Film

Aruna & Lidahnya: Dian Sastro Rasa Deadpool [REVIEW]

feedme.id aruna dan lidahnya 3
Dibaca 803

Interaksi Aruna dan ketiga rekannya adalah highlight utama dalam film ini, Feedies. Drama dan komedi yang ada dalam film ini juga tersampaikan dengan natural, layaknya interaksi kamu dengan teman-temanmu sehari-hari.

FeedMe.id, Jakarta – Diadaptasi dari novel karya Laksmi Pamuntjak, Aruna & Lidahnya berkisah tentang perjalanan Aruna (Dian Sastro), seorang ahli wabah sekaligus pecinta kuliner, dalam menyelidiki dugaan kasus flu burung yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia. Sebagai seorang yang demen makan, ia pun memanfaatkan perjalanan dinas tersebut untuk berwisata kuliner bersama sahabatnya, Bono (Nicholas Saputra) yang berprofesi sebagai chef.

Surabaya menjadi kota pertama yang kedua orang ini datangi. Di saat mereka tengah menikmati rawon khas kota tersebut, muncul Farish (Oka Antara) dan Nad (Hannah Al Rashid). Farish adalah mantan teman sekantor (dan gebetan) Aruna, sementara Nad adalah seorang penulis terkenal yang tengah PDKT sama Bono.

Dari momen ini, mereka sepakat untuk melanjutkan perjalanan ini bersama-sama. Aruna dan Farish melanjutkan penyelidikannya, sementara Bono dan Nad menjadikan perjalanan ini buat mesra-mesraan.

feedme.id-aruna dan lidahnya 3

Dari Surabaya, keempat orang ini secara berturut-turut mengunjungi Pamekasan, Pontianak, dan Singkawang. Meski sibuk dengan penyelidikannya, Aruna tentunya nggak lupa menyempatkan diri buat mencoba berbagai makanan bersama Bono dan Nad. Farish, yang ternyata menganggap makanan cuma sebagai ‘bahan bakar’, terpaksa mengikuti ketiga orang ini dengan setengah hati.

Makin jauh mereka berjalan, beberapa masalah pun mulai muncul. Aruna merasa ada yang salah dengan data kasus flu burung yang ia pegang, sementara Farish yakin data yang diberikan kantornya udah valid. Di sisi lain, hubungan Nad dan Bono merenggang karena satu dan lain hal.

Edwin selaku sutradara benar-benar memberikan sebuah warna baru dalam dunia film Indonesia. Ia bersama Palari Films memenuhi pernyataan yang mereka keluarkan beberapa bulan lalu, bahwa Aruna & Lidahnya nggak cuma soal makanan tapi juga mengandung perbincangan yang dalam, tapi dikemas dengan ringan. Ya, kayak kita ngobrol sehari-hari aja, Feedies.

feedme.id-aruna dan lidahnya 2

Dan, itu semua nggak mungkin terwujud tanpa chemistry yang super keren dari keempat pemeran utama kita: Dian Sastro, Oka Antara, Hannah Al Rashid, dan Nicholas Saputra. Interaksi Aruna bersama ketiga rekannya dalam film ini benar-benar natural, dialog di antara mereka mengalir begitu aja. Sama sekali nggak ada adegan atau dialog yang terkesan dipaksakan dan bikin penonton berkomentar, “apaan sih?”

Edwin juga memenuhi janjinya untuk menjadikan momen makan sebagai tempat pertukaran ide dari keempat orang ini. Mulai dari perdebatan terkait agama vs sains, relationship, hingga makna terkait makanan itu sendiri. Kemampuan Edwin untuk bisa memasukkan obrolan sehari-hari tersebut dan membuatnya menarik untuk disimak bener-bener patut diacungi jempol, Feedies.

Adapun satu hal yang paling menonjol dari film ini adalah konsep break the fourth wall. Yup, konsep yang juga digunakan dalam film Deadpool itu lho, yakni Deadpool sebagai karakter utama bisa berinteraksi dengan penonton. Nah, di film ini, Aruna juga bisa ‘ngobrol’ dengan para penonton.

feedme.id-aruna dan lidahnya 5

Konsep break the fourth wall sungguh menjadi kejutan yang menyenangkan dari film ini, Feedies. Terlebih karena Dian Sastro bisa begitu natural berkomentar menghadap kamera sementara di belakangnya ada karakter lain yang tetap berinteraksi satu sama lain. Nggak jarang, komentar-komentar yang dikeluarkan oleh Aruna mengundang tawa penonton.

Omong-omong soal tawa, unsur komedi Aruna & Lidahnya juga bagus banget dan (lagi-lagi) sangat natural. Tim produksi menyampaikan komedi dalam film ini dengan cara yang terbilang elegan: memanfaatkan gestur dan interaksi yang sederhana – salah satunya ya konsep break the fourth wall tadi. Nggak ada itu adegan konyol super maksa yang ujung-ujungnya nggak lucu.

Feedy rasa hampir nggak ada kekurangan dalam film ini, Feedies. Kalau pun ada yang bisa disebut sebagai kekurangan, Feedy merasa cukup terganggu dengan gaya pengambilan gambar di awal film. Sekitar 10-15 menit pertama, entah kenapa tim produksi memutuskan untuk menggunakan pengambilan gambar close up saat Aruna dan Bono berinteraksi.

feedme.id-aruna dan lidahnya

Jadi, kita benar-benar melihat muka Dian Sastro dan Nicholas Saputra ganti-gantian nongol di layar. Untungnya, pengambilan gambar close up ini makin berkurang seiring dengan berjalannya waktu.

Buat kamu yang lagi pengen nonton film yang ringan dan menghibur atau sekadar kangen dengan interaksi Dian Sastro dengan Nicholas Saputra, Aruna & Lidahnya cocok banget buat kamu tonton di pekan ini, Feedies. Jangan lupa, makan dulu sebelum nonton karena di film ini bakal banyak banget scene yang bakal bikin kamu lapar.

Most Popular

To Top