen Time ini nggak?

Gaya

Saingi Musical.ly, Facebook Bakal Luncurkan Lip Sync Live!

Harith Jobs | 07 June 2018 - 16:27
Saingi Musical.ly, Facebook Bakal Luncurkan Lip Sync Live!
Aplikasi buat bikin video lucu-lucuan emang lagi ngetop-ngetopnya dalam beberapa tahun terakhir. Dulu Feedies pasti tahulah aplikasi Dubmash, terus belakangan ini muncul Musical.ly dan Tik Tok yang ngehits banget di kalangan kids jaman now. Nah, nggak mau kalah sama aplikasi-aplikasi tersebut, nggak lama lagi Facebook bakal ngeluarin Lip Sync Live!
FeedMe.id, Jakarta ? Apa sih Lip Sync Live itu? Pada dasarnya Lip Sync Live adalah sebuah fitur terbaru dalam aplikasi mobile Facebook alih-alih sebuah aplikasi baru. Dengan fitur baru ini, pengguna bisa masukin musik ke dalam video mereka, yah emang jadinya mirip sama Musical.ly gitu lah kurang lebih. Fitur  ini sendiri masih diuji coba di kalangan terbatas. Lagu-lagu yang bisa digunakan oleh para pengguna tersebut pun masih di kisaran ratusan lagu. Beberapa di antaranya adalah Havana yang dinyanyikan oleh Camilla Cabello dan God?s Plan yang dinyanyikan oleh Drake.

Selain itu, fitur terbaru FB ini kabarnya juga akan memiliki pilihan untuk ?live? dengan dua orang atau lebih. Jadi kamu bisa ngajak temen kamu yang di luar kota (atau beda kosan) buat seru-seruan bareng di Lip Sync Live. Nggak berhenti di situ, Lip Sync Live juga tentunya akan dilengkapi dengan berbagai macam efek dan background yang bisa kamu gunakan buat bikin videomu lebih lucu dan menarik! Nah, buat Feedies yang penasaran apakah aplikasi Facebook-mu di hape udah kebagian fitur ini atau belum, kalian sisa buka aja fitu Live yang ada di sana. Kalau udah ada, di sana bakal muncul pilihan buat menggunakan Lip Sync Live. Abis itu, kamu bisa milih lagu yang mau digunakan, terus nambahin deskripsi dan berbagai kustomisasi lainnya. Pas kamu ?siaran?, temen kamu yang nonton bakal bisa liat penyanyi dan judul lagu yang kamu pake buat video lip sync itu. Fitur Lip Sync Live udah hampir pasti akan diluncurkan untuk seluruh pengguna Facebook di seluruh dunia, tapi hingga saat ini emang belum ada informasi lebih lanjut soal jadwal rilis resminya.

Gaya

Marak Pencurian Data, Hapus Lima Hal Ini dari Facebook Kamu!

Harith Jobs | 29 April 2018 - 15:25
Marak Pencurian Data, Hapus Lima Hal Ini dari Facebook Kamu!
Gara-gara skandal pencurian data, belakangan ini mulai banyak orang yang ngehapus akunnya di Facebook demi keamanan privasi, tapi banyak juga yang masih mempertahankan akun mereka. Nah, kalau Feedies termasuk yang nggak mau ngehapus akun, seenggaknya kamu bisa ngehapus lima hal ini dari profil FB kamu biar lebih aman.
FeedMe.id, Jakarta ? Seperti yang kita tahu, Facebook saat ini lagi diterpa skandal pencurian data. Seenggaknya ada 87 juta data pengguna yang dicolong, termasuk 1 juta dari Indonesia. Gara-gara skandal pencurian data ini, hashtag #DeleteFacebook pun mulai bertebaran di dunia maya dan emang udah banyak juga yang menghapus akun pribadi di media sosial buatan Mark Zuckerberg tersebut. Zuckerberg sendiri udah dituntut buat mundur dari Facebook sebagai bentuk pertanggungjawaban. Feedies sendiri sampai saat ini masih punya akun Facebook nggak? Atau malah udah ikutan ngapus? Idealnya sih emang diapus sekalian sih biar privasi kita aman. Tapi kalau kamu masih pengen punya akun di Facebook, mungkin kamu harus mempertimbangkan buat menghapus lima hal ini dari akun kamu, Feedies.

Tanggal Ulang Tahun

Tanggal ulang tahun itu salah satu hal yang dicari banget sama orang-orang yang bermaksud jahat. Pasalnya, di dunia ini masih banyak banget orang yang make tanggal ulang tahun buat nomor pin ATM dan password lainnya. Kalau Feedies termasuk yang suka pake tanggal ultah buat berbagai password, mending hapus deh ultah kamu dari semua media sosial.

Nomor Hape

Nah, ngaku deh, pasti ada kan yang majang nomor hape di akun Facebook? Biasanya anak lama nih yang suka majang-majang nomor hape di akunnya. Maksud hati sih biar dapet kenalan baru, tapi kalau tau-tau dapetnya malah stalker atau tukang nawarin kartu kredit dari bank kan nyebelin.

Friends

Punya ribuan friends di akun kamu? Mending sortir ulang, terus unfriend deh akun-akun yang nggak jelas, apalagi kalau kamu nggak pernah berinteraksi sama doi. Pastiin semua friends yang ada di sana beneran orang yang kamu kenal. Soalnya kalau nggak gitu, salah-salah ada orang nggak bertanggung jawab yang diem-diem ngepoin kamu.

Foto Anak Kecil

Punya anak or at least adik yang masih kecil? Jangan pernah upload foto mereka di Facebook maupun media sosial lainnya ya, Feedies. Balik lagi ke poin di atas, jangan sampai akun kamu dikepoin sama orang nggak bertanggung jawab terus mereka jadi ngincer adik kamu. Oh satu lagi, jangan pernah pernah nulis status apapun soal lokasi sekolah atau tempat main adek kamu.

Foto Boarding Pass atau Paspor

Feedy harap diantara kalian nggak ada yang pernah nge-share foto boarding pass atau paspor (baca: bagian biodatanya) di Facebook. Barcode yang ada di boarding pass itu bisa dipake buat nyari informasi kamu lho, Feedies. Sementara biodata di paspor, well, nggak usah dibahaslah ya, udah pada pahamlah pasti risikonya apaan. Yuk langsung ke Facebook kamu dan "bebersih" biar gak terjadi apa-apa yang merugikan.

Gaya

Gara-gara Skandal Facebook, Mark Zuckerberg Disuruh Mundur

Harith Jobs | 04 April 2018 - 14:31
Gara-gara Skandal Facebook, Mark Zuckerberg Disuruh Mundur
Imbas pencurian data pengguna Facebook yang terungkap bulan lalu kayaknya makin gede nih, Feedies. Baru-baru ini Mark Zuckerberg sampai dituntut buat mundur lho! FeedMe.id, Jakarta ? Seperti yang kita tahu, Facebook dalam beberapa minggu terakhir lagi dilanda skandal yang cukup memalukan. Belum lama ini baru ketahuan kalau data pribadi 50 juta pengguna Facebook ternyata dicuri dan dijual oleh pihak ketiga! Nah, gara-gara ini, Mark Zuckerberg dituntut buat mundur sebagai CEO Facebook oleh salah satu investornya sendiri. Scott Stringer, sang investor, menilai kalau Facebook saat ini perlu dipimpin oleh jajaran direksi yang independen, bukan satu orang CEO. Dia juga mengatakan kalau skandal pencurian data ini bisa mengancam demokrasi dan menunjukkan kalau ada masalah besar di dalam Facebook. ?Saya rasa Facebook membutuhkan lebih banyak pemimpin independen yang memiliki pengalaman soal pengelolaan data dan etika, melihat dari hal yang terjadi belakangan ini,? ujar Stringer, dilansir dari Independent. Beberapa perubahan yang disarankan oleh Stringer antara lain: Zuckerberg harus mundur dari posisi CEO Facebook, menambah tiga direktur independen, dan membuat komite pemantauan data. Dia sendiri sadar kalau perubahan sedrastis ini nggak bisa berlangsung dengan cepat, tapi Stringer cukup yakin kalau hal ini bisa dilakukan. ?Kami akan terus menuntut hal ini dari tahun ke tahun. Saya mempertimbangkan untuk memberikan testimoni di DPR dan tekanan terus menerus. Kami bukannya mau ?melukai? Facebook, justru kami mau bikin mereka jadi lebih kuat,? ungkapnya. Saat ini Mark Zuckerberg emang bisa dibilang adalah penguasa tunggal di perusahaan yang dia buat. Ini berarti semua keputusan terkait Facebook harus melalui persetujuannya. Zuckerberg sendiri tampaknya belum berencana buat mundur sebagai CEO dalam waktu dekat. Dalam salah satu kesempatan, Zuckerberg pernah mengatakan kalau dia sangat puas dengan struktur perusahaan yang ada di Facebook. Dia juga sempet menyatakan kepercayaan dirinya soal keamanan Facebook di tahun 2009 silam. Kala itu dia mengklaim kalau keamanan yang tinggi bakal jadi pembeda antara FB dan media sosial lainnya. Well, klaim tersebut jelas udah dibuktikan salah oleh para pencuri data tersebut. Menurut kamu gimana, Feedies. Zuckerberg harus mundur nggak?

Gaya

Gimana Sih Keseharian CEO Facebook? Yuk Ngintip!

Harith Jobs | 12 February 2018 - 12:52
Gimana Sih Keseharian CEO Facebook? Yuk Ngintip!
Kadang suka kepo gimana hidupnya orang sukses sekelas CEO Facebook. Kira-kira kayak apa ya kegiatan sehari-hari Mark Zuckerberg? Feedy punya bocoran infonya nih buat kamu semua!
FeedMe.id, Jakarta ? Siapa sih yang nggak kenal Mark Zuckerberg di dunia ini? Pria berusia 33 tahun ini adalah CEO salah satu media sosial paling sukses di bumi, Facebook. Sebagai seorang CEO, Zuckerberg disebut-sebut selalu kerja hingga 60 jam seminggu!  Itu berarti sekitar 12 jam sehari, dengan asumsi dia aktif dari Senin-Jumat. Bener-bener orang yang sibuk. Tapi meskipun kayaknya sibuk banget, kegiatan sehari-hari dia ternyata nggak beda jauh sama orang kebanyakan lho Feedies. Dia masih sempet olah raga, jalan-jalan, dan tentu aja ngabisin waktu sama keluarganya tercinta. Ini nih tipikal kegiatan seorang Mark Zuckerberg sehari-hari.

Ngecek Hp

feedme-id-mark-zuckerberg Dilansir dari Independent, biasanya bos FB ini bangun jam 8 pagi. Dan tebak apa hal pertama yang dia lakukan? Nggak lain dan nggak bukan adalah ngecek Facebook, Facebook Messenger, dan aplikasi Whatsapp di hapenya. Sama aja ya kayak kita-kita? Abis ngecek hape, doi olahraga, Feedies! Zuckerberg biasanya olahraga pagi sekitar tiga kali seminggu. Kalo tiap hari capek juga kali ya. Kadang dia bakal ngajak anjing kesayangannya buat olahraga bareng juga. Selesai olahraga bareng anjingnya, biasanya dia bakal nyari sarapan. Uniknya, Zuckerberg ternyata nggak pilih-pilih makanan lho. Apa yang ada di rumah ya dia makan. Katanya sih dia nggak suka ngabisin waktu buat mikirin hal-hal sepele. Itu juga yang bikin dia selalu make baju yang sama hampir setiap hari. Feedies juga pasti udah apal deh baju ?kenegaraan? Zuckerberg: kaos abu-abu, celana jeans, sama sneakers.
?Saya mau ?menyederhanakan? hidup saya, jadi saya nggak perlu mikirin hal-hal sepele biar bisa memikirkan apa yang terbaik buat Facebook,? ungkap Zuckerberg saat ditanya oleh wartawan terkait bajunya yang sama melulu di tahun 2014 silam.

Priscilla and I are so happy to welcome our daughter August!

A post shared by Mark Zuckerberg (@zuck) on

Selain itu, Zuckerberg ternyata juga nyempetin buat belajar di waktu luangnya. Dia saat ini masih aktif ikut les bahasa Mandarin. Dia juga selalu nyoba buat baca buku sebanyak mungkin di saat senggang. Di tahun 2015 aja dia nyoba buat baca buku baru tiap dua minggu. Ternyata kebiasaan seorang CEO nggak beda jauh ya sama kita? Malah beberapa ada yang bisa dicontoh tuh, terutama yang soal baca buku. Siapa tau Feedies ada yang jadi CEO media sosial baru di masa depan.

Gaya

Facebook Berbenah Diri, Bye Hoax!

Harith Jobs | 16 January 2018 - 19:50
Facebook Berbenah Diri, Bye Hoax!
Facebook emang sarangnya hoax, banyak berita-berita aneh dan dipertanyakan kebenarannya beredar di Facebook. Karena hal ini akhirnya Mark Zuckerberg ambil langkah nih. Apa yang dilakukan si pendiri Facebook ini?
FeedMe.id, Jakarta ? Masih adakah Feedies yang menggunakan media sosial Facebook? Menurut kamu gimana kondisi Facebook sekarang, masih enak buat berinteraksi dengan teman? Atau malah udah ditinggalin gara-gara kebanyakan hoax?

Algoritma Baru

feedme-id-facebook Buat kamu yang udah bete gara-gara banyak hoax berkeliaran di sana, tenang. Belum lama ini Facebook mengumumkan kalau mereka akan merombak total algoritma News Feed para penggunanya. Dengan algoritma baru ini, Facebook akan mengutamakan post dari teman dan keluarga untuk muncul terlebih dahulu di home.
?Fokus besar kami di 2018 adalah memastikan waktu yang kita gunakan untuk membuka FB menjadi waktu yang berkualitas. Kami merasa bertanggung jawab untuk memastikan layanan kami nggak cuma digunakan untuk bersenang-senang, tapi juga digunakan untuk kebaikan orang banyak,? ujar CEO Facebook Mark Zuckerberg dalam post-nya.
Langkah ini dilakukan sebagai tanggapan atas berbagai komplain yang diajukan para pengguna FB. Mereka merasa News Feed mereka dibanjiri oleh konten-konten yang bukan berasal dari teman atau page yang mereka like. Selain itu, FB juga belakangan terkenal sebagai salah satu media sosial yang nggak sehat dengan banyaknya hoax yang beredar di dalamnya. Pasti Feedies juga nyadar kan kalau FB itu jadi sarang para pecinta hoax, mulai dari bumi datar sampai anti-vaksin yang heboh belakangan ini. Di Amerika pun situasinya kurang lebih sama, pada kampanye pemilihan presiden Amerika Serikat di tahun 2016 lalu, FB juga dipenuhi dengan hoax terkait salah satu calon presiden saat itu. Sejak saat itulah Mark Zuckerberg bertekad untuk membersihkan Facebook dari sampah-sampah dan membuat lingkungan yang lebih sehat bagi para pengguna Facebook.
?Facebook selalu terkait dengan yang namanya koneksi personal, dengan berfokus pada mendekatkan orang satu sama lain, entah itu keluarga atau teman, kita bisa memastikan kalau membuka Facebook itu nggak sia-sia ? ujarnya.
Nah, gimana tuh tanggepan kalian atas perombakan Facebook ini Feedies? Setujukah dengan apa yang disampaikan oleh Mark Zuckerberg? Mudah-mudahan dengan adanya kebijakan baru ini Facebok bisa jadi media sosial yang lebih sehat dan bebas hoax, ya gak?  

Viral

Lucu Sih, tapi Sebenarnya Kuis-kuis Facebook Itu Berbahaya

Bagus Prasetiyo | 25 November 2017 - 02:59
Lucu Sih, tapi Sebenarnya Kuis-kuis Facebook Itu Berbahaya
Feedy harus tenggelamkan orang yang ngasih harapan palsu ke Feedy. Itulah kata Bu Susi dalam kuis-kuis di Facebook yang lagi ramai belakangan ini. Kuis-kuis semacam ini lagi viral, Feedies. Kamu pernah mencobanya? Kalau iya, kamu patut waspada, ya. Sebab, meskipun terkesan lucu dan buat seru-seruan, tapi ada bahaya yang mengintai kamu, lho. Yuk, simak ulasan selengkapnya!
FeedMe.id, Jakarta ? Tentu lucu dan menyenangkan bila kamu bisa tahu apa masa depanmu, kapan kamu akan menikah, siapa artis yang mirip kamu, dan apa nasihat Menteri Susi buatmu. Itulah yang ditawarkan sejumlah kuis di Facebook, akhir-akhir ini. Meskipun kamu tahu itu bohongan dan cuma buat lucu-lucuan, tapi perasaan asyik menyertai setiap kali kamu melihat hasil kuisnya. Namun kamu patut waspada sama kuis-kuis itu, Feedies. Pasalnya, biar terkesan cuma buat seru-seruan aja, tapi sebenanrya kuis-kuis itu menyimpan bahaya, lho. Yeap, kuis-kuis dari Vonvon, MeowShare, dan Testony yang ada di Facebook itu bisa mengancam kamu. Baca juga: Tebak Tayangan Anak Era 90-an, Berani? [KUIS]

Pencurian Identitas

screen-shot-2017-11-25-at-02-45-00 Kuis-kuis semacam itu memakai judul yang menarik supaya kamu ?terpelatuque? dan mau ikut kuisnya. Usai tahu hasilnya, kamu ditawarkan untuk membagikannya ke linimasa media sosialmu. Kalau memilih membagikannya, temanmu yang melihat judul dan jawabannya akan terpancing untuk ikutan juga. Dan begitulah seterusnya sampai banyak orang memakainya. Saat pertama kali mengakses kuis itu, kamu akan diminta izin akses kuis terhadap profil Facebook milikmu. Nah, di situlah letak bahayanya, Feedies. Managing Director Keamanan Siber di Florida Center, Sri Sridharan, seperti dikutip dari Inquirer mengatakan bahwa sejumlah kuis Facebook sebenarnya digunakan untuk mengecoh orang-orang guna mendapatkan informasi pribadi mereka dan menghasilkan uang dari hal tersebut. Asal kamu tahu, kuis-kuis itu bukan resmi bikinan Facebook, melainkan kepunyaan pihak ketiga. Kelihatannya memang gak berbahaya, tapi sebenarnya kamu udah ngasih informasi pribadimu ke orang yang gak kamu kenal sama sekali. Sridharan menuturkan,
Kamu tidak pernah tahu siapa yang sebenarnya meminta informasi tersebut
Baca juga: Bisa Tebak Film Marvel dari Adegan Cameo-nya Stan Lee? [KUIS] Ia melanjutkan, hacker kerap memakai kuis untuk menutupi link berbahaya yang bisa digunakan untuk membobol keamanan online. Para peretas ini bisa dengan mudah membajak akun pribadi kamu dan menggunakannya untuk menjerat lebih banyak korban lagi. Ia menjelaskan,
Semakin banyak yang mereka tahu tentang kamu, semakin banyak juga cara yang bisa digunakan untuk mengecoh kamu untuk melakukan sesuatu, seperti mengklik sebuah link yang seharusnya tidak boleh kamu klik.
Sridharan menyarankan, kamu boleh mengikuti kuis asalkan dari web yang terpercaya. Kalau udah minta sign up akun media sosial, kamu patut waspada ya, Feedies. Kalau udah terlanjur, sebaiknya kamu unfollow atau uninstall aja kuis-kuis itu. Baca juga: Mau Tahu Kepribadianmu? Coba Deh Pilih Gambar Ini! [KUIS] Eits, jangan parno dulu, ah. Gak semua kuis di dunia maya itu berbahaya, lho. Kalau mau aman, main kuis-kuis buatan Feedy aja. Dikamin, kamu gak bakal diminta sign up akun medsos. Udah gitu, gak kalah seru lagi. Gak percaya? Coba aja mampir ke sini.

Gaya

Ternyata, Facebook Terinspirasi dari Aplikasi Chatting Jadul Ini

Bagus Prasetiyo | 10 October 2017 - 12:07
Ternyata, Facebook Terinspirasi dari Aplikasi Chatting Jadul Ini
Facebook jadi jejaring sosial populer yang digandrungi penduduk dunia. Namun ternyata, media sosial buatan Mark Zucerberg tersebut terinspirasi dari aplikasi chatting jadul lho, Feedies. Hal ini diungkapkan Zuckerberg sendiri lewat status Facebook-nya. Gak heran sih kalau ada fitur di Facebook yang mirip dengan AIM. Simak kisah lengkapnya, yuk! 
FeedMe.id, Jakarta ? Siapa sangka jika jejaring sosial kenamaan Facebook ternyata terinspirasi dari aplikasi chatting jadul. Aplikasi chatting jadul itu bernama AOL Instant Messager (AIM). Hal ini diungkapkan sendiri oleh CEO Facebook Mark Zuckerberg lho, Feedies. Dalam status Facebook yang diunggah Zuckerberg pada Sabtu, 7 Oktober 2017 lalu, ia berkisah bahwa Facebook sedikit banyak terinspirasi dari AIM. Sembari mengomentari postingan soal AIM yang ?mati? setelah 20 tahun beroperasi, Zuckerberg pun blakblakan tentang Facebook dan sumber inspirasinya ini. Baca juga: Lelaki Ini Didenda karena Ngasih Like di Facebook, Kok Bisa?

AIM adalah Masa Kecil Zuckerberg

feedme-id-mark-zuckerberg Zuckerberg menuturkan, AIM merupakan salah satu bagian penting dari masa kecilnya. Lewat aplikasi itu, ia belajar memahami komunikasi di internet secara emosional dan intuitif. Dari aplikasi itu pula Zuckerberg menemukan cita-citanya untuk membuat platform internet yang memungkinkan orang-orang terhubung meski berbeda jarak dan waktu. Yang juga memicu Zuckerberg mewujudkan cita-citanya adalah sang ayah. Mark Zuckerberg berkisah, suatu hari sang ayah melihatnya mencoba AIM. Ayah Zuckerberg kemudian meminta Zuckerberg memasang AIM di komputer kantornya supaya sang ayah bisa berkomunikasi dengan rekan-rekannya. Saat itu, itu Mark Zuckerberg termotivasi membuatkan sistem selain AIM nih, Feedies. Ia yang sedari kecil udah belajar dan mencintai coding akhirnya bikin sistem bernama ?ZuckNet? untuk sang ayah dan rekan-rekannya. Menurut Mark Zuckerberg, AIM memiliki beberapa kekurangan. Dan lewat ZuckNet, ia pun memperbaikinya. Lama-kelamaan hasratnya untuk membangun platform yang lebih besar semakin kuat. Akhirnya, terciptalah Facebook dengan segala lika likunya. Ia berujar,
Proyek dan pengalaman dengan ZuckNet merupakan bibit Facebook. Sejak awal, AIM telah membentuk esensi mendalam bahwa bekerja akan lebih baik jika semua orang bisa terkoneksi dan berbagi.
Baca juga: Ternyata, Resolusi 2017 Pendiri Facebook Gak Neko-neko!

Fitur yang Mirip

feedme-id-facebook Gak heran kalau ada kemiripan antara Facebook dengan AIM nih, Feedies. Salah satu kemampuan AIM yang disukai Zuckerberg adalah membiarkan pengguna memilih status diam alias idle saat sedang online. Dengan begitu, pengguna bisa memilih untuk gak diganggu oleh chat dari orang-orang tertentu meskipun lagi ada di depan komputer. Pengguna bisa mengobrol secara online dengan orang-orang yang benar-benar ingin diajak ngobrol aja. Ia mengatakan,
Karena fitur itu, chat di Facebook selalu memungkinkan pengguna untuk mematikan indikator aktivitas online.
Baca juga: Tiga Opsi Mendepak Postingan di Facebook yang Nyebelin Selain Unfriend Siapa sangka ya dari terinspirasi, kini bisa bikin platform sendiri, yang mendunia dan digandrungi. Kalau kamu sendiri, pernah merasakan AIM gak, Feedies? Atau malah gak kenal AIM itu apa?

Viral

Cewek Ini Kecelakaan karena Facebook Live, Begini Kisahnya

Bagus Prasetiyo | 16 July 2017 - 15:14
Cewek Ini Kecelakaan karena Facebook Live, Begini Kisahnya
Facebook memiliki fitur yang memungkinkan penggunanya merekam kegiatan atau aktivitasnya, dan kejadian yang ada di sekitarnya secara live. Fitur ini terasa menyenangkan karena orang lain bisa bisa mengetahui secara langsung kejadian yang sedang terjadi. Bukan cuma itu, interaksi pun bisa diberikan, mulai dari komentar sampai tanda jempol. Namun, kamu harus berhati-hati kalau mau menggunakan fitur ini ya, Feedies. Ada seorang cewek yang kecelakaan lantaran memakai Facebook Live ini, Feedies.
FeedMe.id, Jakarta ? Buat kamu yang suka main Facebook Live, jangan sekali-kali mencoba fitur ini sambil berkendara, ya. Sebab, kamu bisa bernasib tragis seperi cewek asal Ceko ini. Pasalnya, saat doi live di Facebook sembari berkendara bersama temannya, gak lama terjadi kecelakaan. Tragisnya, cewek ini sampai meninggal. Dengan kata lain, ia merekam sendiri kematiannya. Duh, seram, ya! Baca juga: Lelaki Ini Didenda karena Ngasih Like di Facebook, Kok Bisa?

Bercanda dan Tertawa

Dari laporan yang dilansir Dailymail, cewek yang secara gak sengaja merekam kematiannya sendiri ini bernama Nikol Barabasova. Pada video tersebut, Nikol dan seorang temannya lagi duduk di jok depan mobil dan tengah live di Facebook. Keduanya berkendara dan merekam seuruh kejadian sambil tertawa dan bercanda  di sepanjang jalan Obrnice, Republik Ceko. Gak lama kemudian, ada sesuatu yang bikin mereka panik secara mendadak. Ini membuat mobil yang mereka tumpangi menjadi terbalik. Suasana yang tadinya menyenangkan pun tiba-tiba berubah mencekam dengan diiringi suara teriakan histeris. Baca juga: Pssst, Facebook Bakal Bikin Teknologi Ngetik Pakai Pikiran? Menurut laporan saksi kejadian tersebut, VW yang dikendari mereka melaju lebih dari 120 kph atau 74,5 mph saat menabrak pembatas jalan. Akibat kecelakaan ini, Nikol tewas dan temannya harus dirawat secara intensif di rumah sakit karena mendapat luka di bagian kepala yang cukup serius. Polisi pun telah menyelidiki insiden tersebut.
Baca juga: Ternyata, Resolusi 2017 Pendiri Facebook Gak Neko-neko! Kamu harus berhati-hati lagi ya, Feedies. Semoga kejadian yang menimpa Nikol dan temannya bisa jadi pelajaran buat kamu yang udah kecanduan main Facebook Live ya. Gak usah Facebook Live, teleponan dan chattingan saat berkendara juga gak boleh, lho.

Viral

Lelaki Ini Didenda karena Ngasih Like di Facebook, Kok Bisa?

Bagus Prasetiyo | 05 June 2017 - 12:03
Lelaki Ini Didenda karena Ngasih Like di Facebook, Kok Bisa?
Kamu harus hati-hati nih saat ngasih like di Facebook. Salah-salah, nasibmu bisa seperti lelaki setengah baya ini yang didenda cuma karena ngasih like doang. Dia gak bikin komen negatif, gak memposting hal negatif juga, tapi cuma ngasih jempol. Lalu dia dituntut dan kena denda. Nah, lho! Begini nih kisahnya!
FeedMe.id, Jakarta ? Ngasih jempol alias like di Facebook tentu bukan suatu masalah. Namun di Swiss, kegiatan ini bisa bikin malapetaka dan perkara panjang. Bukan cuma itu, bahkan juga mendatangkan denda puluhan juta. Waduh! Baca juga: Bayi Ini Ajaib, Baru Lahir Langsung Bisa Jalan

Debat dan Like

feedme-id-like Kejadian tersebut, sebagaimana Feedy kutip dari The Guardian, terjadi pada 2015 silam. Peristiwa bermula saat Kessler terlibat dalam debat soal aktivitas grup kesejateraan hewan di Facebook. Perdebatan itu lalu menjalar jadi tuduhan dari beberapa orang yang menyebut Kassler bersikap rasis dan anti-semit (sikap prasangka atau permusuhan terhadap kaum Yahudi). Kessler pun mendapat serangan berupa komentar dari beberapa warganet (netizen). Nah, ada seorang pria, 45 tahun, yang nge-like komentar orang-orang yang nyerang Kassler. Gak terima, Kassler pun mengajukan gugatan hukum terhadap si lelaki yang nge-like komen serangan itu atas tuduhan pencemaran nama baik. Lelaki paruh baya itu pun didenda 4.000 Swiss Franc atau sekitar Rp 55 juta. Selain pria setengah baya tadi, Kessler juga menuntut sejumlah orang lain yang juga dituding mencemarkan nama baiknya. Baca juga: Psss, Facebook Bakal Bikin Teknologi Ngetik Pakai Pikiran?

Kok Bisa?

feedme-id-like-facebook-postingan Pasti kamu bingung dan bertanya-tanya, deh. Kok bisa sih ngasih like aja malah kena hukum? Kalau menurut putusan pengadilan, si pria yang ngasih like tetap bersalah meskipun komentar yang diberikan like merupakan milik orang lain, bukan ditulisnya sendiri. Sebab, dengan mengklik tombol like, dia dipandang telah mempromosikan komentar negatif terkait, Feedies. Dengan adanya peristiwa ini, lelaki 45 tahun tersebut jadi orang pertama di Swiss yang dihukum hanya karena ngasih jempolnya di Facebook. Baca juga: Mark Zuckerberg Akhirnya Wisuda Usai 12 Tahun Drop Out Kamu patut waspada juga nih, Feedies. Dunia media sosial lagi panas. Jangan sampai kamu ikutan bikin panas. Salah-salah, komen dan jempol kamu malah bikin pecah belah. Udah, mending yang adem-adem aja. Bikin es blewah, misalnya.

Gaya

Keren! Sekarang Facebook Messenger Nggak Cuma Untuk Chattingan Doang

Michael Lioe | 08 May 2017 - 17:12
Keren! Sekarang Facebook Messenger Nggak Cuma Untuk Chattingan Doang
Beruntung banget kita tumbuh dewasa di zaman yang serba canggih.Bayangin deh kalau kita masih harus tulis surat untuk teman atau pacar yang tinggalnya jauh, pasti nggak nyaman banget. Untungnya sekarang ada aplikasi untuk chatting seperti LINE, Whatsapp, sampai Facebook Messenger, jadi mau kontak orang lain tuh gampang bangetNah, sekarang Facebook Messenger selain bisa chatting, juga bisa untuk main games, lho!
FeedMe.id, Jakarta - Feedies pasti tau game online, kan? Itu lhogame yang bisa kamu mainin bareng teman-teman di dunia virtualNah, sekarang kamu bisa main bareng teman hanya pakai aplikasi smartphone. Yang lebih kerennya nih, ternyata games ini diimplementasikan ke dalam aplikasi chatting resmi milik Facebook, Facebook Messenger. Jadi kamu nggak perlu download aplikasi lain lagi, Feedies. Baca juga: Psst, Facebook Bakal Bikin Teknologi Ngetik Pakai Pikiran?

Tersedia 50 Games

[caption id="attachment_22800" align="aligncenter" width="228"]Picture: Daily Mail Picture: Daily Mail[/caption] Dilansir dari Daily Mail, Facebook merilis fitur games instan ke Messenger untuk 1.2 trilyun pengguna. Sebenarnya sih games tersebut udah ditaruh di dalam Messenger dari tahun lalu, tapi cuma beta testers yang bisa mengaksesnya. Games-nya sendiri lumayan banyak yaitu 50 buah, dari permainan jadul kayak Space Invaders sampai mainan kekikinian kayak Cooking Mama. Dari 50 games tersebut, ada games yang bisa dimainkan secara individual atau melawan teman di Facebook. Seru nih bisa ngabisin waktu dengan main games tanpa harus download aplikasi games-nya. Baca juga: Lima Games yang Wajib Banget Kamu Mainin Awal Tahun Ini

Daftar Games

  1. Basketball FRVR
  2. Snake
  3. Jewel Academy
  4. Hex FRVR
  5. Endless Lake
  6. EverWing
  7. Nom Cat
  8. Solitaire
  9. Pac-Man
  10. Super Dash
  11. Words Streak With Friends
  12. Harry High Dive
  13. Cut The Rope 2 Instant
  14. Words With Friends: Frenzy
  15. Cooking Mama
  16. Solitaire Live
  17. Mars Rover
  18. Tomb Runner
  19. Trivia Blast Ultimate
  20. Tower Match
  21. Tack & Field 100M
  22. Mahjong Trails Blitz
  23. Brick Pop
  24. Slope Slider
  25. Box Squad Paper Golf
  26. Bingo
  27. Zoozle Blitz
  28. Master Archer
  29. Bust-A-Move Blitz
  30. Arkanoid
  31. Kaburin! Ball
  32. Hoops Against Friends
  33. Castel Creeps
  34. Dominoes: Battle!
  35. Lumines Puzzle & Music
  36. Kaburin! Dodge
  37. Bat Climb
  38. Daily Sudoku
  39. Galatron
  40. Tribez & Pets
  41. 2020 Connect
  42. Zookeeper
  43. Shuffle Cats Mini
  44. Space Invaders
  45. Wordalot Express
  46. Galaga
  47. Words With Friends
  48. Smiley Cubes
  49. Templar 2048
  50. CG Tower Defense Force
Tapi nampaknya sih pengguna Facebook Messenger di Indonesia belum bisa pakai fitur baru ini, soalnya tadi Feedy cek di smartphone belum muncul pilihan untuk main games-nya. Jadi, disabarin dulu aja ya, Feedies. Sembari menunggu fitur ini rilis di Indonesia, cek dulu deh 50 games yang ada, supaya nanti tau mau main yang mana. Baca juga: Wow, Ini Tujuh Langkah Facebook Hajar Berita Hoax!

Viral

Psst, Did Facebook Develop Some "Telepathy" Typing Device?

Bagus Prasetiyo | 26 April 2017 - 17:32
Psst, Did Facebook Develop Some
Technology is getting more advanced everyday. What was impossible but now it is real. Have you ever wished for a device that can type using your brain and your mind only? Facebook does a research about it now. How is it going to be?
FeedMe.id, Jakarta ? Just be real, you must have thought about a sophisticated device that allow you to type using your mind, right? Yes, it's sound like telepathy, but with typing thing. The device will help you a lot even when you are slacking off. It?s fine to have big imagination. Because, your imagination will probably come true.

Secret Research

via GIPHY

This is supposed to be a secret research. But Facebook finally be truthful about the undergoing research. This secret project was named Building 8, and an ex research head of Pentagon is the head of this research. Right now, the social media company studies about how people communicate by mind and touch. This project lead, Regina Dunan, as we quoted from Independent, told to software developers at yearly F8 conference that this company make Building 8 after DARPA (Defense Department?s Defense Advanced Research Projects Agency). DARPA is a government agency that was built on 1950s, which became an internet pioneer. Psst, DARPA was also the one which developed mini GPS!

Mind Implant

via GIPHY

Dunan said, one of the function of Building 8 is to improve a technology that make type using mind possible. She said nothing is impossible about this. Sounds impossible, right? But it is actually closer than you know. With mind implant, people will be able to type eight words within a minute. Facebook also recruited some researchers from America universities with a purpose to make a non-invasive system, that allows people to type 100 words using their mind within a minute. The inspiration of this project is braille, the wording system for blind people. If this technology ever released, it would help difable a lot. Wow, chatting will be easier with this technology. We don?t have to look at our phones all the time. Just think about what we want to say, and it will be typed. *Translated to English from original article by Michael Lioe, edited by Subkhan J. Hakim.

Gaya

Psst, Facebook Bakal Bikin Teknologi Ngetik Pakai Pikiran?

Bagus Prasetiyo | 26 April 2017 - 11:38
Psst, Facebook Bakal Bikin Teknologi Ngetik Pakai Pikiran?
Teknologi makin hari makin canggih aja deh, Feedies. Yang dulunya mustahil, kini jadi nyata. Pernah gak sih kamu ngarep punya alat yang bisa menerjemahkan isi pikiranmu dalam bentuk ketikan alias ngetik otomatis berdasarkan apa yang kamu pikirkan, gitu? Nah, teknologi soal itu itu kini sedang diteliti oleh Facebook, lho! Hmmm, seperti apa ya kira-kira?
FeedMe.id, Jakarta ? Ngaku aja deh, kamu pasti pernah ngarep punya alat canggih yang bisa bikin ketikan otomatis yang berasal dari pikiranmu, kan? Iya, kan, Feedies? Kamu pasti berfantasi alat ini bisa bantu kamu mengerjakan tugas selagi kamu selonjoran dan tidur-tiduran. Gak salah kok kalau kamu halu. Pasalnya, khayalanmu mungkin aja bakal terwujud. Baca juga: Tiga Opsi Mendepak Postingan yang Nyebelin di Facebook Selain Unfriend 

Riset Rahasia

via GIPHY

Riset tentang ini sebenarnya rahasia, Feedies. Namun facebook akhirnya mau juga mengungkapkan penelitian yang mereka lakukan ini. Proyek rahasia yang diberi nama Bulding 8 ini dipimpin oleh mantan kepala riset di Pentagon, Kementerian Pertahanan Amerika Serikat. Saat ini, perusahaan media sosial tersebut tengah mempelajari cara orang berkomunikasi dengan pikiran dan sentuhan. Baca juga: Transfer Uang dan Pembayaran Bakal Bisa via WhatsApp? Pemimpin proyek ini, Regina Dunan, seperti Feedy kutip dari Independent, bilang kepada para pengembang software di konferensi F8 tahunan Facebook kalau perusahaan ini memodelkan Building 8 setelah DARPA (Defense Department's Defense Advanced Research Projects Agency). DARPA merupakan lembaga pemerintah yang didirikan pada 1950-an, yang menjadi pioner internet, Feedies. Psst, DARPA juga yang mengembangkan GPS mini, lho! Baca juga: Jangan Kaget! Mobil Terbang Bakal Meluncur dan Siap Hiasi Langit

Pikiran Implan

via GIPHY

Dunan menuturkan, salah satu contoh kerja Building 8 adalah upaya untuk meningkatkan teknologi yang memungkinkan orang mengetik kata-kata menggunakan pikiran mereka. Menurut dia, gak ada yang mustahil akan hal ini. Baca juga: Disebut Niru Snapchat, tapi Nyatanya Instagram Stories Lebih Unggul
Kedengarannya tidak mungkin, tapi ini lebih dekat daripada yang Anda sadari.
Baca juga: Hebat! Indonesia Bakal Gunakan Alat Ini untuk Prediksi Gempa Dengan pikiran implan, lanjut dia, orang-orang bisa mengetik delapan kata dalam semenit. Facebook sendiri merangkul beberapa peneliti universitas Amerika dengan tujuan untuk membuat sistem non-invasif , yang memungkinkan orang dapat mengetik 100 kata dalam semenit hanya dengan pikiran. Baca juga: Kamu Mau Pakai Istilah Indonesia dalam Teknologi Ini? Proyek ini sendiri terinspirasi dari braile, Feedies. Itu tuh, sistem tulisan untuk kaum tuna netra. Makanya, kalau alat ini jadi, kemungkinan penggunaannya bisa banget untuk membantu kaum difabel selain juga. Baca juga: Penelitian: Pengguna Media Sosial Cenderung Kesepian Wah, kalau ini beneran ada, chattingan jadi lebih gampang ya, Feedies. Gak perlu lagi nunduk dan berjalan sambil ngetik. Tinggal mikir aja deh. Eh, tapi kalau tiba-tiba mikirin mantan, terus chattinganya sama gebetan, entar yang ada di pikiran kita tertulis juga gak ya?  

Viral

Pria Ini Unggah Adegan Pembunuhan yang Dilakukannya ke Facebook

Michael Lioe | 19 April 2017 - 11:59
Pria Ini Unggah Adegan Pembunuhan yang Dilakukannya ke Facebook
Mengambil nyawa seseorang atau membunuh adalah kejahatan keji yang nggak boleh dilakukan oleh siapa pun. Meski demikian masih banyak orang-orang yang udah nggak waras seenaknya membunuh orang lain. Yang membuat geram, kalau tertangkap mereka hanya akan dipenjara beberapa tahun, nggak setimpal dengan apa yang diperbuat. Ada pula orang yang sehabis membunuh orang, malah mengunggah rekamannya ke Facebook. Ckckck.
FeedMe.id, Jakarta - Membunuh itu jelas-jelas tindakan kriminal berat ya, Feedies. Namun ironisnya si pelanggar Hak Asasi Manusia alias HAM justru dilindungi oleh hak yang sama. Jadi nggak sedikit pembunuh yang berhasil ditangkap cuma diganjar dengan beberapa tahun di balik jeruji besi. Nah, berita pembunuhan yang lagi hangat diperbincangkan terjadi di Amerika Serikat tepatnya di daerah Cleveland. Pembunuhan ini menjadi viral karena si pembunuh merekam dan mengunggah proses pembunuhannya ke Facebook. Ih, ngeri banget.

Posting di Facebook

[caption id="attachment_22140" align="aligncenter" width="400"]image: Facebook image: Facebook[/caption] Dilansir dari Independent.co.uk, Steve Stephens, 37 tahun, menjadi buronan atas kasus pembunuhan yang mengejutkan warga Amerika. Kejadian memilukan ini terjadi di Cleveland, Ohio. Parahnya, Steve merekam seluruh kejadian dari dalam mobilnya sampai akhirnya menembak korbannya, Robert Godwin Sr yang berusia 74 tahun. Kemudian dia mengunggah video tersebut ke Facebook, sebelum akhirnya dihapus oleh Facebook dan akun Steve disuspend. Baca juga: Jenis Orang yang Perlu Kamu Unfriend di Medsos Di kesempatan lain, Steve juga tayang secara live di Facebook dan selama tayangan tersebut dia menyebutkan bahwa dia sudah membunuh 14 orang, walaupun yang berhasil dikonfirmasi hanya satu kasus.

Kemungkinan karena Patah Hati

[caption id="attachment_22141" align="aligncenter" width="400"]image: Facebook image: Facebook[/caption] Dalam video tragis tersebut, di dalam mobil, terdengar Steve berkata bahwa dia menemukan seseorang yang akan dibunuhnya, seorang lansia (merujuk kepada Robert) lalu terlihat dia mendekati korbannya yang tidak tau apa-apa dan menyuruhnya untuk menyebutkan nama seorang wanita, Joy Lane. Robert yang tampak kebingungan pun mengikuti perintah Steve, sebelum akhirnya Steve berkata bahwa nama itu adalah penyebab hal yang nggak enak ini terjadi pada Robert, lalu menembaknya. Baca juga: Masa Tahanan Terpanjang yang Pernah Ada di Dunia Dalam sebuah video lain yang menjadi viral, Steve terlihat memamerkan sebuah tanda pengenal perusahaannya dan mengatakan bahwa dia ada di luar tempat kerja mantannya dan akan membunuh banyak orang di situ. Dia menyalahkan mantan dan ibunya atas tindakannya yang menjadi bengis seperti ini. Sampai artikel ini dibuat Steve Stephens masih dalam pengejaran polisi lho, Feedies. Dia dikabarkan mengendarai sebuah mobil putih dan berbaju polo biru garis-garis. Feedy harap semoga penjahat ini buru-buru ketangkep deh supaya nggak bisa jahat lagi dan meresahkan banyak orang. Baca juga: Penjara Ini Jadi Salah Satu yang Terburuk di Dunia

Gaya

Bikin Fitur Story, Facebook Jiplak Snapchat

Bagus Prasetiyo | 29 January 2017 - 16:16
Bikin Fitur Story, Facebook Jiplak Snapchat
Setelah ditiru Instagram, kini fitur berbagi cerita sesaat milik Snapchat gantian ditiru Facebook. Yeap, media sosial kepunyaan Mark Zuckerberg ini bakal menghadirkan fitur Story yang memungkinkan pengguna berbagi kisah dengan batas waktu yang ditentukan. Namun, bukan cuma fitur ini aja nih yang ngikutin Snapchat soalnya ada fitur lainnya juga yang ditiru Facebook. Duh!
FeedMe.id, Jakarta ? Fitur berbagi kisah sesaat seperti yang dimiliki Snapchat tampaknya lagi digandrungi netizen. Buktinya, Instagram, lewat Instagam Story, seperti dikutip Feedy dari Mashable pada Minggu, 29 Januari 2017, bisa meraih lebih dari 150 juta pengguna aktif setiap harinya. Angka ini menyaingi Snapchat lho, Feedies. Melihat kesuksesan fitur Story ini Facebook pun gak mau kalah dan ingin juga kecipratan manisnya kue di bisnis tersebut. Makanya, jejaring sosial milik Mark Zuckerberg ini pun tengah menjajal fitur baru yang njiplak, eh mirip Snapchat maksudnya, yakni Facebook Story.  

Facebook Story

feedme-id-facebook-story1 Nama fiturnya Facebook Storiey, persis kayak yang ada di Instagram. Kesamaan bukan cuma di nama aja lho, Feedies, tapi juga di ikon. Pada Facebook Story, ada ikon bulat di bagian atas untuk daftar Stories terbaru dan mode swipe untuk mulai mengambil gambar atau video. Kemiripan gak berhenti sampai di situ. Facebook Story juga punya fitur efek pada foto dan video. Namun, penyebutannya berbeda nih, Feedies. Kalau di Snapchat dan Instagram disebut filter, maka di Facebook disebut frame. Eits, masih ada lagi. Kalau di Snapchat ada fitur lens yang fungsinya kayak topeng, di Facebook fitur ini dinamakan mask. Selain cerita di Story bakal bertahan selama 24 jam, kayak Snapchat dan Instagram, Facebook juga menyediakan layanan direct message, sama seperti kedua media sosial tersebut. feedme-id-mask-facebook-story Menurut Facebook, cara orang berbagi cerita sekarang ini udah mengalami perbedaan dengan tahun-tahun sebelumnya. Makanya mereka membuat fitur ini. Seorang juru bicara Facebook, seperti dilansir Mashable bilang,
Cara orang berbagi hari ini berbeda dengan lima atau bahkan dua tahun yang lalu. Itu jauh lebih visual, dengan lebih banyak foto dan video dari sebelumnya. Kami ingin membuatnya cepat dan menyenangkan bagi orang untuk berbagi kreatif dan ekspresif foto dan video dengan siapa pun yang mereka inginkan, kapan pun mereka inginkan.
Sekarang, fitur ini lagi dicoba di beberapa negara aja, salah satunya Irlandia untuk pengguna Android dan juga iOS. Namun ada satu hal yang jadi pertanyaan nih, Feedies. Kalau fitur ini dirilis untuk pengguna umum, gimana cara akses fitur Facebook Story lewat browser web di komputer ya? Hmmm, kira-kira, kamu pilih yang mana nih, Snapchat, Instagram, atau Facebook? via GIPHY

Viral

Wow, Indonesia Bakal Panggil Facebook Terkait Hoax!

Bagus Prasetiyo | 19 January 2017 - 20:43
Wow, Indonesia Bakal Panggil Facebook Terkait Hoax!
Kamu gerah sama hoax di Facebook? Tenang, sebentar lagi berita palsu bakal memudar dan semoga aja menghilang dari beranda media sosial kamu. Pasalnya, pemerintah Indonesia lagi berencana menghalau hoax di Facebook. Caranya? Pemerintah bakal menggelar pertemuan dengan Facebook terkait hoax yang wara wiri di sana. Gak tanggung-tanggung, petinggi Facebok yang dipanggil langsung ke Indonesia. 
  FeedMe.id, Jakarta ? Tampaknya yang gerah sama hoax bukan cuma netizen aja deh, tapi pemerintah Indonesia pun juga. Setelah memblokir sejumlah situs yang kerap menyebar hoax di media sosial, kini pemerintah, melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bakal memanggil pihak Facebook untuk membahas soal hoax yang beredar.  

Panggil Petinggi Facebook

feedme-id-facebook Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengajak para penyedia layanan media sosial, kayak Facebook dan Twitter untuk ikut aktif menghalau peredaran berita palsu alias hoax. Sebagai permulaan, Rudiantara udah meminta pihak Facebook untuk datang ke Indonesia dan membahas masalah ini nih, Feedies. Permintaan ini pun disambut baik oleh Facebook yang kemudian berjanji akan membicarakan masalah ini dengan pemerintah Indonesia. Menkominfo Rudiantara, kepada Feedy melalui pesan singkat, Kamis, 19 Januari 2016, bilang kalau yang akan datang untuk membahas hoax adalah petinggi Facebook.
Rencananya dari Asia Pasifik.
Pertemuan ini sendiri bakal diadakan pada akhir Januari mendatang. Dalam pertemuan itu, yang akan dibahas adalah soal cara mencegah penayangan berita palsu dan upaya memotong peredarannya supaya gak jadi menjadi viral. Terkait hoax, di Jerman pemerintahnya berencana menerapkan sanksi kepada penyebarnya. Sanksi itu berupa denda per berita hoax. Terkait hal ini Rudiantara berkata. Terkait hal ini Rudiantara merespons,
Jerman baru akan membuat undang-undang tentang penaltinya.
Nah, bukan gak mungkin kalau ke depannya Indonesia juga bakal menerapkan sanksi serupa berupa denda.

Masalah Hoax

Sayangnya gak semua orang tau kalo itu hoax. Foto: Shutterstock Hmm, soal hoax emang harus ditangani secara serius. Ini bukan perkara main-main lho, Feedies. Bahkan, karena hoax, Trump pun bisa terpilih sebagai Presiden amerika Serikat. Si pembuat hoax dapat banyak uang deh dari situ. Kalau di Indonesia, ini nih dua situs yang terbukti menyebar hoax. Feedies jangan sampai ikut-ikutan nyebar hoax ya. Apa? gak pernah? Yakin? Coba ikuti tes Feedy, apa kamu pernah jadi korban hoax atau enggak. Eits, tenang, Feedy juga udah siapkan cara ampuh kok supaya kamu gak jadi korban hoax. Yuk, jadi netizen yang cerdas! Ponsel aja udah smartphone, masa kamu gak smart sih?

Viral

Ternyata, Resolusi 2017 Pendiri Facebook Gak Neko-neko!

Bagus Prasetiyo | 05 January 2017 - 17:07
Ternyata, Resolusi 2017 Pendiri Facebook Gak Neko-neko!
Nyaris setiap orang memiliki resolusi atau harapan di tahun yang baru. Ada yang berharap mendapat jodoh, hidup lebih sehat, dapat pekerjaan baru, bisa lebih berhemat, dan lain-lain. Hal ini pun juga dilakukan Mark Zuckerberg, sang pendiri Facebook. Bedanya, resolusinya terkesan sederhana, padahal dia punya kekayaan yang melimpah. Coba tebak apa kira-kira resolusinya?
FeedMe.id, Jakarta ? Resolusi tahun baru udah menjadi hal lumrah bagi sebagian besar orang, terlepas dari orang biasa atau sosok terkenal, misalnya aja pendiri dan pemilik Facebook, Mark Zuckerberg. Sebagai salah satu tokoh publik dengan kekayaan melimpah, ternyata resolusi pria lulusan Harvard University ini gak neko-neko lho Feedies. Pada resolusi 206 lalu, doi ingin berlari sejauh 365 mil, belajar Bahasa Mandarin, baca 25 buku, dan membangun artificial intelligent (AI) personal buat rumahnya dan itu semua udah terwujud. Cukup sederhana, bukan? Nah, di tahun 2017 ini reolusi Zuckerberg jauh lebih sederhana lagi. Coba tebak!  

Ngobrol

via GIPHY Yeap, inilah resolusi Zuckerberg di tahun 2017. Melalui status Facebook pribadinya, doi bilang kalo dia hanya ingin mengobrol dengan orang-orang di setiap negara bagian di Amerika. Dengan kata lain, Zuckerberg bakal melakukan kunjungan ke 50 tempat selama setahun. Zuckerberg ingin mendengar suara dari orang-orang dengan latar belakang berbeda-beda. Katanya sih, hal ini sesuai dengan hasratnya di bidang komunikasi dan teknologi.
Saya berharap bisa membaur dan mengobrol dengan lebih banyak orang soal bagaimana mereka hidup, bekerja, dan berpikir tentang masa depan.
Inovasi teknologi komunikasi, kata dia, bukan cuma soal kemudahan akses aja, tapi juga efektivitas dan dampaknya untuk masyarakat. Selama berdekade, teknologi dan globalisasi bikin kita lebih produktif dan terkoneksi. Ada banyak manfaatnya, tapi satu sisi juga mendatangkan tantangan bagi sebagian orang. Yang dimaksud Zuckerberg adalah soal tenaga kerja. Hal ini terkait laporan White House yang bilang kalo teknologi pintar kayak robot, AI, dan self-driving car, bakal ningkatin produktivitas. Namun di sisi lain, inovasi itu juga bakal menghilangkan lapangan kerja, khususnya di level keterampilan rendah. Emang dasar optimistis, Zuckerberg yakin kalo dampak negatif dari tenologi itu bisa diminimalkan. Makanya dia mau ia merasa perlu mendengar cita-cita, opini, dan harapan dari lebih banyak orang. Gimana, resolusinya gak neko-neko, kan? Zuckerberg cuma mau ngobrol sama orang-orang dari berbagai latar. Terdengar ribet karena kudu keliling Amerika aja, tapi intinya sih cuma mau mendengar pendapat dan masukan. Wah, harusnya jangan cuma main ke Amerika aja ya, tapi ke Indonesia juga, kan pengguna Facebook dari Indonesia termasuk yang terbanyak.

Viral

Wow, Ini Tujuh Langkah Facebook Hajar Berita Hoax!

Bagus Prasetiyo | 22 November 2016 - 16:13
Wow, Ini Tujuh Langkah Facebook Hajar Berita Hoax!
Gak bisa dipungkiri informasi palsu alias hoax beredar luas di dunia maya, gak terkecuali media sosial Facebook. Kamu pastinya sering dong menemukan temanmu membagikan informasi palsu di beranda Facebook? Sekarang kamu gak perlu lagi khawatir soal ini. Pasalnya Facebook punya tujuh cara jitu buat menghajar berita-berita hoax. Wah, apa aja ya?
FeedMe.id, Jakarta ? Informasi palsu atau hoax tampaknya bikin gerah berbagai pihak, bukan cuma netizen aja, tapi juga media penyampainya, misalnya Facebook. Terkait hoax, bahkan Facebook pun disebut-sebut memberi kontribusi atas kemenangan Donald Trump dalam Pemilu Presiden Amerika Serikat lho Feedies. Ini lantaran algoritma di Facebook memungkinkan berita hoax bisa nongkrong cantik di beranda Facebook. Google pun demikian, lantaran banyak hoax yang di mesin pencariannya, kini raksasa internet itu bakal mengambil kebijakan baru sebagai perlawanan terhadap situs penyebar hoax. Nah, setali tiga uang dengan Google, Facebook juga punya jurus ampuh nih buat menghajar berita-berita hoax yang beredar. Hal itu dinyatakan Mark Zuckerberg selaku CEO Facebook. Melalui laman resminya, ia menulis,
Kami melihat peredaran hoax ini sebagai masalah yang serius. Tujuan Facebook adalah untuk menghubungkan orang-orang dengan cerita yang mereka anggap paling bermakna, dan kita tahu orang ingin informasi yang akurat. Kami telah bekerja pada masalah ini untuk waktu yang lama dan kami mengambil tanggung jawab ini dengan serius.

Tujuh Langkah Facebook Tangani Hoax

[caption id="attachment_14870" align="aligncenter" width="300"]Hmmm, jadi gak bisa bohong lagi deh. GIF via CrazyHyena Hmmm, jadi gak bisa bohong lagi deh. GIF via CrazyHyena[/caption] Deteksi Kuat. Facebook bakal bikin sistem deteksi berita palsu. Sistem ini mampu mengklasifikasikan informasi yang salah. Lewat sistem ini diharapkan Facebook bisa mendeteksi terlebih  dulu sebuah informasi itu palsu sebelum netizen menandainya sebagai hoax. Pelaporan Mudah. Melaporkan informasi hoax bakal jadi lebih mudah. Ini juga langkah bagi Facebook untuk mengetahui mana informasi yang salah dengan lebih cepat. Verifikasi Pihak Ketiga. Kedepannya, Facebook bakal menggandeng pihak ketiga berupa organisasi pengecekan fakta untuk memverifikasi informasi. Peringatan. Saat ini, Facebook lagi mendalami informasi yang udah ditandai sebagai hoax oleh netizen. Nantinya Facebook akan memberikan label atau peringatan soal kualitas berita dan situs yang menyampaikannya. Jadi orang akan berpikir dua kali untuk membaca atau mebagikan informasinya. Artikel Berkualitas. Facebook bakal meningkatkan bar dengan menampilkan artikel terkait yang berkualitas di bawah tautan News Feed. Blokir Iklan Situs Hoax. Sama seperti Google yang berencana menyunat iklan di situs hoax, Facebook pun bakal melakukan hal yag sama. Ini untuk mengacaukan ekonomi situs berita palsu soalnya banyak hoax yang bertujuan menjaring klik dan mendapat uang dari iklan. Kerja Sama dengan Jurnalis. Situs jejaring sosial ini akan bekerja sama dengan jurnalis dalam industri berita untuk mendapatkan masukan, khususnya untuk lebih memahami ulasan sistem pemeriksaan fakta. Semoga dengan langkah Facebook ini, informasi palsu bisa dibabat tuntas ya Feedies.

Viral

Trump Menang Berkat Facebook? Apa Iya?

Bagus Prasetiyo | 15 November 2016 - 13:04
Trump Menang Berkat Facebook? Apa Iya?
Kemenangan Donald Trump dalam pemilu Amerika Serikat amat gak terduga. Pasalnya, Trump sering jadi bahan risak (bully) di media sosial, kayak 9GAG. Entah udah berapa meme (baca: mim) yang meledeknya bertaburan. Ini sebenarnya menunjukkan kalau banyak orang yang gak suka sama Trump. Sayangnya prediksi pun meleset dan Trump akhirnya unggul. Terus, kok Trump bisa menang ya? Eits, katanya sih Facebook berperan lho dalam kemenangan Trump. Hmmm...apa iya ya?
FeedMe.id, Jakarta ? Gak ada yang nyangka kalo Donald Trump bisa unggul dari lawannya, Hillary Clinton dalam pemilu Presiden Amerika Serikat. Sejumlah survei dan prediksi di AS pun gak menyebut kalau Trump bakal bisa menduduki posisi nomor wahid di Negeri Paman Sam itu. Tapi nyatanya survei dan prediksi itu terbantahkan. Makanya gak heran kalau kemenangan Trump bikin kaget berbagai pihak. Saking kagetnya, Facebook sampai dituding berperan besar dalam kemenangan Trump.  

Gara-gara Facebook?

[caption id="attachment_14744" align="aligncenter" width="400"]Hayoloh, Facebook...hayoloh, Facebook. Foto: Shutterstock Hayoloh, Facebook...hayoloh, Facebook. Foto: Shutterstock[/caption] Beberapa pihak meyakini media sosial Facebook milik Mark Zukerberg itu turut berperan dalam kemenangan Trump dan juga bekerja sama dengan tim kampanye Trump . Lho, kok bisa? Ini lantaran popularitas Trump meningkat melalui Facebook akibat algoritma pada News Feed di Facebook. Algoritma di News Feed itu menampilkan berita hoax soal Trump dan kerap muncul di beranda para pengguna di AS. Zeynep Tufekci, seorang profesor di University of North Carolina, seperti dilansir New York Times bilang bahwa ada berita hoax soal Trump yang jadi viral di News Feed. Nah, berita itu kemudian nguntungin Trump sebagai kandidat yang waktu itu lagi berkampanye.
Ada cerita fiktif yang mengklaim Paus Fransiskus mendukung Trump. Cerita itu dibagikan lebih dari satu juta kali dan diprediksi dilihat oleh lebih dari sepuluh juta orang. Sedangkan artikel yang mengoreksi cerita fiktif itu sama sekali tak terdengar. Tentu saja Facebook berperan terhadap hasil pemilu AS lalu.
 

Hoax Gampang Viral

[caption id="attachment_14743" align="aligncenter" width="400"]Sayangnya gak semua orang tau kalo itu hoax. Foto: Shutterstock Sayangnya gak semua orang tau kalo itu hoax. Foto: Shutterstock[/caption] Kenapa sih artikel hoax gampang banget jadi viral? Sejumlah studi mengatakan kalau berita palsu emang lebih cepat menyebar di internet. Ini lantaran judulnya yang bombastis. Apalagi kalo orang cuma terpancing baca judul tanpa baca isi dan juga kroscek kebenarannya. Nah, sayangnya sewaktu ada klarifikasi yang mengatakan kalau berita hoax itu gak benar, netizen udah terlanjur percaya sama berita awal. Belum lagi berita verifikasi kayak gak bergaung. Wah, kalo yang beginian sih di Indonesia juga banyak. Apalagi kalo berkaitan sama politik dan suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA).  

Bantahan Facebook

[caption id="attachment_14745" align="aligncenter" width="400"]Foto: Shutterstock Sang pendiri pun angkat suara. Foto: Shutterstock[/caption] Sang pendiri Facebook, Mark Zuckerberg membantah tudingan yang bilang kalo hoax yang dibagikan lewat Facebook bisa memengaruhi pemilihan Presiden AS. Kalo kata Zuckerberg sih, jumlah hoax yang beredar di Facebook itu kecil. Melalui status Facebooknya, Zuckerberg berkata,
99 persen konten yang ada di Facebook itu asli. Secara keseluruhan, tak mungkin hoax bisa mengubah hasil pemilu.
Terkait hal ini, dikutip dari BBC, Zuckerberg janji bakal terus memperbaiki performa News Feed dan menumpas berita hoax.
Kami tak mau ada berita hoax di Facebook. Tujuan kami adalah memberikan konten berita yang bermakna dan akurat.
Coba Zuckerberg menengok Indonesia. Apa dia masih bilang kalo jumlah hoax itu kecil?

Viral

Ortu Minta Bikinin Facebook? Ini yang Harus Kamu Lakukan

Dini Tiara | 23 May 2016 - 15:39
Ortu Minta Bikinin Facebook? Ini yang Harus Kamu Lakukan
 
?Bikinin Mama Facebook dong!? Jangan panik, ini dia tips penting yang harus kamu lakukan saat ortu minta dibikinin media sosial.
[caption id="attachment_1787" align="aligncenter" width="640"]dont-panic-1067044_640 Jangan panik![/caption]
Jangan lupa juga, usai mereka sukses bikin akun Facebook, mereka pasti bakal nambahin kamu sebagai teman pertama mereka. Siap-siap!
FeedMe.id, Jakarta--Akan ada saatnya ortu kamu minta bikinin media sosial, katanya biar dekat sama kamu dan tau semua yang kamu lakukan di medsos. Tenang, dan jangan panik. social-1206612_640 Klik halaman berikutnya untuk mengatasi situasi genting ini.
Cek Medsos Kamu
Sebelum kamu bikin akun medsos buat ortu, coba cek dulu postingan kamu. Kira ? kira apa aja yang bakal mendatangkan pertanyaan dari ortu. Kamu bisa ngeles ?Iya sebentar ya ma? sosmed Kenapa ini penting? Karena kamu bakal jadi orang pertama yang mereka tambahkan jadi teman di medsos. Yakin deh! Terus, bagaimana mengajarkan mereka menggunakan medsos? Cek di halaman berikut.
Yang Penting Aja
Setelah kamu bikin akun ortu, ajarkan mereka cara menggunakannya dengan cara yang gampang. Sekedar unggah foto atau ganti status aja cukup kok. status-updates Nggak ada salahnya sih memberi tau semua fitur yang ada di medsos, cuma pasti ortu akan lebih lama ngerti dan lupa semua deh yang udah kamu ajari sebelumnya. Terus, apalagi sih yang harus dilakuin? Klik lagi ya...
Jangan Sering ? Sering Pake Medsos Di Depan Mereka
Salah satu alasan ortu mau punya medsos ya karena kamu sering sibuk sendiri sama handphone. Pas nyokap ngintip, kamu lagi buka Facebook yaa otomatis nyokap mau tau apa sih serunya Facebook sampai kamu nyuekin mereka. sosmed 2 Itu dia tiga cara yang bisa kamu lakukan kalau ortu minta bikinin medsos. Ingat, karena saat ortu mengikuti kamu di medsos, kamu nggak bisa unggah seenaknya. Nggak mau dong dimarahin gara ? gara kamu nulis status galau terus? Yuk kasih tau teman ? teman kamu juga!

Gaya

H&M Luncurkan Koleksi Imlek Khusus di 11 Negara Termasuk Indonesia

Bagus Prasetiyo | 2 jam yang lalu
H&M Luncurkan Koleksi Imlek Khusus di 11 Negara Termasuk Indonesia

Kamu berencana membeli pakaian untuk perayaan Imlek? Kalau iya, koleksi dari H&M ini mungkin bisa kamu pertimbangkan. Untuk kamu ketahui, koleksi yang satu ini cuma beredar di 11 negara aja lho, Feedies. Salah satu negaranya adalah Indonesia.

FeedMe.id, Jakarta - Jaringan ritel H&M merilis koleksi terbaru untuk merayakan Imlek. Koleksi yang ditawarkan bagi pria, wanita, dan anak ini hanya eksklusif tersedia di 11 negara aja, Feedies. Adapun 11 itu, antara lain Cina, Hong Kong, Taiwan, Makau, Singapura, Malaysia, Thailand, Indonesia, Filipina, Vietnam, dan Kanada.

Khusus untuk koleksi perempuan, dalam merayakan datangnya Tahun Babi ini, H&M menyediakan gaun bergaya preppy atau loungewear dengan beragam rona merah. Ada warna merah anggur hingga merah muda. Untuk mereka yang tidak ingin ribet, H&m juga menyediakan tampilan sehari-hari yang mudah.

Mulai dari jaket denim, atau jins yang bersulam, plus beragam pilihan aksesori dari tas hingga sepatu, hampir keseluruhan koleksi ini didominasi warna merah. Kampanye Imlek 2019 dari H&M ini juga menampilkan aktor-aktor terbaik dari Tiongkok. Mereka antara lain Yuan Hong & Zhang Xinyi dan duo bibi-keponakan Ma Sichun & Jiang Wenli.

Kamu tertarik untuk beli koleksi ini, Feedies?

Subscribe to our newsletter

Connect with us

Viral

Kumpulan Meme Hasil Debat Capres yang Bisa Bikin Ngakak

Abyan Naufal | 2 jam yang lalu
Kumpulan Meme Hasil Debat Capres yang Bisa Bikin Ngakak

Selain menghasilkan sajian berkualitas yang bisa jadi bahan kamu buat menimbang pasangan mana yang akan kamu pilih di pilpres 2019, debat capres semalam ternyata juga menghasilkan kumpulan meme yang kocak nan berfaedah lho, Feedies.

FeedMe.id, Jakarta – Debat calon presiden dan calon wakil presiden Indonesia buat Piplres 2019 baru aja dilangsungkan tadi malam tanggal 17 Januari 2019. Selain meninggalkan banyak kesan bagi kita calon pemilih biar tahu mana yang mau dipilih, debat capres semalam juga menghasilkan banyak meme kreatif dari warganet lho, Feedies.

Nah, buat kamu yang butuh asupan meme dari hasil debat capres semalam, langsung aja cek kumpulan meme debat capres di bawah ini, Feedies.

Ini prediksi panelis debat capres yang muncul sebelum debat capres dimulai.

Saat kamu doang yang bawa contekan be like.

Baca contekan juga, cuma lebih pintar menyembunyikan aja ya.

Kamu dan temen kamu waktu tahu jawabannya benar.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by capres2019 (@politikindo2019) on

Ternyata, tetep pada santun ya, Feedies.

Ekspresi kamu saat udah muak lihat banyak konten capres berkeliaran di timeline.

Ternyata, mereka udah temenan dari kecil lho, Feedies.

Gimana, Feedies, ternyata debat capres menghasilkan meme meme berkualitas, ya.

Viral

Ada Superhero Datangi Latihan Tim Liga Inggris

Abyan Naufal | 2 jam yang lalu
Ada Superhero Datangi Latihan Tim Liga Inggris

Bukannya patroli mencari kejahatan dan membela yang benar, beberapa waktu lau ada sosok superhero yang malah ikutan latihan salah satu tim liga Inggris, leicester City. Siapa superhero tersebut?

FeedMe.id, Jakarta – Kalau biasanya superhero berkeliaran di kota buat membasmi kejahatan, pada Kamis, 17 Januari kemarin ada sosok superhero yang malah ikutan latihan rutin salah satu klub liga inggris, Feedies. Yup, pada latihan rutin dari Leicester City rupanya mereka kedatangan sosok supehero manusia laba-laba atau yang biasa kamu kenal sebagai Spider-Man.

Sosok ini jelas bikin kaget setiap pemain yang lagi latihan di lapangan Belvoir Drive termasuk juga sang pelatih Claude Puel. Nggak cuma datang dan ikut latihan aja, sang Spider-Man juga melakukan gestur-gestur sang manusia laba-laba kayak nembakin jaring. Namun, tentu nggak sampai keluar jaringnya. Lewat Twitter resminya, Leicester City pun mengajak penggemarnya buat nebak siapa sih Spider-Man abal-abal ini.

Sosok yang ada di balik kostum ini adalah sosok penyerang andalan Leicester City dan juga Tim Nasional Inggris, Jamie Vardy. Karena tingkahnya tersebut, Vardy pun mednapat pujian dari sang pelatih karena udah bikin suasana jadi seru dan penuh tawa.

Duh, ada-ada aja ya si Jamie Vardy ini, Feedies.

Hiburan

Menurut James McAvoy, X-Men Gak Cocok Masuk MCU

Bagus Prasetiyo | 2 jam yang lalu
Menurut James McAvoy, X-Men Gak Cocok Masuk MCU

X-Men dan Fantastic Four akan segera diperkenalkan ke Marvel Cinematics Universe setelah proses pengakuisisian Disney-Fox berakhir. Namun, salah satu pemain film X-Men justru gak yakin X-Men akan cocok dengan cerita di Marvel Cinematics Universe. Apa alasannya?

FeedMe.id, Jakarta - Sebagianenggemar Marvel menanti-nantikan bersatunya karakter Marvel dalam satu universe di layar lebar dan Disney sedang merampungkan akuisisi dengan Fox untuk mewujudkan keinginan penggemar Marvel. Namun, James McAvoy sebagai aktor yang memerankan Charles Xavier di franchise X-Men justru pesimistis X-Men bisa cocok dengan Marvel Cinematics Universe.

Seperti yang dilansir dari Screenrant via Geeq, aktor yang udah bertahun-tahun memerankan Professor X tersebut mengungkapkan pendapatnya tentang kecocokan X-Men dengan Marvel Cinematics Universe saat diwawancarai Yahoo. Menurutnya, X-Men gak begitu cocok masuk ke Marvel Cinematics Universe karena memiliki jumlah karakter yang sangat banyak.

“Saya gak tahu apakah X-Men bisa masuk ke dunia Marvel (Marvel Cinematics Universe), saya gak yakin, Mungkin mereka bisa? Namun yang saya pikir perbedaan dari dunia Avengers adalah mereka hanya memiliki sedikit superhero, seperti tim sepakbiola. Anda tau apa yang saya maksud? Sedangkan di dunia X-Men, sangat mungkin menyebutkan kalo mereka memiliki ratusan ribu atau bahkan jutaan (superhero) dan implikasi sosialnya berbeda," ujar McAvoy.

McAvoy punya poin yang solid, tetapi ia menambahkan jika orang-orang yang bertanggung jawab tersebut benar-benar menginginkan crossover terjadi, mereka harus menemukan cara apa pun untuk membuat crossover besar itu menjadi kenyataan. Pasalnta, X-Men Universe telah dibangun lebih dari 20 tahun dan gak berhubungan sama sekali dengan Marvel Cinematics Universe. Jadi, agak sulit melihat dua universe ini bergabung tanpa gak terlihat memaksa.

Hak asuh X-Men dai Fox akan segera berakhir di tahun ini setelah Disney menyelesaikan proses akuisisi, tetapi Fox masih menyisakan X-Men: Dark Phoenix dan The New Mutants yang kemungkinan besar akan menjadi dua film terakhir X-Men dari Fox sebelum akhirnya bergabung dengan Marvel Cinematics Universe.

Apakah Marvel Studios bisa menghadirkan X-Men di Marvel Cinematics Universe tanpa menciptakan plot hole, Feedies?

 

Gaya

3 Creator Reborn: Wadah Anak Muda Manjain Kreativitas

Bagus Prasetiyo | 2 jam yang lalu
3 Creator Reborn: Wadah Anak Muda Manjain Kreativitas

Mulai dari kompetisi dance music, short movie, bahkan sampai eSports ada dalam Creator Reborn yang diadakan oleh Tri Indonesia. Kepo gimana programnya? Yuk, simak ulasan berikut ini!

FeedMe.id, Jakarta – Tri Indonesia kayaknya memang nggak bisa lepas dari anak muda. Pasalnya, lewat program Creator Reborn, oeprator seluler ini lagi-lagi menjadi wadah untuk anak muda mengeksplorasi kreativitasnya. Bukan hanya soal kreativitas, bahkan program ini juga nggak melupakan satu scene yang sedang menanjak, yaitu eSports yang mempertandingkan game PUBG mobile.

“Tri Indonesia memiliki keinginan untuk mewadahi ambisi anak muda Indonesia yang memiliki potensi besar menggerakkan ekonomi kreatif di Indonesia," ujar Dolly Susanto, Chief Commercial Officer 3 Indonesia. 

Melalui kegiatan ini, Dolly melanjutkan, pihaknya ingin menyebarkan semangat dan edukasi pemanfaatan akses internet dan teknologi digital untuk mengolah ide menjadi sebuah karya kreatif berbasis digital dan pengembangan bakat. Dia berharap, program Creator Reborn bisa menjadi media aktualisasi bagi anak muda berbakat dan jalan bagi mereka untuk mendunia.

Melanjuti apa yang dikatakan oleh Dolly Susanto, Creator Reborn terbagi menjadi dua kategori. Kategori pertama adalah karya kreatif yang terwakili dari kompetisi dance music dan short movie. Nantinya, 10 karya kreatif terbaik dari setiap kategori akan dipilih untuk  menjadi dua karya kreatif terbaik berdasarkan seleksi teknis dan memenangkan perjalanan ke perhelatan industri kreatif bergengsi berskala dunia edutrip di Amerika Serikat. Selain itu, mereka pun akan memiliki kesempatan dipilih untuk menjadi pemenang favorit.

Bukan cuma memanjakan kreativitas melalui karya kreatif, Creator Reborn juga bisa menjadi wadah untuk pengembangan bakat. Hal itu jelas termanifestasi dalam kompetisi eSports yang mempertandingkan PUBG Mobile. Perihal sadarnya 3 Indonesia terhadap industry eSports Indonesia, Dolly juga mengatakan, "Selain karya kreatif, wadah pengembangan talenta yang memiliki potensi besar pada pertumbuhan ekonomi digital adalah kompetisi eSport, sebuah cabang olang raga yang berisi pertandingan online games di dalamnya.”

“Ajang ini digelar guna memberikan inspirasi positif bagi para online gamers untuk meningkatkan hobi dan talenta yang dimilikinya menjadi gamers profesional dengan prestasi gemilang, serta menyebarkan nilai sportifitas. Semangat ini akan meningkatkan pemberdayaan generasi muda menjadi pendorong ekonomi digital di Indonesia,” kata Dolly melanjutkan

Kompetisi diawali dengan tahap seleksi skuad di 36 kota hingga finalnya di ajang BimaDay. Para skuad pemenang akan mendapatkan hadiah uang tunai dengan total sebesar Rp 63 juta dan juga mengikuti bootcamp bersama tim eSports EVOS.

Bagi kamu yang mau ikutan, penyampaian karya dan babak penyisihan dibuka mulai 16 Desember 2018 hingga 31 Januari 2019. Selain bisa menjadi wadah kreativitas, Creator Reborn ini juga bisa menjadi barometer kamu untuk berkompetisi dengan orang-orang kreatif dan professional lainnya yang ada di Indonesia.

Nah, pertanyaannya, seberapa berani kamu untuk berkompetisi melawan mereka?

TOP