Hiburan

Kuis: Seberapa Kenal Kamu sama Boyband dan Girldband Korea?

Angela Wahyudi | 19 January 2019 - 10:00
Kuis: Seberapa Kenal Kamu sama Boyband dan Girldband Korea?

Banyaknya boyband dan girlband baru di Korea mungkin bikin sebagian dari kamu bingung sama nama-nama grupnya. Apalagi dalam satu grup, jumlah personelnya banyak banget. Nah, Feedy mau ngecek seberapa kamu tau nama-nama dari tiap grup vokal ini!

 

Film

Review Rambo Last Blood: Akhir Kisah Sylvester Stallone Jadi Rambo

Chrystina Yohana Limas | 2 jam yang lalu
Review Rambo Last Blood: Akhir Kisah Sylvester Stallone Jadi Rambo

Ini bukan film remake kisah Rambo yang selalu tampil heroik melawan musuh-musuhnya. Jika di film sebelumnya I,II,III, dan IV yang berlatar situasi politik, kali ini sisi humanis Rambo lebih diangkat, sekaligus ingin mengangkat sisi gelap kota Mexico yang menjadi lokasi syuting film Rambo Last Blood.

FeedMe.id, Jakarta – Setelah 11 tahun berlalu rupanya keinginan veteran perang satu ini untuk menikmati masa pensiunnya harus tertunda. Kali ini sang veteran perang, John Rambo yang tetap diperankan oleh Sylvester Stallone kembali harus menghadapi musuh barunya yang mengusik ketenangan hidup keluarga barunya dan menghadapi trauma masa lalunya. Feedy yang beruntung menyaksikan premierenya akan memberikan sedikit ulasan untuk Feedies. Simak yuk ulasan Rambo Last Blood di bawah ini

Hampir Mirip dengan Rambo IV

Flashback di tahun 2008, kisah Rambo yang heroik melawan musuhnya. Rambo yang telah berusia 61 tahun dan ingin istirahat kembali beraksi menolong sekelompok misionaris yang diserang pasukan Burma atau yang sekarang bernama Myanmar.

Kisah ini kembali diulang di dalam film Rambo Last Blood, hanya berbeda dari segi latar belakang cerita. Jika di film Rambo IV: In the Serpent’s Eye mengambil latar belakang konflik pemberontak di Burma (Myanmar), sedangkan di film Rambo Last Blood lebih mengangkat sisi humanis dan paling emosional dari seorang John Rambo.

Premis Cerita Sedikit Membingungkan

Cerita dibuka dengan John Rambo yang menolong pendaki yang hilang di gunung, namun setelah itu John Rambo dikisahkan telah tinggal di Arizona dengan sahabatnya Carmen Delgado (Paz Vega), dan cucunya Gabrielle (Yvette Monreal), remaja perempuan yang telah dianggap sebagai anak Rambo sendiri.

Untuk kamu yang bukan pecinta film series Rambo pasti akan bingung flashback trauma masa lalu yang menghantui John Rambo. Hantu masa lalu di mana Rambo tidak berhasil melindungi orang yang dicintainya sekaligus berusaha menyembunyikan fakta bahwa sebenarnya dia bukan pahlawan yang baik.

Tidak ada penjelasan detail siapa sosok sebenarnya ayah Gabrielle yang membuat gadis ini penasaran dan ingin bertemu. Dan mengapa Rambo sangat membenci ayah Gabrielle yang sebenarnya bisa menjadi sosok kunci dalam film ini, sayangnya tidak dieksplor lebih lanjut.

Begitupun dengan gembong kartel penjualan manusia dan narkoba yang menculik Gabrielle pun tidak ada alasan mendasar, yah hanya sebatas ada barang nyangkut di bar ambil aja. Seperti ada faktor penghubung yang seharusnya ada namun di skip atau lupa dimasukkan dalam cerita ini.

Sehingga membuat film ini sedikit membingungkan dan cenderung datar, hanya dipenuhi adegan action yang brutal dan sadis, memperlihatkan heroiknya Rambo menghabisi musuhnya walau sudah berusia lanjut. Masih tetap dengan aksi Rambo sebelumnya yang menggunakan pisau, panah, granat, namun dimodifikasi dengan beberapa jebakan yang tak terduga.

Flashback Film Series Rambo

Terakhir, Feedy dan beberapa penonton disuguhi kilasan adegan di film series Rambo lainnya yang juga digambarkan dalam film terakhir Rambo Last Blood. Overall Feedy kasih nilai 7 dari 10 untuk film terakhir Rambo ini.

Subscribe to our newsletter

Connect with us

Santai

7 Fakta yang Mewarnai Perjalanan Karier Chrisye

Chrystina Yohana Limas | 2 jam yang lalu
7 Fakta yang Mewarnai Perjalanan Karier Chrisye

Banyak yang belum tahu bagaimana pahit manisnya perjalanan karier Chrisye. Feedy menemukan sejumlah fakta yang mewarnai perjalanan karier Chrisye nih, Feedies. Simak yuk

FeedMe.id, Jakarta - Ulang tahun Chrisye muncul di google doodle kemarin, diperingati sebagai hari penting. Seperti kita tahu juga, Chrisye pernah dimainkan di layar lebar lewat film biopik di mana Vino G Bastian berperan sebagai Chrisye. Mungkin untuk kamu yang belum atau udah pernah nonton film biopik Chrisye, belum tahu fakta yang mewarnai perjalanan karier Chrisye. Ini nih faktanya :

Rela Berhenti Kuliah Demi Karier

Tak banyak yang berani memutuskan seperti ini kalau passionnya tidak kuat. Saat SMA, Chrisye sempat bergabung dengan sebuah band bersama sang kakak, Joris. Dilansir Kompas.com, Chrisye bukan sebagai vokalis namun sebagai pemain bass dalam band tersebut.

Sempat berganti band ke Sabda Nada di tahun 1960-an dan sempat berubah nama menjadi Gipsy. Ketika duduk di bangku kuliah, Chrisye berhenti demi bermain musik bersama Gipsy di New York. Walau sempat tidak direstui sang ayah, Chrisye akhirnya berhasil membuktikan kalau pilihan dan usahanya tak sia-sia.

Ternyata Nggak Bisa Baca Not Musik

Bakat bernyanyi dan bermain musik Chrisye ternyata tak membuat dirinya bisa baca not musik. Mengetahui anaknya hobi bermusik namun tak bisa baca not, ayahya lantas membelikan giatar untuk Chrisye.

Namun hal itu tak lantas membuatnya lantas langsung bisa baca not music, karena Chrisye justru bermain gitar dengan mengikuti lagu-lagu di radio dan lagu yang sering didengarkan sang ayah. Lambat laun, bakat Chrisye semakin terasah dengan gitar yang dibelikan sang ayah.

Ajaib, Di Usia 25 Tahun Menghasilkan 18 Album

Chrisye di usia 25 tahun, usia yang terbilang masih muda telah berhasil membuat 18 album solo. Bahkan lima album karyanya masuk dalam daftar 150 album Indonesia terbaik versi majalah Rolling Stone Indonesia.

Tercatat dua karyanya, Lilin-Lilin Kecil dan Badai Pasti Berlalu nge-hits dan terkenang hingga sekarang, kamu juga setuju kan Feedies? Nggak heran lewat dua karya ini membuat Chrisye dipinang oleh Musica Studios. Bersama Musica Studios, Chrisye tampil dan merilis album solo perdananya, Sabda Alam.

Surat Yasin Membuatnya Menangis

Seperti yang telah kita tahu, Chrisye adalah mualaf sejak 1981, jauh sebelum bertemu istrinya, Yanti. Suatu hari, saat Chrisye meminta Taufik Ismail, seorang penyair untuk menuliskan syair religi. Namun nyatanya, Taufik tak mampu hingga tiga minggu macet taka da ide, sampai hari terakhir ide pun tak datang. Gelisah, Taufik menelpon Chrisye dan mengatakan, “Chris maaf, macet!”.

Malam hari saat Taufik mengaji dan sampai di ayat 65 surat Yassin dia berhenti. Makna ayat ini tentang Hari Pengadilan Akhir ini luar biasa, kata Taufik. Segera Taufik pindahkan pesan ayat tersebut ke dalam lirik-lirik lagu.

Saat Chrisye berlatih di kamar, baru dua baris Chrisye menangis, mencoba lagi, menangis lagi hingga berkali-kali. Menurut Chrisye, lirik yang dibuat adalah satu-satunya lirik paling dahsyat sepanjang kariernya. Ada suatu kekuatan misterius yang mencekam dan menggetarkan. Lirik lagu tersebut begitu merasuk kalbu dan menghadapkan kenyataan betapa manusia tidka berdaya ketika hari akhir tiba.

Di studio rekaman, hal itu terulang kembali hingga membuat Erwin Gutawa senewen. Yanti pun khusus shalat untuk mendoakan kelancaran menyanyi Chrisye. Rekaman itu akhirnya sekali jadi, tidak diulang karena Chrisye tak sanggup menyanyikannya lagi. Lewat peristiwa ini, Chrisye tak pernah  lagi meninggalkan shalat dan tidak pernah sanggup menyanyikan lagu tersebut.

Sempat Bermain Film

Sebelum menikah dengan Yanti, Chrisye ternyata sempat bermain film di tahun 1981 saat dirinya menjadi mualaf. Film itu berjudul Seindah Rembulan, bersama Iis Sugianto, Lydia Kandao, Christian Panjaitan, dan Rinto Harahap.

Jual Mobil karena Kurang Biaya

Miris dengan segudang prestasi dan album yang meledak di pasaran, Chrisye justru mengalami keterpurukan hingga harus menjual mobil karena keluarganya mengalami kekurangan finansial. Hal ini sempat membuat dirinya memutuskan berhenti dari dunia musik. Namun untungnya Chrisye memutuskan lanjut terus, mungkin kalau nggak lanjut dirinya nggak sampai di tahap ini nih

Menang Tiga BASF Award

Memutuskan lanjut, Chrisye diganjar berbagai penghargaan sepanjang kariernya. Di tahun 1979 terpilih sebagai Penyanyi Pria I Kesayangan Angket Siaran ABRI. Almbumnya Sabda Alam dan Aku Cinta diberi sertifikat emas, dan Hip Hip Hura, Resesi, Metripolitan, dan Sendiri disertifikasi perak.

Menang tiga BASF Awards yang diadakan pembuat compact cassette BASF hingga [ertengahan tahun 1990-an untuk album paling laris. Penghargaan pertama diterima tahun 1984 untuk Sendiri, lalu yang kedua tahun 1988 untuk lagu Jumpa Pertama dan yang terakhir di tahun 1989 untuk lagu Pergilah Kasih.

Dan pada tahun 1994 dirinya diganjar penghargaan BASF Lifetime Achievement Awards untuk sumbangannya kepada dunia musik Indonesia. Pada tahun yang sama pula, dirinya menerima penghargaan seagai Penyanyi Rekaman Terbaik. Pada tahun 1997, Chrisye menerima penghargaan Anugerah Musik Indonesia (AMI) untuk Penyanyi Pop Pria Terbaik.

Pada tahun berikutnya, album Kala Cinta Menggoda merebut sembilan kategori penghargaan dari AMI termasuk album terbaik. Chrisye sendiri menerima penghargaan sebagai Penyanyi Pop Pria Terbaik, Penyanyi Rekaman Terbaik, dan Perancang Grafis Terbaik (bersama dengan Gauri).

Terakhir sesudah dirinya menghembuskan nafas terakhir, tahun 2007 Chrisye menerima penghargaan dari SCTV Lifetime Achievement Award pertama yang diterima oleh putrinya, Risty. Seratus hari setelah dirinya wafat, Musica mengeluarkan dua album kompilasi dengan judul Chrisye in Memoriam – Greatest Hist dan Chrisye in Memoriam – Everlasting Hits termasuk empat belas lagu per keeping dari sepanjang kariernya bersama Musica.

Nah itu dia tujuh fakta yang mewarnai perjalanan karier seorang Chrisye. Menurut kalian mana yang paling membekas atau menyentuh hati?

Santai

3 Fakta dan Hoax Seputar Pemakaman BJ Habibie

Chrystina Yohana Limas | 2 jam yang lalu
3 Fakta dan Hoax Seputar Pemakaman BJ Habibie

Dari viral selfie di makam hingga donor mata untuk Thareq Kemal, si Nick Furry nya Indonesia. Inilah tiga fakta dan hoax seputar pemakaman BJ Habibie, Bapak Teknokrat Indonesia.

FeedMe.id, Jakarta - Professor BJ Habibie yang dikenal semasa hidupnya sebagai Bapak Teknokrat dan pioneer industri penerbangan di Indonesia akhirnya menghembuskan nafas terakhir di RSPAD Gatot Subroto Rabu malam 11 September 2019 pada pukul 18:03 WIB akibat gagal jantung dan penurunan fungsi organ tubuh. Kita semua merasa kehilangan karena beliau telah membaktikan hidupnya bagi Indonesia. Namun di tengah masa berkabung ini, ada fakta dan hoax seputar pemakaman BJ Habibie yang perlu kamu tahu, simak yuk:

BJ Habibie Pernah Takut Mati: Fakta

Pada 2016 silam di acara Mata Najwa Metro TV, Alm BJ Habibie mengatakan saat BJ Habibie masih muda, dirinya pernah mengungkapkan jika takut mati. Alm BJ Habibie menceritakan ketika dirinya mulai sakit-sakitan dan dioperasi, Presiden ke-3 ini mengaku sangat ketakutan dengan kematian. Hal ini lantaran dirinya takut jika dirinya meninggal dunia lebih dulu, tidak ada yang dapat menjaga mendiang istrinya, Ainun.

“Dulu waktu saya muda, terus jadi tua, agak sakit-sakitan, dioperasi, saya takut sekali kalau saya mati. Takutnya, karena saya bertanya, kalau saya tiada lagi, siapa yang jaga Ainun? Siapa yang kawani dia? Tentunya ada Leila, ada yang lain, tapi harus ada 24 jam, who? Saya nggak bisa jawab itu. Karena saya tidak bisa jawab itu, saya takut sekali kalau saya mati,” ungkap Alm BJ Habibie kala itu sambil tersenyum.

Bahkan ketika memesan kavling untuk makam sang istri, Alm BJ Habibie mensyaratkan agar kavling 120 (kavling samping makam istrinya yakni 121) dikosongkan. Itu syarat mutlak Alm BJ Habibie saat memesan kavling makam istrinya di TMP Kalibata, Jakarta Selatan. Alm BJ Habibie sudah menyiapkan sendiri rumah peristirahatan terakhirnya dengan memesan kavling di sebelah makam mendiang istrinya.

“Di kavling nomor 120, kosong, tempat saya nanti. Saya buat persyaratan, tidak mau istri saya dimakamkan di Taman Pahlawan, kavling itu kalau saya tidak di sebelahnya. Kalau nggak, nggak usah. Itu persyaratan mutlak,” tegas Alm BJ Habibie.

Sepeninggal istrinya, Alm BJ Habibie menyatakam siap jika ajal menjemputnya lantaran akan ada yang menjemputnya. Bukan hanya ayah, dan ibunya saja yang menjemput, melainkan mendiang istrinya.

“Sekarang tidak, karena kalau misalnya saya sakit, saya tidak takut. Karena kalau andai kata saya sakit dan sampai waktunya dipanggil masuk ke dalam dimensi dan keadaan Ainun, ya saya tahu yang akan menemui saya pertama bukan ibu saya saja dan keluarga, tapi Ainun menyapa ‘hei, kamu sekarang di sini yaa?’,” ujr Alm BJ Habibie diiringi tawa dan tepuk tangan penonton.

Viral Selfie dengan Nisan Alm BJ Habibie: Fakta

Sehari setelah prosesi pemakaman Alm BJ Habibie, banyak warga yang berdatangan melayat melakukan aksi selfie dengan nisan yang dikecam banyak warganet, termasuk Anggun. Dalam foto yang dibagikan oleh akun twitter @bayugusa itu terlihat kerumunan orang-orang sedang mengabadikan diri dengan nisan Alm BJ Habibie. Foto warga berselfie dengan nisan Alm BJ Habibie ini lantas viral di jagad medsos.

“Don’t let technology kills our empathy (Jangan biarkan teknologi membunuh empati kita),” tulis @bayugusa dalam keterangan fotonya.

Unggahan ini pun lantas mendapatkan respon dari pengguna Twitter. Kebanyakan dari mereka mengecam perilaku orang-orang tersebut yang datang bukan mendoakan namun hanya ingin eksis kepentingan konten.

“Ini beneran berempati, atau demi kepentingan konten sih? Semoga masih banyak yg datang, tulus ingin mendoakan,” tulis akun @anaghifa.

“Kok gw yang jadi sedih yah lht rangorang melakukan itu d dpn makam alm, selfie sm kuburan? Gak bsa kh meeka menyingkirkan smntra sifat pamernya dan mendoakan alm saja spt budaya yg seharusnya,” tambah akun @Arhyproevo.

Anggun C. Sasmi turut menyayangkan aksi berebut selfie dengan nisan Alm BJ Habibie. Anggun mengunggah dua foto aksi tersebut disertai caption yang meluapkan kesedihan, “Melihat foto ini mendadak sedih. Mungkin sudah saatnya ada edukasi untuk para ‘Generasi Selfie’ yang harus belajar menilai situasi dan melihat konteks. Ada saat untuk bisa selfie dan untuk tidak,” tulis pelantun ‘Show on The Sahara’ dan ‘Tua-tua Keladi’ di akun Instagramnya.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Anggun Official (@anggun_cipta) on

Anggun berpendapat aksi berebut foto dengan nisan Alm BJ Habibie ini sangat tidak pantas, dan tidak perlu dilakukan, “Ada banyak hal yang bisa diposting tapi banyak juga yang tidak perlu. Foto makam Bapak Bacharuddin Jusuf Habibie.”

Unggahannya ini pun menuai ribuan komentar, seperti dari Dewi Gita dan Bertrand Antolin yang turut menyayangkan aksi berebut selfie tersebut.

“Masyaallah, sedih banget lihatnya,” cetus Dewi Gita.

“Demam kebutuhan gambar relevan terkini buat upload di sosmed. Its sad but it is what it is. No compassion and thoughs about non others but oneself.”

“Semua dasarnya adalah dari pendidikan.Tidak bisa menempatkan diri mana yang harus dan mana yang tidak harus. Tapi selalu ada kata,’Ini kan hak saya’ sebagai tameng dari keegoisan dan matinya rasa empati. Sedih banget,” timpal warganet lainnya.

Anggun pun menambahkan respon lain bahwa netizen yang ber-selfie dengan nisan Alm BJ Habibie seakan sudah tidak ada tata krama dalam ber-medsos ria, “Seakan-akan tata krama dalam hidup tidak berlaku di media sosial.”

Viralnya warganet selfie dengan nisan Alm BJ Habibie ini justru tidak dipermasalahkan oleh putra bungsu Alm BJ Habibie, Thareq Kemal yang mendapat julukan Nick Furry Indonesia karena mengenakan eye patch pada mata sebelah kanan. Bahkan dirinya menyebutkan bahwa itu (selfie dengan nisan alm ayahnya) normal di zaman modern.

“Kalau masalah itu (selfie dengan nisan Alm BJ Habibie), sebetulnya hak orang ya. Boleh mau selfie, ini mungkin banyak yang pengin foto sama Pak Habibie, dia pikir ya saya nggak dapat aslinya, seenggak-enggaknya kuburannya. Kebetulan kiri kanan ada bapak dan ibu. Saya juga nggak masalah. Mau doain silakan, mau selfie juga nggak masalah. Ini zaman modern kok,” ujar Thareq Kemal Habibie di Kawasan Patra Kuningan, Jakarta Selatan.

Hoax Donor Mata untuk Thareq Kemal Habibie

Dua hari setelah BJ Habibie meninggal, beredar broadcast bahwa Alm BJ Habibie mendonorkan kornea matanya untuk putra bungsu yang dijuluki Nick Furrynya Indonesia, Thareq Kemal Habibie. Broadcast ini pun lantas mendapat bantahan dari pihak keluarga. Broadcast tersebut awalnya menyoroti penampilan Thareq yang kerap mengenakan penutup mata (eye patch) di mata kanannya. Dalam broadcast tersebut, disebutkan Almh Ainun akan mendonorkan korneanya ke Thareq, namun urung hingga akhirnya Alm BJ Habibie lah yang menjadi donor. Sebelum jenazah BJ Habibie dimakamkan, korneanya diambil untuk putra bungsunya, Thareq. Ini nih Feedies isi broadcastnya

Thareq Kemal Habibie

Tampil di tv hingga pemakaman sang ayah, tetap dengan mata kanan ditutup. Kenapa...???

Pasti publik penasaran, ada apa dengan mata kanan putra kedua Presiden ke 3 RI itu?

Ini jawabannya; kornea mata kanan Thareq Kemal ternyata rusak. (Semenjak 12 thn silam). Tadinya kornea mata sang ibu, Hj Ainun Habibie yg akan didonorkan. Tp saat wafat 2010 silam, riwayat kanker yg menggerogoti tubuh Ibu Ainun membuat tim dokter urung melakukan operasi donor.

Nah, sang ayah, Prof BJ Habibie, semenjak 2016 lalu sudah mendaftar sbgai pendonor kornea matanya buat si bungsu Thareq.

Jadi, sebelum dikebumikan, tim dokter sdh mengambil kornea mata Alm BJ Habibie. Operasi kornea tdk harus sampai mencongkel biji mata.

Cinta Orang Tua Sepanjang jalan dan Cinta Anak Sepanjang Penggalah, dapat dimaknai Cinta Orang Tua kepada Anaknya Tiada Batas, sebaliknya Cinta Anak kepada Orang Tuanya Terbatas.

Betapa mulianya BJ Habibie, jasadnya saja masih bisa dijadikan amal Shaleh.

Dan berikut ini adalah tanggapan dari pihak keluarga, Ilham Akbar Habibie dan penjelasan langsung dari Thareq Kemal Habibie yang menyebutkan kalau berita ini hoax. Bahkan Thareq sampai berpesan agar kita itu jangan termakan berita-berita yang nggak jelas di medsos.

Ilham, kakak Thareq menegaskan kalau adiknya mengenakan penutup mata lantaran mengalami glaukoma, dan tidak mungkin bisa menerima donor kornea mata akibat penyakit diabetes.

“Itu tidak benar. Karena itu tidak bisa diselamatkan donor mata. Itu bukan kornea, itu masalah di belakang, di retina. Nggak bisa didonor itu. Itu penyakit mata. Gossip, hoax, karena secara medis tidak bisa. Tidak bisa misalnya kita ambil lain siapa pun, ganti, lalu sembuh, nggak bisa itu. Mata itu kompleks. Jadi nggak segampang itu,” tegas Ilham dikutip dari detikcom di TMP Kalibata, Jakarta Selatan.

Dilansir detikcom, Thareq pun buka alasan kepada awak media perihal dirinya yang viral di medsos karena mengenakan eye patch pada mata sebelah kanan. Thareq sudah mengalami gangguan mata sejak 3,5 tahun yang lalu. Dengan mengenakan penutup mata, Thareq akui lebih fokus melihat dengan satu mata.

“Sekarang once and for all, saya jelasin di depan TV bahwa saya itu kan sebetulnya diabetes. Diabetes itu mengakibatkan saya jadi glaukoma. Glaukoma adalah di mana di mata terjadi perubahan tekanan. Kalau tekanannya membesar, ini mata kiri saya masih bagus, tekanannya kira-kira 13. Mata sini udah 25. Akibat tekanan yang tinggi itu, di bagian belakang cahaya akan masuk, itu Namanya retina ya. Retina itu karena kegencet jadi sel-selnya hancur. 100 persen udah hancur. Di sini saya buka ya. Biar orang bilang saya nggak katarak atau apa. Cuma kalau gini saya nggak ngelihat apa-apa. Cahaya pun nggak kelihatan. Kalau saya buka gini, saya lihat kalian tuh lebih buram, nggak bisa tajam. Karena begini mungkin otak saya udah puluhan. Saya baru begini udah 3 tahun, 3,5 tahun. Saya udah terbiasa ngelihat ini. Begitu terbuka setengah kabur. Kalau ketutup begini, saya bisa fokus,” ungkapnya di kediaman BJ Habibie.

Thareq lebih lanjut menepis kabar mendapat kornea mata dan mengaku heran ada pihak yang menyebar hoax tersebut.

“Kalau mengenai kornea itu, itu juga nggak bener. Memang mereka donor. Tapi waktu ibu saya meninggal di Jerman, karena saking buru-buru, jadi belum sempat diambil. Kalau bapak saya lebih lagi. Orang saya ada di situ, siapa yang ngambil? Kita langsung bawa ke kamar jenazah, mandiin, bawa ke sini. Banyak datang belasungkawa. Jadi entah siapa yang buat hoax. Saya udah selalu bilang jangan percaya siapa-siapa yang media-media yang kayak gitu-gitu percaya sama kalian nih yang asli berita nih. Jangan yang palsu-palsu berita," tegas Thareq kepada awak media kala itu.

Nah itulah fakta dan hoax seputar pemakaman Alm BJ Habibie. Kalau Feedies pernah mendengar atau membaca yang mana nih, fakta atau hoax?

Santai

5 Kesamaan antara Maudy Ayunda dan Almh Ibu Ainun Habibie

Chrystina Yohana Limas | 2 jam yang lalu
5 Kesamaan antara Maudy Ayunda dan Almh Ibu Ainun Habibie

Maudy Ayunda, lulusan Oxford University jurusan Politics, Philosophy, and Economic yang sempat bingung memilih S2 di Standford atau Harvard dan akhirnya memilih S2 di Standform, Amerika Serikat dua jurusan sekaligus yakni bisnis dan pendidikan ini akan menggantikan sosok Almh Ibu Ainun yang sebelumnya diperankan oleh Bunga Citra Lestari. Menurut Eyang Habibie, Maudy mirip dengan Almh Ibu Ainun Habibie semasa muda, Feedies. Seberapa mirip sih?

FeedMe.id, Jakarta – Ayunda Faza Maudya atau akrab disapa Maudy Ayunda ini memiliki beberapa kesamaan dengan Almh Ibu Ainun Habibie. Tengok yuk kesamaan di antara keduanya yang membuat Eyang Habibie yakin penyanyi yang perna berperan di film Perahu Kertas ini cocok berperan sebagai Almh Ibu Ainun di film series Habibie Ainun 3 edisi Almh Ibu Ainun Habibie di masa muda :

Cantik dan Anggun

Maudy Ayunda dan Almh Ibu Ainun Habibie di masa muda sama-sama cantik dan anggun. Dilihat dari bentuk wajah keduanya yang mencerminkan seorang wanita Indonesia. Belum lagi dengan gaya berpakaian keduanya yang anggun.

Jika Almh Ibu Ainun Habibie kerap tampil berkebaya dengan rambut yang disanggul di setiap kesempatan ketika menemani Eyang Habibie sebagai Menteri dan Presiden ke-3 RI, Maudy Ayunda sering terlihat mengenakan balutan kain etnik dalam berbagai kesempatan.

Selain itu, menurut pengakuan Alm Eyang Habibie dikutip dari Instagram @habibieainunmovie3, Maudy Ayunda memiliki bentuk mata yang indah dan mirip dengan Almh Ibu Ainun Habibie, “Bentuk matanya juga hampir sama,” ujar Almh Eyang Habibie diiringi tawa. Keduanya pun memiliki paras yang cantik dan aura yang teduh, setuju dong Feedies?

Cerdas dan Intelektual

Seperti yang kita tahu, Maudy Ayunda adalah lulusan Oxford University jurusan PPE (Politics, Philosophy, and Economics) dan saat ini sedang melanjutkan S2 Joint Degree Program (bisnis dan edukasi) di Standford University Amerika Serikat setelah sebelumnya bingung memilih antara Standford atau Harvard.

Baik Maudy dan Almh Ibu Ainun Habibie semasa mudanya sama-sama dikenal sebagai wanita yang cerdas dan berintelektual tinggi. Jika Maudy adalah sarjana Oxford dan sedang melanjutkan S2 di Standford, Almh Ibu Ainun diketahui sebagai lulusan Universitas Indonesia jurusan Kedokteran dan bekerja sebagai dokter ketika tinggal di Jerman.

“Bukan hanya cantik penampilannya, perilakunya juga. Saya dapat banyak masukan dari kiri,kanan, masukan dari yang satu generasi dengan beliau. Ada seorang dokter yang bilang,’Itu (Maudy) bagus, dia intelektualnya sama seperti Almh istri saya’. Bagi saya, she is the best, seleranya Habibie,” ujar Eyang Habibie saat ditemui di Kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan.

Sama-Sama Introvert

Eyang Habibie menyebutkan kalau Maudy dan Almh Ibu Ainun Habibie sama-sama memiliki kepribadian yang introvert. Menurut eyang, Maudy dan alamh istrinya itu walaupun cerdas namun dapat menahan diri, tidak terlalu terbuka dengan siapapun. Hal itupun ditegaskan juga oleh Maudy Ayunda yang mengaku memiliki sifat tertutup.

“Dua-duanya itu kelihatan introvert, dia pintar tetapi bisa menahan diri, tidak terlalu terbuka dengan siapa saja, begitu juga dengan Ainun,” ujar Eyang Habibie.

“Eyang (Habibie) cerita Almh Ibu Ainun Habibie itu seorang introvert. Aku merasa related banget karena aku merasa akupun introvert. Dari sisi itu saja aku sudah kebayang. Paling nggak, aku introvert, aku tahu rasanya seperti apa,” jelas pelantun Perahu Kertas itu.

Pandai Bermain Alat Musik

Menurut pengakuan Alm Eyang Habibie, baik Maudy dan almh istrinya sama-sama memiliki kemampuan bernyanyi dan pandai bermain alat musik tapi tetap ada bedanya nih, Feedies. Kalau Maudy pandai bermain gitar, sedangkan Almh Ibu Ainun Habibie justru pandai bermain piano. Setuju dong kalau wanita yang pandai bermain piano identik dengan wanita yang lembut, anggun, dan cerdas.

“Kalau Maudy pinter nyanyi, Ainun juga pinter nyanyi. Maudy main gitar, Ainun tidak main gitar tapi piano,” ujar Alm Eyang Habibie.

Inspiratif dan Dekat dengan Budaya Indonesia

Mendiang Ibu Ainun Habibie dan Maudy dikenal sebagai sosok yang inspiratif di zamannya masing-masing. Almh Ibu Ainun Habibie dikenal sebagai pahlawan kesehatan bagi para penyandang tunanetra, sedangkan Maudy Ayunda memberikan isnpirasi besar di dunia hiburan dan mungkin sebentar lagi di dunia pendidikan.

“Dari tokoh ini (Almh Ibu Ainun Habibie), hal yang aku pelajari, kayaknya aku ngerasa relate banget sama aku. Mungkin sosok Almh Ibu Ainun yang waktu …. Aku nggak mau spoiler dulu, tapi waktu (Almh Ibu Ainun Habibie) pertama masuk kuliah fakultas kedokteran, itu yang paling inspiratif menurut aku,” ujar Maudy.

Keduanya juga diakui Alm Eyang Habibie dikenal sangat dekat dengan budaya Indonesia dan memiliki pemikiran yang canggih dan jauh ke depan. Hmm sangat inspiratif sekali yah, Feedies kedua sosok ini bagi generasi di zamannya masing-masing.

“Saya lihat dua-duanya dekat dengan budaya Indonesia dan bahasa serta pemikirannya sangat canggih, jauh ke depan,” ujar Alm Eyang Habibie lagi.

Kira-kira apalagi yah yang mirip di antara keduanya? Menurut kamu sendiri mana yang paling mirip, Feedies? Hmm mungkin kamu harus nonton filmnya dulu nih, Habibie Ainun 3 yang akan tayang 19 Desember 2019.

Viral

5 Makanan Favorit BJ Habibie Ini Mungkin Pernah Kamu Makan

Chrystina Yohana Limas | 2 jam yang lalu
5 Makanan Favorit BJ Habibie Ini Mungkin Pernah Kamu Makan

Rabu malam (11/09/2019) pukul 18:03 WIB, Indonesia kembali kehilangan salah satu putra bangsa terbaik. Presiden RI ke-3 BJ Habibie atau yang sekarang akrab disapa Eyang Habibie menghembuskan napas terakhir setelah dirawat sejak 02 September 2019 di RSPAD Gatot Subroto karena penurunan fungsi organ tubuh. Semasa hidupnya, alm Eyang Habibie yang dikenal jenius ini punya makanan favorit yang mungkin pernah kamu makan.

FeedMe.id, Jakarta - Dari ikan sampai masakan padang, ini nih makanan favorit Eyang Habibie. Bahkan kabarnya di rumah makan padang, beliau sampai menghabiskan 18 potong ayam goreng lho, Feedies. Intip yuk makanan favorit Eyang Habibie, sst Feedy nggak nanggung kalau ngiler yah:

Ikan – Pallu Mara

Habibie kecil dikenal jenius dan cerdas, tidak heran karena sejak kecil eyang suka sekali makan ikan. Mulai dari ikan bakar, goreng, sup ikan, pokoknya berbagai olahan ikan doyan banget, Feedies. Sampai-sampai saat belajar di Jerman, Eyang Habibie selalu mencari menu ikan.

 Ini akibat pengaruh ayahnya yang asli Gorontalo pada selera makan Eyang Habibie. Sebagai orang Sulawesi, ikan adalah menu wajib yang harus selalu ada di meja makan, bahkan Ibu Ainun rela belajar secara khusus membuat menu sup ikan favorit Eyang Habibie.

Nah salah satu sup ikan khas Sulawesi Selatan asal daerah Eyang Habibie adalah Pallu Mara. Ini adalah menu sup ikan dari ikan kakap merah yang dibumbui kuah kunyit yang kental. Begitu disantap, kuahnya segar dan bumbu kunyitnya meresap hingga ke dalam duri ikan.

Barongko

Camilan favorit yang jadi makanan favorit eyang sejak kecil nih, Feedies. Terbuat dari pisang kepok yang telah dihaluskan, dicampur dengan adonan santan, telur, gula dan dibungkus dengan daun pisang lalu dikukus. Barongko ini dulu sering disajikan sebagai hidangan penutup para Raja Bugis. Camilan yang memadukan rasa manis dari pisang dan gurih dari santan.

Camilan favorit Eyang Habibie ini juga sering disajikan saat acara adat, seperti sunatan, akikah, pernikahan, atau syukuran. Tapi sekarang kalau kamu berkunjung ke Makassar, camilan favorit ini mudah ditemukan di sepanjang Jalan Lasindrang.

Bahkan sebagian hotel di Makassar juga menyediakan Barongko sebagai menu sarapan. Camilan favorit Eyang Habibie ini juga sudah ditetapkan sebagai salah satu warisan budaya tak benda Indonesia, Feedies. Sudah pernah makan, Feedies?

Buras

Selain barongko, makanan favorit Eyang Habibie lainnya adalah buras. Buras adalah kuliner khas Makassar yang mirip lontong atau ketupat. Bedanya hanya bentuknya lebih pipih dan rasanya yang gurih karena dimasak dengan santan. Biasanya buras menjadi pelengkap makanan lain khas Makassar seperti Pallu Basa, Sop Konro, Coto Makassar, dan opor ayam. Rasanya yang gurih dan dibungkus dengan daun pisang membuat lidah bergoyang dan menambah nafsu makan nih, Feedies.

Putu Cangkir

Eyang memang penyuka rasa manis nih, Feedies. Selain barongko yang jadi favorit camilan sejak kecil, putu cangkir juga menjadi favorit lho. Camilan yang terbuat dari campuran tepung beras, gula merah, dan ketan yang ditumbuk. Dinamai putu cangkir karena bentuknya yang seperti sebuah cangkir yang terbalik. Siapa nih Feedies yang juga suka putu cangkir atau pernah makan kuliner manis favorit Eyang Habibie?

Masakan Padang

Eyang Habibie ternyata sama seperti kebanyakan orang Indonesia yang menyukai masakan padang. Bahkan eyang punya rumah makan padang favorit yakni Rumah Makan Sari Bundo di dekat kantor Sekretariat Negara RI, Jakarta Pusat. Rumah makan ini menjadi saksi kebersamaan Eyang Habibie dan Ibu Ainun saat masih menjabat sebagai presiden dan ibu presiden.

Salah satu menu favorit eyang di rumah makan padang ini adalah ayam goreng dan jus terung Belanda yang dicampur sirsak. Saking Sukanya Eyang Habibie sampai makan 18 potong paha ayam goreng yang disajikan hangat-hangat.

Dikutip dari Kompas Travel, menurut Rizal yang sudah bekerja selama 15 tahun di Rumah Makan Sari Bundo Juanda Jakarta, Eyang Habibie kalau makan di Sari Bundo sering diminta menghitung berapa potong yang disantap Eyang Habibie. Pria asli Padang itu juga menceritakan Eyang Habibie sangat lahap menghabiskan 18 potong paha ayam goreng yang disajikan hangat-hangat.

“Kalau Bapak (BJ Habibie) Sukanya ayam goreng, bagian paha kalau dulu sebelum sakit, ayam goreng bisa 18 potong, bagian paha dihabiskan sendiri. Nasinya sedikit, memang bapak paling suka ayam goreng itu dan paling suka bagian paha. Ayamnya kalau pas panas-panasnya langsung lahap makannya bapak. Biasanya sehabis makan, saya disuruh hitung berapa habisnya ayam yang dimakan sama bapak. Saya jawab 18 sampai saya acungi jempol. Dan Bapak tertawa,” kenang Rizal.

Sebagai menu pendamping, Eyang Habibie memilih sambel pete saat melahap ayam goreng yang menjadi favoritnya di Rumah Makan Padang Sari Bundo, “Kalau makan ayam goreng biasanya pakai sambel pete. Sama pete-petenya dimakan. Gulai otak dimakan, ayam gulai itu juga dimakan. Tapi yang paling disuka ya itu ayam goreng,” jelas Rizal lagi. Bahkan selain jus terung Belanda yang dicampur sirsak, Eyang juga suka sekali minum jus alpukat lho, Feedies, “Minumnya jus alpukat, dan juga jus sari buah sirsak,” tambah Rizal lagi.

Saking Sukanya Eyang Habibie dengan ayam goreng, eyang sering meminta dibungkuskan dan dibawa pulang. Pria penemu teori Faktor Habibie ini juga sering mengajak anak-cucunya menikmati masakan padang di Rumah Makan Sari Bundo.

Nah, itulah lima makanan favorit Eyang Habibie semasa hidupnya. Kira-kira yang mana yang sudah pernah kamu makan, Feedies dan mana yang jadi favorit kalian? Share yuk di komen.

Event

COSRX Academy : Belajar Perawatan Kulit, Gratis Liburan ke Korea

Chrystina Yohana Limas | 2 jam yang lalu
COSRX Academy : Belajar Perawatan Kulit, Gratis Liburan ke Korea

Jeju, Nami, Seoul, Busan semakin jadi buruan traveler dunia terutama traveler Indonesia. Ngaku deh Feedies pasti salah satunya. Siapa yang nggak mau menyambangi negara para oppa dan eoni Korea yang super ganteng dan super cantik? Apalagi kalau dikasih gratis, nggak nolak pastinya kan, Feedies. Buat kamu yang kebelet mau ke Korea menyapa para oppa atau eoni, nih Feedy punya infonya

FeedMe.id, Jakarta – Untuk kamu baik cowok dan cewek yang peduli dengan kulitnya, kamu bisa belajar perawatan kulit di sekolah online COSRX, dan berkesempatan liburan ke Korea. Simak info liputan lengkap peluncuran COSRX Academy di Brood en Boter, Kemang :

Alasan Peluncuran COSRX Academy

COSRX, brand produk perawatan kulit asal Korea  Selatan yang sudah berdiri sejak 2014 dan sudah resmi hadir sejak 2018 ini secara konsisten telah mengeluarkan produk yang aman bagi kulit dengan menggunakan bahan alami sebagai bahan utamanya.

Banyaknya pengguna COSRX yang bertanya mengenai perawatan kulit dan produk COSRX melalui DM Instagram akun @cosrx_indonesia, akhirnya pihak COSRX Indonesia memutuskan untuk membuat semacam microsite pembelajaran yakni COSRX Academy mengenai perawatan kulit, serta berbagai jawaban yang umum ditanyakan mengenai berbagai kandungan di dalam produk COSRX, seperti yang disampaikan oleh Cindy Halim selaku Brand Manager COSRX Indonesia.

“Banyak sekali orang yang bertanya ke kita bukan hanya tentang harga, tapi justru pertanyaan-pertanyaan yang lebih sulit dan advanced, seperti ‘Kak, apakah produk yang mengandung retinol dan vitamin C boleh dipakai bersamaan?’ Pertanyaan-pertanyaan itu tidak hanya satu atau dua. Oleh karena itu, kami merasa perlu adanya platform untuk mengedukasi tidak hanya pengguna COSRX tapi semua orang yang ingin belajar tentang perawatan kulit boleh ikutan. Makan kami hadirkanlah COSRX Academy ini,” jelas Cindy Halim kepada media saat peluncuran COSRX Academy di Brood en Boter, Kemang (28/08/2019).

Apa Itu COSRX Academy dan Cara Ikutan

Hadir dalam bentuk microsite, Feedies bisa langsung daftar dengan mudah di laman site cosrxacademy.soco.id, cowok atau cewek nggak masalah. Saat mendaftar, kamu hanya perlu memiliki SOCO ID terlebih dulu, jika belum kamu cukup mendaftar diri di soco.id.

Kalau kamu sudah memiliki SOCO ID, sudah bisa langsung ikut belajar di COSRX Academy dengan cara menekan tombol “ENROLL NOW” dan menjawab pertanyaan singkat dari COSRX. Setelah itu, kamu tinggal membuka halaman course, di mana kamu dapat menemukan berbagai macam artikel yang membahas secara mendalam tentang perawatan kulit dan tentunya tentang COSRX sendiri.

Academy ini berlangsung selama tiga bulan dengan tema dan level yang berbeda-beda tiap bulan. Dan ssst nggak cuma belajar, akan ada test nya juga di tiap levelnya, Feedies. Tiga levelnya itu adalah basic, intermediate, dan advanced.

Di level basic kamu akan belajar hal-hal dasar yang wajib Feedies ketahui tentang perawatan kulit. Di level intermediate, Feedies akan belajar lebih dalam seputar penggunaan dan perawatan kulit, misalnya produk A cocoknya sama jenis kulit apa, lalu kalau produk perawatan kulit A gimana cara pakainya, dll. Sedangkan di level advanced, kamu akan belajar mengenai eksfoliasi kimia seperti AHA, BHA, PHA, sampai bahan-bahan perawatan kulit yang masih belum kamu mengerti. Jadi kamu nggak lagi bingung kalau ada produk yang mengandung AHA, DHA, BHA, PHA, dan sejenisnya, Feedies.

Ada Ujian, Graduation, dan Liburan Gratis ke Korea

Layaknya sekolah, COSRX Academy juga ada Final Exam COSRX Academy lho. Nah, supaya nantinya kamu siap mengikuti ujian akhir, di tiap levelnya kamu bisa mengikuti test-test latihan yang soal-soalnya dibuat berdasarkan artikel yang telah kamu pelajari di tiap levelnya. Biar nggak bosan dan bisa dapat hadiah liburan gratis ke Korea, kamu bisa bahkan wajib nih menyelesaikan misi yang diberikan secara berkala tiap bulannya.

Setiap bulannya akan dipilih tiga pemenang dari tiap misinya, dan submisi terbaik akan mendapatkan hadiah gratis dari COSRX. Setelah tiga bulan seluruh peserta telah mengikuti semua materi pembelajaran, menjalankan misi, test latihan, hingga ujian akhir, COSRX Academy akan mengadakan upacara kelulusan atau Graduation. Di upacara kelulusan atau Graduation nanti akan dupilih 15 murid terbaik yang akan mendapatkan hadiah berupa Gradution Trip ke Korea – kampung halamannya COSRX nih Feedies – bersama COSRX tentunya.

Jadi, tunggu apa lagi yuk buruan ikutan COSRX Academy, karena sudah ada sekitar lebih dari 2000 peserta yang mendaftar hanya dalam waktu lima hari sejak pendaftarannya resmi dibuka yakni 23 Agustus 2019, Feedies. Ssst, kamu nggak akan dipungut bayaran apapun alias FREE untuk ikutan COSRX Academy ini. Udah gratis, berkesempaatan trip gratis ke Korea pula, kapan lagi kan Feedies. Info selengkapnya, cek aja ke akun Instagram @cosrx_indonesia.

Event

8 Hal Menarik dari Event BFF Run by Sociolla di Bandung

Chrystina Yohana Limas | 2 jam yang lalu
8 Hal Menarik dari Event BFF Run by Sociolla di Bandung

Lari ditemani Kunto Aji dan Randy Martin, peserta lari terniat, sampai maskeran massal di halaman Gedung Sate, dan diskon belanja menarik hingga 35%. Simak liputan lengkapnya di artikel ini

FeedMe.id, Jakarta – Event BFF Run 5K yang diadakan di Gedung Sate, Bandung Minggu, 25/08/2019 menyedot peserta hingga lebih dari 3000. Nggak hanya cewek-cewek lho yang ikutan tapi cowok-cowok pun ikutan biarpun harus semua ornament lintasan lari bertema pinky. Simak yuk lima hal menarik di event BFF Run 5K by Sociolla yang bekerjasama dengan Beauty Jurnal dan SoCo dan mengajak IndoRunners dan brand-brand terkenal lainnya :

Peserta Lebih dari 5000

Pertama kali diadakan di Indonesia, ajang lari 5K yang mengusung tema Beauty, Fit, and Fabolous ini menyedot peserta hingga 5000 orang. Peserta sudah berkumpul sejak subuh sebelum acara lari dimulai (05.30). Walau panitia mengatakan berkumpul sejak pukul 05.00 WIB, namun peserta sudah memadati Gedung Sate sejak pukul 04:30 WIB, Feedies. Antusias banget yah mereka. Beberapa peserta ada juga yang mengikuti Pound Fit dan juga sudah memadati halaman Gedung Sate sejak subuh. Waduh untung nggak saingan sama ayam berkokok yah, Feedies.

Terniat Banget Pesertanya

Bangun subuh dan lari di tengah hawa Bandung yang dinginnya menusuk tulang aja udah perjuangan banget tuh buat Feedy yang juga ikutan lari. Tapi para peserta ini, astaga niat banget lho dandan dan bikin costum serba pink yang match banget. Bahkan ada yang make-up ala-ala kucing gitu atau nempelin bendera merah putih di pipi. Nggak heran beberapa dari mereka terpilih sebagai pemenang dan dapet hadiah jutaan rupiah plus supply produk kecantikan/kesehatan setahun penuh.

FYI, event ini nggak ada juara 1,2,3 seperti event lari pada umumnya. Tapi yang juara dilihat dari seberapa niatnya ikutan event ini. Bebas mulai dari terniat pakai costum serba pink atau sesuai tema, sampai gaya paling kocak selama lari atau dandanan anti mainstream.

Ornamen Serba Pink dan Petugas Lalin

Di sepanjang lintasan lari ada banyak petugas lalin yang membantu peserta agar tidak nyasar dan menyemangati peserta yang mulai lelah. Nggak hanya itu, ornamen serba pink juga mewarnai sepanjang lintasan seperti traffic cone base, obstacle hop tire challenge, hingga gate start dan finish.

Peserta Menumpuk di Obstacle Kedua

Setelah menyelesaikan obstacle pertama yaitu hop tire, peserta harus melewati obstacle kedua yakni Climb and Slide. Dan terjadilah penumpukan yang mengantri melewati obstacle kedua. Lumayan sulit bagi peserta yang tidak pernah ikut wall climbing, beberapa ada yang merosot ke bawah. Feedy memutuskan untuk skip karena tidak yakin mampu melewatinya dan tidak sanggup melihat antrian panjang.

Maskeran Massal, Ada Cowok Juga

Seperti sudah dikatakan event BFF Run ini tidak hanya menyehatkan tubuh dengan lari namun juga memperhatikan kecantikan. Sociolla tahu banget nih habis lari pasti wajah kusam dan nggak segar, jadi perlu di touch up. Oleh karena itu digelarlah maskeran massal menggunakan masker wajah berbentuk sheet mask yang praktis tinggal pasang setelah wajah dibersihkan dengan toner pembersih wajah.

Selama acara maskeran massal, peserta bisa duduk di bean bag sofa yang nyaman banget, bisa sambil rebahan. Ssst ada cowok juga yang ikutan lho. Cowok juga pengen terlihat bersih dan bercahaya, Feedies setuju dong? Muka jadi cerah dan bersih lagi deh sehabis maskeran dengan sheet mask.

Dihibur Kunto Aji, Randy Martin, Maxime Boutier, Diskoria

Nggak hanya maskeran massal, peserta juga dihibur dengan penampilan Kunto Aji. Aji menyanyikan lagu barunya, Rehat yang ada di album Mantra Mantra. Aji bilang lagu ini dipersembahkan untuk kita semua yang sering overthinker atau terlalu berpikir berlebihan terhadap seseorang atau sesuatu, kabarnya sih Kunto Aji juga pernah mengalaminya.

Selain Kunto Aji, Randy Martin, Maxime Boutier, dan Diskoria juga turut meramaikan event BFF Run 5K by Sociolla di halaman Gedung Sate, Bandung. Randy dan Maxime membuat penggemar histeris saat melihat mereka menyerahkan hadiah kepada Best Fab Female. Maxime terlihat akrab dengan beberapa penggemarnya dan mengajak ke backstage kalau ingin foto bareng, hehehe.

Diskoria menjadi pamungkas acara yang berakhir pukul 12.00 WIB. Peserta dan pengunjung yang hadir dihibur dan diajak bergoyang dengan lagu-lagu beat hasil racikan mereka berdua. Diskoria Selekta yang terdiri dari Fadli dan Merdi membawakan lagu-lagu disko 90-an.

Food Truck dan PhotoBooth

Puas dihibur oleh Kunto Aji, Diskoria Selekta, dan Sociofellas serta Beauty Influencer yang ikut meramaikan acara, peserta dimanjakan dengan arena photobooth dan food truck. Feedy dan beberapa peserta asyik mengabadikan moment seru di beberapa booth seperti booth dari brand kosmetik wajah Wardah, brand kesehatan genital wanita, Andalan, hingga booth Aqua berupa ayunan yang terbuat dari botol Aqua dan sejumlah photobooth berbentuk gate finish berwarna pink dan podium dengan piala berwarna emas. Peserta bisa bergaya seru, cantik, dan unik baik sendiri, bareng teman bahkan pacar.

Perut peserta juga dimanjakan lho dengan makanan, cemilan, hingga minuman yang enak-enak. Mulai dari cumi bakar, pempek, nasi ayam geprek, sampai ramen, onigiri, dan nasi dengan berbagai lauk dalam mangkuk. Milo dan Kopi ABC juga ikut meramaikan event BFF Run. Peserta bisa minum Milo gratis sepuasnya, atau beli kopi hot/ice dengan harga 3000 dan 5000 saja.

Di beberap stand food, pembayaran bisa menggunakan Go-Pay yang juga ikut meramaikan acara, Feedies. Peserta bisa mengisi saldo Go-Pay dengan EDC atau tunai. Yang lebih enak lagi, setelah isi saldo berkesempatan mendapatkan cashback.

Feedy sendiri mencoba cumi bakar rasa blackpepper dan nasi bowl cumi hitam sambal goang plus es thai tea. Bisa kalap kalau kamu bawa uang banyak karena makanan dan minuman yang dijajakan enak-enak. Untung Feedy hanya bawa uang tunai sedikit, namun saldo Go-Pay cukup terkuras sih, hehehe karena ini nih

Belanja Diskon Hingga 35%

Puas makan, saatnya belanja produk kecantikan dan kesehatan nih. Ada banyak pilihannya, mulai dari Wardah, stand Sociolla, SNP masker, Ariul Mask Korea, Nivea, Andalan Feminine Care, Senka, Avoskin, Emina, Kotex, Joylab, Brunbrun Paris (lipstick), ElsheSkin, sampai produk Slim Fit, Sunpride, dan Inaco Feedies.

Seru kan, Feedies? Nah itulah hal menarik dan keseruan di event BFF Run 5K by Sociolla, BeautyJurnal, SoCo hari Minggu, 25/08/2019 kemarin di Gedung Sate, Bandung, Feedies. Kabarnya sih akan diadakan lagi tahun depan nih, Feedies. Pantengin aja infonya di website mereka, Feedies atau langganan newsletter biar kamu dapet info paling pertama.

TOP