Feedio

Ih Serem, Kuku Berambut Ini Viral di Instagram!

Dini Tiara | 27 September 2017 - 10:20
Ih Serem, Kuku Berambut Ini Viral di Instagram!
FeedMe.id, Jakarta - Ada-ada kreativitas netizen, seorang artis di Instagram yang terkenal sama trik ilusinya dengan makeup kali ini bikin kuku berambut. Internet langsung heboh dan bikin buatannya viral. Kayak apa aslinya? Tonton video di atas!

Santai

Permata Gelar Pameran #BicaraUang Melalui CreatorFest2019

Chrystina Yohana Limas | 2 jam yang lalu
Permata Gelar Pameran #BicaraUang Melalui CreatorFest2019

Bertempat di Ballroom The Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta Selatan, selama dua hari, sebanyak 27 kreator muda dan inovatif karyanya dipamerkan dalam bentuk fotografi, ilustrasi, dan film pendek. Dari 27 karya yang dipamerkan, ada tiga karya yang menarik perhatian Feedy yakni ilustrasi Medusa, film pendek berjudul Undian, serta karya fotografi berjudul Setan Kredit.

FeedMe.id, Jakarta - #BicaraUang nggak melulu hanya lewat teks atau tulisan berupa tips-tips keuangan. Namun lewat visual seperti ilustrasi, film pendek, dan fotografi pun bisa. Seperti pada pameran #BicaraUang CreatorFest 2019 yang telah digelar tiga kali sejak 2017 oleh PermataBank. Simak hasil kreatif 27 kreator muda lewat artikel di bawah ini :

Sebelum Dipamerkan, Masuk Camp Dulu

27 kreator ini telah melewati tahapan seleksi yaitu CreatorHunt di mana mereka mengirimkan karyanya yang dimulai sejak tanggal 31 Maret s/d 31 Mei 2019. Setelah lolos, mereka mengikuti serangkaian kegiatan dalam CreatorCamp pada tanggal 24 Juni s/d 31 Juli 2019. Nah, di camp inilah mereka dibekali berbagai ilmu yang bermanfaat sesuai dengan bidang dan kategori masing-masing mulai dari fotografi, film/video pendek, dan ilustrasi oleh para mentor berpengalaman seperti Muklay, Yandi Laurens, Goen Rock, Anton Ismael, dan mentor lainnya.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by CreatorFest (@creatorfest.id) on

“Rangkaiannya gini, bulan Maret kita bikin sayembara untuk para kreator untuk submit karyanya dalam bidang film, ilustrasi, foto tapi temanya #BicaraUang yang ada di sekitar mereka. Ada ribuan karya yang di submit, tapi hanya 27 karya yang kita pilih. 27 kreator inilah yang kita undang ke Jakarta, 98% berasal dari daerah seperti Sumatera, Palu, Jember, hingga pelosok-pelosok di Indonesia. Lalu kita adakan kelas, yang pertama kelas ilustrasi selama lima hari di Jakarta Creative Hub, lanjut lagi kelas film pendek di mana para kreator diajarkan bagaimana bikin story, teknisnya seperti apa sampai alat-alat syuting pun kita bawa ke camp. Jadi para kreator ini bisa belajar cara pegang kamera juga. Nah yang terakhir kelas fotografi selama hari dengan Anton Ismael. Beres dari situ sebulan kita kasih kesempatan mereka bikin karya, puncaknya ya pameran ini,” ujar Mochammad Azwin Irawan, Marketing Communication PermataBank.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by CreatorFest (@creatorfest.id) on

Setelah melalui serangkaian workshop di CreatorCamp, 27 kreator muda ini mengikuti tahap akhir yakni karyanya dipamerkan melalui pameran #CreatorFest pada tanggal 14 s/d 15 Agustus 2019 yang bertepatan dengan ajang tahunan terbesar PermataBank, Wealth Wisdom 2019 : Mindfully Wealthy in 21st Century.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by CreatorFest (@creatorfest.id) on

“Kami bangga dapat konsisten menginisiasi CreatorFest dalam memfasilitasi generasi millennial menuangkan permasalahan finansial dengan cara mereka sendiri. Di tahun ini kami juga memperluas kategori bidang kreatif menjadi tiga: Fotografi, Videografi, dan yang terbaru, Ilustasi. Sejak dibuka pada tanggal 31 Maret 2019, masuk ribuan pendaftar dan kami telah menyaring 27 kreator untuk dapat memamerkan hasil karyanya di acara tahunan terbesar PermataBank Wealth Wisdom 2019, kami sangat mengapresiasi antusiasme yang tinggi dari generasi muda di Indonesia,” kata Glenn Ranti, Head of Marketing Communication PermataBank menjelaskan acara CreatorFest 2019 di Ballroom The Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta Selatan.

Dari Medusa sampai Setan Kredit

Karya dari para 27 kreator ini keren dan bisa menggali yang ada di sekitar mereka bahkan kadang ide dari sesuatu yang nyeleneh. Seperti salah satu karya ilustrasi berjudul Medusa karya Catur Agung Pribadi. Medusa sendiri adalah dewi dari salah satu mitologi Yunani yang dikutuk oleh Athena karena tergoda hal buruk dunia.

Dewi inilah yang menginspirasi desainer dan illustrator dari Surabaya kelahiran Bangkalan ini. Menurut Catur, di era sekarang manusia seringkali mudah tergoda tren terbaru seperti akses belanja yang dipermudah, iklan cashback, hingga promo-promo yang sukses merampok uang di rekening yang pada akhirnya menimbulkan penyesalan seumur hidup seperti dewi Medusa.

Begitu juga dengan karya fotografi berjudul Setan Kredit oleh Antonius Dian. Terinspirasi dari fenomena tukang kredit keliling yang sebenarnya di satu sisi merupakan solusi permasalahan keuangan rumah tangga (dalam sektor perekonomian kelas bawah) yang menyediakan kebutuhan dengan sistem cicilan riangan. Tapi harus diingat bahawa terkadang ada barang yang sebenarnya dapat dibeli dengan harga normal tapi berhubung beli di tukang kredit harganya bisa berkali-kali lipat lebih mahal.

Karya ini mengintepretasikan sosok setan kredit sebagai sosok pemberi solusi tapi sekaligus menghantui ibu-ibu karena barang yang seharusnya murah jadi sangat mahal karena sistem tersebut. Rasanya menurut Anton yang lahir dan besar di Yogyakarta ini seperti melakukan perjanjian dengan setan, enak yang membawa sengsara. Gimana nggak sengsara, Feedies kalau misalnya uang lagi seret terus kamu ditagih-tagih tunggakan utang mirip kayak dikejar-kejar setan kan.

Nah satu lagi karya dari film pendek yang menarik perhatian Feedy yakni Undian, karya dari Muthia Zahra Feriani, bercerita tentang Fian berusia 10 tahun, anak baru di sekolahnya yang ingin memiliki teman tapi tidak ada satupun yang ingin berteman dengannya. Apesnya Fian justru dijahili teman sekolahnya bernama Hari yang memberikannya kotoran burung ke tangannya.

Saat Fian sedang mencuci tangan, ada seorang anak perempuan bernama Risa yang memberikan tissue, karena terkesima Fian lantas mengejar Risa. Sayang, belum sempat kenalan anak perempuan itu sudah diajak naik mobil mewah oleh teman sekolah lainnya bernama Reno.

Di sinilah cerita kocak itu dimulai, ketika Reno melempar botol minuman ke jalan, Fian memungutnya dan melihat pengumuman ‘Undian’ berhadiah mobil. Fian pun bertekad ikut undian dengan mengumpulkan tutup botol agar dapat memenangkan hadiah mobil dan berteman dengan Risa.

Endingnya kocak, dan sangat mendidik di mana sebuah pertemanan itu harus tulus dan tidak perlu sampai harus punya barang mewah. Nggak heran sih kalu karya ini dipilih jadi karya terbaik oleh juri-juri CreatorFest 2019.

Lelang Amal yang Bermanfaat

Selain pameran, di acara CreatorFest tahun ini diselenggarakan lelang amal dari karya kreator terpilih, di mana seluruh hasil penjualan merchandise, dan lelang pakaian kolaborasi dengan berbagai brand lokal sepenuhnya akan disumbangkan untuk pendidikan anak di Indonesia tepatnya ke SD di Dusun Situhang Desa Puradesa. Acara lelang amal ini sebagai bagian dari inisiatif PermataHati, program CSR yang direalisasikan melalui mitra strategis CSR PermataBank, Nara Kreatif. Dari sekian acara lelang amal, menurut Feedy ini adalah lelang amal yang unik secara tidak langsung yah dan berdampak positif untuk para kreator di Indonesia juga.

Nah untuk Feedies yang merasa kreatif dan punya passion nih di bidang film, ilustrasi atau fotografi siap-siap saja tahun depan CreatorFest akan diadakan kembali. Jadi untuk kamu yang kemarin belum sempat ikutan atau udah ikutan tapi nggak lolos, coba lagi yah tahun depan.

Subscribe to our newsletter

Connect with us

Viral

5 Fakta Menarik Seputar Demo Hong Kong

Chrystina Yohana Limas | 2 jam yang lalu
5 Fakta Menarik Seputar Demo Hong Kong

Bukan hanya mobil ambulans membelah lautan demonstran di Hong Kong yang menarik untuk disimak, Feedies. Sejumlah fakta menarik seputar demo Hong Kong yang berhasil Feedy kumpulkan ini juga patut disimak, mulai dari demo pakai aplikasi Pokemon Go sampai ada yang belajar di tengah demo lho.

FeedMe.id, Jakarta – Demo yang dilakukan oleh sejumlah masyarakat Hong Kong yang meminta ditariknya kembali UU Ekstradisi dan menuntut mundur pemimpin Hong Kong, Carrie Lam, sudah memasuki minggu ke-9 dan saat ini semakin meluas dan memanas. Hingga Senin, 12/08/2019 malam sejumlah demonstran bahkan sudah menduduki bandara internasional Hong Kong yang mengakibatkan lebih dari 200 jadwal penerbangan terpaksa dibatalkan, termasuk tim renang Indonesia. Kok bisa? Nah simak yuk fakta menarik seputar demo Hong Kong di bawah ini :

Tim Renang Indonesia Terjebak Demo

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Renang Indonesia (@pbprsi) on

Dikutip dari Liputan6, sebanyak 47 orang, termasuk atlet renang nasional, I Gede Siman Sudartawa dan Gagarin Nathaniel Yus, serta Felix Sutanto, pelatih tim renang Indonesia terpaksa batal terbang dan terjebak dalam lautan demonstran yang menduduki bandara sejak Senin, 12/08/2019. Sedianya mereka akan pulang ke Indonesia pada hari Senin kemarin malam pukul 19.00 WIB setelah mengikuti kejuaraan renang Hong Kong terbuka.

Melalui sambungan telepon, pada hari Selasa, 13/08/2019, Sekretaris Jenderal PRSI DKI Jakarta, P. Turmudzi mengatakan atlet sudah tertahan sejak kemarin malam, yang akhirnya membuat tim renang Indonesia terpaksa bermalam di Hong Kong dibantu oleh KJRI Hong Kong untuk mencari penginapan.

“Kemarin itu, jam tiga sore, para pendemo sampai masuk bandara. Alhasil, kami pun batal terbang. Saat ini kami sudah berada di bandara lagi. Namun kami juga takut tertahan lagi karena info yang dirangkum dari media lokal bakal ada demo lagi,” ujar Turmudzi.

Update info terakhir, Selasa (13/08/2019) sore akan diterbangkan dari Hong Kong. Namun, Turmudzi dan tim renang Indonesia harap-harap cemas kalau demonya seperti kemarin malam bisa kemungkinan batal terbang.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Renang Indonesia (@pbprsi) on

“Ya, kalau demonya seperti kemarin, para pendemo masuk ke bandara, bisa-bisa kami batal terbang lagi. Karena kami baru bisa check in jam 3 sore. Ini kami seperti harap-harap cemas. Kemarin, para atlet renang tenang-tenang saja. Malah, kami berada di tengah-tengah pendemo,” lanjut Turmudzi menjelaskan.

Belajar di Tengah Aksi Demo

Demonstran ini bukan saja dilakukan oleh mahasiswa atau yang sudah bekerja, Feedies. Tapi beberapa di antaranya adalah siswa SMA. Dikutip dari Channel News Asia, salah satu pendemo bernama Charlotte Au, siswa berusia 16 tahun mengatakan aksi demo damai menduduki bandara ini sekaligus ingin memberi tahu penumpang pesawat yang datang apa yang terjadi di Hong Kong.

“Kami ingin memberi tahu para penumpang pesawat yang datang apa yang terjadi di Hong Kong. Jadi kami menyiapkan selebaran ini untuk menunjukkan lima tuntutan utama. Kami berharap untuk memberi tahu kepada kebenaran yang ada dan mendapatkan dukungan mereka,” ujar Charlotte Au.

Walaupun sibuk mengikuti aksi demo damai di sejumlah titik penting di Hong Kong, namun Charlotte dan beberapa temannya yang ikut demo justru tetap belajar untuk ujian akhir lho, Feedies. Hmm, bukti bahwa aksi demo di Hong Kong tidak membuat demonstran melupakan tugas utama mereka.

Buang Sampah Pada Tempatnya

Ini nih yang menarik pada aksi demo di Hong Kong yang sudah berlangsung lebih dari dua bulan ini. Para demonstran tertib membuang sampah pada tempatnya sesuai dengan jenis sampah. Jadi di sejumlah titik ruas jalan Hong Kong ada empat kotak sampah dengan warna biru, coklat, kuning, hijau, dan semua kotaknya aman dari sejumlah tangan kotor yang hendak merusak. Nah gini nih patut dicontoh, Feedies walau demo tapi kebersihan tetap dijaga. Kamu juga setuju kan, Feedies?

Jurnalis Dijaga oleh Demonstran

Biasanya yang rentan terkena dampak ketika demo adalah para jurnalis yang bertugas melaporkan kejadian saat demo. Tidak jarang ada juga jurnalis yang dipersekusi saat sedang melaporkan jalannya demo. Namun yang menarik di aksi demo damai Hong Kong ini adalah jurnalis yang tidak terlindungi alat keselamatan justru diberi perlengkapan oleh para demonstran Hong Kong. Para demonstran ini menyadari bahwa jurnalis hanya bertugas dan aksi mereka adalah aksi damai kecuali memang ada penyusup yang sengaja membuat kericuhan di tengah pendemo.

Atur Demo dengan Aplikasi

Source Image :South China Morning Post

Demo bukan berarti ricuh apalagi sampai tidak diatur. Nah, inilah yang dilakukan oleh demonstran Hong Kong. Sejak hari pertama aksi demo berlangsung, para pendemo ini sudah bermain kucing-kucingan dengan petugas sehingga setiap harinya mereka selalu mengeluarkan ide-ide baru bagaimana agar menghindar dari serangan pasukan pengamanan. Salah satu ide itu adalah cara mengumpulkan massa dengan aplikasi.

Pada awal mereka turun ke jalan, Telegram dipilih menjadi aplikasi utama untuk menyebarkan informasi. Selain itu demonstran juga menggunakan aplikasi Tinder untuk pengorganisasian massa. Biasanya info yang disebar tentang lokasi pasukan pengamanan saat itu, situassi garis depan di beberapa titik aksi, serta lokasi mendapatkan alat-alat bantuan seperti masker dan air minum.

Menariknya, para pendemo ini juga mengunduh aplikasi Pokemon Go. Tentu Feedies masih ingat dong ya dengan aplikasi yang satu ini dan gimana hebohnya para gamers yang mengumpulkan karakter Pokemon, bahkan game ini pun dijadikan film. Eniwei, para pendemo ini mengunduh ada tujuannya, Feedies, yakni agar mengecoh petugas pengamanan.

Sejumlah pendemo menyebar pamfelt online tentang acara berburu Pokemon di titik-titik tertentu yang tentunya bukanlah lokasi berburu Pokemon yang sesungguhnya namun lokasi yang ditentukan untuk demo. Dikutip dari BBC, salah satu pendemo mengaku kalau mengatakan akan pergi ke tempat demo yang tidak berizin akan berisiko ditahan oleh petugas pengamanan. 

“Jika kami mengatakan akan pergi ke tempat demo yang tidak berizin, itu akan menjadi bukti kuat bagi polisi untuk menahan kami,” ujar KK, salah seorang demonstran yang namanya enggan diungkapkan.

Terkadang mereka juga membuat grup membaca Alkitab atau tur sejarah untuk mengumpulkan massa, bahkan fitur AirDrop milik Apple juga turut digunakan untuk membagikan detail aksi. Tak hanya aplikasi bahkan massa juga memiliki forum khusus yaitu Lihkg. Forum ini berfungsi untuk membagi tugas-tugas demonstran secara spesifik.

Nah itu dia sejumlah fakta menarik seputar demo Hong Kong. So, untuk Feedies yang berencana ke Hong Kong tahun ini sebaiknya dipikirkan ulang yah karena situasinya belum kondusif walau aksi demonya damai. Bagi Feedies yang saat ini berada di Hong Kong stay safe dan jangan lupa unduh aplikasi Safe Travel plus simpan nomor whatsapp KJRI Hong Kong. Hindari juga berpakaian warna hitam, putih, merah, biru, dan jangan bawa payung warna kuning karena warna-warna ini disinyalir berkaitan dengan aksi demo Hong Kong.

Santai

5 Trik Hemat Baterai Smartphone Saat Mati Listrik

Chrystina Yohana Limas | 2 jam yang lalu
5 Trik Hemat Baterai Smartphone Saat Mati Listrik

Pemadaman listrik massal yang terjadi seminggu yang lalu pasti membuat kita semua panik, begitupun dengan Feedy. Masalah utama adalah terputusnya jaringan komunikasi dan baterai smartphone yang harus dihemat.

FeedMe.id, Jakarta – Nggak mungkin hanya ngandelin powerbank aja atau nongkrong lama di café hanya demi ketahanan baterai smartphone. Agar baterai smartphone kamu bisa bertahan kalau sewaktu-waktu mati listrik terjadi lagi, Feedy bagi tips ini untuk kamu., simak yuk :

Ubah ke Airplane Mode

Jaringan selular mati, daripada kamu terus-terusan mencoba mencari jaringan lebih baik ubah jadi airplane mode. Istirahatkan sementara hingga listrik benar-benar menyala, agar smartphone kamu tidak mencari-cari jaringan selular. Jangan lupa juga untuk mematikan fitur Wi-Fi, GPS, dan Bluetooth untuk menghemat baterai.

Turunkan Tingkat Kecerahan Layar

Semakin tinggi tingkat kecerahan layer, maka semakin banyak tenaga dan daya baterai yang dibutuhkan. Jadi untuk menghemat baterai di saat listrik mati, turunkan tingkat kecerahan layar smartphone. Kecuali di kondisi tertentu misalnya di luar ruangan yang membutuhkan kecerahan tinggi, kamu boleh menaikkan tingkat kecerahan layar.

Aktifkan Power Mode Saving

Cara paling mudah selain menurunkan tingkat kecerahan layar adalah dengan mengaktifkan mode power saving. Mode ini dapat membatasi kinerja prosesor dan tentu saja menurunkan tingkat kecerahan layar smartphone Feedies. Hal ini dilakukan agar tenaga yang tersisa di baterai smartphone hanya difokuskan untuk fungsi-fungsi aplikasi yang penting saja. Cara mengaktifkannya cukup mudah, masuk ke aplikasi settings, kemudian baterai, atau settings kemudian device maintenance kemudian baterai dan aktifkan mode power saving.

Aktifkan Night Mode

Kalau smartphone Feedies menggunakan layar AMOLED, gunakan wallpaper warna gelap atau hitam. Ini dapat membuat smartphone kamu jadi lebih awet karena layar AMOLED butuh tenang paling sedikit untuk diaktifkan. Nah kalau Feedies pakai smartphone Samsung dengan One UI, coba aktifkan Night Mode yang membuat semua system di smartphone berwarna hitam.

Kurangi Kebiasaan Tutup Buka Aplikasi

Jangan percaya anggapan kalau tutup aplikasi setelah selesai digunakan bisa menghemat baterai. Justru ini bisa membuat baterai kamu jadi lebih boros. Solusinya, saat buka aplikasi sebaiknya biarkan saja, dan jangan ditutup untuk menghindari kebiasaan membuka/tutup aplikasi secara berulang. Atau kalau ingin lebih menghemat baterai kamu bisa mengunduh aplikasi Greenify. Aplikasi ini berfungsi untuk ‘menidurkan’ aplikasi yang banyak memakan daya baterai smartphone kamu, Feedies.

Semoga tips ini membantu kalau sewaktu-waktu ada kejadian mati listrik lagi ya, Feedies. Jadi kamu nggak tiba-tiba panik karena nggak bisa pakai smartphone di saat listrik mati.

Film

5 Film di Netflix yang Tayang Agustus 2019 Ini Belum Kena Sensor KPI

Chrystina Yohana Limas | 2 jam yang lalu
5 Film di Netflix yang Tayang Agustus 2019 Ini Belum Kena Sensor KPI

Baru-baru ini KPI mengeluarkan statement akan mengawasi konten digital terutama Netflix karena millennial seperti kita sudah beralih dari media konvensional seperti televisi ke ranah digital yaitu youtube, facebook, dan Netflix, jadi perlu diawasi. Hmm tapi rencana ini keburu diprotes penikmat Netflix lantaran banyak tayangan di televisi yang justru tidak mendidik, Feedies.

FeedMe.id, Jakarta - Netflix yang katanya nih mau mulai diawasi kontennya sama KPI bulan ini menayangkan banyak film bagus yang pastinya belum kena sensor KPI, Feedies. Lima film ini bahkan di antaranya dibintangi aktor Hollywood terkenal dan aktor Indonesia yang baru-baru ini filmnya tayang di bioskop. Cek yuk dan buruan nonton sebelum akan mulai disensor, Feedies :

Sextuplets

Bayangin deh, Feedies kalau kamu sebenarnya terlahir sebagai seorang sextuplets, yaitu kembar enam. Kembar dua atau tiga aja udah pusing, tapi ini kembar enam. Malangnya kamu baru tahu setelah dewasa. Alan yang diperankan Marlon Wayans mengalami kejutan terbesar ini, Feedies.

Dengan adanya hal ini, ia akhirnya memiliki misi baru mencari kelima saudaranya yang ternyata punya karakter bertolak belakang dengan dia. Kamu akan melongo bingung melihat bagaimana Marlon berperan sebagai keenam saudara tersebut. Semoga Marlon tidak mengalami efek bawaan karena terlalu mendalami keenam karakter tersebut deh. Film ini rencananya akan tayang di Netflix tanggal 16 Agustus 2019.

Mother

Film yang kabarnya banyak mengundang kontroversi ini  disebut sebagai salah satu film paling aneh. Dibintangi oleh Jennifer Lawrence, perempuan muda yang hidup tenang dengan suaminya di pedesaan, sampai akhirnya mulai muncul orang-orang misterius yang datang ke rumahnya. Kedatangan orang-orang ini membuat dirinya mulai menemukan banyak keanehan yang mengganggu.

Sekilas melihat trailernya cukup menegangkan sih, Feedies. Kamu nggak perlu penasaran lagi jika ingin menonton karya Darren Aronofsky, sutradara BlackSwan, karena sudah tayang di Netflix tanggal 09 Agustus 2019.

Wu Assassins

Setelah membintangi film komedi action, Stubber dengan aktor Dave Bautista (Drax di film Guardian of Galaxy), kali ini Iko Uwais akan berperan sebagai aktor utama pada salah satu serial original series Netflix yang berkisah tentang seorang chef bernama Kai Jin dan tinggal di Chinatown, San Fransisco.

Suatu hari Kai mendapatkan sebuah kekuatan dan bersama dengan dua ksatria lain berusaha menyeimbangkan dan menyelamatkan dunia dari kejahatan Wu Xing. Dalam serial ini, Iko akan adu acting dengan aktor laga Chinese, Lewis Tan dan Byron Mann. Serial ini sudah tayang sejak 08 Agustus 2019, Feedies.

Green Frontier

Serial Netflix dari Kolombia ini berkisah tentang seorang detektif muda yang berpetualang ke area terpencil di Hutan Amazon, tepatnya di area perbatasan Brazil dan Kolombia. Detektif tersebut menemukan fakta di area tersebut terdapat sejumlah masalah terkait kasus pembunuhan misterius yang harus dipecahkan. Serial bergenre crime ini rencananya akan dirilis tanggal 16 Agustus 2019.

Love Alarm

Buat Feedies pecinta Korea, Netflix akan meluncurkan serial terbaru berjudul Love Alarm yang rencananya akan diluncurkan tanggal 22 Agustus 2019. Serial ini kabarnya mengambil latar kisah dari Webtoon yang berjudul sama. Dibintangi Kim So Hyun, Song Kang, dan Jung Ga-ram, serial ini mengisahkan seorang developer yang mampu menciptakan sebuah alat, di mana alat ini dapat mendeteksi kalau ada orang yang suka sama kita dalam jarak 10 meter.

Hmm nggak perlu nebak-nebak deh gebetan kita naksir atau nggak sama kita nih, Feedies. Eits tapi malangnya teknologi ini nyatanya justru menyebabkan kekacauan di masyarakat. Seperti apa dampak kekacauan dan seberat apa yah, Feedies kekacauan yang terjadi? Tunggu aja serial ini tanggal 22 Agustus 2019 nanti.

Wah kira-kira mana dulu nih yang akan kamu tonton, Feedies sebelum keburu di sensor KPI? Eh tapi kamu sendiri setuju nggak sih kalau KPI akan mulai mengawasi konten digital di youtube, facebook, dan terutama lagi Netflix? Share di komen yah

Viral

5 Benda Pengganti Listrik yang Dibuat Warganet Saat Pemadaman Listrik Massal

Chrystina Yohana Limas | 2 jam yang lalu
5 Benda Pengganti Listrik yang Dibuat Warganet Saat Pemadaman Listrik Massal

Pemadaman listrik massal yang terjadi hari Minggu yang lalu membuat sebagian warganet melakukan cara-cara kreatif tetap survive membuat barang pengganti listrik. Memang yah bukan warganet +62 kalau nggak kreatif.

FeedMe.id, Jakarta – Mulai korek telinga, lightstick, sampai panci pun dijadikan alat pengganti listrik sambil menunggu pemadaman berakhir. Kreatifnya bisa membuat Thomas Alva Edison pun geleng-geleng kepala. Cek lima benda pengganti listrik ala warganet di bawah ini, Feedies :

Tak Ada Setrikaan, Panci pun Jadi

Hanya emak-emak +62 alias emak-emak di Indonesia saja yang bisa sekreatif ini. Demi agar seragam anaknya licin untuk sekolah hari Senin nanti, emak-emak ini rela menggunakan panci yang dipanasi dengan lilin untuk menyetrika seragam sekolah sang anak.

Korek Telinga dan Minyak Goreng

Saat pemadaman listrik massal hari Minggu kemarin, warung yang menjual lilin habis diserbu warga. Stok lilin yang memang biasanya tak dijual banyak membuat stoknya pun jadi terbatas. Beberapa warga yang kehabisan lilin akhirnya membuat cara kreatif dengan memanfaatkan korek telinga atau cotton buds dan minyak goreng untuk menjadi menjadi sebuah lilin. Caranya bisa kamu lihat gambar di atas, Feedies. Kreatif yah warga +62 hehehe

Simpan Lightstick di Tempat yang Tepat

Nggak ada salahnya lho kamu menyimpan lightstick bekas nonton konser, Feedies. Di masa sulit seperti pemadaman listrik massal hari Minggu kemarin sangat membantu. Terbukti beberapa warganet +62 menggunakan lightstick konser sebagai penerangan sementara menunggu PLN menyalakan listrik kembali.

Kipas Angin Berlampu

Ada lagi nih yang unik, Feedies menggunakan kipas angin berlampu sebagai penerangan sementara menunggu listrik kembali nyala. Feedy salfok dengan boneka babi di samping kipas angin berlampu, bisa aja ya ini warganet +62 hahaha.

Ada yang Buka Jasa Sewa Pengisian Smartphone

Bukan hanya kreatif membuat sesuatu, tapi juga kreatif menciptakan peluang bisnis nih warganet +62. Warganet yang satu ini menggunakan mobilnya menjadi alat untuk mengisi baterai smartphone bahkan membuka jasa sewa pengisian baterai smartphone. Hmm mungkin bisa dicoba tuh Feedies kalau lagi kepepet tengah bulan.

Selain mobil, driver gojek juga mengakui menggunakan motornya sebagai alat untuk mengisi baterai smartphone dengan cara menyalakan lampu tembak motor dan meletakkan smartphone di sebelah speedometer. Hmm, ada-ada saja yah, Feedies kekreatifan warganet +62 ini. Kamu punya cara kreatif lain ketika pemadaman listrik massal hari Minggu kemarin, Feedies? Share di komen yah

Santai

6 Hal yang Harus Kamu Tahu Sebelum Menyambangi Malaysia, Negara Tetangga

Chrystina Yohana Limas | 2 jam yang lalu
6 Hal yang Harus Kamu Tahu Sebelum Menyambangi Malaysia, Negara Tetangga

Berniat mengunjungi negara tetangga, Feedies? Sebelum pergi ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan nih supaya nggak bermasalah saat pulang ke Indonesia nanti.

FeedMe.id, Jakarta – Walau ini negara tetangga, tetap ada aturan dan budaya yang kamu harus hargai dan patuhi ya, Feedies. Berikut ini hal yang harus kamu tahu sebelum ke Malaysia :

PDA is a Big No No

Malaysia adalah negara yang sangat kental budaya Asianya dan di sini mayoritas Muslim. Jadi pikir ulang deh kalau mau PDA (public display affection) dengan pacarmu. Apalagi kalau pacar kamu bule yang menganut budaya bebas saat berpacaran. Karena di beberapa daerah terutama Penang melarang bermesraan di public area terutama tempat ibadah dan transportasi umum.

Jangan sampai yah kamu tiba-tiba tertangkap polisi di Malaysia saat lagi berduaan. Feedy sempat melihat hal ini saat sedang sarapan pagi, pasangan bule kissing nggak malu-malu. Untung deh nggak kepergok orang lokal atau waiternya pemilik kedai kopi tempat Feedy sarapan pagi.

Aturan Berbusana

Nggak perlu sampai pakai pakaian yang menutup dari kepala sampai kaki sih, Feedies. Tapi minimal jangan pamer paha dan dada terlalu terbuka. Feedy pernah coba-coba begitu dan dipelototin nyaris sepanjang jalan di Penang. Dan ternyata di beberapa tempat seperti Penang masih ketat aturan seperti ini kecuali Sarawak, Kuala Lumpur, Langkawi yang membebaskan aturan berbusana.

Kamu juga harus melepaskan sepatumu saat masuk ke tempat ibadah mereka yah, Feedies. Jangan pernah pakai tanktop, short skirt, pakailah celana panjang yang tidak ketat dan baju yang menutupi bahu dan dada. Pokoknya yang penting sopan deh, Feedies karena kamu memasuki tempat ibadah.

Selalu Bawa Payung

Memang ada aturan tidak boleh membawa payung saat naik pesawat tapi kalau hand carry rasanya tidak masalah, Feedies. Atau kamu bisa membeli di minimarket saja. Karena cuaca di Malaysia terkadang tidak bisa diprediksi. Contohnya di Penang kemarin, karena Feedy tidak membawa payung terpaksa harus berteduh dulu sebelum melanjutkan perjalanan. Kalau kamu sudah menyusun itinerary akan berantakan tuh jika tidak bawa payung dan terjebak hujan.

Pelajari Rute Bus dan Harga Trip

Yups ini yang harus kamu lakukan sebelum pergi ke Malaysia agar bisa merencanakan trip dengan aman. Contohnya waktu di Penang, kamu tidak boleh bayar dengan uang lebih atau kurang. Harus dengan uang karena bas (penyebutan bus di Malaysia) di Penang menngunakan mesin untuk memasukkan uangmu. Tipsnya selalu simpan uang sen dan lembaran uang 1 dan 2 MYR kalau naik bas (penyebutan bus di Malaysia). Di Malaysia juga disediakan free shuttle bus untuk berkeliling di dalam kota seperti CAT Rapid Penang atau GoKL Bus, jangan tertukar dengan bus yang berbayar yah, bisa salah jurusan nanti kamu.

Expense Tidak Terduga

Harap diperhatikan di Malaysia ini banyak expense tidak terduga terutama tiket masuk untuk turis asing yang harganya bisa dua kali lipat dari orang lokal. Dan ketika pesan hotel melalui website pastikan membaca note seperti berapa expense lain yang harus kamu bayar ketika check in. Sebagai contoh pajak turis menginap yang per malamnya sekitar 10 MYR, biaya deposit yang berkisar antara 20-50 MYR (tergantung hotel tempat kamu menginap) saat check in yang bisa kamu ambil saat check out nanti. Tourism fee ini adalah peraturan dari pihak Malaysia yang diberlakukan sejak 01 September 2017.

Kalau kamu menginap di dorm, ada beberapa hotel yang tidak memberlakukan tourism fee ini. Jadi sebaiknya sebelum memutuskan booking hotel baca review dari beberapa traveler yang sudah pernah menginap. Tanyakan pada pihak hotel sedetail-detailnya agar tidak kaget saat datang yah. Ssst kalau kamu menginap di homestay kemungkinan besar tidak akan dipungut expense seperti ini. Satu hal lagi yang penting nih, peraturan baru yang mulai berlaku 01 September 2019. Baca di bawah ini

Pajak Selamat Tinggal

Nah buat kamu yang hendak keluar dari Malaysia akan dikenakan pajak selamat tinggal. Dikutip dari The Straits Times, tarif pajak selamat tinggal yang telah ditandatangani oleh Menteri Keuangan Malaysia, Lim Guan Eng dalam peraturan Menteri dan disahkan Pemerintah Malaysia pada 31 Juli ini sebesar 8 MYR  hingga 150 MYR dan mulai berlaku efektif pada 01 September 2019 mendatang.

Besaran pajaknya tergantung pada tujuan dan kelas penerbangan maskapai yang kamu pilih. Untuk tujuan ke negara-negara ASEAN seperti Singapura, Thailand, Indonesia, Vietnam, Filipina, Myanmar, Laos, Kamboja, dan Brunei Darussalam dan penerbangan dengan economy class akan dikenakan pajak selamat tinggal sebesar 8 MYR. Sedangkan untuk kelas non-economy class akan dikenakan sebesar 50 MYR.

Berbeda kalau pergi ke negara-negara non-ASEAN dengan penerbangan economy class, kamu wajib bayar pajak selamat tinggal sebesar 20 MYR. Sedangkan untuk penerbangan non-economy class kamu wajib membayar 150 MYR.

Pajak selamat tinggal ini tidak diwajibkan untuk awak kabin, anak-anak berusia di bawah dua tahun, dan penumpang yang transit di Malaysia dalam waktu ≤ 12 jam alias kamu bebas bayar pajak selamat tinggal ini.

RUU pajak selamat tinggal ini telah disahkan oleh Parlemen sejak 10 April, kebijakan ini bertujuan mendorong pengembangan pariwisata domestik. Awalnya pajak ini akan diberlakukan 01 Juni, namun tertunda hingga 01 September. Penundaan ini karena RUU sedang dilengkapi dengan aturan sanksi yang berat untuk wisatawan yang menghindari membayar pajak.

Jadi kamu jangan coba-coba mengakali dengan nggak membayar pajak selamat tinggal ini yah, Feedies. Karena kalau kamu mengabaikan apalagi punya niat menghindari atau membantu orang lain menghindari pajak selamat tinggal ini akan dikenakan denda maksimal 1.000.000 MYR, hukuman penjara lima tahun atau keduanya.

Selain itu, kalau kamu sampai menyerang, menghalangi atau mengancam petugas Pabean dalam menjalankan tugas akan dikenakan hukuman penjara maksimal tiga tahun, denda sebesar 500.000 MYR atau keduanya kalau kamu terbukti bersalah. So, lebih baik sih sisihkan setidaknya 8 MYR s/d 150 MYR saat hendak pulang atau kamu harus transit cukup lama di Malaysia dan harus pergi ke negara non-ASEAN dengan business class.

Jadi, sebelum buru-buru pesan tiket promo ke Malaysia baca baik-baik artikel ini yah terutama di bagian terakhir Feedies untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Nggak lucu kan kalau saat liburan eh tersandung kasus hukum.

Santai

7 Hal Unik di Malaysia yang akan Membuatmu Melongo

Chrystina Yohana Limas | 2 jam yang lalu
7 Hal Unik di Malaysia yang akan Membuatmu Melongo

Seminggu Feedy berada di Malaysia dan menemukan hal unik di sana. Dari bahasa, rumah tinggal, budaya, kuliner, hingga burung yang berkeliaran bebas di jalanan. Tidak hanya terpaku pada jadwal dan berburu foto cantik untuk menghias feed Instagram saja.

FeedMe.id, Jakarta – Travelling bukan hanya bicara tempat saja, Feedies tapi menangkap hal unik yang ada di tempat tersebut. Yuk simak tujuh hal unik berikut di Malaysia yang sukses membuat Feedy melongo :

Bahasanya Cukup Unik seperti Bomba, Es Kosong, Masuk Angin

Di hari pertama saat meluncur dari bandara KLIA1 menuju Ipoh yang terletak di negeri Perak, Semenanjung Malaysia, Feedy disuguhkan pemandangan kata-kata unik seperti “Awas ada Kereta Bomba Hendak Melintas”. Mungkin beberapa kata seperti percuma, udah pada tahu kan, Feedies?

Nah Bomba, Feedy sejenak ingin membuka google translate, tapi Feedy memutuskan untuk membiarkan saja karena ingin memanjakan mata dan mencatat beberapa kosakata baru Melayu. Barulah ketika bus melaju jauh, Feedy menemukan kata ‘Bomba’ terpampang pada sebuah tempat yang memiliki banyak mobil pemadam kebakaran. Ah, rupanya Bomba artinya Mobil Pemadam Kebakaran.

Bahasa kedua yang cukup unik ditemui Feedy adalah ketika hendak memesan es teh tawar. Feedy pesan ice tea without sugar. Tapi beberapa di antara mereka yang tidak paham Bahasa Inggris hanya melongo bingung. Akhirnya Feedy hanya mengatakan tea o dingin barulah mereka mengerti. Ada lagi yang unik ketika Feedy memesan air putih saja dengan es. Mereka menyebut itu es kosong. Hampir ngakak Feedy, tapi hanya dalam hati karena bingung, mungkin itu artinya air putih dengan es. Karena kalau minta air mineral harganya beda lagi, Feedies.

Nah yang lebih membuat Feedy tertawa adalah ketika berlibur ke Penang, saat sedang berada di bus ada petugas yang hendak memeriksa tiket. Tapi berhubung Feedy lupa ditaruh di mana, ibu-ibu lokal Melayu membantu Feedy mengatakan pada petugas bahwa ini perjalanan pertama dan Feedy sedang “masuk angin”. Hah, Feedy sukses melongo bingung karena Feedy tidak sakit bahkan tidak pakai minyak angin. Tapi Feedy mencoba menghormati mereka saja walau tidak paham bahasa mereka.

Untunglah ketika bertemu teman sekamar asal Malaysia, Feedy sempat menanyakannya, dan “masuk angin” itu artinya holiday alias liburan. Oalah, Feedy kaget dan shock banget ternyata masuk angin itu artinya holiday toh. Oke baiklah, Feedy catat dan menjadi kosakata baru saat travelling nanti.

Banyak Burung Berkeliaran

Saat Feedy pergi ke Ipoh dan Penang, di sepanjang jalan sering berkeliaran burung, sejenis merpati deh sepertinya. Jadi nggak perlu sampai ke Eropa deh kalau ingin berfoto dengan burung-burung lucu ini. Tapi kalau ingin didekati kamu perlu memberi mereka roti nih. Ambil momen fotonya secara diam-diam, jangan terlihat mengejar karena mereka akan otomatis menjauh.

Feedy mencoba mendekati saja langsung menjauh. Burung-burung ini sepertinya dibiarkan bebas, walaupun begitu tidak sampai mengganggu rumah makan. Burungnya benar-benar jinak-jinak merpati nih hehehe, didekati menjauh, dicuekin mendekat, hahaha.

Rumah Warganya Banyak yang Unik

Mirip di Sumatera Barat, rumah warga di Ipoh berbentuk rumah panggung dengan dikelilingi pepohonan yang masih hijau dan asri. Begitupun saat Feedy mengunjungi Clan Jetty di Georgetown, Penang, kanan kiri jembatannya terdapat rumah-rumah milik warga yang dihias cantik dan mungil-mungil.

Percampuran Budaya yang Unik

Gimana nggak unik karena di Malaysia ini bercampur banyak warga mulai dari India, China, Melayu bahkan ada juga orang Pakistan. Tapi kalau kamu ke Ipoh banyak warga Chinanya dan cukup banyak di antara mereka yang hanya bisa berbahasa China. Jadi kalau mereka tidak mengerti, pergunakan bahasa tubuh, Feedies atau tunjukkan gambar dari google jika ingin ke suatu tempat atau pesan makanan/minuman. Nah kalau di Penang tepatnya di Georgetown Feedy banyak bertemu orang India, Pakistan yang paling banyak berjualan makanan atau pekerja biasa.

Persewaan Sepeda, dan Becak

Nah ini nih yang unik saat Feedy ke Ipoh dan Penang. Di sana banyak ditemui persewaan sepeda jika kamu ingin berjalan-jalan keliling kota. Sayang Feedy tak sempat mencobanya karena alasan klasik, Feedy sudah lama tidak mengendarai sepeda apalagi di jalan ramai. Kamu bisa cari tahu di mbah gugel tentang persewaan sepeda ini, Feedies.

Untuk transportasi selain kamu bisa menaiki transportasi umum, menyewa sepeda, kamu pun bisa naik becak lho di Penang. Becak di Penang unik, Feedies. Bahkan ada juga becak yang dihias, tarif nya kamu negosiasi saja dengan abang becaknya yang kebanyakan berbahasa China.

Kulinernya Banyaaaak

Travelling ke suatu negara akan sangat sayang kalau tidak mencoba kulinernya. Di Ipoh, Feedy tentu saja menyempatkan kulineran walau beberapa di antaranya cukup menguras kantong. Kuliner yang cukup laris yaitu di Night Market yang letaknya di pusat kota Ipoh, tak jauh dari hotel tempat Feedy menginap.

Restaurant tauge ayam ini bisa dibilang cukup mahal walau hanya makan sendiri, namun cukup kenyang. Nasi lemak gurih, sayur tauge tumis dengan daun bawang, dan potongan ayam cincang yang juga ditumis dengan bumbu bawang putih yang banyak dan sedikit jahe khas Chinese Food. Tak lupa Feedy juga mencicipi minuman teh tradisionalnya yang sedikit asam namun segar.

Di Ipoh juga tentu saja dijual roti kaya toast (roti bakar dengan olesan butter) dan half boiled egg plus white coffee khas Ipoh yang banyak ditemui di beberapa kedai. Kamu bisa pilih yang panas atau dingin, Feedies. Harganya pun tidak menguras kantong, kira-kira 2,50 MYR yang jika dirupiahkan sekitar Rp 6.000, yah setara lah dengan kedai kopi kebanyakan di Indonesia.

Kuliner di Penang jangan ditanya banyak banget, hati-hati timbangan bisa naik kalau nggak dijaga. Karena Feedy saja tak puas-puas mencicipi kulinernya, mulai nasi lemak, dimsum, roti kaya toast dengan half boiled egg, char keow teoy (sejenis kwetiau yang ditumis dengan sayur, telor, udang atau babi). Untuk kwetiau ini bagi Feedies yang muslim bisa mampir ke kedai yang berada di Lebuh Kimberly, tak jauh dari Penang Road. Semua makanannya dijamin halal, no pork.

Feedy pun puas makan di kedai Chinese Muslim Food ini karena bisa pilih jenis seafood yang diinginkan. Dimsumnya enak banget, pilihannya banyak, harganya berkisar antara 4-8 MYR. Hati-hati kalap lho, Feedies karena Feedy pun hampir saja kehabisan uang karena jajanannya membuat perut selalu terasa kosong, hahaha.

Tembok Dilukis-Lukis

Mural adalah jenis seni yang sekarang sudah mulai banyak digandrungi anak muda yang senang melukis namun terbatas medianya. Warga di sana tidak masalah tembok mereka dilukis. Di Ipoh banyak sekali rumah penduduk bahkan hotel tempat Feedy menginap pun dihiasi dengan mural yang terlihat seperti nyata. Mural ini menjadi buruan para traveler dunia yang berkunjung ke Malaysia. Di seberang jalan hotel tempat Feedy menginap banyak bertebaran mural yang memanjakan mata dan sukses membuat Feedy lupa diri dan lupa waktu karena asyik berburu mural-mural keren.

Tak hanya di Ipoh, di Penang pun tepatnya di Lebuh Armenian atau Penang Street Art ada banyak sekali mural. Bahkan mural yang cukup terkenal Kids on Bicycle saja membuat antrian panjang orang yang ingin berfoto. Feedy menunggu cukup lama, sekitar 15 menit untuk berfoto. Kalau kamu nggak kuat panas tapi tetap ingin berburu mural di Lebuh Armenian ini, Feedy sarankan bawa payung, oleskan sunblock, dan gunakan kacamata hitam. Bukan untuk bergaya yah tapi berjaga-jaga dari sengatan matahari ataupun hujan deras yang tiba-tiba datang.

Nah itu dia tujuh hal unik di Malaysia yang Feedy temui selama travelling. Kalau kamu juga menemukan hal unik lainnya di Malaysia boleh share di komen lho. Oh ya ada info penting nih untuk kamu yang ingin ke Malaysia bulan depan. Selain di sana ditarik pajak menginap sebesar 10 MYR, kamu akan ditarik pajak saat meninggalkan Malaysia mulai dari 8 MYR-150 MYR. Kamu bisa baca info tentang departure levy bill di artikel ini, Feedies.

TOP