Gaya

Bilang Penduduk Cina Bodoh, Brand Mewah Ini Diboikot

Bagus Prasetiyo | 24 November 2018 - 20:49
Bilang Penduduk Cina Bodoh, Brand Mewah Ini Diboikot
Pertunjukkan yang harusnya digelar sebuah rumah mode di Tiongkok, akhirnya harus batal. Hal ini disebabkan karena merek mewa tersebut bilang penduduk Cina itu bodoh, lewat sebuah video. Waduh!
FeedMe.id, Jakarta - Di era digital saat ini, komentar rasis ataupun ujaran kebencian bisa jadi pemicu bencana bagi karier kamu. Percaya atau enggak, bukti dari premis tadi terjadi pada rumah mode dunia Dolce & Gabbana. Seperti yang dilansir oleh Business of Fashion via Styl.id, D&G batal menggelar The Great Show di Shanghai Cina 21 November 2018. Show dari rumah mode asal Italia ini seharusnya berlangsung dengan meriah dan menampilkan lebih dari 200 tampilan yang terinspirasi dari heritage baroque Italia ala D&G dan juga kebudayaan Tionghoa. Semuanya jadi runyam hanya karena salah satu video campaign D&G yang dianggap seksis dan juga rasis. Sebenarnya sih sederhana aja, Feedies. Video itu memperlihatkan seorang perempuan Tionghoa mencoba memakan canolli asal Sicillia dengan menggunakan sumpit. feedme.id-dolce gabana 1 Dalam video itu, model yang dimaksud terlihat kesulitan menggunakan sumpit. Dikritik keras oleh warga Cina, video itu kemudian ditarik dari Weibo. Namun sayangnya, video itu nggak diturunkan dari Instagram resmi D&G. Kritik dan boikot terhadap D&G belakangan muncul setelah akun kritik mode Diet Prada yang kebetulan udah lama berseteru dengan Steffano Gabbana yang jadi salah satu founder rumah mode ini mengunggah tangkapan layar dari direct message Gabbana dengan akun Instagram lainnya. Intinya, Steffano menyebut Cina dan masyarakatnya sebagai orang bodoh. Gak tanggung-tanggung, Gabbana juga menggunakan emoji kotoran untuk menghina penduduk Cina yang jumlahnya mencapai miliaran itu.
View this post on Instagram

As @dolcegabbana prepares to mount their next runway show in Shanghai this coming evening (7:30PM) and the rest of Instagram fawns over what?s sure to be an overly lavish ?love letter? to China, we?ll be wondering if we?ll see chopsticks as hair ornaments, take-out boxes as purses, or even kimonos misappropriated as Chinese costume. Time will tell. For now, we?ll let y?all simmer on this DM between Stefano and Dieter @michaelatranova (chronology is reversed in slides). Word has it that they?re still in the process of model casting (over 200 Asian girls scheduled)...wouldn?t let them walk the show if we were their agents lol. Also, curious what the Chinese government will think of their country being called shit basically...especially considering how strict they are on who to allow to enter the country on work visas based on a thorough social media background checks. ? #DGTheGreatShow #DGlovesChina #runway #fashionshow #cancelled #racism #dolceandgabbana #altamoda #rtw #dgmillennials #stefanogabbana #shanghai #chinese #china #wtf #dumb #lame #asianmodel #asian #dietprada

A post shared by Diet Prada ? (@diet_prada) on

Akibat komentar yang beredar luas itu, peragaan D&G dibatalkan oleh pemerintah Cina. Sejumlah mitra D&G di Cina bahkan memutuskan untuk menarik produk D&G dari display mereka secara online dan juga offline. Akan tetapi, BoF melansir, di Shanghai sebagian orang tetap terlihat masuk ke butik D&G di Shanghai.
View this post on Instagram

#DGlovesChina ? More like #DGdesperateforthatChineseRMB lol.  In a bid to further appeal to luxury's covetable Chinese consumers, @dolcegabbana released some hella offensive ?instructional? videos on the usage of chopsticks.  Pandering at it's finest, but taken up a notch by painting their target demographic as a tired and false stereotype of a people lacking refinement/culture to understand how to eat foreign foods and an over-the-top embellishment of cliché ambient music, comical pronunciations of foreign names/words, and Chinese subtitles (English added by us), which begs the question?who is this video actually for?  It attempts to target China, but instead mocks them with a parodied vision of what modern China is not...a gag for amusement. Dolce & Gabbana have already removed the videos from their Chinese social media channels, but not Instagram.  Stefano Gabbana has been on a much-needed social media cleanse (up until November 2nd), so maybe he kept himself busy by meddling with the marketing department for this series. Who wants to bet the XL cannoli ?size? innuendos were his idea? Lmao. ? #dolceandgabbana #altamoda #rtw #dgmillennials #stefanogabbana #shanghai #chinese #italian #cannoli #meme #wtf #dumb #lame #chopsticks #foodie #tutorial #cuisine #italianfood #asianmodel #asian #chinesefood #dietprada

A post shared by Diet Prada ? (@diet_prada) on

Sementara itu, sejumlah influencer dan sejumlah selebritas Cina mengatakan, mereka marah dan gak akan lagi membeli serta mengenakan D&G. Aktris Zhang Ziyi bahkan menyatakan kalau dia gak akan lagi membeli D&G. Untuk meredakan permaslahan ini, Domenico Dolce dan Steffano Gabbana membuat video permintaan maaf. Namun, keduanya mengatakan kalau akun Instagram mereka diretas. Sayangnya, banyak orang yang gak percaya. Soalnya Gabbana, pernah tertangkap beberapa kali ikut perang komen di Instagram. Selain dengan Diet Prada, dia pernah mengata-ngatai sejumlah seleb Hollywood. D&G sendiri sebelumnya sangat mengincar segmen Eropa dan Timur Tengah, dan kali ini mereka ingin mengincar pasar Asia. Duh, jangan macam-macam sama warganet deh, Feedies, di era digital ini.

Hiburan

Daftar Lineup Java Jazz Festival 2019: Ada Grup Legendaris

Bagus Prasetiyo | 2 jam yang lalu
Daftar Lineup Java Jazz Festival 2019: Ada Grup Legendaris

Di usinya yang ke-15, Java Jazz Festival mengundang band legendaris. Selain itu, sejumlah musikus beken juga akan hadir mengisi festival musik jazz terbesar di Indonesia ini, Feedies. Siapa aja mereka? Yuk, lihat selengkapnya di bawah ini!

FeedMe.id, Jakarta - Selama lebih dari satu dekade terakhir, sejak 20014, setiap Maret gelaran Java Jazz Festival rutin diadakan. Tahun ini, festival musik jazz terbesar di Indonesia tersebut memasuki usia ke 15. Sejumlah musikus lokal dan interasional pun siap hadir dan memanjakan telinga kamu dan para penikmat musik jazz lainnya nih, Feedies.

"Bersama-sama denga para sponsor dan partner maka kami dapat kembali menyuguhkan lineup yang digemari masyarakat, program festival yang unggul dan kami harap semua yang telah kami persiapkan dapat menghibur pengunjung selama tiga hari berjalannya Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2019, yaitu di tanggal 1, 2 dan 3 Maret 2019 mendatang," ujar Dewi Gontha, Direktur Utama Java Festival Production, saat Feedy temui dalam konferensi pers di Jakarta pada Rabu, 16 September 2018.

Perayaan 15 tahun ini akan menghadirkan grup musik legendaris TOTO, artis pendatang baru Raveena, H.E.R. artis yang mendapatkan nomiasi Grammy Awards 2019, GoGo Penguin, dan super group yang berisikan Robert Glasper, Terrace Martin, Christian Scott aTunde Adjuah, Derrick Hodge, Taylor McFerrin, dan Justin Tyson alias R+R=NOW.

Sementara musikus asal Indonesia yang akan mengisi, antara lain Afgan, Parkdrive sampai proyek kolaborasi seperti Barry Likumahuwa Tribute to Roy Hargrove, Sony Music Project, Warner Music Project, Ardhito Pramono, Dewa Bujana, dan Yamaha Music Project.

"Ada 60-70 musikus Indonesia. Ini lumayan banget untuk sebuah festival. Sementara artis internasional ada 40," ujar Elfa Zulham, bagian program Java Jazz festival 2019. 

Selain nama-nama di atas, Dewi juga mengumumkan nama-nama penampil fase ketiga nih, Feedies. Mereka, antara lain Allen Hinds & L.A. Super Soul, Andien, Elfa Zulham & The Beatz Messengers, Endah N Rhesa Extended, dan Indra Aziz For Good.

Lalu ada juga Jeff Bernat, Jeslla, Mac Ayres, Parkdrive, Saxx in the City, Teddy Adhitya, The Soulful, Tommy Pratomo, Warner Music Project feat. Andini, Hanin Dhiya, Rahmania Astrini dan Trisouls, Yuri Mahatma dan Zsolt Botos.

Selain lineup dan program yang meriah, terdapat juga instalasi seni dan aktivitas-aktivitas seru di booth yang tersedia di festival ini lho, Feedies. Java Jazz Festival akan diadakan di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat pada 1-3 Maret 2019. 

Subscribe to our newsletter

Connect with us

Gaya

Gandeng Perancang Indonesia, Rihanna Luncurkan Lingerie Edisi Valentine

Angela Wahyudi | 2 jam yang lalu
Gandeng Perancang Indonesia, Rihanna Luncurkan Lingerie Edisi Valentine

Berhasil di dunia tarik suara serta akting, Rihanna melebarkan sayapnya lagi di bidang bisnis. Pelantun "Take a Bow" ini sebelumnya udah mengeluarkan produk kecantikan bernama Fenty Beauty. Nah, kali ini dia merambah ke dunia tekstil lewat sebuah lingerie nih, Feedies.

FeedMe.id, Jakarta – Bernyanyi dan berakting bagi Rihanna tentu bukan hal baru. Namun, bagaimana kalau berbisnis, apalagi bisnis di luar bidangnya? Nah, kali ini Rihanna mau mencoba peruntungan itu, Feedies. Pelantung "Umbrella" tersebut kini lagi sibuk mempromosikan produk pakaian dalam, bahkan dia menggandeng desainer Indonesia, lho.

Produk itu adalah lingerie Savage x Fenty. Ini merupakan koleksi untuk edisi Valentine yang super seksi. Menariknya, dalam foto-foto promosi ini, Rihanna mengenakan aksesori karya desainer aksesori tanah air, Rinaldy Yunardi.

"Itu headpiece yang berbentuk hati karya saya," kata Rinaldy Yunardi.

Rinaldy membuat headpiece warna merah untuk Rihanna ini dengan sentuhan bulu-bulu unggas dipadukan dengan material kawat khusus. Lelaki yang akrab disapa Yung Yung itu mengaku bangga karyanya dipakai Rihanna.

Ini bukan pertama kalinya karya Yung Yung dipakai seleb luar negeri lho, Feedies. Sejumlah seleb yang tercatat pernah memakai karya Yung Yung, antara lain Katy Perry, Shakira, Beyonce, sampai Madonna.

Hiburan

Foto Ini Jadi Tanda Selena Gomez Kembali ke Instagram

Angela Wahyudi | 2 jam yang lalu
Foto Ini Jadi Tanda Selena Gomez Kembali ke Instagram

Baru-baru ini Selena Gomez muncul dipublik setelah mengalami depresi. Dirinya pun memutuskan untuk kembali ke publik dengan berolahraga. Nah, kali ini Selena udah mulai aktif media sosial lagi nih, Feedies.

FeedMe.id, Jakarta – Sejak mengalami depresi karena penyakitnya, selama beberapa bulan, Selena Gomez harus vakum dari dunia hiburan, termasuk juga media sosial. Lama vakum di media sosial, penyanyi Selena Gomez akhirnya membuka kembali akun Instagram miliknya. Kini, mantan kekasih Justin Beiber tersebut menuai sorotan publik setelah lama nggak aktif sejak September tahun lalu.

Dalam postinganya, Selena Gomez memajang foto dirinya yang berwarna hitam putih. Lewat caption-nya, ia mengucapkan selamat tahun baru setelah terakhir kali aktif di media sosial tersebut pada September 2018.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Selena Gomez (@selenagomez) on

"Sudah sangat lama sejak kalian terakhir kali mendengar kabar dariku, tetapi aku ingin mengucapkan selamat tahun baru kepada semuanya dan mengucapkan terima kasih atas cinta dan dukungan kalian," tulis Selena Gomez dalam keterangan untuk tiga foto hitam putih yang diposting.

"Tahun lalu, jelas merupakan tahun refleksi diri, penuh tantangan dan pendewasaan. Selalu tantangan itu menunjukkan siapa kalian dan apa yang mampu kalian hadapi. Yakinlah, ini tidak mudah. Tapi aku bangga dengan diriku yang menatap ke depan," kata Selena Gomez melanjutkan, dalam akun Instagramnya.

Kabarnya Selena memilih rehat sejenak dari media sosial untuk menjalani perawatan atas masalah depresi dan kegelisahan yang dialaminya. Walau belum ada pengakuan secara resmi dari Selena Gomez soal hal tersebut.

Mantan artis Disney ini dirawat di rumah sakit dua kali pada lalu Oktober, hal itu dikarenakan rendahnya jumlah sel darah putih yang merupakan efek samping dari operasi transplantasi ginjal yang dijalaninya. Selena Gomez juga menderita serangan panik dan kemudian menuju ke pusat perawatan di East Coast.

Selena menjalani transplantasi ginjal tahun lalu karena lupus. Ia memilih untuk menjalani terapi perilaku dialektik, metode terapi yang dirancang untuk membantu mencoba mengidentifikasi, dan kemudian mengubah pola pikir negatif dan pola perilaku. Selena Gomez blak-blakan soal pertarungannya melawan penyakit lupus selama beberapa tahun yang pertama kali terungkap pada tahun 2015.

Perempuan 26 tahun ini menjalani kemoterapi untuk mengobati penyakit tersebut. Lupus menyebabkan sistem kekebalan tubuh menyerang organ dan jaringannya sendiri dan dapat mempengaruhi seluruh tubuh.

Selena Gomez juga berterus terang soal gimana dirinya berjuang melawan depresi dan kecemasan.

 

Event

Setelah MPL, Moonton Akan Beri Kejutan dengan Kompetisi untuk Amatir

Abyan Naufal | 2 jam yang lalu
Setelah MPL, Moonton Akan Beri Kejutan dengan Kompetisi untuk Amatir

MPL adalah liga teratas untuk game Mobile Legends: Bang Bang. Karena merupakan kasta tertinggi, kompetisi ini hanya bisa diikuti oleh tim dan para pemain profesional. Kebanyakan mereka yang masih rookie akan terlempar dari kompetisi ini. Kabar baiknya, ternyata Moonton lagi nyiapin kompetisi buat para amatir juga lho, Feedies.

FeedMe.id, Jakarta – Moonton bersama MET selaku organisasi pengelola turnamen eSports terbaik di Asia resmi menyelenggarakan liga profesional Mobile Legends: Bang Bang musim 3 di Indonesia dengan total hadiah US$ 120,000.

Liga profesional yang bernama MPL dengan tajuk New History ini akan diikuti oleh tim-tim MLBB pilihan dan profesional. Secara total, di regular season ini akan mempertandingkan 12 tim profesional yang terdiri dari 6 tim kualifikasi dan 6 tim bertahan dari MPL musim sebelumnya.

MPL sendiri udah berlangsung sebanyak tiga musim lho, Feedies. Musim pertamanya diselenggarakan pada akhir 2017 lalu. Dan yang kedua pada pertengahan tahun 2018 lalu. Adapun pemenang MPL musim pertama adalah NXl dan pada musim kedua RRQ.

Kepopuleran game MOBA mobile ini ternyata menumbuhkan antusiasme banyak orang buat ikut terjun ke liga profesional ini. Sayangnya, buat menembus liga pro yang diisi pemain-pemain pro ini sangatlah susah, Feedies.

Untungnya, Moonton selaku pembesut MLBB rupanya nggak diem aja lho melihat bakat-bakat para pemain yang nggak terdaftar pada profesional tim. Menurut Indonesian eSports Manager Moonton, Lius Andre, pihaknya nggak pernah tutup mata melihat bakat-bakat terpendam ini.

“Moonton gak tutup mata bahwa di luar lingkupnya profesional club maupun player, ternyata banyak player rookie punya skill dan bakat buat jadi seorang pro player,” ujar Lius pada jumpa pers MPL musim 3 di Djakarta Theatre XXI, Selasa 15 Januari 2018.

Pada kesempatan yang sama, Lius juga mangatakan bahwa Moonton lagi menggodok turnamen yang emang diperuntukan buat para bakat-bakat nggak tersentuh ini. “Sebenernya Moonton juga aware dan Moonton juga lagi godok soal itu, jadi tunggu aja kejutannya.”

Wah, buat kamu yang bercita-cita jadi pro player siap-siap dan giatlah berlatih mulai sekarang ya, Feedies.

Hiburan

Setelah Asisten, Bodyguard Meghan Markle Ikut Undur DIri

Angela Wahyudi | 2 jam yang lalu
Setelah Asisten, Bodyguard Meghan Markle Ikut Undur DIri

Belum selesai pemberitaan soal Meghan Markle nih, Feedies. Setelah ditinggal oleh asisten pribadinya, kali ini Markle kembali ditinggal oleh pengawal pribadinya. Hmm, kalo ini apa ya masalahnya?

FeedMe.id, Jakarta - Di tengah kehamilannya, Meghan Markle kembali ditinggal orang dekat. Setelah seorang asisten pribadi yang memutuskan berhenti bekerja, kali ini giliran pengawal pribadi sang Duchess of Sussex.

Meghan Markle sendiri selama ini sering diterpa isu miring. Kabarnya istri Pangeran Harry ini bersikap rewel, sehingga membuat para pekerja yang melayaninya merasa nggak nyaman. Sebut aja yang dialami oleh asisten pribadinya yang bernama Melissa Touabti.

Baru enam bulan bekerja sebagai asisten pribadi, Melissa udah memutuskan untuk berhenti. Menurut rumor yang beredar, Meghan Markle disebut-sebut sebagai bos yang sangat rewel. Namun ternyata, Melissa Touabti bukan satu-satunya orang yang berhenti untuk melayani Meghan Markle. Dilansir dari Us Magazine, kali ini publik kembali dikejutkan dengan kemunculan sebuah kabar yang bilang kalo sang bodyguard juga telah berhenti bekerja.

Bodyguard yang gak diketahui identitasnya tersebut bahkan berhenti sebelum genap satu tahun bekerja. Pengawal yang berjenis kelamin perempuan itu baru bekerja selama enam bulan dan mendampinginya saat melakukan tur ke Australia, Selandia Baru, Fiji, dan Tonga pada Oktober 2018 lalu.

Lewat sebuah wawancara dengan Us Weekly, seorang sumber mengatakan, "Bodyguard itu juga meninggalkan Scotland Yard (Kepolisian Inggris), bukan hanya tugasnya sebagai PPO atau Personal Protection Officer aja. Alasannya untuk resign sangatlah personal dan tidak berhubungan dengan perannya sebagai pengawal Meghan, dia justru suka bekerja dengannya. Sosoknya akan sangat dirindukan."

close
close
TOP