Gaya

Kembangkan eSports di Indonesia, Mineski Siapkan Dana 30 Miliar

Harith Jobs | 13 December 2018 - 19:00
Kembangkan eSports di Indonesia, Mineski Siapkan Dana 30 Miliar

Dana besar tersebut akan digunakan untuk membuat serangkaian turnamen esports serta membangun sejumlah cybercafe lho, Feedies! Kalau kamu bercita-cita buat jadi atlet eSports, harus banget tuh kayanya latihan di sana.

FeedMe.id, Jakarta – Keberadaan eSports di Indonesia mulai nggak dipandang sebelah mata lagi. Saat ini, hampir di tiap pop culture event seperti Popcon dan Indonesia Comic Con menyediakan arena untuk adu keahlian bermain game, baik itu mobile game maupun game PC/konsol.

Nggak cuma itu, jumlah gamers di negara kita pun ternyata terus meningkat dari tahun ke tahun. Diperkirakan saat ini ada 43 juta gamers di Indonesia. Selain itu, laporan dari Newzoo di tahun 2017 menyebutkan bahwa Indonesia menempati posisi ke-16 dalam daftar negara dengan pasar game terbesar. Dengan kata lain, Indonesia sebenarnya memiliki potensi untuk berkembang lebih jauh lagi di dunia eSports.

Demi mewujudkan potensi tersebut, Mineski, sebuah organisasi eSPorts di Asia Tenggara, menyatakan siap membantu  membangun industri eSports di Indonesia lho, Feedies! Hal tersebut disampaikan sendiri oleh Presiden Mineski International Ronalds Robins dalam konferensi pers yang diadakan di Hotel Pullman, Jakarta, 13 Desemebr 2018.

“Secara resmi kami nyatakan: Mineski akan berinvestasi sebesar Rp30 miliar untuk mengembangkan infrastruktur eSports di Indonesia,” ujar Robins.

Lebih lanjut lagi, Agustian Hwang selaku Country Manager Mineski Indonesia menjelaskan, dana Rp 30 miliar tersebut sebagian besar akan dialokasikan untuk menyelenggarakan turnamen eSports. Salah satu turnamen yang udah disiapkan adalah Jakarta Masters.

“Jakarta Masters akan menjadi event eSports termegah yang pernah terjadi di Indonesia,” ujar Hwang.

Selain Jakarta Masters, deretan kompetisi eSports lainnya yang akan diadakan oleh Mineski antara lain Garuda Cup dan Indonesia Professional Gaming League. Tapi selain menyelenggarakan turnamen, Mineski juga akan membangun 20 cybercafe Mineski Infinity di berbagai provinsi di Indonesia. Harapannya, cybercafe tersebut bisa menjadi arena latihan bagi calon atlet eSports Indonesia.

Hwang sendiri berharap industri eSports bisa dikenal lebih luas lagi oleh berbagai generasi masyarakat Indonesia. Ia membandingkan kondisi eSports di Indonesia dengan di Filipina, di mana orang-orang yang udah berumur pun tahu tentang eSports.

“Waktu itu saya ke sana, bahkan petugas imigrasi mengerti tentang eSports. Padahal mereka umur 30-40an. Waktu itu saya cap paspor, yang ditanya bukan mau ke mana, tapi ‘oh orang Mineski? Saya main lho di Mineski Infinity yang ini’. Tiga dari lima kali kedatangan saya, selalu ditanya soal Mineski,” ucap Hwang.

Mineski sendiri merupakan organisasi eSports profesional terbesar di Asia Tenggara. Berpusat di Filipina, Mineski juga udah hadir di Malaysia, Thailand, dan Indonesia. Nah, Mineski Indonesia mulai beroperasi sejak April 2017 lalu dan berfokus pada pembuatan cybercafe Mineski Infinity serta penyelenggaraan turnamen eSports.

 

Hiburan

Bukan Cuma Jualan Pisang, Kaesang Juga Adakan Turnamen eSports

Harith Jobs | 12 December 2018 - 19:00
Bukan Cuma Jualan Pisang, Kaesang Juga Adakan Turnamen eSports

Jualan pisang, udah. Jadi selebtwit, juga udah. Kini, Kaesang Pangarep tampaknya berminat ngejajal dunia eSports dengan menyelenggarakan Sang Pisang Gaming Championship 2018 nih, Feedies. 

FeedMe.id, Jakarta –  Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep mungkin jadi salah satu selebtwit paling ngetop di dunia maya. Apalagi beberapa pekan terakhir doi aktif banget ngajakan followers-nya buat nge-bully dirinya sendiri. Usut punya usut, itu semua ternyata salah satu trik Kaesang buat mempromosikan bisnis pisang nugetnya, Sang Pisang.

Nah, kamu tahu nggak, Kaesang bukan cuma jualan pisang nuget doang, lho. Baru-baru ini dia juga baru aja menyelenggarakan sebuah turnamen eSports bertajuk Sang Pisang Gaming Championship 2018! Turnamen ini digelar pekan lalu di tanggal 7-9 Desember di Phinisi Point Mall, Makassar, Sulawesi Selatan. Total ada empat game yang dipertandingkan dalam turnamen ini: Mobile Legends, PUBG Mobile, Dota 2, dan Free Fire.

Khusus Free Fire, kategori ini diikuti oleh 96 tim yang bertarung untuk memperebutkan total hadiah senilai 15 juta rupiah! Serunya, Kaesang juga ikutan lho dalam turnamen ini, Feedies. Sayangnya, adik Gibran Rakabuming ini belum mampu menjuarai turnamen yang diadakannya sendiri. Adalah tim Swarov Esport 5 yang sukses menjuarai Sang Pisang Gaming Championship.

Free Fire sendiri adalah game survival di mana terdapat 50 pemain yang terdampar di sebuah pulau terpencil, dan saling menjatuhkan satu sama lain. Game yang dikembangkan dan dirilis oleh Garena ini tersedia di iOS dan Android, dan telah menjadi mobile game nomor 1 di 22 negara sejak 14 Januari 2018.

Gaya

Resmi, eSports akan Ambil Bagian dalam SEA Games

Harith Jobs | 30 November 2018 - 16:54
Resmi, eSports akan Ambil Bagian dalam SEA Games
eSports mungkin masih dianggap sebelah mata oleh kebanyakan orang. Namun, perlahan-lahan kategori ini mulai diakui oleh dunia. Buktinya, kini eSports bakal jadi salah satu cabang yang akan mendapatkan medali pada SEA Games 2019.
FeedMe.id, Jakarta ? eSports kembali mendapat pengakuan dunia internasional nih, Feedies. Setelah kemarin berhasil dikompetisikan dalam ajang Asian Games 2018, tahun depan eSports juga akan dipertandingkan dalam Southeast Asian (SEA) Games! Ini akan menjadi kali pertama eSports hadir dalam event dua tahunan ini. Dilansir dari Mashable, masuknya eSports dalam SEA Games 2019 yang akan berlangsung di Filipina ini nggak lepas dari peran bos perusahaan game Razer, Min-Liang Tan. CEO Razer ini berhasil meyainkan Philippine SEA Games Organizing Committee dan Philippine Olympic Committee bahwa eSports adalah sebuah olahraga yang kompetitif dan layak untuk diikutkan dalam event olahraga internasional. ?Sportsmanship dan fighting spirit terlihat dalam eSports sebagaimana halnya di olahraga lain. Kami udah berusaha keras untuk memasukkan kategori ini dalam event olahraga seperti SEA Games 2019,? ujar Min-Lian Tan. Hingga saat ini, baru Mobile Legends: Bang Bang yang udah dipastikan akan diperlombakan di SEA Games. Kabarnya sih akan ada empat judul game lain yang akan diperlombakan. Daftar lengkapnya kemungkinan besar akan  dipublikasikan pada 15 Desember 2018. Total ada enam medali emas yang akan diberikan pada para atlet. Dua medali emas untuk kategori konsol, dua lagi untuk kategori PC, dan dua terakhir untuk kategori mobile.  

Event

Banyak Turnamen eSports di Tahun 2019, Siap Ikutan?

Harith Jobs | 19 November 2018 - 08:50
Banyak Turnamen eSports di Tahun 2019, Siap Ikutan?
Buat kamu para gamers, Garena nyiapin berbagai turnamen Free Fire yang bisa kamu ikuti tahun depan. Kalau kamu ikutan, ada kemungkinan kamu bakal direkrut sama tim eSports profesional juga, lho.
FeedMe.id, Jakarta ? Penggemar game Free Fire tentu tahu dong bahwa Garena Free Fire Indonesia lagi nyiapin Free Fire Jakarta Invitationals 2018 di akhir tahun ini. Berbeda dengan turnamen sebelumnya, kali ini secara perdana Free Fire akan mempertemukan 12 tim terbaiknya untuk bertanding secara offline di Jakarta untuk memperebutkan total hadiah uang tunai sebesar 100 juta rupiah. Jakarta Invitationals 2018 saat ini telah menutup periode pendaftarannya dan berhasil menarik perhatian ribuan tim yaitu sebanyak 3.168 tim. Mereka akan bertarung secara online dahulu di bulan November, kemudian 12 tim terbaiknya akan bertanding di Jakarta untuk babak Grand Final pada tanggal 2 Desember 2018. Namun selain itu, Garena Free Fire juga udah mempersiapkan turnamen lainnya yang nggak kalah seru lho, Feedies. Di bulan yang sama, Free Fire bekerja sama dengan Duniagames dalam menyelenggarakan turnamen Duniagames Campus League yang akan memulai babak kualifikasi kotanya di bulan November dan akan melaksanakan babak Grand Finalnya pada bulan Maret 2019. Sementara itu, di tahun depan, Garena Free Fire akan mempersembahkan turnamen tingkat nasional lainnya, yaitu Indonesian Masters di bulan Januari - Maret 2019 dengan total hadiah uang tunai sebanyak 500 juta rupiah dan total slot sebanyak 5.000 tim. Turnamen ini akan menjadi kesempatan yang nggak boleh kamu lewatkan karena Juara dari Indonesian Masters akan mewakili Indonesia untuk bertarung di kancah internasional yaitu Garena World Thailand 2019. Nggak berhenti di situ, para pemain akan diajak kembali untuk ikut berkompetisi di ajang Free Fire Survivors Cup di bulan Agustus hingga Oktober 2019. Pemenang dari Free Fire Survivors Cup akan mewakili Indonesia di turnamen Brazil Worlds Invitational 2019. Sebelumnya, Free Fire telah sukses menggelar berbagai turnamen online, mulai dari Free Fire Invitationals dengan 48 tim yang ikut bertanding, Royale Combat Season 1 dengan 864 tim dan Royale Combat Season 2 dengan 1,728 tim. Kini Jakarta Invitationals 2018 bisa dijamin juga akan menjadi salah satu turnamen yang sukses besar. Garena Free Fire juga telah mengundang sejumlah klub esports profesional yang akan ikut hadir menyaksikan Grand Final Jakarta Invitationals 2018 di Jakarta pada awal Desember 2018 mendatang. Harapannya sih kehadiran klub-klub ini bakal jadi kesempatan bagi para gamers yang bertanding untuk memperlihatkan kemampuan permainan terbaik mereka dan bergabung dengan para klub profesional. ?Diharapkan, dengan turnamen-turnamen ini Garena Free Fire Indonesia dapat ikut serta berkontribusi dalam perkembangan eSports Indonesia,? ujar pihak Garena dalam rilis yang Feedy terima.  

Gaya

Dukung Perkembangan eSports, Malaysia Gelontorkan 35 Miliar Rupiah

Harith Jobs | 07 November 2018 - 14:38
Dukung Perkembangan eSports, Malaysia Gelontorkan 35 Miliar Rupiah
Malaysia udah bersedia ngeluarin dana sebesar RM 10 juta buat ngembangin e-Sports. Pemerintah Indonesia nggak mau ikutan nih?
FeedMe.id, Jakarta ? Perkembangan e-Sports jadi salah satu isu yang paling menarik perhatian dalam beberapa tahun terakhir. Saat ini, tim e-Sports profesional udah bukan jadi hal yang langka. Di Indonesia pun kita udah bisa melihat kiprah para tim e-Sports dalam berbagai kompetisi game, sebut aja Evos, GGWP, dan NXL. Namun, pada umumnya perkembangan e-Sports itu masih sangat bergantung pada pihak developer game yang bersangkutan atau pihak swasta yang emang tertarik sama e-Sports. Jarang banget kita denger ada dukungan dari pemerintah untuk mengembangkan dunia olahraga elektronik ini. Baca juga: Joker dan Harley Quinn Jadi Skin di Game PUBG Dilansir dari Mashable, pemerintah Malaysia tampaknya berusaha mengubah tren tersebut dengan menggelontorkan dana sebesar RM10 juta (sekitar 35 miliar rupiah) untuk mengembangkan e-Sports di negaranya. Hal tersebut disampaikan Kementerian Keuangan Malaysia melalui akun Twitter resmi mereka. Keputusan ini jadi kabar bagus bagi Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia Syed Saddiq. Menteri termuda dalam sejarah Malaysia tersebut emang udah berusaha mengangkat isu perkembangan e-Sports di negara tersebut sejak ia menjabat pada bulan Mei lalu. Baca juga: Empat Tim AOV National Championship Siap Tanding di Bandung Malaysia sendiri akan menjadi tuan rumah kompetisi Dota 2 Major yang akan berlangsung pada 16-18 November mendatang. Kompetisi tersebut akan diselenggarakan di Axiata Arena, Kuala Lumpur. Ini merupakan kali pertama Malaysia menjadi tuan rumah bagi Dota Major. Langkah ini disebut-sebut sebagai langkah penting dalam perkembangan e-Sports di negara tetangga kita ini, Feedies.

Gaya

Turnamen SEACA Hasilkan Atlet eSports Kelas Dunia

Harith Jobs | 24 October 2018 - 13:19
Turnamen SEACA Hasilkan Atlet eSports Kelas Dunia
Pihak Unipin berharap keberadaan SEACA bisa menjadi ajang untuk menghasilkan atlet eSports Indonesia yang siap bersaing di Asian Games nanti lho, Feedies. Asia Tenggara sendiri ternyata merupakan kawasan yang memiliki pertumbuhan eSports lebih cepat dibandingkan kawasan lainnya di dunia.
FeedMe.id, Jakarta ? Turnamen eSports Southeast Asia Cyber Arena alias SEACA resmi berakhir pada 21 Oktober lalu. Berlangsung di Mall Taman Anggrek, Jakarta, turnamen yang digelar sejak tanggal 17 Oktober ini sukses menarik perhatian penggemar games di Jakarta dan sekitarnya. Pihak panitia mengklaim ada ribuan remaja dan orang dewasa yang menyaksikan perhelatan ini. Baca juga: Free Fire Hadirkan Karakter Baru di Update Bulan Oktober Wajar aja sih sebenarnya, Feedies. Soalnya, turnamen SEACA seenggaknya melibatkan kurang lebih 230 atlet eSports, baik dari dalam maupun luar negeri ini bertarung memperebutkan hadiah senilai 1,4 miliar rupiah. SEACA sendiri mempertandingkan game-game populer, seperti Mobile Legends, Arena of Valor (AOV), PlayerUnknown?s Battleground (PUBG), Point Blank dan DOTA 2. Beberapa atlet eSports dari kawasan ASEAN seperti Malaysia, Phililpines, Thailand dan Vietnam juga turut berpartisipasi dalam event ini. Besarnya perhatian penggiat eSports dalam turnamen ini sesuai dengan analisa lembaga riset asal Belanda Newzoo, yang menyebutkan Indonesia termasuk salah satu di antara enam negara (Thailand, Vietnam, Singapura, Malaysia dan Vietnam) besar yang memiliki lebih dari 98 peren penggiat eSports di kawasan ini. Asia Tenggara sendiri merupakan kawasan yang memiliki pertumbuhan eSports lebih cepat dibandingkan kawasan lainnya di dunia. Baca juga: AOV Update Lagi, Hadirkan Mode Battle of Clones ?Melalui SEACA kami ingin menjadikan Indonesia sebagai penghubung sekaligus pusat eSports di kawasan SEA (Southeast Asia). UniPin melalui UniPin eSports memiliki misi ingin mempromosikan serta mengedukasi eSports sebagai gaya hidup sehat. SEACA adalah salah bentuk edukasi yang kami lakukan,? uajr CEO UNipin Ashadi Ang. Ang juga menyebutkan bahwa pihaknya ingin para atlet eSports memiliki gaya hidup yang sehat dan disiplin serta memiliki jam istirahat yang teratur. ?Bahkan, kami fasilitasi mereka untuk berkompetisi secara professional melalui SEACA dan kami juga berikan hadiah,? kata dia menambahkan. Lebih lanjut lagi, Ang berharap ada dukungan pemerintah terhadap perkembangan eSports di tanah air. Ia juga ingin SEACA bisa menjadi event tahunan dan menjangkau wilayah yang lebih luas. Baca juga: Kamu Gak Bisa Peluk Cewek Berhijab di Game Spider-Man ?Sehingga dapat menghasilkan atlet-atlet eSports berkualitas dunia dari seluruh penjuru tanah air. Bangga dong kalau atlet terbaik di SEACA bisa ikut Asian Games dan dapat medali emas,? tutur Ang. Di acara SEACA ini, turut menghadirkan kompetisi World Electronic Sports Games (WESG) dengan total hadiah sebesar US$ 5,5 juta , dimana pemenangnya akan dikirim untuk bertanding mewakili Indonesia di kancah Internasional yang grand final-nya akan diselenggarakan di China.    

Gaya

SEACA, Turnamen eSports Kelas Dunia Berhadiah Rp 1 Miliar

Abyan Naufal | 19 October 2018 - 14:32
SEACA, Turnamen eSports Kelas Dunia Berhadiah Rp 1 Miliar
Belakangan ini industri game lagi panas-panasnya dan terus berkembang sangat pesat, Feedies, baik di platform konsol, PC, ataupun mobile. Untuk meramaikan momen ini, UniPin eSport ngadain turnamen eSports kelas dunia yang dikasih nama SEACA. Kenapa turnamen ini bisa dibilang kelas dunia? Simak penjelasannya di bawah ini ya, Feedies.
FeedMe.id, Jakarta ? Awalnya game ditujukan buat orang-orang yang butuh hiburan atau ngusir kebosanan. Namun, sekarang ini game mulai jadi profesi juga. Tentu hal ini juga disebabkan oleh banyaknya ajang eSports yang  bisa jadi lahan nafkah buat para gamer. Di Indonesia sendiri, perkembangan eSports bisa dibilang cukup menjanjikan. Selain dapat dukungan dari pemerintah, institusi-institusi terkait game juga saling berkompetisi buat nyediain wadah biar eSports di Indonesia terus berkembang. Maka dari itu, UniPin sebagai penyedia payment service provider terkemuka di Indonesia nggak mau ketinggalan buat ikut ngeramaikan industri game dengan menggelar SEACA. Baca juga: Wow, Hero Wiro Sableng Masuk ke AOV Taiwan SEACA merupakan kependekan dari South East Asian Cyber Arena, sebuah turnamen eSports kelas dunia yang bisa jadi ajang unjuk gigi buat para gamer. Seenggaknya, sekarang ini udah terdaftar 230 finalis  dari seluruh Asia Tenggara yang bakalan berlaga di turnamen yang diadain dari tanggal 17 Oktober sampai 21 Oktober 2018.

Total Hadiah

Buat hadiah, UniPin nggak main-main lho, Feedies. Mereka udah nyiapin hadiah sejumlah Rp 1,4 miliar. Di acara itu, Ashadi Ang sebagai Co-founder dan CEO UniPin memaparkan,
?Hal ini sejalan dengan visi kami menjadikan Indonesia sebagai pusat eSports se-Asia Tenggara, karena Indonesia memiliki potensi yang sangat besar, yaitu populasi terbesar di Asia Tenggara dan ke-4 di dunia?
Nantinya, SEACA bakalan mempertandingkan sembilan game lintas platform. Di antaranya ada PUBG Steam, Dota 2, Point Blank, CS:GO, Arena of Valor, Mobile Legends: Bang Bang, Vainglory, Starcraft II, dan Heartstone. Baca juga: Ada Peta Baru yang Lebih Seru di Update PUBG Mobile Buat kamu semua yang pengen nonton atau mengunjungi salah satu event eSports termegah di Indonesia ini, kamu cukup dateng aja ke Mall Taman Anggrek, Jakarta Barat. Soalnya, event ini seratus persen gratis. Jadi, buat kamu yang pengen banget jadi gamer profesional, wajib nih dateng ke sini dan mempelajari permainan-permainan para gamer pro.

Santai

Celebration Cup, Kompetisi eSports Baru di POPCON Asia 2018

Harith Jobs | 07 September 2018 - 09:24
Celebration Cup, Kompetisi eSports Baru di POPCON Asia 2018
Nggak bisa ditampikkan lagi, pertumbuhan eSports secara global terus mendaki dan animonya nggak pernah turun. Setelah diikutsertakan dalam Asian Games 2018, sekarang POPCON Asia 2018 juga mengadakan kompetisi eSports yang berhadiah ratusan juta rupiah.
Geeq.id, Jakarta - Agcon berkolaborasi dengan goodhouse.id dibantu oleh Supreme League dan Nimpuna menghadirkan kompetisi games online alias eSports yang diberi nama "Celebration Cup" di Popcon Asia 2018. Menariknya, eSports ini mempertandingkan dua game Multiplayer Online Battle Arena (MOBA) dari dua platform yang sedang booming, yaitu Mobile Legends: Bang Bang dan juga Dota 2. Yenny Wangsawidjaja, CEO Popcon.Inc menuturkan kompetisi eSports digelar di Popcon Asia 2018 sebagai bentuk dukungan pada perkembangan eSports di tanah air. Ia mengatakan,
"Kepopuleran eSports sudah tidak diragukan lagi. Beberapa tahun ini, kompetisi eSports di Indonesia kian banyak jumlahnya. Masuknya kategori eSports di Asian Games 2018 dan Olimpiade Tokyo 2020 juga semakin mengukuhkan bahwa olahraga yang satu ini memang mempunyai banyak peminat dan tidak kalah populer dengan olahraga lain pada umumnya. Jadi sangat tepat rasanya jika Popcon Asia 2018 juga mulai memasukan eSports, agar para atlet talenta eSports juga bisa memiliki wadah, di Popcon Asia."
Untuk platform mobile, pendaftaran ikut serta kompetisi Mobile Legends: Bang Bang akan ditutup pada tanggal 13 September 2018. Sedangkan untuk pendaftaran Dota 2 yang dimainkan di PC akan ditutup lebih cepat, yaitu tanggal 6 September 2018. Dalam perhelatan Celebration Cup ini, peserta akan memperebutkan total hadiah Rp 160 juta. Bagi kamu yang mau ikut berkompetisi, bisa mendaftar di situs esports.popconinc.com. Sementara buat kamu yang sekedar mau menikmati rangkaian acara di POPCON Asia 2018, tiketnya udah bisa dibeli secara online di sini, lho. Sampai jumpa di POPCON Asia 2018!

Gaya

Meski Sempat Hits, tapi 5 Ponsel Ini Masuk Kategori Terburuk

Angela Wahyudi | 2 jam yang lalu
Meski Sempat Hits, tapi 5 Ponsel Ini Masuk Kategori Terburuk

Perkembangan ponsel sangatlah cepat dalam dua dekade terakhir. Namun di balik perkembangannya ini, ternyata banyak kegagalan-kegagalannya lho, Feedies. Inilah daftar ponsel yang gagal, mulai dari segi desain sampai fiturnya.

FeedMe.id, Jakarta - Perkembangan ponsel dari zaman ke zaman semakin canggih. Dimulai dengan ukuran-ukuran ponsel yang besar dan berat, kemudian beralih ke smartphone yang punya segudang fitur yang dapat menunjang aktivitas manusia dan bahkan menjadi kebutuhan utama manusia.

Namun di balik keberhasilan semua ponsel dan smartphone yang pernah kamu temui, deretan gadget ini harus mengalami kegagalan dan parahnya harus ditarik dari pasaran. 

Blackberry Storm

Diluncurkan setahun setelah Apple merilis iPhone pertamanya, ternyata smartpone ini gagal total untuk jadi lawan yang diperhitungkan oleh perusahaan Apple. Ini karena masalah yang terdapat pada touchscreen-nya 'ribet' yang malah menjadi nilai jual Blackberry Storm. Buat sekadar membuka aplikasi aja, pengguna harus menekan keras-keras layarnya. Kebayang nggak, gimana kalau buat ngetik?

Udah gitu, Blackberry Storm nggak dilengkapi dengan WiFi pula. Padahal ini adalah smartphone, tapi gak ada WiFi. Kan lucu.

Galaxy Note 7

Siapa yang bisa melupakan bagimana mencekamnya suasana para pengguna smartphone pada September 2016 ketika Galaxy Note 7 baru aja dirilis? Smartphone yang digadang-gadang menjadi yang terbaik dan tercanggih malah meledak di mana-mana. Bahkan, sampai melukai beberapa penggunanya juga.

Akhirnya, investigasi dilakukan dan ditemukanlah cacat pada baterainya yang membuat Galaxy Note 7 meledak. Samsung pun akhirnya menarik semua unit Galaxy Note 7, dan menggantinya dengan Galaxy S7 yang udah hadir duluan di pasar pada awal tahun 2016 yang lalu.

Nokia N-Gage

Nah, ponsel satu ini eksis banget di zamannya. Namun sayang, ponsel ini jadi salah satu daftar ponsel terburuk. Gimana enggak, penempatan tombol yang gak nyaman, terus letak speaker dan mikrofon yang aneh bikin ponsel ini cocok masuk ke dalam daftar ponsel terburuk. Belum lagi, kalau pengguna mau mengganti kaset game kudu membuka baterainya dulu. Dan yang parah, ternyata banyak game yang justru mengecewakan.

Nokia 7280

Walaupun berhasil memenangkan berbagai penghargaan, tapi ponsel yang dicap sebagai fashion-phone ini bisa dibilang sebuah kegagalan dari Nokia untuk berinovasi. Bukannya apa-apa, bentuknya yang mungil bak lisptik ini malah membuatnya gak mempunyai keyboard! Mungkin perusahaan mencoba untuk menghadirkan kembali gregetnya para pengguna pager zaman dulu. Sayangnya, bentuknya yang terlalu kecil ini jadi bikin ponsel ini gak punya keyboard. 

Motorola Flipout

Smartphone yang menggunakan sistem operasi Android 2.1 Eclair tanpa adanya update official yang keluar dari Motorola ini mungkin bisa memenangkan penghargaan smartphone dengan desain terburuk yang pernah ada. 

Ponsel yang menghadirkan kombinasi layar sentuh dan keyboard fisik mungkin udah biasa, contohnya Blackberry Keyone. Namun, Motorola datang dengan inovasi yang buruk, menggabungkan antara layar sentuh 2,2 inci dan keyboard yang gak mengadaptasi desain candybar membuat smartphone ini keliatan kecil banget. Ditambah cara memunculkan keyboard fisik yang aneh banget dan layar yang nggak terlalu responsif memperburuk nilai Motorola Flipout.

 

Subscribe to our newsletter

Connect with us

Hiburan

Begini Bentuk Penghormatan Marvel kepada Para Korban Thanos

Angela Wahyudi | 2 jam yang lalu
Begini Bentuk Penghormatan Marvel kepada Para Korban Thanos

Menuju Avengers: End Game, Marvel Studios baru aja meluncurkan video penghormatan untuk para superhero yang tumbang di Infinity.

FeedMe.id, Jakarta – Marvel Studios baru aja merilis cuplikan dalam rangka menuju Avengers: Endgame nih, Feedies. Seperti yang udah Feedy infokan sebelumnya, Endgame akan jadi babak terakhir film Marvel Cinematic Universe yang akan bernama The Infinity Saga.

Dilansir dari Geektyrant, video ini dinamakan Honor karena menampilkan beberapa karakter superhero yang menjadi korban jentikkan jari Thanos. Dalam video juga dijelaskan bahwa para Avengers yang tersisa akan melakukan apapun untuk mengembalikan mereka dan mencegah sang penguasa Titan mendapatkan Infinity Stones.

Film puncak Marvel Cinematic Universe ini akan dibintangi oleh Chris Evans (Captain America), Robert Downey Jr. (Iron Man), Chris Hemsworth (Thor), Mark Ruffalo (Hulk), Scarlett Johansson (Black Widow), Jeremy Renner (Hawkeye), Paul Rudd (Ant-Man), Don Cheadle (War Machine), Brie Larson (Captain Marvel), dan Josh Brolin (Thanos).

Selain itu, juga ada Danai Gurira (Okoye), Bradley Cooper (Rocket Raccoon), dan Karen Gillan (Nebula) sebagai pemeran pendukungnya. Avengers: Endgame akan dirilis pada 26 April 2019 di Amerika Serikat.

 

Viral

Gak Melulu Berantem, Deretan Foto Anjing dan Kucing ini Menyentuh Banget

Abyan Naufal | 2 jam yang lalu
Gak Melulu Berantem, Deretan Foto Anjing dan Kucing ini Menyentuh Banget

Perbedaan ras dan jenis rupanya nggak selalu bikin anjing dan kucing berantem lho, Feedies. Deretan foto ini buktinya. Meskipun mereka berbeda jenis, mereka tetap saling menyayangi. 

FeedMe.id, Jakarta – Banyak yang bilang bahwa kucing dan anjing adalah hewan yang gak bisa akur. Kerjaannya berantem terus kalau ketemu. Sampai-sampai banyak film yang menceritakan hal ini kayak kartun Tom & Jerry.

Padahal dua hewan berbulu dengan empat kaki ini nggak melulu berantem lho, Feedies. Banyak momen-momen kedekatan mereka yang sering tertangkap. Misalnya deretan momen yang Feedy lansir dari Brightside berikut ini.

Kucing ini mungkin lagi berusaha menghibur temennya yang lagi sedih.

 

Agak songong sih, tapi tetap akur, kok.

 

Anjing ini menghangatkan si kucing. So sweet, ya.

 

Dua pasangan ini juga nggak kalah romantis, lho.

 

Pelukan hangat buat kamu yang tersayang.

 

Anak-anak ini gemas banget ya. Saling pelukan waktu tidur.

 

Sesama sahabat memang harus saling ngasih semangat ya, Feedies.

 

Dengan keterbatasan yang ada, mereka berdua saling menjaga satu sama lain.

Jadi, perbedaan ras dan jenis aja nggak menghalangi anjing dan kucing buat saling menyayangi, kenapa kamu harus berantem hanyak karena sedikit perbedaan, Feedies?

Hiburan

Terungkap, Ini Nih Peran Baru Keanu Reeves di Toy Story 4

Angela Wahyudi | 2 jam yang lalu
Terungkap, Ini Nih Peran Baru Keanu Reeves di Toy Story 4

Para pengisi suara dalam film Toy Story 4 mulai terkuak. Salah satunya adalah Keanu Reeves yang baru-baru ini ketahuan mengisi salah satu karakter dalam film yang trailer-nya baru aja dirilis beberapa hari yang lalu.

FeedMe.id, Jakarta – Sejak masa pembuatan film Toy Story 4, nama Keanu Reeves disebut-sebut bakalan ada dalam proyek film anak-anak ini. Namun, saat itu belum diketahui peran apakah yang dimainkan aktor asal Kanada ini.

Nah, sejak trailer Toy Story 4 dirilis pada 19 Maret lalu, akhirnya peran Keanu Reeves terbongkar nih, Feedies. Aktor 54 tahun ini diketahui memiliki peran mengisi suara karakter mainan yang bernama Duke Caboom.

Karakter berseragam putih-putih dengan detail merah ini, disebutkan sebagai mainan yang sering melakukan tindakan berbahaya. Duke Caboom juga merupakan teman Bo Peep (Annie Potts).

Dilansir dari People, Sang aktor mengatakan perihal karakternya dalam film Toy Story 4 tersebut, “Ia adalah stuntman terbaik di Kanada!" kata Keanu Reeves.

Menurut Reeves, Duke Caboom punya peran penting dalam petualangan yang dihadapi Woody dan Bo Peep.

"Mereka menggunakan keahliannya sebagai pengendara motor yang berani, tapi mereka memintanya untuk menghadapi rasa takutnya atas kegagalan. Dia harus menghadapi rasa takutnya demi membantu mewujudkan tujuan yang lebih mulia," ujarnya.

Selain tokoh Duke Caboom, ada sejumlah karakter baru yang diperkenalkan dalam Toy Story 4. Yang paling menonjol adalah Forky, mainan yang dibuat oleh Bonnie dari spork, alias alat makan gabungan garpu-sendok.

Namun, Forky merasa dirinya gak ditakdirkan sebagai mainan, melainkan sebagai alat makan. Forky melarikan diri, dan dikejar oleh Woody. Karakter suara Woody sendiri diisi oleh Tom Hanks.

Toy Story 4 bakalan dirilis pada 21 Juni 2019 mendatang di Amerika Serikat. Belum ada informasi soal tanggal penayangan film ini di Indonesia.

 

Gaya

Reality Clash, Game Tembak-tembakan Gabungan Pokemon dan Call of Duty

Abyan Naufal | 2 jam yang lalu
Reality Clash, Game Tembak-tembakan Gabungan Pokemon dan Call of Duty

Dengan kemajuan era game di smartphone yang makin canggih, game berbasis augmented reality (AR) kayak Pokemon Go makin banyak. Salah satu game AR terbaru adalah Reality Clash yang kelihatan kayak gabungan Pokemon Go dan Call of Duty.

FeedMe.id, Jakarta – Pada perhelatan Game Developers Conference 2019 di San Fransisco, California, Amerika Serikat, dirilis sebuah game yang memanfaatkan teknologi augmented reality (AR) berjudul Reality Clash. Game ini sendiri jika diibaratkan sebuah game yang udah pernah dirilis, ini kayak penggabungan antara game Pokemon Go dengan Call of Duty.

Dilansir dari Gamezebo, Reality Clash sendiri adalah location-based yang artinya pemain harus berjalan betulan untuk memainkan game ini, seperti di Pokemon Go. Yang berbeda adalah, maps yang ada di game ini berbentuk 3D, bahkan pemain bisa mengukur tinggi sebuah gedung yang ada di dunia nyata lewat game ini.

Para pemain diharuskan menjelajahi berbagai lokasi di dunia nyata untuk mengumpulkan sumber daya yang bisa digunakan untuk membuat sebuah senjata dan meng-upgrade-nya. Kalau pemain udah mempunyai senjata yang layak, pemain bisa mengajak pemain lainnya untuk berduel untuk mendapatkan uang di dalam game.

Nantinya, ketika pemain mengajak pemain lainnya untuk bertarung dan dia menerima tantangannya, game ini akan men-generate arena pertarungan lewat layar smartphone. Pemain harus berpindah tempat untuk mengejar atau menghindar dengan badannya sendiri. Semacam main Call of Duty, tapi di dunia nyata, kan?

Sayangnya game ini belum rilis di playstore Indonesia, Feedies. Jadi sabar dulu aja, ya.

Hiburan

Kaget Lihat Parkiran Motor Jakarta, Calum Scott: Gila

Angela Wahyudi | 2 jam yang lalu
Kaget Lihat Parkiran Motor Jakarta, Calum Scott: Gila

Tercatat, ada 18 juta kendaraan bermotor masuk ke Jakarta setiap harinya. Jadi gak heran, kalau di parkiran lebih banyak kendaraan beroda dua ini daripada roda empat. Hal inilah yang bikin Calum Scott kaget.

FeedMe.id, Jakarta – Penyanyi asal Inggris, Calum Scott baru aja mengunjungi Indonesia buat tampil di sebuah acara penghargaan yang digelar satu televisi swasta pada Rabu, 20 Maret 2019.

Ini bukan kunjungan pertama yang dilakukan pria 30 tahun ini ke Indonesia atau Jakarta lho, Feedies. Pada Desember tahun lalu, pelantun "You Are The Reason"  bahkan sempat mengadakan konser di Tanah Air.

Saat kunjungannya kali ini, ada satu hal tentang Indonesia yang masih membuat Calum Scott terheran-heran. Hal itu adalah parkiran sepeda motor di Jakarta.

Lewat Instagram Stories miliknya, Scott mengunggah sebuah video yang memperlihatkan sebuah parkiran motor dengan jumlah yang cukup banyak dan padat. Dalam video singkat ini, Calum Scott bahkan menyelipkan kata "mad" yang berarti "gila".

Scott pun kemudian bertanya dari balik kamera dengan menanyakan, "Berapa banyak motor yang ada?"

Gak lama, seorang perempuan yang saat itu sedang bersamanya menjawab, "Aku enggak tahu, mungkin ribuan."

 

Santai

Cara Ilmuwan Mencegah Cokelat yang Diprediksi Punah 30 Tahun Lagi

Abyan Naufal | 2 jam yang lalu
Cara Ilmuwan Mencegah Cokelat yang Diprediksi Punah 30 Tahun Lagi

Duh gimana nih, makanan paling manis dan enak di dunia, cokelat, diprediksi bakalan pundah beberapa puluh tahun ke depan. Untungnya ilmuwan tahu cara mengatasinya. Langsung aja simak di bawah ini.

FeedMe.id, Jakarta – Sebagai makanan yang populer pasti kamu nggak berpikir kalau coklat bakalan punah. Namun, gimana jadinya kalau dalam beberapa puluh tahun ke depan cokelat benar-benar punah dan kamu nggak bisa merasakan manisnya lagi?

Menurut ilmuwan di Natipnal Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), kakao (buah coklat) dan tumbuhan lainnya bisa aja punah 30 tahun ke depan karena sulit dibudidayakan. Ini karena permasalahan pemanasan global yang makin buruk.

Karena hal ini, sebuah perusahaan cokelat dari Amerika, Mars, berkolaborasi dengan Universitas California buat menyelematkan masa depan tanaman kakao. Mereka coba menyelamatkan kakao dengan mengembangkan teknologi CRISPR.

CRISPR adalah Clusters of Regularly Interspaced Short Palindromic Repeats. Metode ini memakai rekayasa genetik buat menyesuaikan daya tumbuh kembang tanaman kakao dengan lingkungannya. Pengembangan ini udah dilakukan di sejumlah perkebunan cokelat, khususnya Afrika Barat.

Meskipun udah ada cara yang bisa dipakai, para ilmuwan juga masih mencari alternatif lain biar kakao nggak punah. Jadi, kita masih bisa nikmatin coklat sampai bertahun-tahun lamanya, deh.

TOP