Film

Selain Bikin Hoaks, Ratna Sarumpaet Juga Jago soal Film Lho

feedme.id- ratna sarumpaet
Dibaca 4.5K

Setelah digembar-gemborkan bonyok karena dikeroyok massa, ternyata Ratna Sarumpaet baru kelar operasi plastik. Bisa dibilang, mantan aktris ini sukses mendalami perannya untuk membuat hoaks di publik, Feedies. Sedikit kembali ke masa lalu, kita lihat, yuk, deretan prestasi Ratna Sarumpaet dalam dunia peran.

FeedMe.id, Jakarta – Aktivis perempuan sekaligus ibu dari Atiqah Hasiholan, Ratna Sarumpaet, melakukan klarifikasi soal foto wajahnya yang babak belur. Ratna Sarumpaet menangis di hadapan para wartawan, diiringi oleh penyesalannya karena dia udah menebar hoaks kepada masyarakat.

Gak tanggung-tanggung, bahkan beberapa rekan terdekat pun ikut terjebak hoaksnya. Sebut saja Rachel Maryam, Fadli Zon, dan Prabowo Subianto.

Ratna Sarumpaet

Dari aksinya membuat hoaks sampai tangisannya pada konferensi pers yang digelarnya, sebagian dari kita mungkin lupa bahwa mertua dari Rio Dewanto ini mengawali kariernya di dunia teater. Ratna pun juga sempat aktif dalam beberapa proyek drama dan film. Kiprahnya itu menyisakan beragam cerita dan fakta menarik untuk disimak.

Pada 1974, Ratna Sarumpaet sempat mendirikan teater bernama Satu Merah Panggung. Dari teater itulah, dia sering menggelar drama cerita asing yang salah satunya adalah Romeo dan Juliet.

Setelah itu, perempuan 69 tahun ini terlibat dalam drama yang digelarnya sebagai sutradara dan penulis. Sebut aja Rubayat Umar KhayamDara MuningMarsinah: Nyanyian dari Bawah Tanah, serta beberapa judul lain.

Proyek film pendek berjudul Sebuah Percakapan membawa kiprah Ratna Sarumpaet sebagai seorang sutradara dan penulis film televisi.

Ratna terlibat dalam penulisan dan sutradara dalam film semi dokumenter berjudul LuluBalada Orang-Orang Tercinta, dan Rumah untuk Mama.

Baca juga: Nurrani Si ‘Istri Sah’ Iqbaal Curhat soal Gempa Sambil Nangis

Ratna Sarumpaet juga menulis film Jamila dan Sang Presiden (2009) yang melibatkan putrinya, Atiqah Hasiholan, sebagai bintang utama. Hebatnya, Jamila dan Sang Presiden sempat diajukan ke ajang Academy Awards ke-82 kategori Film Berbahasa Asing Terbaik tahun 2010. Sayangnya, film ini gagal menuju tahap nominasi karena kalah saing.

Jamila dan Sang Presiden

Diketahui, Ratna menulis film ini berkat bantuan dari UNICEF karena temanya yang mengangkat perdagangan anak di Indonesia.

Mengingat karya-karyanya yang apik, gak ada salahnya nih kalau Ratna fokus aja di dunia seni. Setuju gak, Feedies?

Most Popular

To Top