Film

“Aruna dan Lidahnya” Siap Tayang, Ini Gambaran Kisahnya

feedme.id aruna dan lidahnya 3
Dibaca 379

Udah nggak sabar buat nonton film terbaru Nicholas Saputra dan Dian Sastro yang satu ini? Yuk, simak dulu gambaran kisahnya di sini, Feedies!

FeedMe.id, Jakarta – Aruna dan Lidahnya dipastikan naik layar pada 27 September mendatang nih, Feedies. Film yang disutradarai oleh Edwin ini merupakan adaptasi lepas dari novel berjudul sama yang ditulis oleh Laksmi Pamuntjak.

Film bertemakan kuliner, persahabatan, cinta, dan konspirasi ini dibintangi oleh Dian Sastro, Oka Antara, Hannah Al Rashid, dan Nicholas Saputra. Nggak cuma deretan cast-nya yang mentereng, lokasi syuting (dan kuliner) yang beragam, mulai dari Jakarta, Surabaya, Pamekasan, Pontianak, hingga Singkawang, menjadi daya tarik utama film ini.

Aruna dan Lidahnya adalah cerita tentang Aruna (Dian Sastrowardoyo) yang ditugaskan bekerja berkeliling ke empat kota Indonesia sambil bertualang kuliner bersama kedua temannya, Bono (Nicholas Saputra) dan Nad (Hannah Al Rashid). Saat menjalani tugasnya, Aruna bertemu dengan mantan rekan kerja yang pernah ia taksir, Farish (Oka Antara).

Keempatnya terlibat dalam perjalanan penuh percakapan yang mengungkapkan kisah kehidupan dan rahasia terpendam. Dalam perjalanan keempat karakter, mereka mencicipi berbagai makanan Nusantara yang jarang dibahas banyak orang maupun yang sudah populer sebelumnya.

Makanan yang akan hadir di antaranya adalah Lorjuk (makanan khas Pamekasan), Bakmi Kepiting (Pontianak), sampai Nasi Cumi (Surabaya). Di setiap makanannya mereka menemukan sesuatu yang tak terduga. Total ada 21 makanan, minuman, dan cemilan yang terdapat dalam film. Dijamin bikin laper, deh.

Nggak cuma makan-makan, Edwin selaku sutradara Aruna dan Lidahnya juga akan mengeksplor gaya yang jarang ditampilkan dalam film-filmnya. Di Aruna dan Lidahnya, dinamika kehidupan orang dewasa dibicarakan di meja makan.

Film ini mengandung banyak dialog yang dalam, tapi dibawakan dengan ringan. Setiap karakter yang berbeda menunjukkan bahwa bahwa keragaman pendapat dapat bertemu di satu meja.

“Film Aruna dan Lidahnya tidak semata-mata membicarakan makanan sebagai objek. Di film ini meja makan menjadi tempat berkumpulnya manusia yang memungkinkan terjadinya perbincangan secara intim,” kata produser Muhammad Zaidy saat Feedy temui di Jakarta, Kamis, 9 Agustus 2018.

Hmm, jadi makin penasaran nih sama Aruna dan Lidahnya, ya nggak, Feedies? Jangan lupa, film yang disutradarai Edwin ini akan tayang di bioskop mulai tanggal 27 September 2018.

Most Popular

To Top