Hiburan

Bukan Pekerjaan Mudah, Ini Keluhan Fotografer Piala Dunia

feedme.id-Eddie Keogh
Dibaca 23.7K

Tiap pekerjaan punya kesulitannya masing-masing. Jadi seorang fotografer piala dunia misalnya. Buat orang awam, gak bakalan bisa mendalami profesi ini kalo gak punya keahlian. Begini keluhan fotografer soal susahnya profesi ini!

FeedMe.id, Jakarta – Siapa yang gak nonton ajang pertandingan bola terbesar, World Cup 2018 di Rusia. Berjuta-juta pasang mata para penggemar bola menyaksikan ajang ini. Gimana gak dirayakan, ajang ini cuma ada setiap 4 tahun sekali.

Bukan cuma penonton yang pengen mengabadikan momen secara langsung menonton ajang tersebut, para fotografer sepakbola juga menangkap semua momen cantik dan langka yang terjadi di dalam dan di luar pertandingan.

feedme.id-Eddie Keogh

Siapa bilang gampang? Pekerjaan kaya gini gak gampang lho, Feedies. Dilansir dari Shutterstock, curhatan dari pria bernama Eddie Keogh yang merupakan seorang fotografer Piala Dunia. Profesi kaya gini udah dilakukannya sejak umurnya masih 23 tahun pada pagelaran Piala Dunia tahun 1986 di Mexico.

Menurutnya pekerjaan ini membutuhkan ‘keajaiban’ yang cuma terjadi sepersekian detik. Kalo menekan terlalu cepat, foto yang dihasilkan terkesan biasa aja. Tapi kalo terlalu lambat bisa jadi momen bersejarah hilang selamanya. Jadi butuh konsentrasi dan insting yang kuat supaya bisa memotret momen-momen yang langka dalam ajang ini.

Hal inilah yang dialaminya waktu menyaksikan sendiri momen ‘tangan Tuhan’ waktu pemain legendari Argentina, Diego Maradona mendorong bola ke dalam gawang Inggris pada babak perempat final.

feedme.id-diegomaradona
Menurut Eddie, proses memotret pertandingan Piala Dunia dari tahun ke tahun udah berubah banget sejak tahun 1986. Dia ingat, dulu kalo pengen mengirimkan satu foto ke London dibutuhkan waktu tiga jam dan film yang dihasilkannya harus dicucinya sendiri di kamar hotelnya.

Hal tersebut udah pasti berbeda banget sama jaman sekarang. Walaupun udah masuk dunia digital yang membuat mengambil momen indah dan mengirimkannya gampang banget. Menurut Eddie, hal itu tetap aja gak bikin pekerjaan sebagai fotografer Piala Dunai makin mudah.

Menurut Eddie, sekarang banyak klien dan masyarakat yang menginginkan ekspetasi foto lebih tinggi bila dibandingkan dulu.

Client ingin foto yang memperlihatkan apa yang terjadi pada pertandingan, fans, momen ketika timnas memasuki arena pertandingan, setiap insiden, dan gol yang terjadi pada setiap pertandingan. Intinya sekarang semua tentang kecepatan,” kata Eddie.

Kamu gimana? Tertarik juga untuk jadi fotografer Feedies?

Most Popular

To Top