Hiburan

Review Captain Marvel: Puzzle Terakhir untuk Endgame yang Kita Tunggu-tunggu

Bagus Prasetiyo | 15 March 2019 - 12:00
Review Captain Marvel: Puzzle Terakhir untuk Endgame yang Kita Tunggu-tunggu

Captain Marvel adalah awal dan juga akhir. Ia membawa nostalgia tersendiri dan juga menjadi juru kunci. Captain Marvel adalah potongan puzzle terakhir yang kita tunggu-tunggu untuk melihat Avengers: Endgame secara utuh. 

FeedMe.id, Jakarta - Marvel Studios membangun semestanya sendiri sejak 2008 lewat kemunculan Iron Man. Lalu setiap fragmen menuju klimaks Infinity War muncul dalam film solo para superhero maupun crossover. Hingga akhirnya semua akan berakhir di Avengers: Endgame yang tayang pada April 2019.

Sebelum menuju ke sana, ada sejumlah misteri yang belum terpecahkan. Namun untungnya, kehadiran film Captain Marvel bisa sedikit memberi gambaran. Sebab, film ini menjadi potongan puzzle terakhir menuju Endgame.

Penghubung Infinity War ke Endgame

Kalau kamu duduk manis hingga akhir credit tittle Avengers: Infinity War, kamu akan melihat post-credit scene soal kejadian pasca Thanos menjentikkan jarinya. Kekacauan di mana-mana karena banyak orang hilang mendadak. Kejadian ini pun menimpa dua agen S.H.I.E.L.D, Maria Hill dan Nick Furry. Namun sebelum Furry menjadi debu, ia menghubungi sesorang lewat pager: Captain Marvel.

Siapa Captain Marvel?

Sebelum menjawabnya, mari kita mundurkan timeline dulu, yakni tahun 1995. Captain Marvel berkisah tentang Carol Danvers (Brie Larson), seorang anggota Angkatan Udara Amerika Serikat. Ia mendapatkan kekuatan super setelah terkena ledakan dan menerima darah dari alien ras Kree. Carol yang lupa ingatan kemudian mencoba merangkai masa lalunya. Di tengah perjalanannya mencari jati diri dan menguak kebenaran, ia bertemu Nick Furry (Samuel L. Jackson). Kemudian keduanya berteman akrab, dan Carol pun menjadi pahlawan terkuat Bumi.

Enggak Megah, tapi "Wah"

Film berdurasi 2 jam 44 menit arahan sutradara Anna Boden dan Ryan Fleck ini tergolong enggak megah. Nggak seperti film Marvel Cinematic Universe lainnya yang ramai, seru, dan heboh dalam perang melawan musuh. Captain Marvel cenderung tenang, bahkan memiliki alur lambat. Ini terbilang wajar karena film ini harus menceritakan siapa Carol Danvers yang didaulat menjadi Captain Marvel dan berperan penting dalam Avengers: Endgame, terlebih kita nggak tahu sama sekali soal Carol.

Kamu akan disuguhkan dengan potongan ingatan Carol saat dia di Angkatan Udara, juga kilasan memori soal Carol dan teman-temannya. Sejumlah teka-teki ini mengalir dengan nggak terburu-buru sehingga jalinan ceritanya bisa dinikmati dengan santai. Tenang, meski enggak megah, tapi efek andalan khas film-film MCU bisa banget memanjakan mata kamu.

Girl Power

Selain jadi potongan terakhir dari teka-teki soal Endgame, Captain Marvel juga menjadi live-action pertama dari MCU yang menjadikan perempuan sebagai tokoh utamanya. Memang sih, jika dibandingkan dengan 'tetangga' lewat Wonder Woman, Captain Marvel terbilang terlambat. Namun, lebih baik terlambat daripada enggak sama sekali, kan?

Hal yang membuat film ini terasa spesial adalah nggak ada romansa pasangan kasmaran. Bahkan, Carol Danvers seperti nggak butuh peran lelaki untuk menyelamatkan hidupnya. Ini tentu kontras dengan film-film MCU lain yang selalu menghadirkan romansa cinta-cintaan, sebut aja: Steve Rogers-Peggy Carter, Tony Stark-Pepper Potts, Bruce Banner-Betty, Thor-Jane Foster, T'challa-Nakia, Dr. Strange-Christine Palmer, Peter Parker-MJ, Scott Lang-Hope Van Dyne, serta Peter Quill-Gamora. 

Dalam Captain Marvel, hubungan romantis justru muncul lewat persahabatan dan sisterhood antara Carol Danvers dengan Maria Rambeau (Lashana Lynch) dan anaknya, Monica Rambeau (Akira Akbar). Kisah Danvers mengingatkan kita akan hubungan Elsa dan Anna dalam Fozen atau hubungan kakak-beradik Kara Danvers dan Alex Danvers dalam serial televisi Supergirl.

Nostalgia

Karena bersetting tahun 1990an, tentu banyak hal nostalgia yang bisa kita lihat dalam Captain Marvel. Beberapa di antaranya, telepon koin, komputer jadul, search engine Altavista, dan yang paling bikin kangen, tentu penampilan agen Phil Coulson (Clark Gregg) dan Nick Furry sewaktu muda. 

Phil Coulson mati saat di The Avengers, tapi dihidupkan kembali lewat proyek Tahiti milik Nick Furry di serial Agents of S.H.I.E.L.D. Sayangnya, 'nyawa' Coulson nggak bertahan lama. Sebab, di musim ke-5 ia sekarat. Buat kamu yang kangen Coulson, penampilannya dalam Captain Marvel tentu bisa jadi obat tersendiri. Satu lagi, Captain Marvel juga menjawab misteri atas mata Furry.  

Awal dan Akhir

Captain Marvel menjadi inspirasi Furry untuk membentuk tim superhero guna menjaga bumi. Bisa dibilang, petualangan Furry dengan Carol Danvers memberikan inspirasi baginya untuk membentuk sekelompok orang dengan kekuatan super yang mampu melindungi Bumi dari bahaya. Kemudian hari, sekelompok orang tersebut diberi nama Avengers. Yeap, Captain Marvel merupakan cikal bakal terbentuknya Avengers, jauh sebelum Furry mengunjungi Tony Stark dalam post-credit scene Iron Man

Uniknya, Captain Marvel bukan cuma awal, tapi juga potongan terakhir yang mampu menjembatai seluruh film-film MCU untuk akhirnya menuju Avengers: Endgame. 

Hampir ketinggalan, satu hal lagi tokoh penting di film ini: Goose. Dia adalah alien ras Flerken berbentuk kucing. Bisa dibilang, kehadirannya mencuri perhatian, bahkan pesaing berat aksi Brie Larson dan Samuel L. Jakson. 

 

 

8.2

Nilai Keseluruhan
Scenario
8.0
Visual
9.0
Character
8.0
Director
8.0
Trending
Gaya

Oppo Reno, Gadget dengan Kamera 'Sirip Hiu' yang Diburu 1.000 Orang

Bagus Prasetiyo | 2 jam yang lalu
Oppo Reno, Gadget dengan Kamera 'Sirip Hiu' yang Diburu 1.000 Orang

FeedMe.id, Jakarta - Oppo mengenalkan seri terbarunya dengan desain paling nyeleneh, yakni kamera depan yang nongol dan miring atau bisa disebut juga mirip sirip hiu. Seri ini dinamakan Oppo sebagai Reno. Gawai ini baru akan tersedia pada akhir Mei 2019, tapi Oppo telah membuka sesi pra-pembelian alias pre-order. Dalam sesi "Unlock Your Creativity", Oppo ngasih kesempatan buat konsumen untuk mendapatkan Oppo Rebo lebih awal dengan harga khusus. Namun dengan catatan, sesi ini cuma tersedia untuk 100 orang aja.

Di luar dugaan, sesi yang dibuka sejak 17-20 Mei 2019 ini udah diikuti 1.000 pendaftar alias calon pembeli. Meskipun banyak yang berminat, tapi Oppo, dalam keterangannya, hanya memberikan harga khusus untuk 100 orang aja lho, Feedies.

"Kegiatan 'Unlock Your Creativity' merupakan bentuk apresiasi kami kepada konsumen yang telah menantikan kehadiran OPPO Reno. Adanya kesempatan untuk memiliki perangkat ini lebih awal pun mendapatkan respons yang sangat positif dari konsumen. Terbukti dalam tiga hari setelah kegiatan ini dimulai, lebih dari 1.000 orang sudah melakukan registrasi,” ujar Aryo Meidianto, PR Manager Oppo Indonesia.

Adapun Oppo Reno Series merupakan lini seri terbaru Oppo yang akan menggantikan lini R Series. Oppo Reno Series ini hadir dengan dua varian, yaitu OPPO Reno dan OPPO Reno 10x Zoom. 

Oppo Reno membawa kamera belakang ganda dengan resolusi 48 MP F/1.79 dan 4MP F/2.4 sebagai depth sensor. Fitur baru yang dibawa oleh kamera ini adalah Ultra Night Mode 2.0 yang dapat menghasilkan foto cerah, kaya warna, dan tajam pada kondisi kurang cahaya. Selain itu, Oppo Reno mengusung fitur Dazzle Color Mode yang dapat merestorasi warna hingga tingkatan pixel untuk menyajikan warna yang lebih cerah.

Dari sisi kamera swafoto, Oppo menerapkan kamera berbentuk pivot rising camera. Kamera ini tergolong unik karena kamera tersebut akan keluar menyerupai sirip hiu jika pengguna mengaktifkan swafoto atau melakukan foto dengan menggunakan lampu kilat. Kamera ini juga memiliki besaran sensor 16MP dan dilengkapi dengan teknologi kecerdasan buatan.

Untuk mengakomodir kebutuhan foto beresolusi tinggi, OPPO Reno dilengkapi dengan memori internal sebesar 256 GB. Perangkat ini hadir dalam dua pilihan warna, yakni Ocean Green dan Jet Black.

 

Subscribe to our newsletter

Connect with us

Viral

CEO Google Rela Pangkas Waktu Acara Google Demi Liverpool vs Barcelona

Febi Prilaksono | 2 jam yang lalu
CEO Google Rela Pangkas Waktu Acara Google Demi Liverpool vs Barcelona

FeedMe.id, Jakarta - Semi final Liga Champions 2019 memang terlihat sangat sengit dan menggairahkan. Gimana nggak, laga semifinal ini dipenuhi oleh drama dan juga epic comeback dari kedua belah pertandingan, yaitu Liverpool vs Barcelona dan Tottenham vs Ajax Amsterdam.

Ternyata, keseruan laga semi final ini juga nggak mau dilewatkan oleh CEO Google, yaitu Sundar Pichai lho. Ini terbukti dari pembatasan durasi presentasi Pichai pada acara Google I/O 2019 yang lalu yang kebetulan harinya bertepatan dengan pertandingan Liverpool kontra Barcelona.

Lebih rincinya, acara Google I/O 2019 pada hari Selasa (7/5/2019) dibuka pada waktu 10.00 waktu setempat di Mountain View, California, Amerika Serikat. Nah, laga Liverpool melawan Barcelona di semi final Liga Champions sendiri berlangsung pada pukul 12.00 waktu setempat.

Sadar akan waktunya yang mepet, Sudar Pichai akhirya mengucapkan akan berusaha membuat durasi keynote di bawah dua jam. Dia juga melanjutkan melakukannya karena pengen banget nonton pertandingan antara Barcelona dengan Liverpool. Tentu aja hal ini disambut dengan gemuruh antusias para peserta yang mungkin pengen nonton pertandingan tersebut juga.

Sundar Pichai yang menjabat sebagai CEO Google memang dikenal sebagai pecinta olahraga sepakbola dengan tim Barcelona sebagai kesayangannya. Bahkan dia pernah berkunjung ke markas Barcelona di Camp Nou dan pada sebuah sesi interview, dia juga pernah mengejek fans Real Madrid, tentunya dengan nada bercanda.

Kayaknya keputusan Sundar Pichai buat mempercepat keynote-nya di acara Google I/O 2019 kemarin tuh salah deh. Ya soalnya di leg kedua Liverpool vs Barcelona, tim asal Spanyol tersebut dibantai habis-habisan dengan skor 4-0 dan gagal melaju ke fase final Liga Champions 2019 deh.

Trending
Santai

Tanpa Cowok, Pulau Ini Dikhususkan untuk Perempuan

Rahma Fitriani Masayu | 2 jam yang lalu
Tanpa Cowok, Pulau Ini Dikhususkan untuk Perempuan

FeedMe.id, Jakarta - Pernah gak sih kamu berpikir untuk liburan ke pantai yang isinya cuma cewek-cewek tanpa risih ada pria di dalamnya. Ternyata ini beneran ada lho, coba kamu kunjungi pulau bernama SuperShe yang berada di Finlandia.

Tak perlu ragu untuk datang kesini deh, karena salah satu tujuannya adalah berfokus pada kesehatan kamu. Dilansir dari NY Post, pendiri SuperShe bernama Kristina Roth mengatakan bahwa ide itu muncul setelah dirinya melakukan beberapa kunjungan restoratif di beberapa ashram di Calabasas, California, dan Ranch Malibu, Amerika Serikat.

Roth yang juga mantan konsultan memikirkan gagasan tersebut setelah melakukan beberapa kunjungan tadi. Roth menyukai kedua pengalaman tersebut namun ketika melihat keberadaan pria di tempat tersebut, sepertinya secara naluriah wanita akan langsung mengoleskan lipstik mereka untuk tampil menarik.

"Ide pulau SuperShe ini, bertujuan agar perempuan bisa berfokus pada diri mereka sendiri. Jangan mencoba untuk membuat hormon estrogen kamu naik dengan melihat pria," kata Roth.

Meski demikian, Roth menegaskan bahwa dia bukan pembenci pria. Dia pun tidak menutup kemungkinan SuperShe bisa dikunjungi oleh pria di waktu mendatang.

Sejauh ini, pengunjung pulau Supershe yang datang adalah orang-orang dekat dalam pertemanannya dengan Roth. Setelah pemesanan dibuka untuk umum pada bulan Juli 2018, Roth mengatakan bahwa ia akan menyeleksi orang yang berniat datang ke sana sebelum memberikan izin berkunjung. Gimana? Kamu tertarik kesini gak Feedies?

Trending
Gaya

Nggak Sengaja Tertelan, AirPods Ini Masih Berfungsi Normal

Febi Prilaksono | 2 jam yang lalu
Nggak Sengaja Tertelan, AirPods Ini Masih Berfungsi Normal

FeedMe.id, Jakarta - Ada sebuah kisah yang mungkin akan membuat kamu merasa jijik. Kisah ini menceritakan seseorang pria asal Taiwan yang secara nggak sengaja menelan wireless earphone milik Apple, yaitu AirPods ketika dia tertidur.

Sayangnya, pria yang nggak mau diungkapkan identitasnya tersebut nggak memberikan penjelasan yang jelas mengenai proses penelanan AirPods-nya tersebut. Namun, dilansir dari Ubergizmo, ketika terbangun dia nggak bisa menemukan AirPods-nya di seluruh penjuru ruangannya.

Bingung karna nggak bisa menemukan benda yang harganya masih sekitar Rp 2,5 juta di Indonesia, dia akhirnya mengecek fitur tracking dan menemukan kalo benda tersebut berada di dalam tubuhnya. Benar aja, dia mendengar sebuah suara yang dihasilkan AirPods-nya yang berasal dari dalam tubuhnya.

Takut terjadi hal-hal yang nggak inginkan, akhirnya dia pergi ke Municipal United Hospital dan hasil X-ray menunjukkan kalo AirPods-nya memang benar berada di dalam tubuhnya. Namun dokter memintanya untuk nggak terlalu khawatir karena AirPods-nya berhasil melewati proses pencernaan di dalam tubuhnya dan memberikannya obat pencahar.

Benar aja, keesokan harinya setelah dia pergi ke dokter, AirPods-nya berhasil keluar ketika dia membuang air besar. Duh, nggak kebayang gimana proses buang air besarnya pas dia harus ngeluarin benda kayak gitu. Dan untungnya sih usus dan juga organ-oragan di dalam tubuh orang itu nggak mengalami luka ataupun hal-hal yang serius.

Gilanya lagi, setelah dia membersihkan AirPods yang keluar dari kotorannya (jangan dibayangin gimana prosesnya ya), ternyata earphone wireless keluaran Apple itu masih bisa berfungsi dengan normal lho. Kalo temen-temennya tau, masih mau nggak ya mereka minjem AirPods milik pria tersebut?

Trending
Film

Waduh! Film Detective Pikachu Udah Muncul di Youtube! Tonton Disini!

Febi Prilaksono | 2 jam yang lalu
Waduh! Film Detective Pikachu Udah Muncul di Youtube! Tonton Disini!

FeedMe.id, Jakarta--Film yang juga ditunggu-tunggu di tahun 2019 ini, yaitu Detective Pikachu akhirnya resmi tayang di Indonesia. Mungkin beberapa ada yang udah nonton di bioskop kesayangannya, tapi ada juga yang belum sempet dan akhirnya harus nunggu sampai weekend ini.

Buat kamu yang belum sempet nonton tapi udah ngebet banget pengen liat aksi penggabungan karakter Pikachu yang unyu abis dengan aktor Ryan Reynold yang terkenal sleengan, ada kabar membahagiakan. Ternyata Warner Bros. udah membagikan film full dari Detective Pikachu di Youtube lho.

Enggak percaya? Nih, nonton aja video yangs atu ini.

Udah nonton? Sebel nggak ngeliat video-nya? He he.

Alih nampilin seluruh isi film Detective Pikachu secara full, ternyata pihak Warner Bros. cuma nge-prank orang-orang yang pengen nonton film ini dengan cara yang ilegal. Di video tersebut emang awalnya terlihat aktor Justice Smith yang berperan sebagai Tim. Namun, nggak lebih dari menit ke 1:10, video berubah menjadi seekor Pikachu yang berjoget-joget dengan latar musik 80an sampai video ini berakhir.

Siapa yang udah ketipu sama video barusan? Tapi pas ngeliat Pikachu joget-joget lucu juga sih. Jadi nggak bisa berpaling dari video-nya. Apa mending kita tonton aja kali ya video Pikachu joget-joget berdurasi 1 jam 42 menit ini?

Trending
Gaya

Oppo Rilis F11 Versi Jewelry White, Apa Keistimewaannya?

Bagus Prasetiyo | 2 jam yang lalu
Oppo Rilis F11 Versi Jewelry White, Apa Keistimewaannya?

FeedMe.id, Jakarta - Oppo merilis varian terbaru dari F11 pada Rabu, 15 Mei 2019 di Jakarta. Kali ini pembaruan tersebut hadir lewat warnanya yang disebut Oppo sebagai Jewelry White. Selain warna baru, keistimewaan apa lagi yang dimiliki varian dari F11 ini?

Warna baru ini hadir dengan paket baru, yakni instax, brand instant photo systems keluaran Fujifilm, lewat F11 Jewelry White Exclusive Bundling Package. Paket ini berisi perangkat OPPO F11 varian warna baru Jewelry White, mini printer instax SHARE SP-2, dan satu set macaron film ini dijual secara ekslusif pada situs Blibli.com dengan harga Rp4.499.000. Pemesanan sudah dapat dilakukan sejak 8 Mei 2019.

“Kami sangat senang dapat bekerja sama dengan instax dalam kesempatan ini karena OPPO F11 Jewelry White dan instax sama-sama dirancang untuk memenuhi kebutuhan generasi muda yang senang mengambil momen berharga dengan sahabat atau keluarga. Melalui F11 Jewelry White Exclusive Bundling Package, konsumen dapat mengabadikan momen berharga tersebut dengan kekuatan kamera belakang 48 MP F11. Momen tersebut pun dapat langsung dicetak melalui mini printer instax SHARE SP-2,” ujar Aryo Meidianto, PR Manager Oppo Indonesia. 

Oppo F11 hadir dengan dilengkapi kamera utama beresolusi 48 MP, lensa dengan diafragma besar f/1.79, dan fitur Ultra-night mode yang memungkinkan pengambilan foto tajam dengan detail terjaga, walaupun saat keadaan minim cahaya atau malam hari. Masih dari sisi fotografi, perangkat ini juga memiliki fitur Potrait mode yang dapat membuat foto tampil lebih menarik, serta fitur Dazzle Color mode yang mampu menghasilkan gambar kaya warna. 

“Kolaborasi instax dengan OPPO adalah bentuk dukungan kami bagi generasi muda yang senang mengekspresikan diri mereka, terutama untuk anak muda yang tertarik mengabadikan setiap momen berharga mereka. Produk kami, instax mini printer, memiliki bentuk ringkas, ergonomis, serta dapat dengan mudah terhubung ke smartphone, sehingga mempermudah generasi muda untuk mencetak foto secara instan di film instax. Foto ini tentu membuat momen spesial menjadi semakin bermakna,” ujar Johanes J. Rampi, General Manager Consumer Printing Department PT FUJIFILM Indonesia.

Instax Share SP-2 merupakan mini printer khusus yang dapat mencetak foto jika terkoneksi dengan smartphone. Sementara instax Mini Macaron Film merupakan kertas foto khusus instax dengan desain bingkai edisi spesial yang dapat membuat hasil cetak tampil semakin menarik.

Selain F11 Jewelry White Exclusive Bundling Package, pada bulan Ramadan yang penuh berkah ini, Oppo juga menghadirkan beberapa penawaran lain, yaitu:

  • F11 Special Online Edition yang memiliki konfigurasi RAM 4 GB dan ROM 64 GB, dan dijual seharga Rp3.299.000. Edisi ini telah habis terjual di hari pertama penjualannya pada 14 Mei 2019. Melihat antusiasme masyarakat yang tinggi, F11 Special Online Edition akan dijual kembali secara eksklusif melalui situs penjualan daring Shopee.id dalam waktu dekat.
  • Gratis kuota data 21 GB Indosat Ooredoo selama tiga bulan bagi seluruh pembelian smartphone OPPO, kecuali F11 edisi e-dagang. Paket ini berlaku mulai 15 Mei hingga 15 Juni 2019.

Trending
Pojok

Kece! Samsung Lagi Kembangkan Kamera Depan yang Ngumpet di Balik Layar

Febi Prilaksono | 2 jam yang lalu
Kece! Samsung Lagi Kembangkan Kamera Depan yang Ngumpet di Balik Layar

FeedMe.id, Jakarta -- Saat ini para vendor smartphone berlomba-lomba membuat ponsel dengan layar dari ujung ke ujung ke dalam semua variannya, baik flagship maupun entry level. Namun, walaupun mempunyai layar yang full, hampir semua vendor smartphone masih belum menemukan cara untuk menyembunyikan kamera depannya.

Salah satu cara alternatif untuk memiliki layar yang super lebar saat ini di smartphone adalah dengan menggunakan desain layar berponi alias notch yang diadopsi oleh banyak smartphone, atau dengan hole-punch alias mirip tompel kayak yang ada di Galaxy S10. Walaupun begitu, Samsung sebenernya udah menemukan solusi lainnya yang ada di smartphone Galaxy A80 dengan memutar-mutar kamera belakangnya.

Namun kayaknya Samsung masih belum puas dengan teknologi yang ada Galaxy A80 yang bisa memutar kamera belakang untuk dijadikan kamera depan. Buktinya, dilansir dari Ubergizmo berdasarkan laporan dari MyDriver, Samsung seperti udah mengkonfirmasi kalo mereka sedang mendevelop kamera yang bisa beroperasi di balik layar.

Dengan teknologi ini, nantinya Samsung bakalan bisa membuat smartphone dengan layar penuh tanpa adanya poni, tompel, atau bahkan kamera pop-up. Karena nantinya kamera depan akan tersembunyi di balik layar smartphone tersebut.

Walaupun belum ada konfirmasi apa-apa dari pihak Samsung, namun sebelumnya juga ada kabar serupa. Dengan adanya kabar yang menyebutkan Samsung lagi mendevelop teknologi ini, malah makin menegaskan kabar tersebut.

Sayangnya kita masih belum tau kapan Samsung akan mengaplikasikan teknologi ini ke dalam smartphone buatannya, tapi pastinya teknologi ini adalah satu-satunya cara agar layar smartphone bisa full edge-to-edge tanpa ada poni ataupun pop-up dan slide camera di sebuah smartphone. Kita tunggu aja ya, Feedies.

Trending
TOP